
Sari pov.
*
*
*
*
*
*
"Kita jadinya mau kemana .kak?". Ini adalah ke sekian kalinya diriku bertanya ,Kak ari hanya tersenyum dan kembali fokus kejalanan.
Jadi ceritanya sekarang kami berada di dalam mobil dengan tujuan entah kemana karna yang tau hanya kak ari dan tuhan ,sudah berapa kali aku menanyakannya namun kak ari hanya merespon dengan senyuman saja membuat adek kesal aja bang,yang adek mau tuh cuma jawaban bukan senyuman lohhh bang.
Aku mendengus pasrah.kualihkan pandanganku ke jendela mobil .
" wow.ramee...ternyata kalau malam,jadi ingat pas di sidimpuan".humm memang kalau disimpuan dulu uma alias mama sik sering mengajakku jalan jalan dimalam hari ke tugu salak ,wuu..disana rame banyak orang mulai dari anank anak sampai nenek nenek.disana banyak menjual berbagai makanan dengan harga yang murah terjangkau oleh semua kalangan ,dijamin dompet gak balalan demam. kalau kata teman SD ku.. 3M (murah,mariah,mantap) ,yang paling aku suka di tugu bukan hanya makanannya saja tapi odong odong nya juga uuuu...seru apalagi lagunya balonku ada lima.
Humm..mengingatnya membuatku tersenyum.
"Turun". Suarah perintah kak ari membawaku dari alam khayalan menuju alam kenyataan.heheeheh kayak mukoddimah pidato yaa..
Aku menoleh ke kak ari lalu ku tatap ke sekelilingkuh,ohh ternyata mobilnya sudah berhenti.aku masih menganalisi tempat sekarang mobil kami berhenti,tiba tiba kak ari mendekat ke arahku.
" kak..,kak ari mau apa..".
aku memundurkan punggung serta kepalaku kebelakang namun kak ari terus memajukan tubuhnya mengikis jarak diantara kami ughh...aku menelan ludahku susa payah ,a..aa..apa kakk..ari mau men..ci..cium ku..,ti..tidak sa..sari..husnuzon ajah..sar.
Klik
" Turun!! ". Kak ari segera turun .huhhh...aku mengembuskan nafasku kasar,rasanya tubuhku tiba tiba panas dan gerah secara bersamaan ,ku kibas kibaskan tanganku didepan wajah.
" wow..sari.ternyata kak ari cuma mau ngelepasin seatbelt doang ".aku menggeleng gelengkan kepalaku untuk mengusir pikiran yang sempat terjerumus tadi.aku langsung turun dari mobil yang langsung disambut angin malam yang luar biasa menyejukkan.
Kujajari pandanganku ke seluruh tempat desekitarku untuk mencari keberadaan kak ari yang dengan teganya meninggalkan diriku sendiri disini.
aikk..ngomong ngomong sekarang dimana ya. umm tempatnya rame sik,ada pedagang kaki lima yang menjual banyak macam makanan ada sate ,bakso,macam macam mie ,uuu..jagung bakar huh aromanya ..nyami ahhhh perutku..
ku usap perutku.
"sabar ya cacing ku".
Ku hentikan gerakan me ngelus perutku ,aikk...kok jadi gagal fokus aku tadikan niatnya mau cari kak ari kok malah hapalin daftar makanan disini sik.
"Ari...". Aku menoleh saat kudengar seseorang memanggil nama kak ari.kulihat seorang perempuan sedang berjalan kearah kak ari dan dua temannya si renra dan aldi yang entah dari mana sudah berada bersama kak ari tapi sepertinya tu cewek kayak pernah liat deh ,tapi dimana yaa?.ouh..miska.aku langsung membulatkan mataku setelah mengenali gadis yang tidak lain adalah miska mau ngapain sik dia.aku berjalan mendekati mereka yang sepertinya sedang berbicara,eh..kelihatannya kak ari sik hanya jadi pendengar muda mudahan pendengar gak setia.
" Hai..kak renra dan kak aldi ". Sapaku ramah tidak lupa dengan senyumanku dengan kadar manis 50% ,takaran manis senyum untuk teman.
" hai sar ".jawab kak renra dan kak aldi ramah dengan senyuman juga,tapi tak semanis senyuman ku.
Aku menoleh kearah miska yang sedang menatapku tidak suka."oh..ada kakak juga disini,hai ..mantan kakak kelas terindah".ucapku dengan cengiran.kak aldi dan kak renra tertawa sedang si miska beruang di film animasi masya and the bear ngendengus kesal.heheeheh satu kosong.
