CallyDaniel

CallyDaniel
21—Daniel



"Tapi Ga, bagaimana dengan laki-laki kemarin," tanya David membuat semua menatapnya.


"Laki-laki siapa sayang," tanya Letta menyentuh lengan suaminya.


Arga menceritakan semua hal yang terjadi di restoran siang itu, dimana ia tiba-tiba saja datang bersama David. Letta nampak terkejut saat mendengar jika anak gadisnya dengan berani menghampiri laki-laki yang membuntutinya seorang diri, dan ia bersyukur saat itu membiarkan Shaka menyusul adiknya.


Arga segera menahan tubuh Letta yang hampir terjatuh dan berkata," Sayang, kamu kenapa."


"Nggak, aku cuma kaget aja. Aku nggak nyangka mereka berdua seberani itu."


"Loe nggak lupa kan Ta, gimana posesifnya Shaka juga Laisa yang bahkan melebihi posesifnya suami loe," ucap David mengingatkan mereka dengan sikap posesif yang ditunjukkan kedua anaknya sedari kecil.


Dan hal itu membuat semua orang mengenang kembali masa itu, membuat Cally hanya bisa diam menggaruk kepalanya yang tak gatal. David tersenyum menatap Cally yang nampak diam tak berkutik dan hanya diam mendengarkan.


Dengan begitu manisnya David tersenyum mengacak-acak rambut Cally sambil berkata," Ngomong, jangan diam aja."


"Ih kak David, aku bukan Mira ya," protes Cally menatap manyun David.


Semua orang menatap interaksi manis keduanya, terutama Letta yang melihat kembali keceriaan diwajah David sepeninggal Seruni. Cally juga nampak begitu nyaman saat berdebat manja dengan David, bahkan mengabaikan mereka yang sedang menatapnya.


"Kayaknya yang dibilang Olla bener ya ini," tanya Elena masih saja menatap keduanya.


"Hheh, bener tan."


David yang tak fokus menjawab begitu saja pertanyaan yang dilontarkan Elena padanya, padahal sejujurnya ia tak begitu mendengar apa yang dipertanyakan karena terlalu sibuk bergurau dengan Cally.


"Ha, tante tadi tanya apa," tanya balik David saat menyadari tatapan semuanya.


"Om merestui jika kalian mau bersama sampai tua," sahut Reno mengemukakan restunya.


"Benar, Cally juga adalah anak gadis kami Vid. Dan tante akan begitu bahagia jika Cally bisa mendapatkan suami yang baik," sahut Elena.


David juga Cally saling bertatap-tatapan mendengar apa yang baru saja didengarnya, ada rasa aneh canggung bahkan malu hingga membuat wajah Cally memerah. Letta menatap haru Cally yang sudah lama tak ditemuinya, dan kini ia hanya berharap jika Cally akan bahagia dengan pasangannya.


"Aduh sayang, kenapa nangis lagi sih. Udah dong nangisnya," keluh Arga yang selalu kesal melihat istrinya mudah sekali menangis.


Cally tersenyum melihat Letta yang begitu ceria, tak seperti pertama kali saat dilihatnya yang begitu berantakan batinnya. Dan ia berjanji pada dirinya sendiri, jika memang bersama David mampu membuat Letta bahagia maka ia akan melakukan itu juga.


"Yaudah om sama tante sebaiknya istirahat dulu, pasti lelah kan perjalanan dari pagi," ucap David.


"Aduh perhatiannya David, beda banget sama anak kita ya mah," ejek Reno menatap Arga yang memeluk erat tubuh istrinya.


"Udah jangan diledekin pah, nanti nangis kasian Letta capek."


Cally mengantarkan Elena serta Reno kekamarnya, namun ditengah jalan Elena kembali memberinya nasehat untuk hidupnya. Nasehat yang begitu mudah namun agak rumit untuk Cally jalani.


"Aku bakal usahain itu tante," tulus Cally tersenyum pada Elena.


"Besok kita jenguk mommy kamu ya nak," seru Elena yang membuat Cally mengangguk penuh bahagia.


........


Ditempat lain Daniel tengah menghubungi seseorang secara misterius, ia dengan suara perlahannya nampak begitu serius membahas entah apa dengan orang di sebrang telponnya itu.


Sesekali ada raut marah pada wajah Daniel entah apa penyebabnya, namun sedektik kemudian ia akan tersenyum bagai orang gila yang kehilangan akalnya.


"Saya mau semua beres besok," seru Daniel bergitu serius.


" ... "


"Terserah apapun itu, yang jelas dia harus menerima pelajaran atas perbuatannya."


" ........ "


"Saya tunggu kabar baik dari kalian, dan saya tidak mau ini gagal!"


...‐Terima kasih untuk semua dukungannya‐...


...‐Terus vote , like komen jg favorit agar selalu update‐...