
"Saya sarankan anda menjauhi nona Kathrine. Karena nona Kathrine memiliki tunangan." Kata pria dengan telinga hewan.
"Van bisakah kamu diam." Kata Kathrine melihat pria dengan telinga hewan.
"Maafkan saya nona." Pria dengan telinga hewan meminta maaf.
Tidak lama kemudian Arthur melihat pesanannya datang. "Ini pesanan anda." Kata pelayan restoran mengantarkan pesanan Arthur.
"Terimakasih." Kata Arthur melihat pelayan restoran.
"Arthur, aku telah selesai makan. Aku akan pergi terlebih dulu." Kata Kathrine melihat Arthur.
"Baik, kamu bisa pergi." Arthur mengangguk.
"Ayo pergi." Kata Kathrine keluar dari restoran.
"Baik nona." Pria dengan telinga hewan mengangguk kemudian keluar dari restoran.
"Dia wanita yang baik dan juga cantik. Pria yang mendapatkannya pasti sangat beruntung." Kata Arthur mengigit daging.
"Benar, aku lupa menyalin jobnya." Kata Arthur.
"Kreekk." Arthur melihat iblis berkulit ungu masuk ke dalam restoran.
"Berengsek, mengapa dia ada disini." Arthur mengutuk saat melihat iblis berkulit ungu.
Arthur berdiri dari dan berjalan ke kasir. "Ambil kembaliannya." Kata Arthur memberikan 1 coin emas kepada kasir.
Arthur melihat iblis berkulit ungu dan berjalan keluar dari restoran. "Berengsek, saat melihat dirinya. Aku sangat ingin membunuhnya." Arthur mencengkram tinjunya. Arthur teringat saat iblis berkulit ungu membunuhnya.
"Tidak ada waktu untuk bersantai. Aku harus meningkatkan levelku dengan cepat." Kata Arthur berjalan ke arah gerbang kota.
3 bulan telah berlalu. Saat ini Arthur sedang berada di tepi sungai. "Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 19 tahun
Level : 4.000 Next Level 4.001 Exp
Job : Archmage
Ras : Manusia
Strength : 4005
Agility : 4005
Vitality : 4005
Stamina : 4005
Magic : 4010
Poin : 0
Poin Skill : 55
Skill : Observation (SSS) Copy (SSS) Quadruple Exp (SSS) Sihir Black Black Fire (SS) Summoning Magic (S) Sihir Air (S) Sihir Api (S) Sihir Angin (S) Sihir Tanah (S) Sihir Penyembuh (S) Sihir Tanaman (S) Tehnik Pedang (S) Menghilang (S) Memanah (S)
"Aku terlalu naif untuk berpikir bisa level 999, dalam 1 tahun lebih. Sudah 9 bulan aku berada di dunia ini. Tapi aku masih level 4000." Kata Arthur melihat statusnya.
"Perjalananku untuk mencapai level 999 masih lama." Arthur menghela nafas.
"Sudah waktunya aku meninggalkan pegunungan ini. Karena jumlah monster di pegunungan ini semakin sedikit." Kata Arthur.
Arthur melihat pakaiannya yang penuh robekan dan berkata. "Sepertinya aku harus pergi ke kota dan membeli pakaian baru lagi."
Keesokan harinya Arthur masuk ke dalam kota. Saat masuk ke dalam kota, Arthur menjadi pusat perhatian karena menyeret mayat monster serigala. Arthur masuk ke dalam toko dan berkata. "Apa toko pakaian ini membeli mayat monster."
"Oohh. Ternyata itu kamu." Kata wanita paruh baya melihat Arthur.
"Anda masih mengingat saya." Kata Arthur melihat wanita paruh baya.
"Aku masih mengingatmu. 3 bulan lalu kamu menjual mayat monster serigala padaku." Balas wanita paruh baya.
"Benar, aku yang menjual mayat monster serigala 3 bulan lalu." Arthur mengangguk.
Arthur dan wanita paruh baya kemudian keluar dari toko pakaian. Wanita paruh baya menyentuh bulu monster serigala dan berkata. "Aku akan membeli mayat serigala ini seharga 5 coin emas."
"Kamu bisa membelinya." Balas Arthur.
Wanita kemudian memberikan 5 coin emas kepada Arthur. "Jika kamu ingin membeli pakaian di tokoku. Aku akan memberi potongan harga kepadamu." Kata wanita melihat pakaian Arthur yang penuh robekan.
