Khalisa Humaira

Khalisa Humaira
51



Hari ini semua terlihat bahagia, lagi Kahfi. Sesampainya di kantor ia sangat bersemangat untuk mengerjakan pekerjaan, sekarang ia memiliki tujuan yang lain, yaitu mempersiapkan sesuatu yang layak untuk istrinya kelak.


" saya lihat bapak sangat bahagia" kata asisten Kahfi, ia kut bahagia melihat wajah bahagia bosnya, bukan berhenti hari kemarin tidak bahagia, tapi rasanya hari ini cukup berbeda dengan hari sebelumnya.


" Apa sangat kentara?" kata Kahfi, apa wajah bahagianya sangat terlihat jelas sampai-sampai asistennya berkata seperti itu?..


" iya pak, wajah bapak bersinar seperti pengantin baru" pengantin baru? ucapan yang tadi pagi ia dengar dari sang ummi, dan sekarang asistennya. Ia tersenyum ke arah asistennya dan membuat asistennya kebingungan tapi ikut bahagia.


" kata-kata mu sama dengan kata umi tadi pagi, do'akan saja" walaupun kebingungan dengan ucapannya dengan atasnya, sang asisten hanya bisa tersenyum.


Mereka kembali disibukkan dengan berkas-berkas yang ada di meja kerja mereka. "oiya, apa kamu sudah mengatur pertemuan ku dengan tuan Jordan?" tanya Kahfi menghentikan gerakan tangannya.


" sudah pak, saya sudah menghubungi asisten beliau. Tapi saya belum menerima konfirmasi dari asistennya "


" baiklah, kalau beliau sudah konfirmasi tolong kasih tahu dan kosongkan jadwal ku di hari pertemuan itu"


" baik pak"


.


.


Sementara di kampus, khalisa sangat bosan mendengar penjelasan dosennya. Di tambah lagi perutnya terasa sangat lapar. Walaupun usia kehamilan jalan tiga bulan, khalisa tetap masuk kuliah, dia tidak mau cuti, karena percuma ia mengambil cuti dan pada akhirnya tidak akan melakukan apapun di rumah.


" syukurlah kelas cepat berakhir. " ucap khalisa melihat dosen keluar kelas " Ar temani ke kantin yok, aku mau makan bakso" ajak khalisa, tidak mungkin ia pergi ke kantin sendiri, karena kantin tempat paling ia hindari, bukan karena gak punya uang tapi karena banyak cowok yang sering nongkrong di sana.


" iya, tunggu bentar aku rapiin ini dulu" Aretha memasuki buku-bukunya di dalam tas. Setelah itu mereka menuju kantin. Dan benar saja Kanti sudah di penuhi dengan cowok-cowok.


" mau duduk dimana?" ucap khalisa melihat sekeliling, melihat kursi yang kosong.


" Ar sini" kata Aldi dari kursinya, dan meja itu di sini tiga temannya, dua cewek dan tiga cowok.


" kamu kenal?" tanya khalisa pad Aretha, bukan apa ia bertanya seperti itu karena ini baru pertama kalinya Aretha di sapa sama cowok ketika sedang bersama dengan dirinya..


" hai, kita boleh gabung gak?" kata Aretha minta izin.


" gabung aja, tuh masih kosong. siapa?" yang di maksud siapa itu, Khalisa.


" dia teman aku, jangan ganggu dia sudah punya suami " kata Aretha, dia tahu Khalisa tidak nyaman tapi mau gimana lagi, dianya mau makan bakso, masa makan bakso sambil berdiri, gak mungkin kan?.


Mereka hanya ber oho ria, mereka mengerti dan tidak mengganggu kenyamanan khalisa, Aretha sepertinya sangat mengenal mereka disini buktinya obrolan mereka sangat nyambung.


" jujur ya, waktu gue denger Lo putus sama Erlangga gue awalnya gak percaya, tapi pas gue denger dari Erlangga langsung baru gue percaya. kasian banget dia, sampai gak bisa jalan waktu itu. "


" emangnya kenapa? Dia baik-baik saja tuh las gue gak sengaja ketemu di mall waktu itu"


" Ya Kalau sekarang mah dia udah sehat, tapi waktu Lo putus sama dia, katanya ayah Lo datang terus mukulin dia sampai Keos. Parah banget sih ayah Lo, tapi gue penasaran, kenapa ayah Lo sampai marah banget sama Erlangga, emang di ngapain Lo?"


" panjang cerita nya, tapi gue bersyukur karena kejadian itu ngubah hidup gue banget. "


Aretha bukannya marah dengan kejadian itu tapi ia malah bersyukur, karena kejadian itu bisa mengubah hidupnya menjadi lebih baik seperti saat ini.


" iya sih, Gue lihat Lo banyak berubah. Sekarang lebih positif, kalau dulu banyak negatifnya"


" sialan Lo"


Khalisa hanya mendengar dan menikmati baksonya, walaupun ia tidak di ajak bicara dengan mereka tapi ia tidak merasa risih atau pun gimana-gimana, yang penting sekarang ia bisa mengisi perutnya.


.


.


Semoga suka 🤍 Terimakasih sudah mampir 💕