Juliana

Juliana
Bab 59



Hari ini Aprilia dan Juliana pergi bersama. Ya setelah sekian lama mereka sibuk dengan dunia mereka masing-masing tepatnya karena hasutan dari orang lain membuat hubungan mereka yang adem ayem berubah menjadi perseteruan.




...Penampilan mereka berdua...


Mereka berdua pergi ke taman bermain.


"Ana, aku minta maaf atas apa yang kulakukan dulu padamu" ucap Aprilia lirih


Juliana yang sedari tadi melihat sana sini karena sudah cukup lama dirinya tak pergi ketempat seperti ini.


Mendengar perkataan dari sepupunya itu Juliana menoleh "Lia, sudah ku bilang tidak ada yang perlu di maafkan, apapun yang terjadi selama ini sungguh aku tak apa. Jadi berhentilah minta maaf ya"


Aprilia mendongakkan kepalanya memandang ke arah sepupunya yang selama ini cukup menderita karena dirinya.


Aprilia tak berkata apapun lagi, dirinya langsung memeluk Juliana.


Juliana pun membalas pelukan sepupunya itu.


Dari pagi sampai sore Aprilia mengajak Juliana berkeliling untuk mengganti waktu yang selama ini telah hilang.


*****


Di kediaman Saputra



Saat ini Nicolas sedang duduk berhadapan dengan sang ibunda.



Oh ya bunda ada kabar buat kamu?"


"Apa bund?"


"Jangan kaget ya"


""Apa sih bund?"


"Anu"


"Bund Nico serius, kalau bunda hanya mau becanda lebih baik Nico tidur"


"Dih, anak bunda ngambek"


"Hm"


"Oke, oke bunda serius. Akhir pekan ini Jonathan akan bertunangan sayang"


"Hah"


"Kan muka mu lucu sayang, kalau kaget gitu"


"Sama siapa?"


"Kau tau kok perempuan nya siapa?"


"Siapa sih bund?"


"Ana"


Sang ibu beberapa kali melambaikan tangannya beberapa kali di hadapan wajah sang anak tetap saja pria tampan itu bengong.


Pluk


Tangan sang ibu menepuk lengan anaknya itu.


Seketika Nicolas tersadar "ada apa Bund?"


"Lah kamu kenapa kok bengong gitu?"


"Sebentar Bund, ini Ana Juliana anak paman Aran?"


"Iya, anaknya pak Aran itu"


"Kok bisa Jo akan bertunangan dengan Ana?"


"Ya bisalah, Ana gadis itu di jodohkan langsung oleh grandma Lin, beliau sendiri


yang melamarnya untuk Jonathan"


Nicolas terdiam "Mengapa harus dia" gumamnya.


"Nico" panggil sang ibu.


"Eh, bund Nico ke kamar ya rasanya begitu lelah ingin istirahat"


Bunda Nindy mengangguk kan kepalanya.


Nicolas berdiri dan berlalu pergi ke kamar.


Tinggal sang ibu yang sedang bergumam sendiri.


"Ternyata putra ku sudah jatuh hati sekarang tapi takdir berkata lain. Bunda yakin sayang akan ada perempuan yang terbaik untuk mu meski bukan Ana"


Sedangkan di dalam kamar Nicolas.


Saat ini pria tampan itu membaringkan tubuhnya.


"Cuman beberapa waktu aku pergi kau sudah akan menjadi milik orang lain ah ralat bukan milik orang tapi milik sahabat sekaligus saudara ku itu"


"Ah mengapa rasanya sesak dada ku? Apa aku mempunyai penyakit"


"Hahaha, lucu memang untuk pertama kalinya aku menyukai seorang gadis tapi gadis itu tak bisa ku miliki"


"Aku mencintaimu, haruskah aku merebut mu dari Jo?"


"Aku sungguh mencintaimu mu Ana"


"Ahhhhhhh" teriak Nicolas didalam hati. Dirinya benar benar tidak bisa berpikir saat ini. Dia ingin marah tapi pada siapa.


Cukup lama pria tampan itu bergelut dengan pikirannya tentang gadisnya dan Jonathan sampai tak tau kapan akhirnya Nicolas tertidur mungkin karena efek lelah sehabis datang dari bepergian jauh di tambah pikiran dan hatinya juga ikut lelah.


Apakah Jonathan benar benar akan merebut Juliana dari Jonathan?


📌 Gambar by pinterest


Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘


...Salam hangat dari Aya ❤️...