I Copy Your Job

I Copy Your Job
62. Kembali Ke Desa



"Karena kerajaan kami memanggil kalian semua ke dunia ini. Sudah sewajarnya bagi kami untuk memberikan fasilitas terbaik dan makanan terbaik untuk kalian semua." Rapunsel tersenyum.


Steven dan semua teman sekelasnya tersenyum saat mendengar kata Rapunsel. "Baiklah, nikmati makan malam kalian." Rapunsel tersenyum kemudian keluar dari ruang makan.


Melihat Rapunsel yang pergi Arthur kemudian keluar dari ruang makan. Arthur masuk ke dalam kamarnya dan berbaring di kasur. "Apa aku harus membunuh Rapunsel, Luis dan Pria kurus. Agar aku tidak kembali lagi ke masa lalu dan berulang kali di panggil ke dunia ini." Gumam Arthur mengingat dirinya 4x kembali ke masa lalu dan 3x di panggil ke dunia lain.


Ke esokan harinya Arthur berada di luar istana. "Bu Erika, Deni aku pergi." Kata Arthur melihat Deni dan Erika.


"Arthur jangan membuat masalah di desa orang." Kata Erika. Arthur mengangguk kemudian masuk ke dalam kereta.


"Ayo berangkat." Kata Arthur melihat supir kereta.


"Baik." Supir kereta mengangguk kemudian mencambuk kuda. "Nggiikkk." Kuda berlari dan menarik kereta.


Beberapa jam telah berlalu. Saat ini Arthur melihat kereta kuda tiba-tiba berhenti. "Kita sudah sampai." Kata supir kereta. Arthur keluar dari kereta dan melihat sebuah desa yang tidak asing baginya.


"Apa kamu Arthur." Seorang wanita berusia 30an yang memiliki kulit kuning dan rambut hitam panjang berjalan ke arah Arthur.


"Benar, aku adalah Arthur." Balas Arthur.


"Aku adalah Rosmila kepala desa disini." Kata wanita berambut hitam panjang.


"Ikuti aku. Aku akan mengantarmu ke tempat tinggalmu." Kata Rosmila.


"Baik." Balas Arthur kemudian mengikuti Rosmila.


"Ini adalah tempat tinggalmu." Kata Rosmila berhenti di depan sebuah rumah. Arthur membuka pintu dan masuk ke dalam rumah.


"Jika kamu butuh sesuatu cari saja aku." Kata Rosmila.


"Baik." Arthur mengangguk.


Melihat Rosmila yang kembali ke rumahnya Arthur berkata. "Aku tidak boleh membuang-buang waktu. Aku harus level up dengan cepat dan menaikan level skill Copyku." Arthur menutup pintu rumahnya dan berjalan ke arah hutan.


Beberapa menit kemudian Arthur berada di dalam hutan. "Bagus, aku bertemu 1 goblin." Kata Arthur melihat 1 goblin dengan tinggi 1 meter.


Arthur berlari ke arah goblin kemudian memukul wajahnya. "Buuukk." Goblin terjatuh setelah terkena pukulan Arthur.


Arthur mengambil sebuah batu yang cukup besar kemudian memukul kepala goblin. "Buuukk." "Buuukk."


"Exp + 5 "Level Up" "Anda mendapatkan 5 poin." "Level Up" "Anda mendapatkan 5 poin." Notifikasi muncul di depan Arthur.


"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.


Nama : Arthur Benedict


Usia : 18 tahun


Level : 2 Nex Level Membutuhkan 3 Exp


Job : -


Ras : Manusia


Strength : 7


Agility : 7


Vitality : 8


Stamina : 8


Magic : 0


Poin : 10


Poin Skill : 0


Skill : Observation (E) Copy (E)


"Aku akan menambahkan 3 poin di Strengh, 3 poin di Agility, 2 poin di Vitality, 2 poin di stamina." Kata Arthur meningkatkan statusnya.


"Singg!!!" Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.


Arthur mengambil pisau milik goblin yang baru saja dia bunuh kemudian berjalan masuk ke dalam hutan.


Tidak lama setelah berjalan ke dalam hutan Arthur melihat 2 goblin. Arthur berlari ke arah 2 goblin kemudian menusuk leher goblin. "Ceeppp." "Waaa." Goblin berteriak melihat Arthur membunuh temannya. "Ceeppp." Arthur kemudian menusuk goblin.


"Exp + 10 " "Level Up" "Anda mendapatkan 5 poin." "Level Up" "Anda mendapatkan 5 poin." "Level Up" "Anda mendapatkan 5 poin." Notifikasi muncul di depan Arthur.


"Meskipun aku tidak memiliki job, hanya dengan pengalaman bertarung yang aku miliki. Aku bisa dengan mudah mengalahkan goblin." Kata Arthur melihat mayat 2 goblin.


"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.