Kak ari menarik lengan tanganku membuatku bergeser ke dekatnya sungguh ringan badan ku ini sehingga mudah ditarik tarik,kasian nasipku ini,oke...sekarang aku harus banyak makan supaya badanku ini. Tidak kekurangan asupan gizi heheheh...aku mendongak untuk melihat wajah kak ari,kak ari menunduk agar dapat menatapku,wajar aku nendongak kak ari menunduk dia tinggi aku...bukan pendek sik tapi imut dan mungil man and girl.kak ari melayangkan tatapan tajamnya membuatku merasa terintimidasi saja,oh..tadi aku salah ya.
**********
"Wah ..sar lo makannya banyak juga yaa,padahal badan lo kecil gini". Aku menatap kak aldi.
" ouh..jelas dong kak,kan aku butuh asupan gizi yang banyak apalagi sekarang aku sering berhadapan dengan gulma yang harus segera dibasmi .."cerocos ku semangat 45 yang dihadiai tawa dari kak aldi dan kak renra.
"Haahhahaa...lucuuu..,tapi..tapi gulma kan gak dibasmi tapi di kendalikan". Aku sedikit berpikir mendengengar perkataan kak renra benar juga ,tapi aku tidak boleh kala debat dengannya. umm jawab apa ya apa perlu chat tika sama lisa ya.
Aku menoleh simiska beruang dia menatapku dengan tatapan kesal.seketika kalimat cantik tersusun di otakku." itu sik buat gulma yang di kebon atau sawah kak,kalau gulma yang ku hadapi sik lain .jadi gak perlu pengendalian langsung basmi aja kak biar punah sekalian".kali ini aku berkata sangat serius dan ambisius,dont care dengan respon simiska beruang .kalian juga pasti berpikiran sama denganku ,ngapain gulma si tanaman pengganggu alias pelakor dikendalikan emang bisa??.di basmi aja ,iya gak sikk kalau pelakor bisa punah mah syukurrr.
"Haah...iyain aja deh ,nanti kalo gak di iyain malah nangis". Aikk .nangis????.ngapain pula aku nangis,ada ada aja si kak renra ini.oh..ngomong ngomong kak ari dari tadi hanya diam aja kayak patung,eh kayak orang sariawan ajah,aikkk namaku kok ada di jenis penyakit sik.ehh dimakan juga ada kayaknya seperti ...sariroti.sungguh aku telat menyedarinya jika tika sama lisa tau pasti namaku sudah di ubah ubah.
" nanti kamu sakit perut ".peringat kak ari dengan suara pelan namun terkesan dingin.
ouh sunggu diriku lupa jika kak ari disini.aku mendecak kesal tertunda sudah kenikmatan makananku.
Memang semenjak kejadian dikantin berbulan bulan yang lalu,saat memakan bakso rasa cabe yang membuatku sakit perut kak ari menjadi berlebihan dengan sambal,saos dan prodak cabe lainnya,padahal lidahku mati rasa tanpa cabe,sehhhhhh..heehheeh becanda juga,tapi jujur rasanya hambar tampa cabe dan rasa pedasnya.
Aku hanya bisa pasrah saja dan kembali menikmati baksoku.
" Sari..hos..hos..,sar ". Aku mendongak untuk melihat siapa lagi yang mengganggu makanku.
" ali..".aku mengerutkan keningku bingung,kok si tuyul ada disini.tadi kak aldi dan kak renra,trus si miska beruang,dan sekarang si tuyul ali .nanti siapa lagi yaaa..
"Kak ari yang tampannya minta makan,sarinya aku pinjam bentar ya". Aku menoleh ke kak ari yang masih diam .aku kembali menatap ali dengan bingung.tanpa ba bi bu lagi ali langsung menarik paksaku .
Setelah sedikit jauh dari kak ari dkk dan si pelakor barulah situyul ali melepas genggamannya.
" apa!!".ketusku dengan melipat tangan di bawah dada.
"Heheheh...." .malah cengir lagi.humm sepertinya aku mencium niat niat terselubung disini.
"To the point aja..,apa ??". Kesalku.
" gini..,jadi aku tuh tadi jalan sama mona,trus makan diwarung sana".ia menunjuk tempatnya."tapi..pas makanan sudah datang aku baru sadar kalau aku gak bawa dompet,hehehehee".
Humm..sudah kuduga.pasti kena masalah."jadi...".
"Jadi..,minjam duit dong.kan gak mungkin mona yang bayar,malu atuh.ini aja aku pura pura ke toilet". Kasian juga ya melihat keadaan si ali.tapi emang dasar tuyul ya tuyul..suka memeras uang.
Aku mendengus kasar." gak bawa duit. Aku ajah tinggal makan doang yang bayar mah kak ari".
"Yeee...pinjamin dong.sar..please dong.yah..yah..yayayay...". Ali memasang wajah memalasnya.
Aku mendecik." ck..".
*****
TBC.
H
A
H
A
H
A
....
Maaf dengan typo yang suka tebar pesona .
😂
😂
😂
😂😂😂😂
😂😂😂😂😂
😂
😂