
Maksud gua kita di keluarin dari sekolah "jelas satria
"Emang ampe segitunya ?.loe jangan nakut-nakutin " ujar alya
"Siapa juga yang namut-nakutin .Sini Gua jelasin Pertama anak di bawah umur masuk ke club .mabok .buat kerusuhan .Apalagi kalo bukan di Keluarin dari sekolah bersyukur kita nggak di bawa ke pihak berwajib "
Juli dan alya seketi terdiam mendengar penjelasan Satria
"Tap,tapi kan kita kelas tiga sebulan lagi bakal ujian kelulusan .masa pak Kepsek tega "ujar juli
Satria hanya mengankat bahunya
Alya semakin merasa bersalah setslah mendengar apa yang satria katakan .
" Guys. Gua minta maaf ya" ujar alya sambil menunduk
Satria dan juli menatap alya .
"EH EH Al loe kenapa nangis .jangan nangis dong ." Ujar satria
Tapi alya semakin kenjang menangis lagi -lagi semua menatap kearah tiga orang tersebut .
"Ishhh semua gara-gara loe "ujar juli pada satria
" al. Sorry tadi gua cuma bercanda doang .yang gua omongin nggak bener " ujar satria
Alya menatap satria dilihatnya satria mengangguk .dia juga menatap juli yang melakukan hal sama seperti satria .
"Jadi loe bohong ?"tanya alya
"Iya .gua cuma bercanda doang sorry "
Takkkkkk alya memukul kepala satria pakai sendok nasi gorengnya
"Awwwwwwww"
"Sukuurin lagian becandaan loe nggak lucu"kesal alya masih memukul kepala Satria dengan Sendok
"Ampun .ampun.ampun."
Juli tertawa melihat kedua temannya ini .tiba-tiba
Byurrrrrrrrrrrr seseorang menyiram wajah juli dengan es jeruk milik juli yang ada di atas meja
Juli satria dan alya terkejut .
LAURA.....!!!! loe apa-apa sih ?"tanya alya marah berdiri menghampiri
APA?" Tanya orang yang di panggil laura itu
"Temen loe ini emang pantes disiram .biar sadar kalo selama ini dia itu udah jadi Pelakor!"
"Maksud loe apa hah?" Tanya alya marah
Mendorong tubuh laura
"Maksud gua .bilang sama temen loe jangan suka rebut cowok orang"
"Cowok?maksud loe Cowok Orang ?"tanya alya
"Loe nggk tau apa pura-pura bego.gara-gara dia Andra Putisin Gua "ujar laura marah
Juli yang mendengarnya Marah dan BRAKKKKKKKK Byurrrrrrr sekarang giliran Juli dia menyiramkan es teh milik Alya pada Laura .
"Haaaaaaaaaa" jerit laura.
"Sialan Loe *****" ujar laura marah
Sekarang mereka menjadi tontonan semua orang di kantin
"Heh asal Loe tau.siapa juga yang Pelakor dan siapa juga yang Ngerebut Andra .asal loe tau kenapa andra putusin Elo karena elo itu yang *****" ujar juli mendorong laura dengan telunjuknya
"Loe tau kenapa andra putusin Loe .soalnya dia liat Loe masuk ke hotel sama om-om"bisik juli
Laura terkejut di seketika terdiam mendengar apa yang di katakan juli .
Semua penasaran dengan apa yang di dibisikan juli pada Laura.
"Sekarang loe udah tau kan alasannya .jadi gua minta loe pergi jamgan muncul lagi di depan muka gua "
Juli pergi meninggalkan kantin .di ikuti alya dan Satria.
Saat berjalan keluar dia melihat keadaan Laura yang masih terdiam satria hanya tersenyum kecut .Laura mengepalkan kedua tangannya dia merasa di permalukan oleh juli dia segera pergi menyusul juli .
Juli .alya dan satria berjalan menuju toilet di sepanjang lorong ketiganya menjadi pusat perhatian lebih tepatnya juli karena keadaannya saat ini sangat berantakan bajunya kotor karena terkena siraman es jeruk .syukurlah satria langsung meberikan seragam yang dia pakai untuk menutupi baju juli .alya dan satriamemilih diam dia tahu jika juli saat ini sedang marah. Juli menghentikan langkahnya .begitupun satria dan Alya
" ishhhhh dasar cewek sialaaannnnnnn ."teriak juli
Alya dan satria terkejut .
"Jul " panggil alya dan satria
"Al loe tau harusnya tadi gua jambak aja tu cewek .atau nggak gua lempar tu cewek pake jurus gua ISHHHHHH"ujar juli kesal
"Sabar jul sabar " ujar alya mencoba menenangkan sahabatnya
"Loe denger tadi tu cewek bilang apa gua pelakorLAH ,BICTH lah .CIHHH "
"Iya jul iya emang sialan tuh laura bicth "
" eh al lo kenapa ikut ikutan marah " tanya satria
"Gua kesel tau nggak "
"Liat al baju gua.pasti nggak bakal ilang warna kuningnya . ini kalo bunda tau.abis gua kena marah "
"Sialan emang tu orang "
"Loe pake baju gua aja kebetulan di loker gua ada seragam yang nggak gua pake.tenang masih baru .gua nggak pake soalnya nyokap belinya kekecilan " ujar satria
Juli dan alya menatap satria terharu
"Thanks ya sat "
" yaudah lo mending loe ke toilet .gua ambil seragamnya "
Juli mengangguk dia di temani alya berjalan menuju toilet .
Jadi sepanjang jalan kayak gini penampilan gua batin juli dia merasa malu .
