
"*Mesen!" Balas Tika berteriak juga*.
Aikkkk kok jadi si Tika si yang pesanin makanannya. Yaelahhhh, gugur sudah calon pahalaku. Tapi, muda-mudahan malaikat sudah mencatat niat baikku.
Aminnn!!!
Ahhh, akhirnya Tika datang juga, ia membawa makanan yang nyami semua, menggugah selera. Ada nasgor, batagor dan migor. Serba gor yah di akhirnya.
Tika menggeser mi goreng ke arahku. Wahh, mi goreng datanglah ke perut ku nak.
Aku bertepuk tangan girang. Efek lapar loh bukan gilak ya," yeihhh...."
Ku endus aroma migor ku," umm, harumm. Slamat makan para jomblo." Ucapku teramat senang. Lalu kumasukkan mi goreng yang sudah ku resep kembali dengan saos dan sambal plus kecap manis ke dalam mulutku.
"E elehhh, sombong banget lo taik. Mentang udah punya suami." aku langsung tersedak mendengar ucapan Lisa, **** banget. Segera aku minum. Dan setelah itu kulirik kak Ari yang ada di meja sampingku. Untung dia masih sibuk dengan hp nya. Lalu segera kutoleh Lisa dengan tatapan tajam.
"Apa!! " ucapnya sok merasa tidak bersalah.
"Taik lo!" kesal ku.
"Ihh, jorok. Dari tadi kalian bahas taik mulu kan kita lagi makan, gimana sik ! " Aku hanya mendengus lalu melanjutkan makan yang tadi sempat tertunda.
...................
Hahhahaaa, lucu benget si Spongebob ya hahha, apalagi kalau liatian si Squitwort yang lagi kesell .
Huh, aku membuang napasku perlahan karna lelah tertawa. Sekarang aku sedang menonton film khusus anak anak dan khusus orang yang merasa mkkb(masa kecil kurang bahagia) di ruang tengah kami .
Kembali ke flim spongebob. Hahaaa, Spongebob ngeselin juga ya kalau lagi jadi tetangga. Aku berharap ngak bakalan punya tetangngga kayak Spongebob, bisa bisa aku jadi petrik dua trus kak Ari jadi Sqiwort dua, dan yang jadi tuan kreb sama plangton yang baca ajah, gimana?
Klik
"Eh kok tv nya mati sik." Ku tolehkan pandangan ku kesamping.
"O maaa." aku tergelonjak kaget melihat kak Ari sudah duduk disana. Sejak kapan si kak Ari di sampingku, duduk lagi, nyandar lagi, idup lagi. ****, jelas hidup lah kalau tidak sekarang pasti aku udah jadi janda trus pake baju serba putih kaya di india.
"Kak, kak Ari kok disini. Kan katanya ada urusan osis."
"Sudah selesai. " jawabnya datar lalu memejamkan matanya. Hum, sepertinya kak Ari kecapean deh. Entah karna urusan osis nya atau karna istrinya yang sulit untuk diurus.
"Kak Ari capek ya ? " Kak Ari hanya berdehem. Padahal udah jelas dari raud wajahnya, akqu make nanya lagih.
Duh, gak tega juga ya lihat wajah lesu nan lelah si suami datarku ini.
"Kak Ari mandi gih biar badannya segar kembali. Nanti aku pijitin deh ! " kak Ari berdiri dari sampingku dan beranjak pergi tanpa mengatakan apappun. Padahal udah di baik baikin loh, gezel juga ya.
Tapi kasian juga sik lihat muka tampannya jadi gak ada semangat gitu.
Aku menyusul kak Ari kekamar setelah kupastikan dia sudah selesai mandi. Kulihat kak Ari sedang tidur telentang di atas tempat tidur.
Ku duduk kan bokongku ke kasur tepatnya samping kak Ari. Ku tempelkan tanganku di kening kak Ari. Gak panas hangat sik, tapi kayaknya masih normal. Kak Ari mengerjap. Apa aku mengganggunya yah?
Jan lupa like like, Komen, dan Vote nya yahh😘