IceCream

IceCream
12:)Gak Bisa Tidur



Liza, alan dan zio sedang menonton film horor melalui laptop dikamar alan


"Astagfirullah!!"


Ucap alan yang kaget saat setannya tiba-tiba muncul


Liza, alan dan zio menonton film dengan serius dan sesekali tertawa karena penampilan setannya


"Eh, liat deh! rok mbk kuntinya panjang banget!"


Ucap liza sambil menunjuk setan yang sedang mengejar mangsanya


"Biar bajunya bisa dipakek sampek dia tinggi. Biar gak beli baju lagi"


Ucap alan


"Emm, atau mungkin dia gak punya gunting"


Ucap zio


"Hahaha!"


Mereka menonton dengan serius saat adegan pembunuhan yang sangat sadis, seperti banyak darah dan organ yang bereceran. Alan dan zio sudah eneg melihat organ yang dikeluarkan berbeda dengan liza


"Keren banget cara dia bunuh orang!!"


Liza terkagum-kagum


"Punya kelainan bocah ini!"


Batin zio


Film yang mereka tonton selesai, yang diakhiri dengan semua terbunuh kecuali dua orang


Liza kembali kekamarnya dan membuka grup chat kelasnya yang dari tadi sangat berisik


KELAS 11 IPS 3 (PAHLAWAN SEKOLAH!)


KaylAaaaaa!


Lagi ngapain?


Sisca Syantiq


Biasa~ ngerumpi sama ibu-ibu


jaMILAh


Gue sih lagi nyanyi pake mic masjid


DhIyON


Gue lagi nungguin doi peka


MaMaT


2


Orang sukses


3


Penerus bangsa


4


Gue siapa?


5


Cogan Lokal


6


jaMILAh


Bucin lo pada!


Sisca Syantiq


2


KaylAaaaaa!


3


Sisca Syantiq


Eh, tadi ibu-ibu pada cerita, katanya banyak yang lihat penampakan


Orang sukses


Ah masa


MaMaT


2


Gue siapa?


3


KaylAaaaaa!


Penampakan apa?


Cogan Lokal


Penampakan MANTAN


jaMILAh


Wkkwkwk


Penerus bangsa


Ngakak lurr


MaMaT


Wkwk ngakak online berjamaah


DhIyON


Aelah! jangan pada ngelawak lu pada! Gue keselek bakso geranat nih!


Sisca Syantiq


Wkwk ****** lo!


DhIyON


Udah pedes, gak ada minum lagi


KaylAaaaaa!


Gue ada minum nih, tapi dirumah


DhIyON


Keburu sekarat gue ditengah jalan


jaMILAh


Wkwkwk


Sisca Syantiq


Beneran nihh! tadi banyak yang lihat penampakan


A-Liza(Anda)


Apa?


Sisca Syantiq


Banyakkkk!


Gue siapa?


Apa aja?


Sisca Syantiq


Banyak! dibilangin banyak!


KaylAaaaaa


Kalem


A-liza(Anda)


2


jaMILAh


3


Gue siapa?


4


Penerus bangsa


5


Cogan Lokal


Gue mau curhat nih gaisss


A-Liza(Anda)


Oh


DhIyON


Hmm


Sisca Syantiq


Gue dengarkan


DhIyON


Gue juga mau curhat entar


Cogan Lokal


Gue abis ditolak:(


A-Liza(Anda)


Bodo amat


jaMILAh


******


KaylAaaaaa


Syukurin


Sisca Syantiq


Kocak nih kalo disebarin


Cogan Lokal


Aelah! Jangan @Sisca Syantiq


DhIyON


Gue gak jadi curhat


Tok tok tok!!


Zio masuk kedalam kamar liza dengan membawa bantal dan guling


Maksutnya apaan coba?! Mau tidur sama liza?!


"Lo ngapain?!"


Liza mematikan HPnya


"Gue tidur mana?"


Tanya zio


"Ya gak tau lah!"


Zio mendekat kekasur liza lalu menata bantal dan gulingnya


"Mau apa lo?"


"Tidur"


Zio naik kekasur liza lalu tidur


"Eh! gak bisa! ini kamar gue!! pergi lo!"


Liza mendekat kelas zio lalu menarik tubuh zio agar pergi


"Kasur lo muat buat berdua!"


Ucap zio yang masih beebaring dikasur liza


"Gue ogah tidur sama lo!"


Liza tetap menarik tubuh zio yang berakhir sia-sia


"Gue terpaksa tidur sama lo"


"Tidur dikamar tamu sana!"


Ucap liza yang sudah lelah menarik tubuh zio


"Berantakan"


"Ya tidur dimana kek! jangan disini!"


"Heh! ada apaan nih?!"


Alan yang mendengar suara ribut dari kamar liza langsung mendatangi kamar liza


"Zio nih bang! dia mau tidur sama gue!"


Liza menunjuk zio yang sudah memejamkan mata dan dengan posisi nyaman


"Heh bocil! jangan tidur sini! adek gue aja jarang tidur sama gue, lo seenaknya tidur sama dia!"


