
Malam telah tiba, kedua mempelai bersiap untuk kembali bersanding di pelaminan.
Semua kolega dari tuan Jerry Yan hadir. Kerabat serta sahabat dan juga teman-teman dari kedua mempelai pun ikut hadir memeriahkan pesta pernikahan pewaris kerajaan bisnis keluarga Yan tersebut.
Semua mata terpana melihat keindahan yang di tampilkan dari dekorasi acara resepsi kedua sejoli itu dengan nuansa yang di dominasi warna lilac tersebut.
Di tempat lain, Juliana yang sudah selesai di rias tersebut berdiri di samping Jonathan.
"Kau sudah siap sayang?" tanya Jonathan
Juliana menganggukkan kepalanya dan tersenyum lembut kepada pria tampan di hadapannya itu.
Jonathan kemudian menggandeng Juliana keluar dari kamar menuju pelaminan.
Kita berpindah ke nona muda Yan.
Jeslin tampil cantik menggunakan dress warna hitam, dirinya saat ini berada di samping Nicolas menggandeng kemanapun pria tampan itu berjalan.
Nicolas juga ikut menawan malam itu dengan menggunakan tuxedo beludru berwarna senada dengan dress nona muda Yan tersebut.
Sedang di sudut lain, Aprilia juga tampil cantik menggunakan g
dress berwarna baby pink.
Dan di sebelah Aprilia berdiri sang sahabat yaitu Arneta, juga tampil menawan malam itu dengan menggunakan dress berwarna abu.
Tak lama sahabat baru mereka juga ikut berdiri di samping kedua gadis cantik itu.
Sila menghampiri kedua sahabatnya itu dengan membawa beberapa kotak hadiah yang akan di kasih kepada Jonathan dan Juliana nantinya.
"Hai sayang sayang ku" sapa Sila saat dirinya sudah berada di samping Aprilia dan Arneta.
Kedua gadis itu menoleh dan mendapati Sila yang sedang sedikit ribet membawa kotak kado di tangannya.
"Ya ampun Sil, kenapa bawa kado sendiri sih, kenapa gak minta bawain ajudan kamu aja" ucap Arneta.
"Oh no, masa sampai acara gini aku mesti harus di intilin uh gak deh" jawab gadis itu.
Sila sudah resmi bertunangan minggu lalu dengan pria anak sahabat dari sang ayah. Sila yang awalnya menolak akhirnya menerima karena pria itu teman masa kecilnya dulu. Mereka berpisah saat lulus SD orang tua Sandy (tunangan Sila) harus pindah keluar negeri karena bisnis mereka terjadi masalah dan mulai saat itu Sila dan Sandy tidak pernah berhubungan. Tapi beda halnya dengan orang tua mereka yang tetap berhubungan meskipun berbeda negara persahabatan mereka tetap terjalin erat. Hingga suatu hari sang istri ibu dari Sandy sudah menginginkan melihat anaknya menikah Sandy menyerahkan keputusan kepada orang tuanya karena dirinya sendiri sibuk mengurus bisnis sang ayah tak ada waktu untuk sekedar berpacaran dengan seorang gadis. Saat itulah kedua pria paruh baya ayah dari Sila dan ayah Sandy memutuskan untuk menjadi besan dengan menikahkan Sila dengan Sandy.
Setelah Sila dan Sandy resmi bertunangan, Sandy protektif menjaga Sila dengan mengirim bodyguard agar menjaga gadisnya itu karena Sandy khawatir rivalnya bisnisnya akan menyakiti tunangannya itu.
Kembali ke keadaan sekarang...
"Itu karena Sandy sangat sayang dan cinta sama kamu Sil, makanya dia ngutus itu ajudan jagain kamu" ucap Aprilia.
"Iya, tapi gak mesti harus selalu di samping aku kan, itu malah menarik perhatian orang masa cuman anak bupati harus di jaga segitunya" jawab Sila.
"Ah serah mu saja lah, di kasih nyaman kamu nolak" ucap Aprilia
"Eh enak darimananya buk, coba tanya Anet dia enak gak di intilin mulu sama bodyguard" ucap Sila sambil melirik Arneta.
Arneta memandang kedua gadis di samping kiri kanannya itu bergantian.
"A.."
📌 Gambar by pinterest
Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘
...Salam hangat dari Aya ❤️...