Ice Senior Is My Husband

Ice Senior Is My Husband
25



*A**ku membulatkan mataku molongo. Maksudnya, "hah? " aku benar\-benar lemot \*\*\**.


Bukannya menjelaskannya kak Ari malah mencium pipiku lembut dan beranjak pergi. Dan Aku?  jangan ditanya. Jadi patung dadakan man and girl.


Tapi hatiku hangat atas perlakuan manis kak Ari tadi. Ouh pipiku pasti sudah merah, oh apa jangan-jangan merahnya merah maroon 5? Aikk kok bloon gini sik.


**********


Setelah pulang sekolah aku, Tika, Lisa, Ali, Fais dan teman sekelasku yang lainnya termasuk Tina masih berada dikelas dengan keadaan meja serta bangku kelas yang sudah tersusun rapi di pinggir kelas. Kami sedang latihan untuk acara perpisahan nanti.


Kalian tahu? Ini adalah hari terakhir kami latiahan. Jangan tanya apakah si Tina-Tina mujulike membuat ulah. Iyaah  selalu, tapi kami sekelas memutuskan untuk tidak terlalu menanggapinya, dibiarka saja. Oh soal kak Ari, dia yang mengantarku dan  menjemputku setelah pulang latihan.


**********


Hai hai hai, kembali lagi bersama saya Sari Yanti Wijaya Siregar. Hahahahah, lucu gak lucu gak!! Oh, gak yak.


Oke. Sekarang adalah hari dimana kelas XII dan kami mengadakan acara perpisahan . Dimana pula kami akan menampilkan hasil latihan kami.


Acara dimulai dari kata perpisahan dari kepsek dan kaos, pelepasan balon dan sepasang merpati yang dilepaskan oleh paskibra dan lagu perpisahan yang dinyanyikan oleh sluru kelas XII. Barulah acaranya berlanjut ke acara hiburan dan penampilan dari setiap perwakilan kelas XI dan X.


Acara demi acara berlanjut. Penampilan dari kelas XI IPA 2 sudah selesai dan sekarang berlanjut ke penampilan XI IPA 3.


Lagu virgoun yang berjudul bukti mengalun indah yang dinyanyikan duet oleh Ninda dan Rori perwakilan kelas XI IPA 3.


" Tolong kamu cam kan ituuu.." Ninda dan rori mengakhiri lagunya dengan suara yang rendah namun membuat siapa saja yang mendengarnya merinding, termasuk aku yaa. Heehee,


"Terimakasih atas penampilan Ninda dan Rori perwakilan dari kelas XI IPA 3. "


Sekarang kami sudah siap untuk tampil dimana kami akan membawakan lagu india yang berjudul kaun tujhe yang di cover oleh Lisa dan band kami dan yang lain termasuk aku sebagai dancer .


Kami sudah ada di atas pentas, duhhh grogi nih. Ehh, si suamiku mana ya.


Aku menyapu pandanganku ke arah bangku penonton tapi nihill gak ketemu. Dentuman musik menggema dan Lisa mulai melantunkan lagunya.


" Tu aata hai sine main.." tiba-tiba semua hening.


Kami para dencer masuk dan langsung mencari pasangan dansa kami kebetulan emang dari awal latihan aku berpasangan dengan Fais.


Lantunan lirik kaun tujhe mengalun dari bait ke bait begitu pula dengan gerakan dansa kami yang mengikuti alir musik.


" Kaun tujhe yu pyaar karega..,jaise main karti hoon." Lisa memejamkan matanya di akhir lagunya, sedang kami para dancer menundukkan punggung kami serenpak. Uhhh legaaaaa, akhirnya selesai juga penampilan kami.


Oh iya mulai dari awal penampilan kami semua para penonton hening menghayati serta menikmati penampilan kami sampai sekarang,masih hening. Bahkan kami di atas panggung ikut diam menunggu tanggapan penonton.


Prok prok prok !!!!


"Prok...prok...." 10 detik berikutnya, hampir seluruh penonton bertepuk tangan dan bersorak meriah. Tidak dapat di pungkiri senyum kami terbit. Sungguh aku lega dan puas dengan penampilan kami ini.


jangan lupa like dan coment yahh, biar author tambah semangat nih buat ngelanjutin ceritanya


ok sekian para readers tersayang dan tercinta ku.😘😍😉