Ucap alan


"Cuma tidur doang, elah!"


Ucap zio


"Sama aja! entar tangan lo jalan-jalan!"


Alan mendekat kekasur dan menarik tubuh zio, hingga zio terduduk


"Tidur dikamar gue aja! ambil bantal sama guling lo! gue tunggu dikamar gue"


Ucap alan lalu pergi


Zio kembali berbaring dikasur liza


"Eh lo ngapain?! cepet pergi sana!!"


Liza mendekat kezio dan memukulinya dengan guling


"Lima menit"


Ucap zio


"Satu menit!"


"Sepuluh menit"


"Oke, lima menit!"


Zio diam, entah sudah terlelap atau belum


Liza mendekat memsatikan zio sudah tidur atau belum


Liza menepuk kaki zio, tapi tidak ada respon


Liza Mendekati wajah zio


"Lo udah tidur belum?"


Liza mengamati wajah zio


"Kayaknya sih udah"


Batin liza


Entah kenapa tangan liza tertarik menyentuh rambut zio


"Lembut banget dah"


Batin liza


Zio mengambil tangan liza dan meruhnya dimatanya


"Dikira tangan gue penutup mata apa?!"


Batin liza


Liza menarik tangannya lalu pergi keruang keluarga, dimana orang tuanya sedang duduk berdua dan menonton TV


"Liza kenapa belum tidur? ini udah jam 9 loh"


Ucap fani yang melihat liza turun dari tangga


"Zio tidur dikamar aku!"


Liza berjalan kesofa yang diduduki kedua orang tuanya lalu liza duduk detengah-tengah


"Tidur berdua sana"


Ucap Randi yang disetuji oleh fani


"Gak boleh!"


Ucap alan yang baru datang


"Ayo dek!"


Alan menarik tangan liza


"Kemana?"


"Kamar lo lah!"


"Ngapain?"


"Seret zio!"


"OKE!"


Liza mengangkat tangan zio dan alan mengangkat kaki zio


"Ngapain?"


Tanya Randi yang baru datang kekamar liza


"Mindahin"


Ucap alan


Alan dan liza mulai berjalan kekamar alan


"Ceburin kekolam ikan yukk!"


Ucap Randi


"Ayoooooo!!!!"


Ucap liza sangat setuju


"Hush! gaboleh! anak orang!"


Ucap fani yang baru datang


Liza dan alan melempar zio kekasur alan dan anehnya zio tidak bangun. Zio tetap tidur dengan damai


"Pa! coba cek deh, takutnya zio mati!"


Ucap alan yang heran terhadap zio


"Waduh. kalo mati dikubur dimana entar?"


Tanya randi


"Dikubur dibelakang rumah aja pa!"


Ucap liza


"Ceburin dikolam piranha aja"


Ucap randi


"Boleh juga. Biar daging zio gak kebuang percuma"


Randi dan liza ber-Tos ria


Fani tidak habis pikir dengan suami dan anaknya. Kenapa pemikiran mereka bisa seekstrim itu


Alan menggelengkan kepalanya lalu mendekat dan mengecek apa zio masih bernafas


"Ibu-ibu, bapak-bapak. Saudara zio dinyatakan....."


Alan sengaja tidak melanjutkan perkataannya


Liza, randi dan fani memfokuskan pendengaran


Alan menghembuskan nafas dengan perlahan


"Selamat"


Ucap alan


"Yahhh!"


Kecewa liza dan randi


###


Pukul 01.24


Liza tidak bisa tidur dan memilih memakan chokolate saja


Liza keluar dari kamarnya dan berjalan menuju teras rumah


Hah~ akan sangat bosan. Liza ingin bermain ayunan saja tapi ternyata sudah ada yang duduk diayunan


Bukan zio


Bukan alan juga


Dan bukan orang tuanya


Seorang perempuan dengan rambut sebahu dan baju putih yang sangat pannjang


Liza mengingat kembali perkataan sisca digrup chat


Jangan-jangan dia... mbak kunti!


Wahhh! liza sangat senang


"Haiii~"


Liza duduk didepan mbak kunti itu


"Hihihihihi"


"Loh! kok rambut pendek?"


Liza mengemati rambut mbak kunti itu


Mbak kunti itu menunduk lalu menangis


Liza tau! pasti rambutnya dipotong oleh sekelompok remaja kemarin!


Mereka benar-benar membuka salon


"Liza? kamu ngapain?"


Fani yang mendengar suara liza diteras rumah, lalu keluar untuk melihatnya


"Ini lagi ngobrol sama—"


Liza tidak menyelesaikan perkataanya karena 'mahluk' didepannya sudah tidak ada


"Ayo masuk"


Liza dan fani masuk kemar masing-masing


Liza mengambil bantal dan gulingnya lalu pergi kekamar sebelah. Kamar alan


Liza tidur ditengah-tengah


__________________


KALO SUKA LIKE:)