"Saat sedang memersihkan diri di bantu alya tiba-tiba
BRAKKKKK suara gebrakan pintu toilet
Juli dan alya terkejut melihat kearah pintu dilihatny lagi-lagi Laura dan teman-temannya .dilihat penampilN laura yang sama -sama berantakan
Sekarang apa lagi ? Kenapa nih cewek nggak ada kapoknya .batin alya
Laura berjalan menghampiri juli dan langsung menjambak rambut juli .
"Awww lepas."ujar juli mencob melepaskan tangan Laura pada rabutnya .
Alya yang melihat kejadian tersebut terkejut dia bergegas membantu juli tapi teman laura menghalangi alya .
Juli membalas Laura dengan menjambak rambut laura
"AWWWWWWWW"teriak Laura kesakitan saat juli menjambak Rambutnya
Akhirnya keduanya salang menjambak
Dan terjadinya perkelahian .alya mencoba melawan kedua teman laura yang dari tadi menahannya tapi tak bisa karena alya tidak sekuat juli .
Tiba-tiba Laras dan fira masuk kedalam toilet dia terkejut dia melihat temannya juli dan Alya sedang bertengkar dengan Laura and the gang laras meminta fira mencari bantuan sedangkan Laras mencoba membantu memisahkan mereka tapi tak bisa malah sekarang salah satu teman Laura yang tadi memegangi Alya ikut menyerang laras dengan menjambak rambut laras .laras yang terkejut karena marah dia pun membalas .sekarang imbang 3 lawan 3 .
Fira datang bersama dengan bala bantuan yaitu Satria dan Ubay teman sekelas satria .
"KALIAN SEMUA STOP .STOP GUA BILANG" teriak satria menggelegar
Di dalam toilet .
tapi di lihatnya tidak ada yang mau menghentikan pertengkaran ini .satria menjadi emosi.tak lama datanglah Andra dan temannya.
sebenarnya tadi saat fira mencari bantuan tak sengaja dia bertemu Satria dan ubay yang berjalan kearahnya tampa menunggu lama fira menghampiri satria .
"Sat sat loe harus tolongin gua ."ujar fira
Terengah-engah
"Loe kenapa ?"tanya satria
"Toilet. Toilet. Di Toilet cewek"
"Iya di toilet cewek ada apa?"
"Juli sama Laura berantem "ujar fira
Apa?" Satria langsung bergegas berlari kearah toilet.
Adam yang melihat satria berlari denga wajah panik pun mengikuti satria .
Di toilet
Satria berjalan kearah mereka dia berusaha memisahkan teman-temannya di bantu fira .ubay, Andra dan teman andra .
Satria berjalan ke arah juli dan laura dia berusaha melerai keduanya. Tapi ternyata lumayan sulit keduanya tidak ada yang mau mengalah andra membantu satria.tak lama keduanya akhirnya dapat di pisahkan .
"KALIAN INI APA-APAAN HAHHHHH" bentak pak Usman yang sudah berdiri di depan pintu di lihat ada Devan yang berdiri di belakang pak usman .
Semua orang seketika melihat kearah pak usman.
"BAPAK MINTA KALIAN SEMUA SEKARANG KELUAR DARI TOILET INI " ujar pak usman Marah
Semua orang sedang berdiri berjejer di Lorong di luar toilet cewek .sambil menundukan kepala mereka
"Ada apa ini kenapa kalian bisa-bisanya berantem kalian udah kelas tiga .paham kenapa kalian bikin masalah di sekolah .kalian nggak malu hah .nanti gimana kalo dilihat sama adik kelas kalian "
Mereka masih terdiam tak berani untuk menjawab .
"Satria jelasin sama bapak apa sebenernya yang terjadi ?"
"Maaf pak saya tidak tau kejadian pastinya saat saya sampai di toilet mereka sudah bertengkar" jujur satria
"Kalau begitu Alya kamu coba jelasin ke bapak apa yang sebenernya terjadi "
Alya mengangkat kepalanya ketika namanya di panggil .alya begitu takut sekaligus gugup dia menceritakan semua kejadian yang ada di toilet tadi
" bapak kecewa sama kalian Khususnya Juli .alya. laura .laras, intan dan siska .bapak akan panggil orang tua kalian "
Semua orang terkejut .
"Pak .pak saya mohon bapak jangan panggil orang tua kami pak "ujar juli memohon
"Iya pak kami janji nggak akan ngulangin kejadian tadi pak "
" please pak " mohon juli dengan mata berlinang
Devan yang sejak tadi hanya diam pun akhirnya buka suara
"Maaf Pak Usman .jika saya lancang ikut campur. tapi saya hanya ingin memberikan saran. Yang mereka lakukan memang salah tapi pak untuk masalah ini saya rasa tidak perlu sampai memanggil orang tua .bapak cukup kasih mereka hukuman saja .dan saya rasa anda juga tahu masalah ini tidak perlu sampai memanggil orang tua "
"Anda benar pak "ujar pak usman
Setelah berfikir cukup lama .
"Baik bapak tidak jadi memanggil orang tua kalian .tapi bapak akan kasih hukuman kalian lari 20 putaran "
Juli dan yang lainnya merasa lega mendengar apa yang di katakan pak Usman .
"Satria bapak minta kamu awasin Mereka.dan untuk kalian sekarang kalian segera ke lapangan "ujar pak usman pergi meninggalkan mereka
Mereka segera bergegas ke lapangan
"Jul tunggu ?" Tahan satria
"Ini ganti baju dulu sana " ujar satria menyerahkan paperbag
Juli tersenyum melihat isi paperbag tersebut .
"Thanks "ujar juli pergi menuju toilet
Tak begitu lama juli sudab berganti pakain.
Mereka segera menyusul yang lain .