Juliana

Juliana
Bab 77



Setelah perdebatan kecil yang terjadi saat makan siang berlangsung kini Jonathan mengajak sang istri Juliana dan juga Gibran Aprilia dan adiknya Jeslin untuk berjalan-jalan di sekitaran pantai.


Ketiga perempuan cantik itu saat ini sedang berlari-larian di bibir pantai sedangkan Jonathan dan Gibran duduk tidak jauh dari bibir pantai mereka saat ini sedang membicarakan wanita yang mengganggu makan siang mereka tadi.


"sekarang apa yang akan kamu lakukan Jo?" tanya Gibran tapi pandangannya tetap tidak lepas dari Aprilia.


Jonathan menoleh ke arah pria yang ada di sampingnya itu. Jonathan tahu bahwa Gibran mempunyai perasaan lebih kepada Aprilia dari awal saat pencarian Aprilia yang kabur dari rumah waktu itu.


"Aku menyerahkan semua kepada dirimu Gib, karena saat ini aku hanya ingin fokus kepada Ana. Kau tahu sendiri kalau aku sampai mengurus urusan tentang Jeslin maka aku tidak akan tanggung-tanggung untuk membasmi wanita pengacau itu. Aku tidak ingin Ana tahu tentang kebenaran sisi gelap ku" ucap Jonathan sembari menghembuskan nafas dengan sedikit kasar.


Gibran tetap diam mendengarkan ucapan dari Jonathan. Suami dari seorang Juliana itu kembali melanjutkan perkataannya


"Kau tahu sendiri setelah aku mengenal Ana sisi gelap ku sudah tidak pernah muncul lagi karena aku merasa kehadiran Ana yang membuat sisi gelap ku itu tersimpan rapat"


"kalau kau tanya bagaimana perasaanku ketika tahu adik kesayanganku di tampar oleh wanita murahan itu aku ingin sekali menghajarnya saat itu juga, tapi aku sadar bahwa ada Ana di sampingku aku tidak ingin dia takut pada suaminya" ucap Jonathan lagi sembari menghela nafasnya.


Cukup lama hening diantara kedua pria tampan yang sudah berbeda status itu.


Gibran akhirnya membuka suara "kalau kau sudah berkata seperti itu maka serahkan saja semuanya padaku biarkan aku yang mengurus wanita murahan itu" ucap Gibran sedikit menyeringai.


Sedangkan ketiga perempuan itu saat ini sedang membuat istana dari pasir.


"lihat Ana istanaku lebih besar dari punya Jeslin" ucap Aprilia yang masih sibuk menata bangunan istana pasir nya itu.


Juliana tersenyum bahagia bahwa hari dimana dirinya bisa bersama dan bercanda dengan Aprilia terulang kembali.


"Tunggu saja Kak Lia kau akan melihat istana ku akan lebih besar daripada punyamu setelah itu kita akan berperang hahaha" balas dari Jeslin dengan pandangan matanya nya tetap tertuju kepada Juliana.


Jeslin tahu bahwa saat ini kakak iparnya itu sedang memikirkan hal yang berhubungan dengan masa lalu.


Lebih tepatnya saat Juliana dan Aprilia seperti musuh bebuyutan, ya Jeslin tahu bahwa Aprilia dan Juliana berselisih karena orang lain yaitu musuh berkedok teman.


Bagaimana kabar dari musuh berkedok teman itu? semua anggota geng Beauty Squad itu sudah dikirim ke suatu daerah jauh dari kota B.


"kakak ipar ayo kau bergabung dengan adik ipar mu ini saja kita gempur habis-habisan istana Kak Lia" ucap Jeslin.


Juliana tertawa melihat kedua perempuan kesayangannya itu.


"huh tak akan kubiarkan kau menang melawan ku Jeslin" sahut Aprilia dengan mengangkat kedua tangannya.


"kalau begitu kita buktikan saja siapa diantara kita yang akan memenangkan pertempuran nanti" ucap Jeslin dengan penuh semangat.


Melihat keseruan dari ketiga perempuan itu Jonathan dan Gibran akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan mereka.


*****


Sedangkan di kota B Arneta gencar-gencarnya mendekati Nicolas.


Seperti saat ini Nicolas yang sedang santai di kantin kampus tiba-tiba saja Arneta duduk di samping pria tampan itu.


"hai" sapa Arneta yang baru saja datang langsung duduk dengan manis di samping Nicolas.


Sedangkan pria tampan itu merotasi kedua bola matanya saat tahu siapa orang yang menyapanya itu.


Nicolas tidak menjawab dirinya berdiri dan langsung pergi dari kantin itu.


"Astaga Tuhan aku harus bagaimana mengapa pria tampan itu sangat susah untuk didekati dan juga dimiliki" gumam gadis manis itu sembari menghela nafasnya.


"Maafkan aku Anet. aku tahu bahwa kau ingin dekat denganku tapi untuk saat ini hatiku belum bisa ku buka untuk orang lain selain Ana" gumam Nicolas dalam hati sembari berjalan menuju kelasnya.


Wow siapa yang tahu bahwa pria tampan itu bisa juga memikirkan perasaan orang lain.


Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘.


...Salam hangat dari Aya ❤️...