Ice Senior Is My Husband

Ice Senior Is My Husband
part 7



Sari pov


*****


"Jadi..." Kak ari menatap ku tajam.Sungguh sangat tajam ,melebihi tajamnya siletz.


Aku menatap kak ari hanya beberapa detik dan langsung menundukkan kepalaku kembali " ja...jadi apa kak! " ku angkat kepalaku kembali.


Kak ari menaikkan alisnya" pura-pura tidak tahu ! "


Apa kak ari ku ini marah yah.


Kuteguk salivaku kasar lalu ku geleng-gelengkan kepalaku.Sungguh rasanya gugup dan takut yang berkolaborasi jadi satu " bu..bukan kak.Umm..sari jujur deh.Sari tadi menulis contekan di meja trus sari bagi sama teman-teman saat UTS.Hehehe " ku akhiri kalimatku dengan cengiran yang sangat bodoh.


Kak ari kembali melayangkan tatapan tajamnya membuat keberanianku menciut " maaf.." sesalku dengan wajah lesu dan menunduk.Dapat ku dengar kak ari menghela nafas .


"Sudah makan? " tanya kak ari.Aku mendongak .Pandapangan kami bertemu.Aduhaiii aku bahkan sudah terhanyut dalam mata coklat pekat miliknya,mata yang meneduhkan meski tajam dan terkadang menakutkan.Tapi untungnya dah halal,jadi pandang-pandangan tidak akan termasuk zina mata.


Aku tersadar dari mata yang menghayutkan itu dan dengan cepat menggelengkan kepalaku.


" ayo! " kak ari berdiri dan langsung menuju dapur.


Kami makan dalam diam.Sebenarnya mau bicara tapi takut coy,baru disidang.Tahu diri memang aku yang salah.Tapi mau bagai mana lagi,kalau belajar nanti image ku sebagai anak teladan alias bandit kelas disekolah bisa-bisa hancur.Itu terdengar konyol sikk kalau boleh jujur.


Kak ari berdehem " Ehmm" Aku mendongak.Dapat kulihat kak ari sekarang tenga memandangku datar.


"Ada hubungan apa kamu sama fais ? "


Aku terbatuk keselegz nasi ,kak ari langsung menyodorkan minum padaku yang langsung ku sambar dan kutegug habis.


" hati-hati !! " aku hanya menganggukkan kepalaku.Sungguh pertanyaan kak ari tadimembuatku sial.Padahal tadi aku masih dalam khayalanku di dunia makanan.


Kak ari kembali bersuara " Jawab " aku menatap kak ari bingung.


" hah? "


Kak ari menatapku datar " Ck "


Aku jadi kaku kalau ditatap intens bengini .Oih ingatkan aku untuk menjawab.Pertanyaannya hubunganku dengan fais, yah? Eh tapi kenapa yah kak ari tiba-tiba nanya kayak gitu.Aneh deh.


"E..emaa..ang kenapa kak ? " kutatap kak ari yang tenyata masih setia  menatapku.Kali ini dengan tatapan yang aku tidak tau.


" jawab saja! " ini kak ari sik.Kok jadi galak eh emang galak sik tapi kok jadi aneh kayak orang yang mengintrogasi pacarnya.Kayak cemburu gituh.Eh gak mungkin lah.


"Gak ada kak.Cuma teman dekat doang,teman sekelas doang,teman ke kantin doang kok.Rmang kenapa ? "


" humm " hanya itu.Wow!!  aku ngejelasinnya panjang jawabnya hanya humm doang .Sekali lagi wow !


Kutatap kak ari dengan mata yang menyipit " kakak gak cemburu kan? " kak ari meminum kandas air di gelas lalu berdiri  dan langsung  pergi tanpa sepatah kata apapun.Aku merutuki diriku karna pertanyaan konyol ku tadi.


kak ari menatapku sekilas


" Kak ari! " kak ari hanya berdehem,dia masih sibuk dengan hp nya .


" kak ari beneran cemburu sama fais? " kak ari menatap ku datar.Yehh akhirnya respon juga walau cuma dengan tatapan datar.Yang penting sekarang bisa melihat wajah tampanmu suamiku,muachh.Tak sia-sia pengorbananku duhai kakang.Hee....heh.


