I Copy Your Job

I Copy Your Job
74. Melawan Lilith



Saat ini di tempat lain Eva sedang berada di dalam gereja. "Kakak." Eva menangis melihat Elvie yang di bunuh oleh iblis.


"Singg!!" Tubuh Eva bersinar kemudian menghilang. Eva membuka matanya dan terkejut saat dirinya berada di dalam kamar.


"Suster Lily." Kata Eva melihat Lily.


"Eva." Kata Lily memeluk Eva.


"Suster Lily kakakku telah meninggal." Kata Eva memeluk Lily.


"Suster Elvie." Lily menangis saat mengingat kenangan dirinya Bersama Elvia.


"Tuan Arthur terimakasih sudah menyelamatkanku. Jika anda tidak memanggil saya kemari. Mungkin saya juga akan mati." Eva melihat Arthur.


Arthur mengangguk mendengar kata Eva. "Fiona." Arthur berteriak.


"Ada apa yang mulia." Fiona masuk ke dalam kamar. Lily dan Eva terkejut saat seorang perempuan memanggil Arthur yang mulia.


"Antarkan mereka berdua ke kamar. Mereka berdua adalah temanku." Kata Arthur melihat Fiona.


"Baik yang mulia." Fiona mengangguk.


Melihat Lily dan Eva keluar dari kamar Arthur bergumam. "Aku ingat Veronica pergi ke negara Bradfort. Meski aku tidak pernah bertemu dengannya di negara Bradfort."


Arthur menyentuh formasi teleportasi dan berteriak. "Summon." Arthur melihat Veronica muncul di depannya. "Arthur." Veronica berteriak saat melihat Arthur di depannya.


"Veronica lama tidak berjumpa." Arthur tersenyum. Veronica menangis dan memeluk Arthur.


"Arthur aku berpikir tidak akan pernah bertemu denganmu lagi." Veronica menangis.


Veronica melihat Slyvia yang duduk di kasur dan berkata. "Apa kamu kekasih Arthur."


"Aku istrinya." Balas Slyvia. "Ahhh." Veronica terkejut kemudian melepaskan Arthur.


"Sayang apa aku perlu meninggalkan kalian berdua agar bisa menghabiskan waktu bersama." Tanya Slyvia.


"Baiklah, kamu bisa membiarkan kami berdua." Balas Arthur.


"Baik." Slyvia mengangguk kemudian keluar dari kamar.


"Arthur aku tidak tahu bahwa kamu menikah dengan seorang elf." Kata Veronica melihat Arthur.


"Apa kamu hamil." Arthur melihat perut Veronica.


"Benar, aku sedang menggandung bayimu." Kata Veronica. Arthur ingat bahwa sebelum berpisah dengan Veronica. Arthur keluar di dalam pussy Veronica.


"Apa kamu masih menyukaiku." Kata Arthur melihat Veronica.


"Mengapa kamu masih bertanya. Tentu saja aku masih menyukaimu." Veronica tersenyum. Arthur dan Veronica saling menatap kemudian mulai berciuman.


"Veronica karena kamu sedang hamil. Apa aku boleh memasukan milikku ke dalam assmu." Kata Arthur menatap Veronica.


"Boleh." Veronica mengangguk dengan malu.


"Bagus." Arthur tersenyum kemudian melepas pakaian Veronica. "Apa kamu siap." Kata Arthur melihat Veronica.


"Aku siap." Veronica mengangguk. Arthur kemudian menusuk *** Veronica. "Ahhh." Veronica berteriak saat Arthur menusuk pantatnya.


Beberapa jam kemudian Arthur keluar dari kamarnya. "Siapa dia." Kata Eleanor melihat Arthur.


"Dia Veronica. Salah satu dari 6 wanita yang aku ceritakan kepadamu. Dia saat ini juga mengandung bayiku." Kata Arthur. Eleanor terkejut saat mendengar jawaban Arthur.


"Apa kamu juga akan menikahinya." Tanya Eleanor.


"Benar, aku juga akan menikahinya. Tapi setelah aku mengalahkan Lilith adik raja iblis Lucifer." Kata Arthur. Ekspresi Eleanor menjadi buruk saat mendengar kata Arthur.


"Arthur aku sudah mendengar dari Rapunsel bahwa Lilith memiliki level 990. Lebih baik kamu tidak perlu melawannya." Kata Eleanor.


"Kamu tidak perlu khawatir, levelku saat ini 999. Aku yakin bisa mengalahkannya dengan mudah." Arthur tersenyum dan menepuk bahu Eleanor.


Beberapa menit kemudian Arthur berada di ruangan bersama Rapunsel, Lily dan Eva. "Besok aku akan pergi ke negara Bradfort. Kalian bertiga tinggalah disini." Kata Arthur melihat Rapunsel, Lily dan Eva.


Setelah aku berhasil membunuh Lilith aku akan memanggil kalian bertiga ke negara Bradfort. "Kata Arthur."


"Tuan Arthur, saya tidak ingin kembali ke negara Bradfort." Kata Eva.


