I Copy Your Job

I Copy Your Job
72. Kembali Ke Bumi



"Buka status." Kata Arthur kemudian layar status muncul di depannya.


Nama : Arthur Benedict


Usia : 18 tahun


Level : 945


Job : Mage


Ras : Manusia


Strength : 950


Agility : 950


Vitality : 950


Stamina : 950


Magic : 960


Poin : 0


Poin Skill : 79


Skill : Observation (S) Copy (S) Doube Exp (S) Summoning Magic (S) Sihir Air (S) Sihir Api (S) Sihir Angin (S) Sihir Tanah (S) Sihir Penyembuh (S) Tehnik Pedang (S)


"Saat ini aku level 945." Kata Arthur melihat statusnya.


Arthur menutup statusnya dan bergumam. "Apa aku harus kembali ke bumi. Jika aku kembali ke bumi aku akan bertemu dengannya."


"Bagaimana bisa ada manusia yang sangat kuat di bumi. Bahkan air liurnya dapat membunuhku." Gumam Arthur teringat bagaimana dia mati.


"Jangan bilang bahwa dia juga manusia yang di panggil ke dunia lain." Gumam Arthur.


"Dia sangat kuat pasti levelnya melebihi 999."Kata Arthur teringat pria berambut hitam tidak terluka sama sekali setelah terkena serangan sihirnya.


"Jika dia manusia yang di panggil ke dunia lain. Seharusnya dia tidak di panggil ke dunia ini." Karena level max mahluk hidup di dunia ini yaitu 999." Kata Arthur.


"Benar, mengapa aku tidak mencoba pergi ke dunia lain selain bumi. Mungkin aku bisa bertambah kuat di dunia lain. Setelah aku mencapai level max. Aku akan kembali ke bumi dan mengalahkannya." Kata Arthur.


Keesokan harinya Arthur keluar dari kamarnya. "Selamat pagi tuan." "Selamat pagi Arthur." Arthur melihat Fiona dan Veronica.


"Kemasi barang-barang kalian. Kita akan kembali ke negara Volgrad." Kata Arthur.


"Baik." Fiona mengangguk.


Beberapa menit kemudian Arthur, Fiona dan Veronica keluar dari penginapan. "Arthur." Arthur melihat Erika berlari ke arahnya.


"Aku akan pergi ke negara Volgrad. Apa ibu akan ikut pergi denganku." kata Arthur melihat Erika.


"Mengapa masih bertanya. Tentu saja aku akan pergi denganmu." Erika tersenyum.


Tidak lama kemudian Arthur, Fiona, Erika dan Veronica berada di dalam kereta kuda. "Ayo berangkat." Kata Arthur melihat supir kereta.


"Baik." Supir kereta mengangguk kemudian mencambuk kuda. "Nggiikk." Kuda berlari dan menarik kereta.


7 hari telah berlalu. saat ini Arthur, Fiona, Erika dan Veronica berada di Pelabuhan. "Kami berempat ingin pergi ke negara Volgrad." Kata Arthur melihat pria botak.


"80 coin emas." Kata pria botak.


Arthur kemudian memberikan 80 coin emas kepada pria botak. "Naiklah ke atas kapal. Tidak lama lagi kita akan berlayar." Kata pria botak.


"Ayo naik." Kata Arthur naik ke atas kapal. "Baik." Fiona, Erika dan Veronica naik ke atas kapal.


14 hari telah berlalu. Saat ini Arthur, Fiona, Erika dan Veronica turun dari kapal. "Hari ini kita akan menginap di penginapan. Besok kita akan melanjutkan perjalanan ke negara Volgrad." Kata Arthur.


"Baik." Fiona, Erika dan Veronica mengangguk. Arthur kemudian masuk ke dalam penginapan di ikuti Fiona, Erika dan Veronica.


"Ada berapa kamar kosong disini." Kata Arthur melihat pelayan penginapan.


"Saat ini tersisa 4 kamar kosong tuan." Balas Pelayan penginapan.


"Aku pesan 4 kamar untuk satu hari." Kata Arthur memberikan 4 coin emas kepada pelayan penginapan.


"Baik tuan. Silakan ikuti saya." Balas pelayan penginapan. Arthur, Erika, Fiona dan Veronica kemudian mengikuti pelayan penginapan.


"Kalian bertiga jangan ganggu aku. Aku ingin istirahat." Kata Arthur masuk ke dalam kamarnya.


"Setelah tiba di negara Volgrad. Aku akan langsung pergi ke negara Kaunas seorang diri." Kata Arthur berbaring di kasur.


Keesokan harinya Arthur, Erika, Fiona dan Veronica keluar dari penginapan. "Kami ingin pergi ke negara Volgrad." Kata Arthur melihat pria paruh baya yang duduk di atas kereta kuda.


Pria paruh baya melihat Arthur dan berkata. "100 coin emas." Arthur kemudian memberikan 100 coin emas kepada pria paruh baya.


"Ayo naik." Kata Arthur masuk ke dalam kereta kuda.


