
Saat ini Juliana sudah berada di kamar dan sedang duduk di depan meja belajarnya.
Juliana akan bersiap mengerjakan tugas kampus bukan punya dirinya tapi punya sepupunya itu.
Lumayan banyak tumpukan buku di depannya saat ini di karenakan bukan hanya milik Aprilia tapi juga milik teman-temannya.
Sedangkan di tempat lain. Aprilia sedang bersenda gurau bersama teman satu genk nya itu.
Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 semua tugas kampus sepupunya itu sudah selesai di kerjakan oleh Juliana.
Juliana keluar kamar dirinya mendapati sang bibi berdiri di depan pintu rumah.
"Bibi" panggil Juliana.
Sang bibi menoleh ke belakang dan mendapati keponakannya di sana.
"Ana, mengapa belum tidur sayang" ucap sang bibi lembut.
Juliana mendekat ke arah sang bibi dan memeluknya.
"Bibi yang mengapa belum tidur" tanya Juliana yang masih setia memeluk sang bibi.
"Bibi masih menunggu Lia, sudah larut malam dia belum pulang tadi bibi telpon tapi tidak di angkat, bibi khawatir".
Juliana membelai tangan sang bibi dan berkata " bibi jangan khawatir, Ana yakin Lia baik-baik saja".
Sang bibi mengangguk kan kepalanya berusaha yakin bahwa anak gadisnya itu baik-baik saja.
"Sekarang bibi masuk kamar tidur, biar Ana disini yang menunggu Lia pulang ya".
"Baiklah, tapi kamu lebih baik bikin minuman hangat dulu sana biar badan kamu gak masuk angin".
"Baiklah Ana akan bikin susu coklat hangat".
Sang bibi di giring Juliana ke kamar dan setelah itu Juliana menuju dapur untuk membuat minuman coklat hangat untuk dirinya.
Juliana kembali ke luar dengan membawa secangkir coklat hangat di tangannya.
Tepat pukul 23.00 Aprilia datang dengan di antar teman-temannya.
Aprilia turun dari mobil setelah itu melambaikan tangan nya pada mereka.
Sampai di depan pintu hal pertama yang di ucapkan Aprilia adalah
Juliana tersenyum dan mengangguk kan kepalanya "sudah selesai kok Lia. Kamu pulang larut sekali".
"Heh mau aku pulang larut kek mau gak pulang kek bukan urusan kamu yah gak usah sok ikut campur urusan aku" jawab Aprilia sinis.
"Aku hanya kasian sama bibi Lia tadi beliau nungguin kamu yang begitu larut malam pulangnya" sangat lembut Juliana menjawab sepupunya itu.
"Gak usah banyak ngomong aku capek mau bobo dan ya semua tugas kampus aku sama temanku yang kamu kerjakan tadi taruh di meja belajar ku sekarang".
Yah begitulah Aprilia apapun yang dia lakukan sesuka hatinya saja.
Aprilia masuk kamarnya sedangkan Juliana ke dapur untuk menaruh cangkir minumannya.
Setelah itu dia memastikan pintu rumah terkunci dengan benar.
Juliana ke kamarnya untuk mengambil tugas Aprilia yang di kerjakan oleh dirinya tadi.
Juliana sekarang sedang berada di depan kamar Aprilia.
TOK TOK TOK
"Masuk" ucap Aprilia dari dalam.
Juliana membuka kamar sepupunya itu dan melangkah masuk kedalam.
"Ini Lia, tugas kamu semua sudah selesai".
"Taruh disana" tunjuk tangan Aprilia ke arah meja belajarnya.
Juliana berjalan menuju meja itu dan menaruh semua tugas Aprilia di sana.
"Kalau udah sana keluar aku mo tidur" ucap Aprilia lagi dan lagi dengan nada ketus.
Juliana hanya mengangguk dan tersenyum "Iya, mimpi indah Lia".
"Hm" hanya itu balasan dari Aprilia.
Juliana keluar dari kamar sepupunya itu, dia pun berjalan ke arah kamarnya sendiri untuk tidur juga.
Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘.
...Salam hangat dari Aya ❤️...