
Sari pov.
*
*
*
*
*
' Kringgggggggggggggg '
Suara kebahagian berbunyi melengking.Suara yang menandakan berakhirnya untuk mengisi otak dan saatnya untuk mengisi perut.Aku ,tika,lisa,fais dan ali berjalan beriringan menuju kantin.
Aku tepat berada ditengah tengah mereka,sesekali kami bercanda untuk mengisi luang sebelum sampai ke kantin.Oh yaa,soal kelas XII mereka sudah cuti alias tamat,AnD.Dan bisa dipastikan sekarang kak ari tidak datang lagi ke sekolah .
Sesampainya di kantin kami memilih duduk di tempat paling sudut.
" ummm...sari.Lo pesen apa biar gue pesenin. "
Aku berpikir sebentar sebelum menjawab tika " pesen bakso pentol ajah "
"minumnya ...jus jeruk ajah " tambah ku.
"Oke " Setelah itu tika pergi untuk memesan makanan .
Tidak lama menunggu tika akhirnya datang juga dengan makanan yang dipesan nya.Uhhh, perutku sudah tidak sabar dan makanan datanglah pada ibumu ini nak !!
Kusambar langsung bakso pentolku.Ku kunyah perlahan. ughhh,nikmatnyaa tiada tara.Baksonya kenyal tapi lembut daging manuk alias ayam nya berasa bumbu pelengkapnya uh nyami.Oh saos dan sambalnya membuatku peneng lagi.
" Lebay amat buk makannya " aku menoleh ke sumber suara,kuhentikan sejenak aksi makanku.
Aku hanya terkekeh menanggapi fais.Memang pemuda satu ini senang sekali mengganggu ku jika ada kesempatan yang memperbolehkan.
Lisa memutar bolanya malas " Ihh jijik,sok imut lu."
Bukanya marahbmendengar perkataan lisa yang menahan jengkel aku malah terkekeh gelik.Apa dia cemburu pada ku ?
Senyum jailku terbit pertanda ide gila menghampiri otakku " Aikkk si eneng cemburu kah? "
" ciee..ada yang cemburu " tambah ali tertawa gelik yang mengundang aku dan tika untuk tertawa juga.
"Cieeee..cemburu sama yang udah punya " aku berhenti tertawa da menautkan alisku bingung dengan perkataan tika.
Kutatap tika dengan mimik wajah bertanya " maksudnya? "
Bukanya menjawab tika malah tertawa di dunianya sendiri,sumpah garing " hahaa...gak ada yang ngerti kah ? Hahaha......"
Tika memegangi perutnya yang kram mungkin karna tertawa padahal gak ada yang lucu " maksudku lisa cemburu sama lo." tunjuk tika ke arahku.Ya emang lisa emang cemburu pada ku trus apa hubungannya dengan yang punya? Aneh.
Aku masih menatap nya penuh kebingungan " padalkan lo uda punya sua eh maksud ku pacar yang tampannya mengalahkan fais.Yaa mana mungkin lo masih mau sama fais.Hehehe.."
Jadi hanya karna itu,kirain apa apa loh.Dasar emang si tika hampir aja tadi keceplosan .Soal mungkin gak mungkin ya bisa jadi aku mungkin suka sama fais,kan cinta itu ngak memandang fisik cuk!.
aku mengendus kesal begitu pula dengan fais,lisa dan ali.Benar-benar gak lucu .
Oh iya,memang fais beserta beberapa teman sekelasku sudah mengetahui hubunganku dengan kak ari tapi sebagai pacar.Itu di karenakan aku dan kak ari sering berangkat dan pulang bersama dan kejadian dikantin dimana kak ari yang menyekat keringatku membuat siapa saja yang melihatnya bertanya-tanya.
Aku sik diam aja tapi lain dengan kak ari yang mengatakan aku ini pacarnya pada teman temannya dan informasi yang didapat teman sekelas kak ari itu berubah menjadi bahan gosib para siswa-siswi yang akhirnya menyebar luas hingga ke penjuru sekolah termasuk ke kelas kami.
" Garing!! " Ketus ali yang diangguki olehku dan lisa.
" terserahhh yang penting mah hati gue puasss ngeledek lu pada " balas tika.
