
Masih di waktu yang sama...
...Sila...
Sila berlari kecil ke arah Jonathan dan Juliana berdiri.
"ANA..." teriak Sila, semua orang memandang ke arah suara begitu juga dengan sang empu nama.
"Astaga Sil, mengapa harus berteriak?" ucap Juliana.
Sila hanya nyengir kuda dan Jonathan hanya tersenyum melihat itu.
"Oh astaga kenapa kau cantik sekali hari ini hem" ucap Sila
"Eh, jadi selama ini aku tak cantik?" balas Juliana
"Oh ho tidak tidak kau memang cantik tapi hari ini aura mu benar benar keluar Ana, aku saja sampai pangling lho hehe" ucap Sila.
"Kau sendirian kemari? Kau tak ajak doi hem" goda Juliana
"Ishh dia sibuk, tapi saat pernikahan kalian dia usahakan datang" balas Sila.
"Itu harus, dia tak boleh membiarkan sahabatku ini sendirian di pesta kalau dia tidak mau kehilangan dirimu" goda Juliana.
Sedangkan Sila hanya tersenyum malu malu menanggapi godaan gadis cantik itu.
Sedangkan di pojok lain Nicolas sedang bersama dengan Jeslin. Adik kandung Jonathan itu memang manja dengan pria tampan satu itu.
Jeslin dengan setia merangkul pinggang Nicolas begitupun sebaliknya.
Tak jauh dari mereka ada seorang gadis cantik yang memperhatikan keakraban kedua insan berbeda gender itu.
"Apa Nico ada hubungan dengan adik Jo ya" ucap Arneta.
Sebelumnya...
Adek apa kabar?" ucap Nicolas.
Jeslin tersenyum kemudian mendekati Nicolas dan memeluknya.
"Adek baik bang. Abang sendiri gimana? Sudah lama tidak main ke rumah Jesi kangen" jawab Jeslin sembari memeluk pria tampan itu.
Arneta hanya diam melihat interaksi dari pria tampan di hadapannya itu dan gadis muda di sampingnya itu.
"Mereka akrab sekali, siapa gadis ini?" gumam Arneta dalam hati.
Juliana menyenggol lengan Arneta "Net, kenalin ini Nicolas sahabat Jo dan ini Jeslin adik kandung Jonathan"
"Jo Ana aku pamit dulu mau kesana Jes temani Abang ya" ucap Nicolas
Jonathan dan Juliana menjawab "Baiklah"
Nicolas memandang ke arah Jeslin "ok Abang tampan ku" ucap gadis muda itu.
Nicolas pergi bersama Jeslin dari sana dan Arneta tak lepas memandang kepergian mereka berdua.
Saat ini...
"Pria tampan itu dingin sekali ya, tapi kenapa aku suka hehe" gumam Arneta
Sila datang dan menepuk bahu Arneta.
"Hayo... Ngelamunin apa hem" goda Sila.
Sila dan Arneta saat ini sudah akrab di karenakan Juliana yang memperkenalkan bahwa mereka berdua sama sama sahabat dirinya.
"Ishh, ngagetin"balas Arneta dengan bibir yang di manyunkan.
"Bhahaha, bibir kondisikan neng kalau kayak gitu mirip ikan koi" Sila tertawa sembari meledek Arneta.
"Tau ah, kau mengganggu saja" Arneta memberengut
"Cup cup cup ok ok maaf ya neng gak lagi dah" ucap Sila.
"Coba cerita ada hal apa yang membuat mu melamun seperti tadi?" sambung Sila.
Arneta menoleh ke arah sahabat barunya ini. "Emm, menurut mu apa Nicolas punya hubungan dengan Jeslin?"
"Hah" kaget Sila kemudian gadis itu tertawa "Hahaha".
"Ishh orang nanya serius kamu nya malah ketawa" Arneta kembali memanyunkan bibirnya.
Sila berhenti tertawa kemudian menjawab " Nicolas itu anak tunggal Net, dia bersahabat dengan Jonathan dari kecil sangat makanya mereka dilihat seperti saudara kandung. Untuk itu juga Nicolas sangat dekat dengan Jeslin"
"Eh wait wait jangan bilang kau ada rasa sama Nico ya, hem" goda Sila sambil menoel noel dagu gadis di depannya itu.
"Eh.."
📌 Gambar by pinterest
Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘.
...Salam hangat dari Aya ❤️...