"Kuharap sik ngak.Kan seru bisa temenan sama fais.Apalagi fais itu ketua kelas ,idaman cewek ,baik,tampan,kadang-kadang manis.Oouh...perhatian ,banyak bicara gak kayak ka...." Kak ari langsung menatapku tajam membuat ku menciut tapi tetap melanjutkan kalimatku yang tertunda " kak...heeheheh " cengirku sambil mengaruk tengkukku yang tidak gatal.


kembali dapat ku rasakan tubuhku mendadak jadi patung dan kakuh karna mendapat tatapan tajam dari kak ari.Tatapannya yang menghunus kedepan dan langsung memusnahkan niat buruk ku untuk memanas manasinya,mentalku alias keberanianku menciut kayak suara kentut yang ditahan .


Aku menegug salivaku kasar.Takutz coyyy .


Kak ari masih menatapku dengan tajam " menurutmu? " katanya datar masih memandangku dengan tatapan tajam.


"Heheehehe,becanda kok kak.Ja..jangan diambil serius.Hehe.. " nyesel akguh nyusulin kak ari kesini.Niat awal sik mancing biar banyak bicara ,tau-taunya malah mancing emosinya.


Kak ari masih setia dengan tatapan tajamnya.Ini lagi dari tadi suara aku pake acara gagu lagih.


" ak..akku..aku..beres-beres di dapur dulu ya kak " alibiku.Aku berdiri bersiap kabur tapi gerakanku kalah cepat dengan gerakan kak ari yang mencekal tangan ku kuat.


Aku menatap kak ari dengan cengirang.Ternyata oh ternyata niat kaburku tertangkap basah,kuyup lagi!!


Kak ari menarikku membuatku terduduk kembali.


"A...ada apa lagi kak ! " Kak ari menaikka alisnya " ouh...soal yang tadi sari cuma becanda kom kak !" Aku mengibas tanganku didepan wajah lalu kembali tercegir dengan kikuk.


Kak ari tidak merespon,ia masih setia membisu.Namun tiba-tiba kak ari menarikku kedalam dekapannya yang tiba-tibanya lagi kak ari mencium pipiku,Lembut.


Mataku langsun melotot karna kaget. Pipiku sudah pasti merona.Ouhh jantungku sudah ingin meledak saja.Hah....,refleks aku meletakkan tanganku didada saat merasakan jantungku yang berdebar kencang dan rasanya udara di paru-paru sudah menipis.Aku menoleh pada kak ari dengan mulut menganga dan mata yang masih melotot .Hatiku bertanya-tanya,ada apa gerangan dengan si suami tembokk? .


Kulihat kak ari terkekeh lalu tersenyum.Aku bahkan sampai mengedipkan mata beberapa kali entah karna apa.Karna perlakuannya tadi atau karna senyumsemanis madunya.


"Tidurlah! besok masih sekolah ? " Aku hanya mengangguk patuh .Dengan gerakan kaku,ku baringkan tubuhku yang masih dalam  ke adaan syok.


Kak ari ikut berbaring lalu menarikku  pelan dan membawaku kedekapan nya.Dapat ku cium aroma tubuh nya yang khas pria,harum dan menenangkan membuatku kembali rileks.Aku tersenyum,berada didekatnya memang membuatku degdekan panas dan dingin secara bersamaan dan kaku yang mendadak.


Namun tidak dapat ku elakkan berada di dekapannya pula membuatku merasa aman dan nyaman secara bersaman.Inikah yang dinamakan cinta? Cieeeee...........


Aku kembali tersenyum memikirkannya.Memang kak ari adalah lelaki pertama selain ayah yang pernah memelukku dan sekaligus lelaki pertama yang membuatku nyaman sehingga ia memiliki tempat khusus di hati ini.Dia juga lelaki pertama yang membuat jantungku selalu ingin meronta alias dagdigdug,membuatku senyum saat membayangkannya bahkan gagal fokus.Ya hanya dia.


Tapi jujur di dalam pikiranku masih ada lelaki lain anak lelaki yang pernah bertemu denganku saat aku masih kecil juga.Yah masih dapat ku ingat saat pertemuan pertama kami .Saat itu aku sedang memakan rambutan diteras rumah kami ,sidimpuan.


**********


Maaf atas segala typonya ya....


Jangan lpa v ote dan comen yaaa.