Nama : Arthur Benedict


Usia : 18 tahun


Level : 5 Nex Level Membutuhkan 6 Exp


Job : -


Ras : Manusia


Agility : 10


Vitality : 10


Stamina : 10


Magic : 0


Poin : 15


Poin Skill : 0


Skill : Observation (E) Copy (E)


Aku akan menambahkan 5 poin di Strengh, 5 poin di Agility, 5 poin di Vitality." Kata Arthur meningkatkan statusnya. "Singg!!!" Cahaya putih menyinari tubuh Arthur.


Beberapa jam telah berlalu saat ini Arthur sedang berdiri di atas mayat goblin. "Bagus, sekarang aku level 10. Dan skill Copyku level D. Sekarang waktunya kembali ke desa." Kata Arthur.


"Kruuukk." Arthur mendengar perutnya berbunyi. "Sebelum kembali ke desa sepertinya aku harus menangkap ikan. Aku tidak ingin meminta makanan kepada Rosmila." Kata Arthur berjaan ke arah sungai.


Beberapa jam kemudian Arthur telah kembali ke rumahnya. "Besok sebelum berburu ke hutan, aku akan menyalin Job Healer Lily." Kata Arthur berbaring di kasur dan memejamkan matanya.


Keesokan harinya Arthur berada di depan gereja. "Apa kamu ingin masuk ke dalam gereja." Arthur mendengar sebuah suara.


Arthur berbalik dan melihat wanita berkulit putih yang memakai kerudung. "Benar, aku ingin masuk ke dalam gereja." Arthur tersenyum.


Wanita berkerudung kemudian membuka pintu. "Apa anda seorang suster." Tanya Arthur.


"Benar, saya seorang suster." Balas Lily.


"Perkenalkan namaku Arthur." Arthur mengulurkan tangannya.


"Lily." Kata wanita berkerudung menjabat tangan Arthur.


"Ahhh!!." Arthur mendengar suara teriakan. Arthur kemudian keluar dari gereja di ikuti Lily. "Goblin." Kata Lily melihat monster hijau setinggi 1 meter yang mengejar seorang wanita berkulit coklat.


Arthur melihat Lily kemudian berlari ke arah goblin. "Buuukk." Arthur memukul wajah Goblin dengan pelan.


"Waaaa." Goblin berteriak kemudian menusuk Arthur. Arthur menahan pisau goblin dengan tangannya. "Ceeppp." "Uuhhh. Ini terasa menyakitkan." Kata Arthur melihat tangannya berdarah.


"Bukkk." Arthur memukul wajah goblin dengan keras. "Waaa." Goblin terjatuh ke tanah. Arthur mencabut pisau yang menancap di tangannya kemudian menusuk kepala goblin. "Ceeppp."


"Exp + 5 " Notifikasi muncul di depan Arthur.


"Kamu terluka." Kata Lily melihat tangan Arthur yang berdarah.


"Biarkan aku menyembuhkanmu." Kata Lily memegang tangan Arthur. "Heal." "Singg!!" cahaya hijau menyinari tangan Arthur yang terluka.


Tidak lama kemudian Arthur melihat tangannya sembuh. "Terimakasih sudah menyembuhkan tanganku suster." Arthur tersenyum.


"Aku memiliki job Healer, jadi sudah kewajibanku untuk menyembuhkan seseorang yang terluka." Kata Lily tersenyum.


"Apa yang terjadi." Rosmila keluar dari rumahnya. Wanita berkulit coklat yang di kejar goblin kemudian mulai bercerita bahwa dirinya bertemu goblin saat mencari sayuran di hutan.


"Lain kali jangan mencari sayuran di dalam hutan." Kata Rosmila.


"Baik kepala desa." Wanita berkulit coklat mengangguk.


"Arthur apa kamu yang membunuh goblin ini." Tanya Rosmila.


"Benar, aku yang membunuh goblin ini." Balas Arthur.


"Apa kamu sudah berterimakasih kepada Arthur." Rosmila melihat wanita berkulit coklat.


"Terimakasih Arthur." Wanita berkulit coklat berterimakasih kepada Arthur.


"Sama-sama." Balas Arthur.


Beberapa menit kemudian Arthur kembali ke gereja bersama Lily. "Kruukk." Perut Arthur berbunyi.


"Apa kamu belum makan." Tanya Lily.


"Belum suster." Arthur menggeleng.


"Ayo kita makan bersama. Kebetulan aku juga belum makan." Kata Lily.


"Terimakasih suster." Arthur tersenyum.


Tidak lama kemudian Arthur dan Lily berada di sebuah ruangan. "Suster, masakan anda sangat enak." Kata Arthur memakan jamur.


"Aku senang kamu menyukai masakanku." Lily tersenyum.


Arthur melihat Lily dan bergumam. "Aktifkan skill Copy salin Job Healer Lily."


"Anda menyalin job healer." "Anda mendapatkan sihir penyembuh level (D)" Notifikasi muncul di depan Arthur.


Beberapa menit telah berlalu. saat ini Arthur telah selesai makan. "Jika kamu lapar, datang saja keisni. Aku akan membuatkanmu makanan." Lily melihat Arthur.


"Terimakasih suster, jika begitu aku akan sering datang ke sini." Arthur tersenyum.