Ice Senior Is My Husband

Ice Senior Is My Husband
Part 13



Ali meraih tangan sari lalu menggenggamnya ,ia memasang puppy eyes ."sar...cuma dirimu yang bisa membantu.please".


Sari menghempas kasar tangan ali."nyet...,lo gak liat kak ari lagi sama siapa ,malu aku.kalo mau minjem lo aja".sari membuang mukanya seraya bersedekap .


"Wah...bahasa lo.kayak gado gado ,campur campur nyet.kalo pake aku ya aku gak usa pake lo lagi ,dasar". Ali mendegus kesal.


" ye...si onyet ,kan situ tau kalo aku ni orang sumatera utara  yang suka makan pecel dan gado gado ,es campur,nasi goreng dan segala makanan yang banyak campuran nya.."


"Gak nyambung dodol". Potong ali cepat.


" ih..li.makanya denger jangan dipotong ,dasar tukang ayam potong .begini ya karna diriku yang imut nan manis ini suka makan yang dicampur kayak pecel jadi bahasanya juga gitu,lebi tepatnya penggunaan katanya sik.ngerti..".sari menatap ali kesel.


Ali melirik sari dari ekor matanya."Trus soal ngutang gimana sik".


Itulah ali dan sari yang memperdebatkan utang dan ngutang.gak tau deh yang lain .


*


*


"Huh..lo liat kan ,pacar lo gimana didepan lo aja dia gak sungkan sungkan buat deketin lelaki lain apalagi di belakang lo,gue yakin..ckcckck,aku yakin udah banyak laki laki yang ia godain ya..kalau dilihat dari tingkahnya emang pantas sik sisari di panggil cabe eh wanita penggoda juga kali yak". Kata miska meyakinkan ari dengan menjelek jelekkan sari berharap habis ini ari akan meninggalkan sari dan berpaling darinya.mungkin miska berpikir hati mudah berpaling seperti membalik kerupuk di penggorengan.


Tentu saja ari tidak terima istinya dikatakan begitu,tahu apa sik miska tentang sari,gak ada kan.yang tau sari itu cuma keluarganya dan ari.ingat..itu mungkin sekarang yang tau semua tentang sari dengan baik ,mau  itu sikap baik maupun buruk hanyalah ari saja.


Ari mengeraskan rahangnya berusaha menahan emosinya yang sudah naik ubun ubunnya.


" tau apa lo soal sari".katanya dingin dengan tatapan tajam dan menghunus kedepan.


Miska menegung salivanya kasar,ia tidak menduga emosi ari akan lebih muda terpancing jika membahas pacarnya sari.jika sudah miska lebih memilih diam daripada menjadi bahan amukan ari.


"JAWAB..tau apa lo soal sari". Bentak ari de ngan ke adaan masih duduk .miska ,renra dan aldi serempak berdiri.


" lo..bisa ngomong ngak.WOI..TAU APA Lo SOAL SARi..hah .jawab".kembali ari membentak miska ,kali ini  ia sudah berdiri ia menatap miska nyalang dengan rangannya yang memang sudah mengeras .jika dikartunkan mungkin dari telinga ari akan keluar asap, saat ari  marah oh mungkin sangat marah.


Miska menoleh asal ,agar tidak bertemu dengan  mata tajam ari .ia kembali menelan salivanya kasar,sungguh ia tidak menyangka ari akan semarah ini membuatnya merasa takut.mungkin saat ini miska ingin menangis bahkan air matanya sudah ada dipelupuk.hanya saja ia masih menahannya karna merasa akan malu bila menangis di depan umum,hah masi bisa malu ya si miska ..


"Aryn ..tenang ar". Renra mengelus punggung ari untuk menenangkannya,mungkin bila posisinya sama dengan ari ia juga akan melakukan hal yang sama,tapi bagaimanapun juga sekarang mereka berada di tempat umum jadi ia lebih memilih menenangkan temannya yang sudah tak dapat menahan emosi .


" loh..kak ari.ka ari kenapa?""kak renra sama kak aldi juga kenapa.kok pada bediri sik".tanya sari yang baru sampai ,ia bingung melihat ari sekarang terlihat seperti iblis atau setan yang mengamuk,sebenarnya ia takut untuk bertanya tapi mau bagai mana lagi.dari pada ..penasaran.iya..gak sik??.


Runtuh sudah pertahanan miska ,air matanya meluncur deras.dari pada bertahan disana lebih baik ia pergi."ini semua gara gara lo".setelah mengatakan itu miska memilih pergi berlari meninggalkan tempat tadi.


Sari menggarut garut kepalanya tidak paham."loh..kok aku,demam kali tu anak". Sari berjalan ke arah ari ia mendongak menatap ari dan meraih lengan nya."kakak kenapa??".


Ari mendongak ke atas ,ia mengedip edipkan matanya meredah emosinya ,lalu ia menoleh ke arah istrinya yang masih menatapnya dengan raut wajah bingung bercampur cemas.


"gak papa ".ketus ari.


Sari memicingkan matanya." gak ada tapi kok ketus gitu sih".


Ari menghela napas ,tidak mungkin ia mengatakan yang sebenarnya pada sari, itu hanya menambah masalah.


"dari mana..".kata ari mengalihkan pembicaraan ,lebih baik saat ini memalingkan pembicaraan.


"Hah?". Tersadar dengan maksud pertanyaan ari sari langsung menatap ali dengan malas,ia baru menyadari bahwa tadi teman tuyulnya meminta pinjaman uang padanya dan masalah nya sekarang ia tidak membawa uang jadi ia harus meminta nya pada suami nya,tentu saja bagi sari ini tidak mudah,jika arinya tidak mau meminjamkan uang bagaimana?.