"Ayo berangkat." Kata Arthur melihat pria paruh baya.


"Baik." pria paruh baya mengangguk kemudian mencambuk kuda. "Nggiikk." Kuda berlari dan menarik kereta.


7 hari telah berlalu. Saat ini Arthur telah kembali ke negara Volgrad. "Fiona, antar Erika dan Veronica ke istana. Katakan pada ratu Eleanor bahwa Erika dan Veronica adalah temanku." Kata Arthur melihat Fiona.


"Baik tuan." Fiona mengangguk.


"Arthur kamu ingin pergi kemana." Tanya Erika.


"Aku ingin pergi ke suatu tempat." Balas Arthur berjalan pergi.


"Hei, antar aku ke negara Kaunas." Kata Arthur melihat pria yang duduk di atas kereta.


"Ahhh, baik tuan Arthur." Pria mengangguk. Pria tahu bahwa Arthur yang membunuh Alexander pemimpin negara Kaunas.


Beberapa jam telah berlalu saat ini Arthur melihat kereta kuda tiba-tiba berhenti. "Tuan Arthur, kita sudah tiba di negara Kaunas." Kata pria.


Arthur turun dari kereta kuda dan melihat sebuah kota di depannya. "Kamu bisa pergi." Kata Arthur melihat pria.


"Baik tuan Arthur." Pria mengangguk kemudian memutar kereta kuda.


"Apa anda tuan Arthur." Arthur melihat beberapa beast human berjalan ke arahnya.


"Benar, aku adalah Arthur." Balas Arthur. "Aku datang ke sini untuk bertemu Wolfer." Kata Arthur melihat beast human.


"Silakan ikuti saya." Kata manusia badak.


"Baik." Balas Arthur. Arthur kemudian mengikuti manusia badak.


Beberapa menit kemudian Arthur masuk ke dalam istana. "Arthur, akhirnya kamu mengunjungi negara Kaunas." Kata manusia serigala.


"Wolfer, aku ingin meminta 5 magic crystal darimu." Kata Arthur tanpa basa-basi.


"Baiklah, aku akan memberimu magic crystal." Balas manusia serigala.


Tidak lama kemudian Arthur melihat manusia rubah memberinya 5 magic crystal. "Bisakah kamu memberiku sebuah kamar. Aku ingin istirahat." Kata Arthur melihat manusia serigala.


"Antar Arthur ke ruang tamu." Kata manusia serigala.


"Baik." Manusia rubah mengangguk.


"Ikuti saya." Kata manusia rubah melihat Arthur. Arthur kemudian mengikuti manusia rubah.


"Anda bisa istirahat disini." Kata manusia rubah membuka pintu kamar. Arthur mengangguk kemudian masuk ke dalam kamar. Arthur menutup pintu kemudian mulai menggambar lingkaran dan bintang di lantai.


Tidak lama kemudian Arthur telah selesai menggambar formasi teleportasi. "Sekarang saatnya pergi dari dunia ini." Kata Arthur menyentuh lingkaran dan mulai membaca mantra.


"Sing!!" Lingkaran bersinar kemudian tubuh Arthur menghilang.


Arthur membuka matanya dan melihat dirinya berada di tengah kota. "Sial, aku justru kembali ke bumi." Kata Arthur melihat gedung-gedung dan mobil.


"Hahaha. Akhirnya aku kembali ke bumi." Arthur melihat pria berambut hitam dan wanita berambut ungu yang tiba-tiba muncul di depannya.


"Sial, aku bertemu dengan mereka lagi." Kata Arthur memiliki ekspresi buruk.


"Aktifkan skill observasi munculkan status pria berambut hitam." Gumam Arthur melihat pria berambut hitam.


"Skill observasi terlalu rendah. Anda tidak bisa melihat informasi target." Notifikasi merah muncul di depan Arthur.


"Siapa kalian berdua." Arthur melihat pria berambut hitam dan wanita berambut ungu.


"Sebaiknya kamu mengenalkan dirimu terlebih dulu. Sebelum bertanya nama orang lain." Kata pria berambut hitam melihat Arthur.


"Namaku adalah Arthur Benedict." Kata Arthur melihat pria berambut hitam.


"Namaku adalah Graham De Lopez." Balas pria berambut hitam.


"Graham, apa kalian berdua di panggil ke dunia lain." Kata Arthur melihat pria bernama Graham.


"Tidak." Balas Graham. Arthur terkejut mendengar Graham tidak di panggil ke dunia lain.


"Jangan bilang kalian berdua bukan berasal dari bumi." Tanya Arthur.


"Tidak, aku berasal dari bumi." Balas Graham.


"Apa kamu sudah selesai bertanya." Kata Graham melihat Arthur.


"Aku sudah selesai bertanya." Balas Arthur.


"Jika begitu kamu bisa pergi." Balas Graham.


"Kamu tidak membunuhku." Arthur terkejut mendengar kata Graham. Arthur sudah siap jika dirinya mati sekali lagi.