Fais menatapku dengan pandangan yang tidak ku mengerti " Oh yaa,bagaimana hubunganmu dengan kak ari? "
Aku tersenyum " baikkk..."
"Baik doanggg???? " Ini nih,kayaknya sifat kepo si tika matematika kumat deh.
" i..i.i.iyaa baikk.Emang aku harus jawab apaan sikk ? " aku menatap tika jengkel,kesal banget pokoknya cuk!! Rumah tangga orang dikepo in,mau jadi pelakor.
Bukan pelit info sik..,tapi kalau soal rumah tangga beserta hubungannya biarkan saja mereka yang menjalani yang tahu tak perlu dan tak usah diceritakan pada orang ataupun sahabat .Bukan karna tidak percaya pada sahabat tapi itu hanya salah satu cara menjaga rumah tangga aman dari yang namanya pelakor.
Karna dengan bercerita hubungan rumah tangga kita pada orang lain baik itu keburukan dan kelebihan pasangan hanya akan menarik perhatian atau keinginan si pendengar untuk memiliki dan penasaran berumah tangga dengan pasangannya.Logikanya simpel,kayak kita lagi baca waatpat bergenre romantis atau sepasang kekasih yang romantis pasti yang ngebaca jadi halu tingkat dewa dan kepengen punya pasangan seperti itu juga.Munculnya pelakor bisa saja dari situ karna kita sering menceritakan keromantisan pasangan kita,hingga sipeloakor jadi halu trus ngarep deh.
Menceritakan keburukan pasangan kita juga tidak boleh pada siapapun ,mulut tidak ada yang tau soal menambah- nambahi cerita yang hanya menjadikannya semakin runyam.Bisa-bisa kerna kekurangan spele jadi masalah besar.
" Pelit banget sik ceritanya " Kesal lisa langsung membuang wajah kesamping.
Aku mengacukan bahuku.Kulanjutkan kembali untuk menyantap bakso pentol kesukaan ku.
Syuuuuurrrrrrr!!
Entah dari mana cairan kental berwarna hijau yang tidak lain adalah jus alvukat membasahi seragam sekolahku.Refleks aku berdiri dari dudukan ku lalu kulap bajuku.
" ops...soriii gak sengajaaa..eh sengaja juga boleh sikk " aku mendongak ke sumber suara yang tidak lain adalah pelaku ke jahatan yang ku terima ini,tina.Oh sitina mujulike ya pelakunya braninya dia .
Aku mencabik lalu memutar bola mata malas " Maksud situ apa sik?? " Kesalku melayangkan tatapan super tajam ku.
" Huh.Gak ada sik cuma mau main-main sama cabe." kata tika sok tidak merasa bersalah.
"What?? Cabeee ? woi ngaca dong!! " bukan aku yang membalasnya melainkan tika.Emosi tika memang mudah terpancing.
" Ouhh,jadi ini ya yang bernama sari yang udah brani ngerebut gebetan gue.Dasar cabe " aikk ini siapa lagi kok datang langsung ikut campur .
"Ia kak miska ini yang namanya sari si cabe busuk itu lohh.." aku mengepalkan tanganku tidak terima dengan perkataan tina.
Ohh jadi sekutu tina ini namanya miska dan yang satu lagi ini siapa juga kok liatin aku dengan tatapan jinik?? ihh sok jijik kenal juga ngak.
"Kalian siapa sik.Sok ikut campur masalah orang. " Jengkelku.
" Ha,omg si cabe gak kenal kita .Haahha,oh perkenalkan kami berdua mantan kakak kelas lo.Nama gue miska dan teman gue namanya salsa "
"Oh kakak kelas ops mantan.Ngapain kesini mantan kakak kelas ter indahhhh " Cibir lisa mengejek.
Oke bagus lisa tingkatkan prestasimu nak.
Soal fais dan ali mereka memilih diam ditempat mungkin tidak mau ikut campur dengan urusan cewek.
Teman miska yang ku tau namanya salsa menatap jijik ke arah lisa " Huh sok sekali teman mu ini cabe "
" cabe? enak aja .Situ kali yang cabe.Tampang lo lebih cocok jadi cabe " geram tika tidak terima.Wahh??sahabat setia kau tika tik tok.