"Jika begitu aku akan membeli pakaian." Balas Arthur. Dari awal Arthur memang berniat membeli pakaian.
Beberapa menit telah berlalu. Saat ini Arthur telah selesai membeli pakaian. "Sekarang waktunya untuk makan." Kata Arthur berjalan ke arah restoran.
Saat masuk ke dalam restoran tatapan Arthur tertuju kepada Kathrine. "Aku tidak menyangka akan bertemu dengannya lagi di restoran ini." Kata Arthur berjalan ke arah Kathrine.
"Bolehkah aku duduk disini." Kata Arthur melihat Kathrine.
"Arthur." Kata Kathrine melihat Arthur.
"Lama tidak berjumpa Kathrine." Arthur tersenyum dan duduk di kursi.
"Apa yang ingin anda pesan." Arthur melihat pelayan restoran bertanya kepadanya.
"Aku pesan 1 porsi ayam dan sebotol anggur." Kata Arthur.
"Baik, silakan tunggu pesanan anda." Balas pelayan restoran berjalan ke arah dapur.
"Kreekk." Arthur melihat pria berambut abu-abu dengan telinga hewan masuk ke dalam restoran.
"Kathrine siapa dia." Kata pria dengan telinga hewan melihat Arthur.
"Dia Arthur temanku." Balas Kathrine.
"Manusia duduklah di kursi lain." Kata pria dengan telinga hewan melihat Arthur.
"Thomas." Kathrine menatap pria dengan telinga hewan.
"Baiklah, aku akan duduk di meja lain." Kata Arthur kemudian berdiri.
"Arthur kamu bisa duduk bersama kita." Kata Kathrine melihat Arthur.
"Tidak, aku akan duduk di meja lain." Balas Arthur kemudian duduk di meja lain.
"Ini pesanan anda." Kata pelayan restoran mengantarkan pesanan Arthur.
"Terimakasih." Kata Arthur melihat pelayan restoran.
"Saya sarankan anda menjauhi Kathrine." Kata pelayan restoran berbicara dengan pelan.
"Tunangan Kathrine memiliki sifat yang buruk. Dia akan melakukan hal buruk pada pria yang mendekati Kathrine." Bisik pelayan restoran.
"Terimakasih atas peringatannya." Kata Arthur melihat pelayan restoran. Pelayan restoran mengangguk kemudian berjalan ke dapur.
Arthur melihat pria yang duduk di sebelah Kathrine dan bergumam. "Buka status Thomas." Layar status kemudian muncul di depan Arthur.
Nama : Thomas
Usia : 29 tahun
Level : 2900
Job : Beast Tamer
Ras : Beast Human
Strength : 2900
Agility : 2900
Vitality : 2900
Stamina : 2900
Magic : 2900
Skill : Menjinakan Binatang (SSS)
"Dia juga Beast Tamer dan skill menjinakan binatangnya level SSS." Kata Arthur melihat status Thomas.
"Aktifkan skill Copy salin Job Beast Tamer Thomas." Kata Arthur melihat Thomas.
"Anda menyalin job Beast Tamer." "Anda mendapatkan skill Menjinakan Binatang level (SSS)" Notifikasi muncul di depan Arthur.
"Bagus. Aku mendapatkan Skill Menjinakan Binatang level SSS." Gumam Arthur dengan senang.
"Arthur, aku akan pergi dulu." Kata Kathrine melihat Arthur.
"Baik," Arthur mengangguk. Pria dengan telinga hewan menatap Arthur kemudian keluar dari restoran.
"Jika dia berani macam-macam denganku. Aku tidak akan ragu untuk membunuhnya." Gumam Arthur melihat pria dengan telinga hewan.
Beberapa menit kemudian Arthur telah selesai makan. Arthur keluar dari restoran dan berjalan ke arah penginapan.
"Bunuh manusia itu." Kata Thomas melihat Arthur yang masuk ke dalam penginapan.
"Baik tuan." 2 pria dengan telinga hewan mengangguk.
Saat ini Arthur masuk ke dalam kamar dan berbaring di kasur. "Sudah lama aku tidak tidur di kasur." Kata Arthur memejamkan matanya.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini 2 pria dengan telinga hewan masuk ke dalam kamar Arthur. "Jika kamu mempunyai kehidupan ke 2. Jangan pernah mencoba mendekati wanita seseorang." Kata pria dengan telinga hewan kemudian menusuk jantung Arthur.
