CallyDaniel

CallyDaniel
56—Dalangnya!!



David sudah menghubungi Orland saat ada sinyal ditengah laut, ia meminta bantuan Orland agar bisa secepatnay menemui Letta juga Arga. Dan Orland sudah mengaturkan sebuah penerbangan darurat untuk keduanya.


Rencananya tengah malam ini akan ada heli khusus yang akan menjemput keduanya, dan karena itu David sudah memberitahukan kepada pihak kapal dan mendapat persetujuannya.


"Jangan ada yang tertinggal yank," ucap David yang tengah sibuk dengan ponselnya.


"Jangan hanya merintah, bantuin," ketus Cally yang membuat David membuang ponselnya keatas ranjang.


"Hehe, maafkan suamimu ini sayang," memeluk mesra tubuh istrinya.


Sedangkan kini ada seseorang yang tengah dimakan amarahnya saat mengetahui jika rencananya telah gagal, tak hanya itu saja bahkan kini semua anak buahnya berada didalam tahanan polisi.


"Bodoh! Rencana sekecil ini kenapa bisa sampai gagal dan ketahuan polisi," umpatnya tak tenang.


"Untung saja aku sudah melakukan pencegahan, besok mungkin mereka semua sudah membusuk bersama para kecoa," seringainya licik.


"Arletta juga Cally, kalian berdua akan merasakan akibatnya karena telah berani mengusik keluarga kami," geramnya.


"Nenek," panggil seseorang yang membuat jantungnya berdebar.


Ya! Itu adalah Sonya, ibu kandung dari dokter Daniel. Ia yang sangat membenci Cally bertekat akan menghancurkannya, dan rencananya itu ia mulai dari saudara tercintanya, Arletta. Namun sayayngnya rencana hanya akan menjadi rencana saat tak satupun anak buahnya yang berguna.


"Kenapa belum tidur nak," tanya Sonya yang berjalan mendektai cucunya.


"Siapa Cally juga Arletta nek," tanyanya dengan sangat polos.


Sonya menggandeng Meya untuk duduk disofa kamarnya, disana ia menceritakan siapa Cally juga Arletta. Bukan Sonya jika hanya menceritakan faktanya saja, tentu ia mengarang dengan sangat bebasnya hingga membuat Meya perlahan menaruh amarah pada keduanya.


"Mereka yang membuat mamy sama papy aku bertengkar nek?"


"Betul nak," perakting menangis dengan sangat pilu.


"Aku benci mereka, aku nggak mau mamy papy berntem terus," tangis bocah tersebut.


Edo yang mendengar tangis cucunya segera berlari kembali ke kamarnya, ia segera menggedong tubuh mungil cucunya dan mengajaknya keluar. Edo tahu apa yang telah dilakukan istrinya pada cucu mereka, mungkin Edo juga membenci mereka sama dengan Sonya.


Tapi Edo tak suka jika masalah ini harus melibatkan anak kecil yang masih suci dan tak tahu menahu apa yang terjadi disekitarnya.


"Kita bahas ini nanti, aku harus menenangkan cucuku dulu," melirik sekilas istrinya.


"Brengsek! Rupanya Edo mulai luluh dan melupakan amarahnya," gumam Sonya.


"Terserah saja! Tujuanku harus tercapai, apapun jalannya!"


Plak ..


"Apa-apaan kamu ini," marah Sonya.


Edo maju dan mencengkeram rahang Sonya dengan begitu kuat, kini ia tak bisa mentoleransi perbuatan Sonya pada satu-satunya cucunya.


"Aku tahu kamu membenci Letta juga Cally, aku tahu dan aku memberimu kebebasan untuk melakukan apapun itu."


"Tapi jangan pernah sentuh dan racuni cucuku dengan kebencianmu," teriak Edo sangat murka.


"Kita hanya bemusuhan dengan orang dewasa, jangan pernah libatkan anak-anak didalamnya seperti kamu yang melibatkan Laisa hingga celaka!"


"Gadis tengik itu cukup beruntung, seharusnya ia mati membayar dosa ibunya!"


"Cukup Sonya!! Apa perlu aku hentikan semua pengawalku yang sudah kamu jadikan pembunuh?"


"Jangan keterlaluan, kau ini istrimu!"


"Maka turutilah ucapan suamimu ini!"


Edo mendorong dengan kasar tubuh istrinya hingga terjatuh diatas ranjangnya. Tak ada air mata yang menghiasi pertengkaran keduanya, hanya ada tatapan murka yang berbalut dendam didalamnya.


.....


...


Dirumah sakit Arga tengah memeriksa beberapa laporan dari perusahaannya, namun ia dikejutkan dengan salah seoarng anak buahnya yang masuk dengan tergesa-gesa.


"Pelan! kau mau membangunkan putraku?"


"Maafkan saya tuan, tapi ini gawat."


"Ada apa?"


"Para penculik itu, mereka semua ditemukan sudah tak bernyawa."


..."Jangan lupa like komen juga favoritnya ya, terus tekan vote untuk lebih semangat updatenya🤭"...


...Maaf kalau masih banyak typo yang behamburan, dan terima kasih sudah setia membacanya❣


...