
Liza, alan dan zio sedang menonton film horor melalui laptop dikamar alan
"Astagfirullah!!"
Ucap alan yang kaget saat setannya tiba-tiba muncul
Liza, alan dan zio menonton film dengan serius dan sesekali tertawa karena penampilan setannya
"Eh, liat deh! rok mbk kuntinya panjang banget!"
Ucap liza sambil menunjuk setan yang sedang mengejar mangsanya
"Biar bajunya bisa dipakek sampek dia tinggi. Biar gak beli baju lagi"
Ucap alan
"Emm, atau mungkin dia gak punya gunting"
Ucap zio
"Hahaha!"
Mereka menonton dengan serius saat adegan pembunuhan yang sangat sadis, seperti banyak darah dan organ yang bereceran. Alan dan zio sudah eneg melihat organ yang dikeluarkan berbeda dengan liza
"Keren banget cara dia bunuh orang!!"
Liza terkagum-kagum
"Punya kelainan bocah ini!"
Batin zio
Film yang mereka tonton selesai, yang diakhiri dengan semua terbunuh kecuali dua orang
Liza kembali kekamarnya dan membuka grup chat kelasnya yang dari tadi sangat berisik
KELAS 11 IPS 3 (PAHLAWAN SEKOLAH!)
KaylAaaaaa!
Lagi ngapain?
Sisca Syantiq
Biasa~ ngerumpi sama ibu-ibu
jaMILAh
Gue sih lagi nyanyi pake mic masjid
DhIyON
Gue lagi nungguin doi peka
MaMaT
2
Orang sukses
3
Penerus bangsa
4
Gue siapa?
5
Cogan Lokal
6
jaMILAh
Bucin lo pada!
Sisca Syantiq
2
KaylAaaaaa!
3
Sisca Syantiq
Eh, tadi ibu-ibu pada cerita, katanya banyak yang lihat penampakan
Orang sukses
Ah masa
MaMaT
2
Gue siapa?
3
KaylAaaaaa!
Penampakan apa?
Cogan Lokal
Penampakan MANTAN
jaMILAh
Wkkwkwk
Penerus bangsa
Ngakak lurr
MaMaT
Wkwk ngakak online berjamaah
DhIyON
Aelah! jangan pada ngelawak lu pada! Gue keselek bakso geranat nih!
Sisca Syantiq
Wkwk ****** lo!
DhIyON
Udah pedes, gak ada minum lagi
KaylAaaaaa!
Gue ada minum nih, tapi dirumah
DhIyON
Keburu sekarat gue ditengah jalan
jaMILAh
Wkwkwk
Sisca Syantiq
Beneran nihh! tadi banyak yang lihat penampakan
A-Liza(Anda)
Apa?
Sisca Syantiq
Banyakkkk!
Gue siapa?
Apa aja?
Sisca Syantiq
Banyak! dibilangin banyak!
KaylAaaaaa
Kalem
A-liza(Anda)
2
jaMILAh
3
Gue siapa?
4
Penerus bangsa
5
Cogan Lokal
Gue mau curhat nih gaisss
A-Liza(Anda)
Oh
DhIyON
Hmm
Sisca Syantiq
Gue dengarkan
DhIyON
Gue juga mau curhat entar
Cogan Lokal
Gue abis ditolak:(
A-Liza(Anda)
Bodo amat
jaMILAh
******
KaylAaaaaa
Syukurin
Sisca Syantiq
Kocak nih kalo disebarin
Cogan Lokal
Aelah! Jangan @Sisca Syantiq
DhIyON
Gue gak jadi curhat
Tok tok tok!!
Zio masuk kedalam kamar liza dengan membawa bantal dan guling
Maksutnya apaan coba?! Mau tidur sama liza?!
"Lo ngapain?!"
Liza mematikan HPnya
"Gue tidur mana?"
Tanya zio
"Ya gak tau lah!"
Zio mendekat kekasur liza lalu menata bantal dan gulingnya
"Mau apa lo?"
"Tidur"
Zio naik kekasur liza lalu tidur
"Eh! gak bisa! ini kamar gue!! pergi lo!"
Liza mendekat kelas zio lalu menarik tubuh zio agar pergi
"Kasur lo muat buat berdua!"
Ucap zio yang masih beebaring dikasur liza
"Gue ogah tidur sama lo!"
Liza tetap menarik tubuh zio yang berakhir sia-sia
"Gue terpaksa tidur sama lo"
"Tidur dikamar tamu sana!"
Ucap liza yang sudah lelah menarik tubuh zio
"Berantakan"
"Ya tidur dimana kek! jangan disini!"
"Heh! ada apaan nih?!"
Alan yang mendengar suara ribut dari kamar liza langsung mendatangi kamar liza
"Zio nih bang! dia mau tidur sama gue!"
Liza menunjuk zio yang sudah memejamkan mata dan dengan posisi nyaman
"Heh bocil! jangan tidur sini! adek gue aja jarang tidur sama gue, lo seenaknya tidur sama dia!"