"Wind shield." Kata Arthur membuka matanya. "Wuusshh." Perisai angin kemudian melindungi tubuh Arthur.
"Kalian assassin yang buruk." Kata Arthur melihat 2 pria dengan telinga hewan.
"Water ball." Kata Arthur kemudian 2 pria dengan telinga hewan berada di dalam bola air. "Uuuhhh." Pria dengan 2 telinga hewan kesulitan bernapas saat berada di dalam bola air.
"Karena Thomas ingin membunuhku. Jadi aku memiliki alasan untuk membunuhnya juga." Kata Arthur melihat 2 pria dengan telinga hewan.
Tidak lama kemudian Arthur melihat notifikasi yang muncul di depannya. "Exp +10.000." "Exp +10.400." "Level Up." "Anda mendapatkan 5 poin." "Level Up." "Anda mendapatkan 5 poin."
"Thomas malam ini adalah hari kematianmu." Kata Arthur kemudian keluar dari penginapan.
Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Thomas sedang duduk di dalam kamarnya. "Mengapa Jack dan Daniel belum kembali." Kata Thomas meminum alkohol.
"Mereka tidak akan pernah kembali." Kata Arthur duduk di depan Thomas.
"Bagaimana kamu bisa ada disini. Aku sudah menyuruh Jack dan Daniel untuk membunuhmu." Thomas terkejut melihat Arthur muncul di depannya.
"Jawabannya sederhana. Aku membunuh 2 bawahanmu." Balas Arthur meminum alkohol milik Thomas.
Saat hendak berteriak Arthur mencengkram leher Thomas. "Beast human sepertimu tidak pantas memiliki Kathrine." Kata Arthur kemudian meremas leher Thomas.
"Uuuhh." Wajah Thomas menjadi merah saat Arthur meremas lehernya. "Kraakkk." Arthur mematahkan leher Thomas.
"Exp 11.600." "Level Up." "Anda mendapatkan 5 poin." "Level Up." "Anda mendapatkan 5 poin."
Melihat notifikasi yang muncul di depannya Arthur kemudian melempar mayat Thomas.
"Menurut informasi yang aku dapat orang tuanya memiliki level 9999. Jadi aku tidak punya alasan untuk tinggal di kota ini." Kata Arthur melihat mayat Thomas.
"Menghilang." Kata Arthur kemudian menghilang.
3 Bulan telah berlalu. Saat ini Steven dan semua teman sekelasnya berada di sebuah ruangan. "Sudah 1 tahun semenjak Arthur menghilang. Selama 1 tahun kita telah mencarinya di dunia ini. Tapi kita tidak menemukan keberadaan dirinya sama sekali." Kata Steven melihat teman-temannya.
"Apa mungkin Arthur telah kembali ke bumi. Bukankah Arthur mempunyai skill Copy. Arthur mungkin menyalin skill Summoning magic milik putri Rapunsel." Kata Deni. Saat Arthur jatuh koma, Steven dan yang lain terkejut melihat status Arthur yang memiliki banyak skill level S.
"Apa yang di katakan Deni mungkin benar. Mungkin Arthur telah kembali ke bumi." Kata Lisa.
Steven terdiam beberapa detik dan berkata. "Baiklah, ayo kita kembali ke bumi. Aku berharap Arthur telah kembali ke bumi."
Sementara itu Arthur sedang duduk di tepi danau. "Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.
Nama : Arthur Benedict
Usia : 20 tahun
Level : 5.000 Next Level 5.001 Exp
Job : Beast Tamer
Ras : Manusia
Strength : 5005
Agility : 5005
Vitality : 5005
Stamina : 5005
Magic : 5010
Poin : 0
Poin Skill : 45
Skill : Observation (SSS) Copy (SSS) Quadruple Exp (SSS) Sihir Black Black Fire (SS) Summoning Magic (SSS) Menjinakan Binatang (SSS) Sihir Air (S) Sihir Api (S) Sihir Angin (S) Sihir Tanah (S) Sihir Penyembuh (S) Sihir Tanaman (S) Tehnik Pedang (S) Menghilang (S) Memanah (S)