" Iya nih.Itu lagi apaan tuh yang mera merahh di bawah mata ,bekas tinju??.Hahaa.....make up kok kaya orang habis babak belur sik " ejek lisa polos membuatku, lisa dan penonton alias pengunjung kantin yang tegang seseaat tertawa serempak .Bukan pemilihan serempak yaa.
Terlihat wajah miska memerah menahan amarah" jaga mulutmu kurang ajar.Dasar cabe gak tau diri cabe murah, bitc."
Sungguh hatiku tidak terima dikasari begini.Ayah dan ibuku saja tidak pernah mengataiku kasar .
Oke sahabatku sekarang gilaranku untuk membasni kuman-kuman nakal ini.
Aku maju selangkah tepat di hadapan miska (gak pake embel embel kk deh,gak pantass).
Ku tatap tajam yang di hadapanku.lalu aku tersenyum ramah " Eh kak miska maa..maaf ya sama teman-teman sari.Kaka bener kok kalau aku cabe." kuambil jedah.Tika dan lisa memandangku tidak percaya " kak skali lagi maaf yah.Soal kak ari buat kaka ajah. " di akhir kalimat aku pura-pura cengir.
"Ouh bagus dong kalo lo sadar bahwa lo itu cabe.Oke,yuk guys kita pergi ajah cabenya udah nyerah." Miska menatapku rendah lalu memutar badan Yang diikuti oleh teman nya.
" Nyett.Kok lo baikin si upil badak sik kan mereka uda ngehina lo " ucap tika berapi-api tidak terima.
"Eh mbekk.Siapa yang baikin itu siasat dan ini baru yang namanya berbuat. " Aku tersenyum devil.Dengan cepat ku rampas mangkok sambal ditangan ali saat ia mau menuangnya ke makanannya.
" lo mau apa? " tanya ali.Lisa dan tika bahkan terlihat bingung.
"Lo siap-siap ajah..." Kataku misterius dan masih dengan seringaiku.
" Apa lagi cabek busuk? " Ketus miska bertanya.
" Oh ucapanku tadi kutarik aja ya kak.Umm kalo di pikir-pikir kak ari gak bakalan mau sama ondel-ondel seperti kakak .Oh maaf ondel-ondel saja tidak cocok buat penampilan kaka barongsai kali yah .Iya gak sik guys? " di akhir kalimat aku meniru logat miska.Lisa dan tika hanya mengangguk.
Wajah miska sudah merah padam menahan keaal but i dont care " Jaga mulut lo anjing. " ucap Miska dengan kasar.aku terkekeh geli mendengarnya.
"Oh maaf kak.Kan kaka nge cap aku dengan sebutan cabe.Ya inilah cabe ,pedasss.Oh teman cabeku juga mau bantu sekalian kenalan ama kakak. " Aku tersenyum jail.Sedangkan miska menatapku binggung.
Ku keluarkan mangkok sambal yang di belakangku dimana mangkoknya masih berisi penuh oleh teman cabeku si sambal.Miska menaikkan alis nya bingung .Lisa dan tika juga kelihatan bingung.
" 1..,2...3,...dan..." langsung aku menyiramkan sambal di tanganku ke arah miska ,tina dan salsa.Terlihat mereka kaget dan sasaran ku pas mengenai mereka.Sambal itu mengenai baju mereka dan juga rok mereka.
"LARI......." Lanjutku berteriak dengan menarik tangan kisa dan tika.Sekilas sebelum lari dapat kulihat raut wajah mereka yang sangat marah tapi peduli setan yang penting sekarang ca..to the but.CABUTTTTT.
Kami terus berlari tidak peduli dengan orang yang berlalu lalang di koridor sekolah yang penting kami bebas dari 3 taikk yang entah sejak kapan sudah berada dibelakang kami dan sedang mengejar kami.
" WOI anjing berhenti gakkk!! " teriak miska garang.Tentu saja kami tidak bodoh mana mau kami berhenti.
"Lari..lari.. Lariiiii" senandung tika disela sela larinya.