" oh..".sari menyikut perut ali yang sedari tadi hanya diam.ali menatapnya seakan mengatakan 'apa'.


"Kak..umm.." sari memandang raut wajah ari yang datar sepertinya tidak bersahabat.


"Gak jadi deh". Sambungnya.


" katakan saja,ada apa?".ia menatap sari dan ali bergantian,bukan mencurigai istrinya selingkuh tentu ia sudah mengetahui hubungan sari dengan ali yang hanya sebatas teman,ia hanya memastikan saja tidak terjadi apa apa pada istrinya.


Jika dilihat dari ke adaan tadi ,dimana ari terlihat sangat marah dan ditambah sekarang yang masih datar itu membuat sari tidak memungkinkan untuk meminjam uang padanya.sari menoleh ke arah aldi,yang ternyata sedang menatapnya bingung.sari cengir."heheheheh..ka ald.si ali tuyul mau ngut...eh minjam uang sama kaka".


Ali seketika menatap horor sari.ouc..terpental sudah harga dirinya ,padahal tadi sudah disepakati sari yang akan meminjam uang pada ari dan mengatas namakan dirinya sendiri bukan ali.


Aldi menatap ali konyol."lo mau ngutang sama gue,brapa".aldi merogok sakunya.


"Umm..bukan kak.bukan .woi..sar..lo malu malu in aja". Ali menatap kesal sari.


Sari cengengesan ia menjulurkan lidah mengejek ali,namu tidak sadar ia mengalungkan tangannya di lengan ari dan menyandarkan kepalanya ." heheheh...kan emang benar kan lo mau ngutang eh minjam,udahhh buruan ndi nanti mona nyariin lo".ia melayangkan senyum kemenengannya yang membuat ali menatapnya kesal.


"Yauda deh ,300.000 ribu aja kak.besok gue balikin ya". Aldi langsung menyodorkan uangnya sesuai permintaan ali.sebelum ali pergi ia sempat menatap sari dengan tatapan permusuhan yang hanya dibalas sari dengan kembali  menjulurkan lidanya dan pelototan mata.tanpa disadarinya sikap nya itu dapat membuat ari terkekeh geli.bagaimana tidak??istrinya ini sangat lucu dan menggemaskan baginya,hanya baginya, untuknya dan aggapannya.


" kita pulang ya. ren , di ...,kami pulang duluan".belum sari mengiayak ari sudah duluan menarik tangan istrinya dan membawanya ke parkiran mobil mereka.


********


"Wahhh...makanan..". Mata sari berbinar binar menatap beberapa jenis makanan yang masih ada didala kulkas.


" mari kita pesta pora cacing ku".sari mengambil beberapa makanan jenis roti dan satu kotak kue meranti gulung lalu letakkannya diatas meja.


"Mau duluan makan yang mana ya?". Celutu nya pada dirinya sendiri.ia membuka kotak kuenya,ia menepuk tangannya gembira dengan matanya yang berbinar,namun saat hendak mengambil kuenya ada tengan yang lebih dahulu mengambil satu potong kuenya,seketika sari menoleh ia  molotot bahkan mulutnya menganga tidak terima  bercampur terkejut.


" haaaa".sari masih melongok tidak percaya,padahal  ari sudah memakan habis satu potong kuenya.sungguh suaminya ini diluar ekspedisi kuning datang datang langsung menyelonong langsung memberantas satu potong kuenya.


Ari menatap bingung istrinya yang masih menatap nya juga ."Apa?"


"Ka..kakak makan kue ku lo..".


" trus?? ".


"Ya....kan itu kue buat aku.aku aja belum nyoba eh..kakak datang main nyelonong aja,ops..datangnya aja entah sejak kapan.tapi intinya itu kue kepemilikan sari".gerutu sari,ia kembali menoleh ke arah kotak kuenya saat ari kembali mengambil satu potong lagi.


" lapar".singkat ari.


"Hah?,eh..kalau lapar makan".


" kan kamu gak masak".ari memasukkan gigitan kue terakhir kemulutnya.


"Oh iya ya,eh..yaudah diriku yang manis nan comel ini minta maaf deh pada dirimu yang tampan nan mempesona ,hehehehh".  Sari melayangkan senyum manisnya pada ari.


Wah .bukankah sari nya ari ini manis sekali?.bagaimana tidak ari bahagia jika istrinya seimut dan menggemaskan ini?.


mungkin sari tidak sesempurna pemikiran kalian .karna ia hanya gadis yang memiliki banyak kekurangan yang menjadi nilai plus nya adalah ia seorang gadis yang ceria ,banyak tingkah,banyak ulah pulak,menggemaskan dan juga imut.ia juga bukan gadis yang sangat cantik seperti cinderella dalam dongeng yang bisa membuat pangeran jatuh cinta pandang pertama ,ia hanyalah gadis manis sederhana dengan tingkah ajaibnya yang bisa membuat seorang aryansah wijaya  jatuh cinta pada pandang pertama.


Ari hanya geleng geleng kepala melihat tingkah menggemaskan sari,ia tersenyum lalu mengacak rambut sari yang membuat gadis itu meniup niup rambutnya karna sedikit berantakan akibat suaminya.


T


.


.


.


.


B


.


.


.


.


C


.


.


.


.


.


.


Kepada para pembaca yang ku cayang .....


Jangan lupa yaaa bintang nya and comen nya .


Oh...


Maaf juga atas segala typi yang suka bertebaran di cerita q.sory  typo nya susah dibilang sik..akusik udah pernah bilang ama si typo biar gak tebar kesalah pahaman pada pembaca,tapi ..ya sitypo mah susah dibilangin sik.heheheheh...😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅😅


😉


😉


😉


😉


😉😉😉


😉


😘


😘


😘