"Baiklah. Jika kamu tidak ingin tinggal di negara Bradfort. Aku akan memberimu tempat tinggal di negara ini." Kata Eva.


"Tuan Arthur, karena Eva ingin tinggal di negara ini. Saya juga ingin tinggal di negara ini. Semua orang yang saya kenal di negara Bradfort telah meninggal. Jadi lebih baik saya tinggal di negara ini menemani Eva." Kata Lily.


"Baiklah, aku juga akan memberimu tempat tinggal di negara ini." Balas Arthur.


Keesokan harinya Arthur berada di luar istana dengan Eleanor, Slyvia, Lily, Veronica, Eva, Rapunsel dan Fiona "Sayang kembali lah dengan selamat." Kata Slyvia melihat Arthur.


7 hari telah berlalu. Saat ini Arthur berada di pelabuhan. "Aku ingin pergi ke negara Bradfort." Kata Arthur melihat pria botak.


"20 coin emas." Balas pria botak. Arthur kemudian memberikan 20 coin kepada pria botak.


"Naiklah, sebentar lagi kita akan berlayar." Kata pria botak. Arthur mengangguk kemudian menaiki kapal.


14 hari telah berlalu. Saat ini Arthur sedang berdiri di deck kapal dan melihat kapal mulai berlabuh ke dermaga. Arthur turun dari kapal dan berjalan ke arah pria yang duduk di atas kereta kuda.


"Aku ingin pergi ke negara Bradfort." Kata Arthur melihat pria.


"100 coin emas." Balas pria. Arthur kemudian memberikan 100 coin emas kepada pria.


"Kapan kita akan pergi ke negara Bradfort." Tanya pria.


"Sekarang juga." Balas Arthur naik ke dalam kereta kuda.


"Baik." Balas pria kemudian mencambuk kuda. "Nggiikk." Kuda berlari dan menarik kereta.


7 hari kemudian Arthur melihat kereta kuda tiba-tiba berhenti. "Kita sudah sampai." Kata pria.


Arthur turun dari kereta dan melihat kota yang hancur. "Sebaiknya anda berhati-hati saya takut ada iblis yang masih berada di kota ini." Kata pria.


"Terimakasih atas peringatannya. Tapi aku akan baik-baik saja meskipun melawan ribuan iblis." Balas Arthur berjalan ke arah istana.


Beberapa menit kemudian Arthur berada di dalam istana. Arthur masuk ke ruangan dan melihat brankas yang kosong. "Sepertinya ada pencuri."


Kata Arthur melihat brankas yang kosong. Arthur keluar dari ruangan dan berjalan ke halaman belakang istana. "Semua kuda juga di curi." Kata Arthur melihat kandang kuda yang kosong.


"Sepertinya aku harus berjalan ke wilayah ras iblis." Kata Arthur berjalan pergi.


3 hari telah berlalu saat ini Arthur berada di wilayah ras iblis. "Wooaar." Arthur melihat puluhan ras iblis yang berlari ke arahnya. "Fire ball." Kata Arthur kemudian bola api raksasa muncul di udara.


"Mati!!" Arthur menembakan bola api raksasa ke arah puluhan ras iblis. "Booomm!!" Ledakan terjadi.


Saat ini di sebuah ruangan iblis wanita berkulit ungu dengan dua tanduk hitam sedang duduk di singgasana. "Ratuku ada seorang manusia yang menyerang wilayah kita." Kata iblis gemuk.


"Manusia itu mencari kematian." Kata iblis wanita kemudian berjalan pergi.


Saat ini Arthur yang sedang membunuh iblis. Melihat iblis wanita berkulit ungu yang berjalan ke arahnya. "Apa kamu Lilith adik raja iblis Lucifer." Kata Arthur melihat wanita iblis berkulit ungu.


"Benar, aku Lilith adik raja iblis Lucifer." Balas wanita iblis berkulit ungu.


"Aktifkan skill Observasi, munculkan status Lilith." Kata Arthur melihat wanita iblis berkulit ungu. Layar status kemudian muncul di depan Arthur.


Nama : Lilith


Usia : 39 tahun


Level : 999


Job : Archmage


Ras : Iblis


Strength : 999


Agility : 999


Vitality : 999


Stamina : 999


Magic : 999


Skill : Sihir Black Fire (SS)


"Jobnya adalah Archmage. Terlebih lagi skillnya level SS." Arthur terkejut saat melihat status Lilith.


"Aktifkan skill Copy salin Job Archmage Lilith." Gumam Arthur melihat Lilith.


"Level Skill terlalu rendah tidak bisa menyalin Job." Notifikasi merah muncul di depan Arthur.


"Aku tidak bisa menyalin jobnya." Arthur terkejut.


"Apa kamu manusia dari dunia lain." Kata Lilith melihat Arthur.


"Benar, aku manusia dari dunia lain." Balas Arthur.


"Aku tidak menyangka kamu juga manusia dari dunia lain. Sebelumnya aku telah membunuh satu manusia yang berasal dari dunia lain." Kata Lilith.