Ucap alan
"Cuma tidur doang, elah!"
Ucap zio
"Sama aja! entar tangan lo jalan-jalan!"
Alan mendekat kekasur dan menarik tubuh zio, hingga zio terduduk
"Tidur dikamar gue aja! ambil bantal sama guling lo! gue tunggu dikamar gue"
Ucap alan lalu pergi
Zio kembali berbaring dikasur liza
"Eh lo ngapain?! cepet pergi sana!!"
Liza mendekat kezio dan memukulinya dengan guling
"Lima menit"
Ucap zio
"Satu menit!"
"Sepuluh menit"
"Oke, lima menit!"
Zio diam, entah sudah terlelap atau belum
Liza mendekat memsatikan zio sudah tidur atau belum
Liza menepuk kaki zio, tapi tidak ada respon
Liza Mendekati wajah zio
"Lo udah tidur belum?"
Liza mengamati wajah zio
"Kayaknya sih udah"
Batin liza
Entah kenapa tangan liza tertarik menyentuh rambut zio
"Lembut banget dah"
Batin liza
Zio mengambil tangan liza dan meruhnya dimatanya
"Dikira tangan gue penutup mata apa?!"
Batin liza
Liza menarik tangannya lalu pergi keruang keluarga, dimana orang tuanya sedang duduk berdua dan menonton TV
"Liza kenapa belum tidur? ini udah jam 9 loh"
Ucap fani yang melihat liza turun dari tangga
"Zio tidur dikamar aku!"
Liza berjalan kesofa yang diduduki kedua orang tuanya lalu liza duduk detengah-tengah
"Tidur berdua sana"
Ucap Randi yang disetuji oleh fani
"Gak boleh!"
Ucap alan yang baru datang
"Ayo dek!"
Alan menarik tangan liza
"Kemana?"
"Kamar lo lah!"
"Ngapain?"
"Seret zio!"
"OKE!"
Liza mengangkat tangan zio dan alan mengangkat kaki zio
"Ngapain?"
Tanya Randi yang baru datang kekamar liza
"Mindahin"
Ucap alan
Alan dan liza mulai berjalan kekamar alan
"Ceburin kekolam ikan yukk!"
Ucap Randi
"Ayoooooo!!!!"
Ucap liza sangat setuju
"Hush! gaboleh! anak orang!"
Ucap fani yang baru datang
Liza dan alan melempar zio kekasur alan dan anehnya zio tidak bangun. Zio tetap tidur dengan damai
"Pa! coba cek deh, takutnya zio mati!"
Ucap alan yang heran terhadap zio
"Waduh. kalo mati dikubur dimana entar?"
Tanya randi
"Dikubur dibelakang rumah aja pa!"
Ucap liza
"Ceburin dikolam piranha aja"
Ucap randi
"Boleh juga. Biar daging zio gak kebuang percuma"
Randi dan liza ber-Tos ria
Fani tidak habis pikir dengan suami dan anaknya. Kenapa pemikiran mereka bisa seekstrim itu
Alan menggelengkan kepalanya lalu mendekat dan mengecek apa zio masih bernafas
"Ibu-ibu, bapak-bapak. Saudara zio dinyatakan....."
Alan sengaja tidak melanjutkan perkataannya
Liza, randi dan fani memfokuskan pendengaran
Alan menghembuskan nafas dengan perlahan
"Selamat"
Ucap alan
"Yahhh!"
Kecewa liza dan randi
###
Pukul 01.24
Liza tidak bisa tidur dan memilih memakan chokolate saja
Liza keluar dari kamarnya dan berjalan menuju teras rumah
Hah~ akan sangat bosan. Liza ingin bermain ayunan saja tapi ternyata sudah ada yang duduk diayunan
Bukan zio
Bukan alan juga
Dan bukan orang tuanya
Seorang perempuan dengan rambut sebahu dan baju putih yang sangat pannjang
Liza mengingat kembali perkataan sisca digrup chat
Jangan-jangan dia... mbak kunti!
Wahhh! liza sangat senang
"Haiii~"
Liza duduk didepan mbak kunti itu
"Hihihihihi"
"Loh! kok rambut pendek?"
Liza mengemati rambut mbak kunti itu
Mbak kunti itu menunduk lalu menangis
Liza tau! pasti rambutnya dipotong oleh sekelompok remaja kemarin!
Mereka benar-benar membuka salon
"Liza? kamu ngapain?"
Fani yang mendengar suara liza diteras rumah, lalu keluar untuk melihatnya
"Ini lagi ngobrol sama—"
Liza tidak menyelesaikan perkataanya karena 'mahluk' didepannya sudah tidak ada
"Ayo masuk"
Liza dan fani masuk kemar masing-masing
Liza mengambil bantal dan gulingnya lalu pergi kekamar sebelah. Kamar alan
Liza tidur ditengah-tengah
__________________
KALO SUKA LIKE:)