" Kampret loh.Masih sempat nyanyi lagu sontrak tsubassa lagihh." balasku dengan teriakan ,keadaan masih lari tak tau arah tujuan.
Seperti lirik lagu butiran hujan dehhhh aku berlariiii dan tak tahuuuuu arah jalan-jalan.Aku tanpa muuu butiraaannnn hujann.Hehehehehhe ...
"Eh nyet itu lagu penyemangat biar kita larinya makin semangat. " ucap tika bela diri,maksudnya bukan karate yaa!!.
" ihhh mala debat lari lagi.Sekarang tuh kita larinya kemana nyet,sembunyi aja yok.Capekkkk!! " lisa berhenti sebentar yang diikuti oleh kami.Lalu kami ngosngosan berjamaah.
"Anjing...." serempak kami menoleh kebelakang.
" lari nyettt! " teriakku yang langsung ngacir.
"Tau nyet. " Sahut tika.Kami membelok ke arah parkiran .
Aku menoleh ke belakang memastikan apakah si tina mujulike dan temannya miska salsa masih mengejar.Ternyata masih mengejar tapi lumayan jauh mungkin lagu lari-lari tika tadi ber efek ya pada kami.Buktinya para taikk tertinggal jauh.
Setelah memastikannya aku kembali menoleh kedepan dengan keadaan masih berlari.
Bugggg...
Siall.Aku terhenti dari lariku saat kurasa telah menabrak seseorang.Padahal tadi sudah banyak yang aku tabrak tapi tak sekeras ini cuiiii.Bahkan korban tabrak lariku malah terjatuh kao tapi ini malah kepalaku yang puyengg,keras woiii.
Aku mengetok dada bidang yang aku tabrak.Aaikkk,ini dada apa tembok sik keras amat.Huummm tapi nyami aroma parfumnya menggoda iman sekali seperti aroma parfum suamiku yakk.Eitt jangan jangannn...dari pada kelamaan jangan jangannya aku memilih mendongak.Benar sudah dugaan ku.
" ehh kak..a...ri " kak ari menaikan alisnya.
Bukan kak ari saja yang disini kak renra sama kak aldi juga disini ternyata.tercyduk sudah diriku ini.
"Eh..kak ari heheeh...ngapain kak.." Belum selesai tika ngomong kalimatnya sudah terhenti karna teriakan seseorang yang 5 dtk yang lalu kami lupakan .
" anjinggg....." mereka bertiga berhenti berlari dan memilih berjalan santai tapi ngosngosan.Capek yaaa,kaciannnnn.
"Aduh,lupa!! kita kan lagi dikejar barongsai jadi jadian!! " Lisa menatapku cemas sedang aku menegug salivaku kasar.
" kalian kenapa ??? " tanya kak renra kebingungan.
"An..anu anu kak...." Miska yang baru tiba langsung memotong kalimatku.
" mereka buat onar dikantin.lihat..baju kami kena sambal.ini semua gara gara sari dan temannya".ucap miska berapi api yang di angguki dua cecurutnya.
"Boong kak"." setengah kebenaran kak".kata ku dan tika serempak.
Kak ari menatapku datar."Baju kamu kenapa sar?". Aku melihat bajuku ,oh..sampe lupa. baju yang malang harus jadi korban kekerasan .
"Aku heran yaa kenapa kamu mau sama cabe kayak gini". Miska menatapku jijik
" heii tayo..ngomong ko dj ..sik".cibir tika yang emosinya mulai tersulutkan.
"Diamm..gue gak ada urusan sama lo". Bentak miska.
" he..cabe ..lo minggir gak".miska menarik tanganku membuatku mundur beberapa langkah dari kak ari,lalu ia mendekat dan mengalungkan tangannya ke lengan kak ari.
"Lo cabe yang gak tau diri..mending lo pergi ajah".
Aku masih diam....tatapanku masih tertuju pada lengan kak ari yang dipeluk miska aku saja belum pernah..ohhh tuhannnn..sabarkan hambamu ini.
ada sedikit letupan di hatiku,salah ..bukan sedikit.rasanya seperti ada gempa yang mengguncang hati ini,nyeriii man.
aku mengalihkan pandanganku ke kak ari yang tidak ada responnya sama sekali atas kelakuan miska.ouh..ini kah yang dikatakannya cinta pekan lalu.???.cerita indah namun tiada artinya hanya bullshit doang.
