Juliana

Juliana
Bab 38



Jonathan dan Nicolas sudah sampai di tempat tujuan.



...JONATHAN...



...NICOLAS...


Mereka masuk ke dalam area wisata itu.



Tanpa mereka sadari, tempat mereka berada saat ini bersebrangan dengan tempat Juliana dan Sila berada.


Seperti biasa Nicolas yang acuh dengan dunia sekitar lain halnya dengan Jonathan pria tampan satu ini memang sangat suka memperhatikan sekitarnya.


Matanya melihat ke sekitar dan tanpa sengaja matanya menangkap seorang gadis yang sangat di sukai oleh sang nenek.


"Ana" gumam Jonathan. Nicolas menoleh ke arah sahabatnya itu.


"Apa?" tanya Nicolas, sebenarnya dirinya mendengar sedikit bahwa Jonathan berkata "Ana" biarpun samar tapi dirinya hanya ingin memastikan saja.


Jonathan menoleh ke arah Nicolas dan menjawab "Ah tidak ada apa apa" pria tampan satu ini tersenyum yang mana kala menambah ketampanannya.


Setelah itu Nicolas kembali cuek saja. Sedang Jonathan sendiri kembali memandang ke arah Juliana.


Entahlah Jonathan sendiri tidak tau mengapa dirinya sangat suka memandang ke arah gadis itu.


Sedangkan Juliana dan Sila saat ini sedang santai sambil ngemil, Sila sudah tenang setelah menceritakan masalahnya itu. Masalah perjodohan itu keputusan akhir hanya bisa pasrah pada ketentuan takdir.


Kita ke arah tempat parkiran...


Di sana terlihat beberapa orang gadis yang baru saja sampai.


Mereka adalah...



...Aprilia...



...Beauty Squad...


Yap, yang datang ke sana adalah Aprilia dan teman-temannya itu.


"Wow, ini tempatnya bagus banget ya" ucap Vera.


Yang lain menganggukkan kepala mereka tanda setuju.


Mereka berempat serempak mengatakan "Kuy".


Mata Aprilia berbinar saat dirinya mendapati ke dua pria tampan yang jadi idola satu kampus mereka ada di tempat yang sama dengannya.


"OMG guys coba liat disana ada siapa" ucap Aprilia heboh sendiri.


Ke empat teman Aprilia yang lain memandang ke arah di mana Aprilia tunjuk itu.


"Hah" Beauty Squad ternganga melihat Jonathan dan Nicolas ada di sana.


"Tutup mulut kalian nanti lalat masuk" ucap Aprilia terkekeh melihat ke empat temannya terkejut seperti itu.


Sontak mereka berempat menutup mulut mereka dan kemudian terkekeh bersama.


"Guys kita dekati mereka" ucap Aprilia dan di angguki oleh Beauty Squad.


Mereka berlima berjalan ke arah di mana kedua pria tampan itu berada.


"Hai" ucap Aprilia tepat berada di depan meja mereka.


Jonathan yang masih berfokus pada Juliana menoleh dan Nicolas yang sibuk main game mendongak melihat siapa yang menyapanya.


Aprilia bukan main senangnya saat kedua pria tampan itu memandang ke arah dirinya.


Jonathan tersenyum menjawab "Hai juga" sedangkan Nicolas jangankan menjawab setelah melihat siapa yang menyapa dirinya langsung berfokus ke game di gadget.


Sifat Nicolas yang terbiasa dilihat oleh orang kampus adalah dingin bahkan terlalu susah untuk di dekati.


Aprilia acuh saja terhadap pria satu itu dirinya lebih baik mendekati Jonathan yang jelas jelas lebih ramah.


Aprilia mendekati Jonathan dan bertanya "Boleh gak kalau aku sama yang lain duduk di tempat kalian".


Jonathan menoleh ke arah Nicolas, sedangkan yang di toleh tak memperdulikan sama sekali. Melihat hal demikian Jonathan mengambil inisiatif sendiri.


"Boleh kok silakan gabung aja" ucap Jonathan dan mereka berlima mengangguk kan kepalanya.



📌 Gambar by pinterest


Aprilia tak henti hentinya memandang ke arah Jonathan. Sedang Jonathan sendiri memandangi Juliana.


Rumit memang, tapi siapa yang tau kemana akhirnya pelabuhan terakhir mereka masing masing.


Jangan lupa untuk dukung karya receh Aya ini dengan cara like komen tambah favorit juga rate bintang lima bila berkenan gift atau vote terimakasih 😘.


...Salam hangat dari Aya ❤️...