
Sekarang liza dan zio sedang berada di BK dan sedang memperdebatkan siapa yang salah
"Zio nabrak saya bu. Zio yang salah, karena lelaki selalu salah"
Kata liza
"Ice creamnya jatuh disepatu saya"
Kata zio
"Terus?"
Tanya Bu lia pada zio
"Masa saya disuruh jilat ice cream yang udah jatoh disepatunya?!"
Liza menjawab pertanyaan Bu lia dengan cepat
"Zio kamu tidak boleh begitu!"
Tegur Bu lia
"Liza ngeludahin sepatu saya"
"Liza kamu tidak boleh begitu!"
"Gak tau bu! pokoknya zio yang salah! saya gak mau tau pokoknya ZIO yang SALAH!!"
Kata liza dengan penuh penekanan
"Kenapa Zio yang salah?"
Tanya Bu lia
"Karena cowok selalu salah!"
"Cewek selalu mau menang sendiri"
"Cowok salah"
"Cewek keras kepala"
Braaakkk!!!
Bu lia menggebrak meja didepannya
"Liza kamu salah. Kamu tidak sopan meludahi sepatu zio. Kamu saya hukum liza!"
"Yahh! Bu lia kok gitu! harusnya bu lia dukung saya, kan sama sama perempuan"
Ucap liza
"Zio kamu saya hukum karena sudah merendahkan cewek"
"Tapi-"
Ucapan zio terpotong
"Cewek selalu benar!"
Kata Bu lia memotong perkataan zio
"Y**ang cowok ngalah"
Batin zio
"Ya sudah kalian pergi kelapangan!"
Suruh Bu lia
"Gak mau bu! Panas-panas masa mau olahraga!"
"Bukan mau olah raga!!! tapi membersihkan lapangan!!!"
Kata Bu lia dengan keras
"Ohhh, Bu lia mau membersihkan lapangan. Ya silahkan"
Kata liza
"Otak kamu loadingnya lama ya!"
Kata Bu lia
"Gak pernah dicuci bu!"
Ucap Zio cepat
Braaakk!!
Liza menggebrak meja
"MAKSUT LO APA!!"
Kata liza didepan wajah zio
BRAAAKKK!!!!
Bu lia menggebrak meja
"KALIAN BERDUA PERGI KELAPANGAN!!!"
Ucap Bu lia
Zio dan liza berdiri dari kursinya lalu melangkah keluar dari ruangan BK
"Bu lia marah gara-gara lo sih"
Ucap Liza
"Ya elo lah"
Ucap zio
"Bodo amat! pokoknya lo yang salah!"
Ucap liza lalu berjalan dengan cepat meninggalkan zio
Zio berlari menyusul liza
"Lo bagian sana dan gue bagian sini"
Ucap zio
Liza mengambil sapu, lalu menuju ketempat yang dimaksud zio dan liza mulai menyapu
Sudah dua jam liza dan zio menyapu, tapi lapangan ini masih belum bersih
"Hah! panas banget hari ini!!"
Ucap liza lalu berjalan menuju pohon didekat lapangan
Liza duduk dibawah pohon itu sambil mebuka HPnya, lalu melihat gambar ice cream rasa green tea
"Emakkkk! Anakmu ini hausss mau ice cream rasa green tea!!!"
Ucap liza sedikit keras
"Zio lo haus gak?"
Tanya liza pada zio yang masih menyapu
"Gak"
Ucap zio datar
"Tapi gue haus! Pengen ice cream yang seger gitu! pengen ice cream rasa green tea!!"
Ucap liza
Zio melangkah pergi dari lapangan
"Zio gak peka banget sih!
kapan coba manusia seperti dia punah?!"
Batin liza
"Andai aja ice cream rasa green tea jatuh dari langit! dengan senang hati akan gue terima"
Batin liza
15 menit kemudian zio datang
"Nih"
Ucap zio
"Apaan!!"
Ucap liza
"Lo mau gak!"
Tanya zio
"Apaan sih!!"
Tanya liza masih fokus dengan gambar ice cream di HPnya
"Es"
Kata zio
"Mau"
Kata liza dengan cepat
Yang liza bayangkan adalah Ice cream rasa green tea, tapi yang sedang ditawarkan oleh zio adalah Es teh!
"Ini tuh ES TEH Zio!!! bukan ICE CREAM!!! lo dulu sekolah TK gak sih?!! Apa jangan-jangan lo langsung SMA ya??!!"
Kata liza
"Kalo gak mau ya udah"
Ucap zio
Ucap liza lalu menagmbil alih es teh ditangan zio
"Gak papa deh yang penting manis"
Ucap liza lalu meminum es teh itu
"Ihhh apa nih! kok gak manis?! Hambar!!!"
