
" ajarkan aku tentang agama Islam sa, aku ingin mengenal Islam" kata Ar kembali, sama seperti tadi tidak ada keraguan yang terlihat di mata Ar, ia seperti bersungguh-sungguh ingin mempelajari Islam.
" Kenapa kamu ingin mengenal Islam? " tanya khalisa karena tidak mungkin tidak ada alasan di balik ini semua, pasti Ar memiliki alasan tersendiri kenapa ia ingin mempelajari Islam.
" Tidak ada alasan yang khusus sa, hanya saja aku tertarik untuk mengenal Islam. " Jawab Ar apa adanya. Ya, semenjak ia mengenal khalisa itu adalah awal mula ia ingin mengenal Islam tapi ia tidak memiliki keberanian untuk mengatakan itu pada khalisa.
Hari ini, ia memberanikan dirinya untuk mengatakan itu pada Khalisa. Seperti yang di bayangkan Ar, khalisa akan kebingungan dengan ucapannya tadi, ia sudah memprediksi ini semua, jadi ia tidak terlalu heran dan dengan tenang ia menjawab pertanyaan khalisa.
Di hari ia meminta khalisa meminjam gamisnya untuk ia pakai itu karena ia penasaran dengan cara berpakaiannya orang Islam, setelah tahu bagaimana gerah yang dia rasakan ketika mengunakan jilbab dan gamis, Ar mengurungkan niatnya untuk mengenal Islam, tapi setelah ia kembali ke rumah entah mengapa ia ingin mempelajari Islam lebih dalam lagi.
" Apa yang ingin kamu ketahui tentang Islam?" Tanya khalisa serius.
" Semuanya, aku ingin tahu semuanya sa. " Ar melihat khalisa penuh dengan kesungguhan.
" Sebelumnya kamu meminta untuk di ajarkan tentang Islam, apa kamu sudah meminta izin pada ayah mu?"
Ar menggelengkan kepalanya, Dia tidak pernah membicarakan semua ini, karena Jordan tidak memiliki waktu yang banyak, ayahnya terlalu sibuk sehingga Ar tidak pernah membicarakan ini semua.
" Ar, Ini tentang agama. Jika kamu ingin mempelajari Islam lebih dalam kamu harus meminta izin terlebih dahulu pada ayah mu, karena ini tentang kepercayaan."
" Aku akan bicara dengan ayah, tapi jika ayah ku tidak masalah Kamu harus mengajari ku tentang Islam"
" Mungkin untuk mengajari aku tidak bisa Ar, Aku hanya bisa mengenalkan pada Islam. Tapi Aku akan minta tolong pada ummi, agar beliau bisa mengajari mu."
Ya, mungkin untuk mengajari Islam lebih dalam khalisa tidak bisa, karena ilmunya tidak sebanyak guru-gurunya. Tapi kalau mengenalkan Islam dari segi cara berpakaian, yang tidak boleh dan boleh dalam Islam, insyaallah khalisa bisa memberitahu itu semua pada Ar, tapi untuk mengajari seseorang tentang Islam Khalisa merasa tidak pantas karena ilmu masih sangat sedikit.
" Terimakasih, Aku akan mengabari mu setelah aku berbicara dengan ayah."
" iya Ar, tapi kamu harus tahu Ar, lakukan ini semua karena keinginan hati mu, Jangan melakukan sesuatu karena ada sesuatu untuk menuju tujuan mu, lakukan ini murni Karena hati mu." Kata Khalisa.
Ar terdiam mendengar perkataan khalisa dengan tatapan lurus kedepan.
" terimakasih sa, aku pulang lebih dulu. " kata Ar, berjalan menuju mobil yang sudah menunggunya.
Khalisa melihat ke arah Ar, Ada rasa bahagia ketika mendengar Ar ingin mempelajari Islam, walaupun ia baru mengenal Ar, tapi Khalisa tahu Ar memiliki hati yang baik. Melihat Ar, khalisa mengingat ke tiga temannya, sudah satu Minggu ini mereka tidak mengabarinya..