I Copy Your Job

I Copy Your Job
75. Mengalahkan Lilith



"Manusia katakan namamu. Sebelum aku membunuhmu." Kata Lilith menatap Arthur.


"Namaku adalah Arthur. Dan yang akan mati adalah kamu. Karena aku akan membalaskan dendam Steven." Balas Arthur.


"Steven. Apa kamu salah satu dari manusia yang membunuh kakakku." Lilith menatap Arthur dengan tajam.


"Benar, aku yang membunuh kakakmu." Arthur mengangguk.


"Arthur aku akan membunuhmu." Teriak Lilith mengangkat tangannya. "Wuusshh." Arthur melihat bola api bewarna hitam muncul di tangan Lilith dan membesar dengan cepat.


"Fire ball." "Water ball." Teriak Arthur kemudian bola api dan bola air raksasa muncul di udara.


"Mati." Teriak Lilith menembakan bola api raksasa bewarna hitam ke arah Arthur.


"Mati!!" Arthur berteriak dan menembakan bola api dan bola air raksasa ke arah bola api bewarna hitam. "Booomm!!!" Ledakan besar terjadi.


"Wind shield." Kata Arthur kemudian perisai angin menyelimuti tubuhnya.


Setelah asal ledakan menghilang Arthur melihat Lilith baik-baik saja dan tidak terluka sama sekali. "Menarik kamu tidak terluka sama sekali." Kata Lilith melihat Arthur.


"Seharusnya aku yang berkata seperti itu padamu." Balas Arthur melihat Lilith.


"Wuusshh." Arthur melihat Lilith melemparkan tombak api bewarna hitam ke arahnya. "Stone spear." Kata Arthur kemudian tombak tanah muncul di depannya.


Arthur menggerakan jarinya kemudian tombak batu melesat ke arah tombak api. "Booomm!!" Ledakan terjadi.


"Menarik. Kamu menguasai 4 sihir elemen yang berbeda." Kata Lilith melihat Arthur.


Arthur mengabaikan Lilith dan berkata. "Fire ball." Water spear." "Wind arrow." "Stone spear." Ratusan bola api, tombak air, panah air dan tombak batu muncul di udara.


"Sepertinya kamu ingin bertarung habis-habisan." Kata Lilith melihat ratusan bola api, tombak air, panah air dan tombak batu muncul di udara.


"Wuusshh." Lilith mengangkat tangannya kemudian bola api hitam raksasa muncul di udara. "Mati!!" Lilith menembakan bola api raksasa ke arah Arthur.


"Mati!!" Teriak Arthur. "Wuusshh." Ratusan bola api, tombak air, panah air dan tombak batu melesat ke arah bola api raksasa bewarna hitam. "Booomm!!!" Ledakan besar terjadi.


Setelah asal ledakan menghilang Arthur melihat Lilith berdiri dengan tubuh penuh luka. "Uhuukk." Lilith batuk darah dan terjatuh ke tanah.


"Apa kamu punya kata-kata terakhir." Kata Arthur berjalan ke arah Lilith.


"Jangan bunuh aku." Kata Lilith dengan suara serak.


"Kamu telah membunuh Steven. Jadi aku akan membunuhmu." Balas Arthur.


"Jika kamu tidak membunuhku. Aku akan memberitahumu sebuah rahasia." Kata Lilith dengan suara serak.


"Oohh. Apakah rahasia itu berhubungan dengan skill Black Fire level SS mu." Kata Arthur.


"Bagaimana kamu bisa tahu bahwa skill black fireku level SS." Lilith terkejut.


"Jawabannya sederhana. Karena aku bisa melihat statusmu." Kata Arthur. Lilith terkejut saat mendengar jawaban Arthur.


"Katakan bagaimana skill black firemu level SS." Kata Arthur melihat Lilith.


"Berjanjinlah terlebih dulu. Kamu tidak akan membunuhku." Kata Lilith.


"Baik. Aku berjanji tidak akan membunuhmu." Balas Arthur.


"Saat kamu dan teman-temanmu menyerang kakakku. Aku tidak ada di dunia ini." Kata Lilith.


"Apa kamu pergi ke dunia lain." Arthur menatap Lilith.


"Benar, aku pergi ke dunia lain." Lilith mengangguk.


"Di dunia itu batas max level bukan 999. Melainkan 9999." Kata Lilith.


Arthur terkejut saat mendengar kata Lilith. "Bagaimana caranya kamu bisa pergi ke dunia lain." Arthur penasaran.


"Aku menemukan sebuah formasi teleportasi di sebuah gua." Kata Lilith.


"Antar aku ke gua itu." Balas Arthur.


"Saat ini aku terluka. Aku tidak bisa berjalan." Kata Lilith dengan suara serak. Arthur kemudian menggendong Lilith.


"Manusia turunkan aku." Lilith menatap Arthur.


"Jangan banyak bicara. Katakan saja dimana lokasi gua itu." Kata Arthur.


"Baiklah. akan ku katakan lokasi gua itu kepadamu." Balas Lilith.


Arthur kemudian menurunkan Lilith. "Masuklah terlebih dulu." kata Arthur melihat Lilith.


Lilith menatap Arthur kemudian berjalan masuk ke dalam gua. Arthur kemudian mengikuti Lilith masuk ke dalam gua.


