
Seorang cowok yang memakai seragam dari sma lain berdiri didepan gerbang sekolah liza sambil berbincang dengan pak satpam
Cowok itu...... Leo
Liza, kayla dan sisca berjalan bersamaan menuju gerbang sekolah
"Liza. Itu cowok yang curi isi tas kayla kan?" Sisca menunjuk leo yang kebetulan menghadap liza dan kedua temannya
Liza melihat leo dengan tatapan bingung. Lebih tepatnya liza lupa
"Iya itu yang makan choklat lo!" Ucap kayla meyakinkan liza
Liza membelakkan matanya lalu menarik sisca dan kayla menuju gerbang
"Dateng juga lo!" Ucap leo
"Mana ganti rugi lo" Ucap liza sambil mengantongkan tangannya
"Ikut gue" Leo menarik liza
"Kedua temen gue juga hars ikut!" Ucap liza
"Gak bisa lah" Ucap leo
"Lo jangan lupa! Lo udah ngobrak-abrik tas gue!" Ucap kayla tidak terima
"Lo juga udah makan keju gue!!" Ucap sisca
"Pokoknya lo berdua gak boleh ikut!" Ucap leo dengan tegas
"Mereka harus ikut!" Ucap liza dingin
"Kalo gue tetep gak ngebolehin mereka ikut?" Leo menaikkan satu alisnya
"Gue geser jantung lo" Ucap liza sambil menggangkat salah satu ujung bibirnya
"Kalo gue ngebolehin mereka ikut?" Tanya leo yang sudah mulai was-was
"Jantung lo aman dari debu dan sinar UV" Ucap liza
"Oke. Mereka boleh ikut" Ucap leo terpaksa
###
mereka pergi ketoko ice cream milik ibu leo
"Kalian boleh makan ice cream sepuasnya. Tapi gak boleh lebih dari sepuluh" Ucap leo
"Gak jelas lo!" Kayla menginjak kaki leo
"Aneh lo!" Sisca menonjok bahu leo
Liza menatap leo
"Apa?! mau ngatain gue gak jelas? apa aneh? apa gak guna?!!" Ucap leo berapi-api
Liza memutar bola matanya
"Jelek lo!" Liza memukul kepala leo hingga mengeluarkan bunyi yang cukup keras
Walaupun tidak yakin bisa menghabiskannya, sisca tetap memesan 23 ice cream (mumpung gratis gak papa lah)
Sisca tidak perduli rasanya. Yang dia pedulikan hanyalah warnanya. Karena menurut sisca, penampilan lebih penting dari pada rasa
Kayla memesan 37 Ice cream rasa choklate. Seumur hidup kayla tidak pernah merasa eneq karena choklate
Kayla tidak yakin perutnya akan baik-baik saja tapi untungnya dia membawa hp. Jadi kalo dia kenapa-napa dia bisa menelepohone keluarganya untuk meminta maaf atas segala dosanya
Liza memesan 56 ice cream dengan berbagai macam rasa. Bagi liza makan 56 ice cream itu seperti makan permen kapas
Pesanan mereka sampai dan memenuhi meja
"Yey! Akhirnya mama bisa beli tas baru buat arisan!!" Ucap mama leo yang melihat dari jauh, liza dan dua temannya makan
"Mereka gak bayar" Ucap leo
"Apa?! Kenapa?! Gimana nasip calon tas mama yang masih ditoko?!!!" Mama leo memukuli leo
"Minta papa sanaaaa" Ucap leo
"Papa kamu tuh pelit! Mama sumpahin gak dapet istri lagi!!" Ucap mama leo yang masih memukuli leo
Leo menghembuskan nafas pasrah
BRAKkkk!!!
"LIZA!!"
Semua orang (kecuali liza) menoleh kearah pintu
Liza tidak peduli. Dia terus memakan ice cream dengan tenang
"Liza! ikut gue!!" Orang itu menarik tangan liza
"Apaan sih lo anates!" Ucap liza, kesal
"Antares" Koreksi sisca dan kayla
"Ikut gue!!" Ucap antares
"Gak!" Ucap liza
"Jangan makan ice cream ini! Gak halal!" Ucap antares
Sebuah gelas plastik melayang menuju kepala antares lalu menghantam kepala antares
"Heh! Ice cream mama gue halal ya! Muka lo tuh yang gak halal!" Ucap leo
"Hehe damai bro! Damai! Ice cream emak lo halal! Lizanya yang gak halal! Gue halalin liza dulu ya!!" Ucap antares
BUAGHhh!