Ucap liza
"Itu es teh tawar"
Ucap zio
"ZIIIIIOOOOOO!!!!!!!!!!"
Teriak liza lalu memberikan es teh itu pada zio
Liza mengambil sapu lalu melanjutkan menyapu
"Dia marah?!"
Tanya zio dalam hati
Zio meletakkan es teh itu, lalu melanjutkan menyapu lapangan
Sudah tiga jam liza dan zio membersihkan lapangan dan akirnya selesai
Liza meletakkan sapu yang dipegangnya, lalu pergi kekelas menganbil tasnya
sepanjang jalan batin liza tidak berhenti berbicara
"Gua benci banget sama zio! kapan sih spesies seperti dia punah?! Dasar biji salak! gini nih kalo biji salak di kasih nyawa! Gaguna!"
Liza masuk kedalam kelas lalu menuju bangku pojok paling belakang
Liza mengambil tasnya yang berwarna kuning cerah, lalu melangkah keluar dari kelas
"Pulang bareng gue"
Kata zio yang entah sudah sejak kapan berada didepan pintu kelas liza
Liza yang kaget, refleks memukul zio
"Salah gue apaan liza"
Tanya zio
"Banyak!"
Jawab liza lalu melangkah pergi
Zio mengejarnya lalu mencengkram tangan liza
"Gak ada penolakan!"
Ucap zio
"Lo siapa gue?!"
Tanya liza
"Enaknya gue jadi siapa lo?"
Tanya zio balik
"Pembantu gue seumur hidup"
Ucap liza
"Ogah!"
Jawab zio datar dan dingin
"Kalo gak mau ya udah"
Liza menepis tangan zio lalu melanjutkan berjalan
"Gue beiin ice cre-"
Ucapan zio terpotong
"Oke"
Ucap liza cepat
Sekarang liza dan zio sedang berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor zio, lalu mereka pergi ke cafe ice cream langganan liza
"Lo yang bayarin kan?"
Tanya liza saat mereka sudah duduk disalah satu bangku
"Hemm"
Jawab zio
"Mbak saya pesan ice cream rasa green tea satu red velvet dua chokolate satu"
Ucap liza pada salah satu pelayan
"Lo beneran mau makan ice cream sebanyak itu?"
Tanya zio saat pelayan itu sudah pergi
"Kenapa enggak? Gue itu udah biasa makan ice cream banyak. biasanya sih sehari makan 10 icw cream cone"
Kata liza
"Perut lo gak sakit?"
Tanya zio
"Sehat"
Jawab liza
"Mbak itu gimana sih! kalo jalan lihat-lihat dong!"
Ucap salah satu pengunjung cafe
"Maaf mbak, saya jalan tidak berhati-hati"
Ucap salah satu pelayan cafe yang sudah menabraknya
"Zio, lihat deh, rambutnya bagus ya"
Ucap liza sambil menunjuk wanita yang sedang marah kepada pelayan
"Hemm"
Jawab zio datar
Ice cream pesanan liza datang dan liza langsung memakannya
Zio tidak memesan ice cream karena zio tidak suka manis. Zio hanya melihat liza yang sedang makan
Setelah liza selesai memakan ice cream, zio langsung mengantarkan liza pulang, karena berlama-lama dengan liza sangat tidak baik untuk kesehatan dompetnya
"Mama gue baik tau"
Ucap liza saat lampu merah
"Gak tanya"
Ucap zio dingin
"Mama gue sayang banget sama gue! dia gak pernah ninggalin gue sendirian"
Ucap liza
"Hemm"
Ucap zio lalu kembali mengegas motornya setelah lampu berwarna hijau
Sekarang ini liza dan zio sudah berada dirumah liza
"Lho, mama mau kemana?"
Tanya liza saat mendapati mamanya keluar membawa koper yang sangat besar
"Mau ke Australia, beli jam yang tadi pagi kamu pecahin, sekalian jalan-jalan cuci mata. Disanakan banyak yang bening"
jawab fani
"Mama kamu sayang banget ya sama kamu, dia gak pernah ninggalin kamu"
Kata zio didekat telingan liza
"Mending lo cepet pulang deh!"
Ucap liza
"Ehh, jangan. mampir dulu lah"
Ucap fani
"Boleh tante"
Ucap zio
"Pulang apa gue tendang??!!"
Kata liza
Setelah Zio pulang dan fani berangkat ke Australia dan liza langsung masuk kedalam kamarnya
Liza membuka kotak besar yang berisi banyak perwarna rambut
"Udah lama gak warnain rambut. Emm besok pakai warna apa?"
Ucap liza dalam batin
KALO SUKA LIKE YA:) BIAR TAMBAH SEMANGAT!!!
:)