"Gua ini tidak seperti yang aku bayangkan." Kata Arthur melihat banyak tulisan kuno di dalam gua.


"Itu formasi teleportasinya." Kata Lilith menunjuk sebuah gambar di lantai. Arthur kemudian melihat gambar di lantai.


Formasi teleportasi ini berbeda dengan formasi yang sering aku gunakan untuk kembali ke bumi." Kata Arthur melihat formasi teleportasi di dalam gua.


"Berapa banyak magic crystal yang di butuhkan untuk mengaktifkan formasi teleportasi ini." Kata Arthur.


"10 magic crystal." Balas Lilith.


"Apa kamu mempunyai magic crystal." Kata Arthur melihat Lilith.


"Aku mempunyai magic crystal." Balas Lilith.


"Baiklah. Ayo kita kembali ke istanamu." Kata Arthur menggendong Lilith kemudian berjalan keluar dari gua.


"Manusia jika kamu menguasai sihir penyembuh. Bisakah kamu menyembuhkanku. Aku ingin berjalan sendiri." Kata Lilith.


"Tidak, jika aku menyembuhkanmu. Kamu akan menyerangku." Balas Arthur.


"Manusia, jika kamu menyembuhkanku. Aku berjanji tidak akan menyerangmu." Kata Lilith.


"Setelah kita kembali lagi ke gua dan mengaktifkan formasi teleportasi. Aku akan menyembuhkanmu." Balas Arthur.


"Baiklah, aku pegang perkataanmu." Balas Lilith.


Beberapa jam kemudian Arthur dan Lilith kembali ke wilayah iblis. Arthur dan Lilith kemudian masuk ke dalam istana. "Manusia kamu tunggulah disini." Kata Lilith melihat Arthur.


"Tidak, aku akan mengikutimu." Balas Arthur.


Arthur dan Lilith kemudian masuk ke dalam ruangan. Lilith membuka sebuah peti dan mengambil 10 magic crystal. "Kamu memiliki banyak magic crystal." Kata Arthur melihat puluhan magic crystal di dalam peti.


"Di dunia lain magic crystal dapat di temukan dimana-mana." Balas Lilith.


"Oohh." Arthur terkejut dengan perkataan Lilith.


"Bagaimana caranya kamu kembali ke dunia ini." Tanya Arthur.


"Di dunia lain. Juga ada formasi teleportasi yang dapat mengirim kamu kembali ke dunia ini." Balas Lilith.


Mendengar kata Lilith Arthur mengambil 10 magic crystal lagi. "Manusia mengapa kamu mengambil 10 magic crystal lagi." kata Lilith melihat Arthur.


"10 magic crystal ini untuk mengaktifkan formasti teleportasi di dunia lain. Jadi aku tidak perlu mencari 10 magic crystal lagi." Balas Arthur.


"Baiklah. Ayo kita kembali ke gua." Kata Arthur kemudian menggendong Lilith.


"Manusia kamu harus menepati janjimu. Kamu harus menyembuhkanku setelah kita kembali ke gua." Kata Lilith melihat Arthur.


"Kamu tidak perlu khawatir. Aku selalu menepati janjiku." Balas Arthur.


Beberapa jam kemudian Arthur dan Lilith kembali ke gua. "Taruh 10 magic crystal di 10 lingkaran kecil itu." Kata Lilith melihat Arthur.


"Aku tahu." Balas Arthur kemudian menaruh 10 magic crystal di lingkaran kecil. "Singg!!" Arthur melihat formasi teleportasi bersinar.


"Sekarang berdirilah di dalam formasi teleportasi." Kata Lilith.


"Manusia apa yang kamu lakukan." Lilith berteriak saat Arthur melemparnya ke formasi teleportasi.


"Singg!!!" Tubuh Lilith kemudian menghilang.


Melihat tubuh Lilith yang menghilang Arthur mulai menggambar formasi teleportasi. Arthur menyentuh formasi teleportasi dan berteriak. "Summon."


"Singg!!" Arthur melihat Rapunsel yang muncul di depannya. "Arthur." Rapunsel terkejut melihat Arthur memanggil dirinya di dalam gua.


"Aku telah mengalahkan Lilith." Arthur kemudian bercerita dia berhasil mengalahkan Lilith dan mengirimnya pergi ke dunia lain.


"Ahhh." Rapunsel terkejut saat mendengar kata Arthur. Rapunsel melihat formasi teleportasi dan berkata. "Ini adalah formasi teleportasi kuno. Formasi teleportasi ini setidaknya berusia 1000 tahun lebih. Dan cara mengaktifkannya membutuhkan 10 magic crystal."


"Benar, cara mengaktifkan formasi ini membutuhkan 10 magic crystal." Kata Arthur kemudian menaruh 10 magic crystal ke dalam lingkaran kecil. "Singg!! Formasi teleportasi kemudian bersinar.


"Rapunsel katakan pada Eleanor dan Slyvia bahwa aku pergi ke dunia lain." Kata Arthur berdiri di dalam formasi teleportasi.


"Baik, aku akan mengatakan kepada Eleanor dan Slyvia bahwa kamu pergi ke dunia lain." Rapunsel mengangguk. "Singg!!." Arthur kemudian menghilang.