
Kembali ke masa sekarang...
"Panggil Lia sekarang juga atau Anda akan melihat hal yang tidak di inginkan terjadi disini" ucap Jonathan sedangkan tuan Ardan masih diam terpaku di tempatnya.
"Ah ramahnya keluarga Yan ini ternyata hanya menutupi sifat mengerikan mereka" gumam tuan Ardan dalam hati.
"Baiklah, tapi kalau Lia tidak mau tolong jangan memaksanya ya" balas tuan Ardan.
Jonathan hanya diam menanggapi omongan tuan Ardan itu.
"Bi Inah" panggil tuan Ardan
Bi Inah yang datang dari arah dapur tergopoh gopoh mendengar panggilan sang tuan "Saya juragan tuan" ucap bi Inah.
Tuan Ardan mengangguk dan berkata lagi " panggilkan Lia kemari bilang kalau sepupu dan calon tunangannya datang kemari"
"Baik juragan tuan" setelah itu bi Inah pamit undur diri.
Setelah itu suasana hening baik tuan Ardan Jonathan ataupun Juliana hanya diam.
Sedang bi Inah saat ini berjalan menuju kamar nona Arneta karena Aprilia tidur di kamar Arneta atas kehendak gadis itu sendiri.
Tok tok tok
Bi Inah mengetuk pintu kamar Arneta
ceklek
Sosok perempuan cantik membuka kamar.
"Ada apa bi?" tanya gadis cantik itu
"Dibawah ada yang cari non Lia"
"Siapa bi?"
"Nona Ana dan tuan Jo. sepupunya non Lia dan calon tunangannya itu"
"Ok, bibi duluan biar Lia sama Anet ke bawah"
"Baik non, bibi permisi"
Setelah itu Arneta masuk kembali ke kamarnya dan mendekati Aprilia yang masih tertidur.
"Lia, bangun dulu yuk kita ke bawah ada yang cari kamu" ucap Arneta sembari menggoyangkan lengan Aprilia.
Emm... Aprilia mengeliat membuka perlahan matanya yang tertutup rapat itu.
"Ada apa Net" tanya Aprilia sambil menggosok kedua matanya dengan jarinya.
"Bangun dulu kita ke bawah ada Ana dan Jo"
ucapan Arneta sontak membuat mata Aprilia yang tadi sangat malas terbuka sekarang terbuka sangat lebar.
"Ngapain mereka ada disini, dan dari mana mereka tau aku disini"
"Tapi Net.."
"Gak ada tapi tapian, ayok bersiap"
Akhirnya Aprilia mengalah biar bagaimanapun Arneta tidak akan mau mengalah.
Skip*****
Saat ini Aprilia sudah berada di rumahnya.
"Kamu tau apa kesalahan kamu Lia" tanya sang ayah
Aprilia hanya menunduk tak berani menjawab, ini pertama kali dirinya melihat aura yang sangat menakutkan dari diri sang ayah.
"JAWAB APRILIA" sekarang nada yang sangat tegas yang menuntut jawaban yang didengar oleh semua orang yang ada di sana.
"Ayah sabar, jangan berteriak seperti itu tak akan baik untuk diri ayah" balas sang istri sembari mengusap punggung sang suami lembut.
Huh... paman Aran menghembuskan nafasnya.
"Tolong jujur sama ayah Lia. Ayah ingin mendengar sendiri dari mulutmu bukan dari orang lain".
Aprilia menarik nafas panjang sebelum dirinya bercerita.
"Sebenarnya Lia menyukai dirinya" ucap Aprilia sembari menunjuk Jonathan.
Orang tua Aprilia kaget tapi tidak dengan Jonathan sedangkan Juliana saat ini berada di dapur tapi dirinya mendengar ucapan dari Aprilia karena dirinya sudah berada di pembatas rumah itu.
"Ya Tuhan, aku harus bagaimana. Lia sangat mencintai Jonathan tapi bagaimana caranya agar Lia bisa menikah dengan Jonathan" gumam Juliana.
"Apa apaan kamu Lia. Kau sadar dengan ucapan mu itu? Jonathan dengan Juliana akan menikah dan kamu malah menyukai nak Jo?"
"Ayah, Lia lebih dulu suka dengan Jo, tapi mengapa malah Jo mau menikah dengan Ana?"
Saat ayah Aprilia ingin menjawab sang anak tapi sudah di dahului oleh Jonathan.
"Itu karena aku Jonathan Yan mencintai Juliana" balas Jonathan tegas di hadapan Aprilia.
Juliana yang mendengar sontak kaget dan minuman di tangannya terlepas dan mengakibatkan cangkir itu pecah berserakan.
Semua orang di sana menoleh ke arah suara dan mendapati Juliana yang sedang memunguti pecahan cangkir itu.
"Au" jerit lirih dari Juliana. Mendengar hal itu Jonathan langsung menghampiri gadisnya itu.
"Kau tak apa sayang? Jari mu berdarah" setelah mengucapkan itu jari Juliana langsung di kecup Jonathan.
Pemandangan itu tak luput dari kedua orang tua Aprilia dan dirinya sendiri.
"Kau liat itu Lia..."
Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘.
...Salam hangat dari Aya ❤️...