" lo yang harusnya pergi..".bentak tika ,ku alihkan pandanganku ke arah tika kulihat dia sudah emosi.aku aja masih diam looo..emang ya..sahabat sejati banget .
"Udah gue bilang ya ..". Lisa langsung memotong omongan miska." bilang apa.....,dah lupa kami.eh...barongsaii..mendingan lo pada minggat de,lagi pula situ sudah minggat alias out dari sekolah ini".
"Miska..lo apa apaan sik.minggir gak...dari ari.lo kaya benalu ajah tau gak". Timpal kak aldi menyingkirkan miska dari kak ari.wah ternyata beliau berada dipihak ku ,oke jadi semangat diriku ini dibuatnya.
" janga..".kalimat miska dipotong oleh teriakan ali.
"Nyett...hoss...hoss..". Ali mengambil napas dalam dalam yang dalam nya sedalam celana dalam lalu melanjutkan kalimatnya." kalian ngutang ya sama gue..,lari sih lari tapi ingat dong ..makanan belum banyar".kesal ali sedangkan fais hanya terkekeh.aku lisa dan tika hanya bisa nyengir akibat tindakan gegabah kami yang berujung pada utang.sial.sudah tercyduk lari lari,difitnah buat onar dikantin,dapat utang lagi...,ini mah namanya durian ketiban kepala.
"Gue gak butuh yaa...cengiran lo pada,utang dibayar.ingat gak bayar utang gak masuk sorga". Aikk ngeri kali kau utang,bisah mencegah diriku yang comel ini masuk sorga.
" huh ..dasar tukang ngutang gak punya uang jangan kekantin dong huh".sinis miska .aku menghela napas berat ..hub..sabarkan hamba ya allah.kurogok caku rok ku..mencari keberadaan uang..yang hasilnya ...ni...hil...hah..uangku..eh..lupa di tas lagi.siallllll.aku menatap ali dengan cengiran..."heheheheh".
"Udah gue bilang jangan cengir cengar sari,gak butuhh". Ketus ali.aikk udah kayak renterir aja nih orang.
" ali..yang ganteng ...pintar dan baik hati...uang ku tinggal ditas.".ucap ku dengan wajah yang dibuat buat sok memalas.
"Gue juga li.heheheh"
"Lisa juga li...". Eh kok pada berjamaah sik ninggalin uangnya.lisa juga sok imuzz lu.aku menatap kak ari yang kebetulan juga menatapku .
" biar gue aja yang bayar...".ucap kak ari.aduhh akhirnya peka juga lu suami ku cayang.kak ari mengambil 1 lembar uang berwarna merah jambu bergambar pak soekarno,oikkk kebanyakan itu bang cayang nanti situyul malah kesenangan.
"Eh..kebanyakan lo kak,jajannya sari sama teman teman cuma sekitar 30.000 doang ".
Ali langsung merampas uang ditangan kak ali" eh...kalau kakak mau sedekah pada anak melarat namun ganteng seperti saya,gak papa kok kak heheheh".
"Humm". Kak hari hanya berdehem.sungguh kaya dirimu bang.membiarkan tuyul beraksi dengan cara sok miskin,dasar ali tuyul taik.
aku menatap ali tajam.
" ar..ngapain sik mau bayarin makanan sicabe".kata miska tidak terima.
" Yang cebe itu lo!! ". Jawab kak ari dining dengan tatapan tajam.wow...,seketika senyumku terbit.yeihh kaka ari ku cayang ngebela aku ye...,haaaa....makin cinta deh.
Kak ari mengelus sayang kepalaku." kita pulang aja ya."aku mengangguk antusias seperti anak kecil ,ia sik memang jam pulang masih lama tapi ini perintah suami gak boleh di tolak nanti dosa.heeheh...lagian yang punya sekolah juga sisuami jadi skali kali gaya bebas kan gak papa,bosan sama gaya kupu kupu.hehhhee...
*
*
*
**
To be continued
*
Soryy atas segala typo yang suka muncul.
kasih like dan komentar ya..