"Gue potong 'anu' lo!!" Ucap liza yang berhasil membuat antares melepaskan tangan liza lalu menutupi 'anunya'
"Siapa yang ngajarin lo ngomong gitu?!" Ucapan dingin seseorang dari pintu
"Gue tuh pinter! Jadi belajar sendiri lah!" Ucap liza sambil mengibaskan rambutnya
"Tepuk mulut lo tiga kali!" Ucap zio dingin
"Gak" Ucap liza
"Lo pilih gue atau malaikat yang nepuk mulut lo?" Ucap zio
"Gak semua!" Ucap loza
"Oke! Tapi lo harus pergi sama gue!" Zio menghampiri liza lalu menarik tangan liza hingga liza jatuh dari kursinya
"Aawww!! Ziooo!!!!" Ucap liza
Zio menggelengkan kepalanya lalu menggendong liza dengan susah payah karena liza memberontak
"Lepaaaas!!!!" Ucap liza sambil memukuli dada zio"
Antares menepuk pundak zio
"Turunin liza" Ucap antares dingin
"Siapa lo ngatur-ngatur gue?!" Ucap zio
"Dan kenapa gue merasa menjadi putri yang diperebutkan dua kurcaci jelek?!" Ucap liza yang diabaikan zio dan antares
"Gue duluan yang ngajak liza!" Ucap antares
"Gue kenal liza lebih dulu" Ucap zio
"Tapi kan liza benci sama lo" Ucap antares sambil menaikkan satu alisnya
Zio menurunkan liza lalu maju selangkah untuk menatap antares dengan tajam
"Liza juga benci sama lo" Ucap zio
"Liza 100× lipat lebih benci sama lo!!" Ucap antares sambil menarik tangan kiri liza
"Tau dari mana lo?!" Ucap zio sambil menarik tangan kanan liza
"Tau lah!" Ucap antares semakin menarik tangan kiri liza
"Assalamuallaikum! Bang alan yang paling tamvan datang mejemput dedek Alizya!!" Ucap alan saat membuka pintu
"Heh! Heh! Apa ini?! Ini namanya pelecehan! Cepet lepasin adek gue!!" Alan menghampiri liza yang ditarik-tarik oleh zio dan alan
"Siapanya liza lo?!" Ucap zio dan antares bersamaan
Plak!
******Plak******!
Alan memukul kepala zio dan antares
"Gue abang tamvannya liza! Gue dan liza dari pabrik yang sama!" Ucap alan
"Bodo amat!" Ucap antares
Zio memutar bola matanya
"Sekarang lepasin adek gue! Gue mau ajak dia keacara penting!" Ucap alan
"Gak!" Ucap antares dan zio bersamaan
"Lo berdua siapanya liza hah?!" Ucap alan
"Calon pacar" Ucap antares dengan bangga
"Bukan siapa-siapa" Ucap zio
"Sudah. Mari kita akhiri perdebatan ini dengan bertarung secara jantan" Ucap mama leo
Mereka semua menoleh kearah mama leo
"Ikuti saya" Ucap mama leo
Semua orang mengikuti mama leo menuju tempat yang lumayang luas
"Ini dia! Bertarung secara jantan!" Mama leo menunjuk tumpukan piring dan gelas dipojok ruangan
Zio, alan dan antares saling menatap
Hah~ Oke lah! Mereka menyutujuinya, lalu alan, zio dan antares bersiap mencuci piring dan gelas
"Tunggu dulu! Kalian bukan cuci piring dan gelas asal-asalan! Ada peraturannya!" Ucap mama leo
"Jadi yang cuci piring dan gelas tercepat, terbersih, pokoknya piringnya jadi glowing akan menang!" Ucap mama leo
Zio, alan dan antares yakin mereka pasti menang
"Tapi.....Kalau ada piring atau gelas yang pecah maka orang itu akan langsung dieliminasi" Ucap mama leo
Liza, sisca dan kayla mengambil kursi lalu duduk sambil memakan ice cream mereka
###
HAIII!!!~♪~♪~♪
______________
JANGAN LUPA LIKE:)
_____________________
♥