Bring Me

Bring Me
Kunjungan



Kriss sangat ingin memercayai Anna tidak melakukan hal tersebut.Tapi Anna selalu saja tidak bisa membuktikan bahwa diri nya tidak bersalah.Dan sekarang ada bukti baru muncul.Tuduhan Anna sebagai pelaku semakin kuat.


"Aku ingin bertemu dia.Ayo kit ke sana." Ucap Kriss tegas.


"Tapi kondisi mu,," ucapan Shaun terhenti ketika Kriss menatap tajam ke arah nya.


"Kau saja yang tinggal di sini menggantikan ku." Ucap nya dingin lalu melangkah mendahului Shaun.


Shaun pun hanya bisa menuruti nya saja.Ia mengekor di belakang Kriss.


Tiba di sana,Kriss yang sudah duduk menyiapkan hati nya untuk menghadapi Anna.Ia melihat sosok wanita yang masih menjadi istrinya itu keluar berjalan di giring petugas.Wanita itu duduk di hadapan Kriss yang terhalang oleh dinding kaca yang bening memisahkan mereka.


Ekspresi Anna terlihat datar dan seperti orang yang sudah tidak ingin hidup.Kriss merasa hati nya sangat tersayat melihat keadaan Anna.Tapi mengingat kejadian itu ia benar benar tidak ingin memiliki perasaan lagi lada wanita itu.


Kedua nya hanya terdiam.Hingga akhir nya Kriss buka suara.


"Tidak ada yang ingin kau katakan?" Ucap Kriss sambil kedua tangan nya yang berada di atas ujung paha meremas erat.


"Apa? Apalagi yang harus ku katakan?" Sahut Anna datar.


"Kenapa! Kenapa kau tidam menjelaskan jika kau tidak bersalah.Kenapa kau hanya diam?!"


"Jika kau memang tidak bersalah kenapa kau tidak bisa melakukam pembelaan?!!!" Ucap Kriss dengan nada geram dan bahu nya yang bergetar.


"Apa yang harus ku katakan? Aku juga tidak bisa melakukan pembelaan.Apa kau akan memercayai ku jika ku bilang saat itu aku di pukul pingsan?!! Aku juga tidak tahu mengala aku berda di sana!!" Bentak Anna.


"Apa kau akan percaya semua ketika semua bukti pembunuhan mengarah kepada ku?!" Anna menyeringai gila.


Ekspresi Anna yang seperti itu tidak pernah ia lihat.


"Pergilah! Aku akan menanggung ini semua.HAL YANG TIDAK PERNAH KU PERBUAT!" Anna menekan kan perkataan nya.


Anna bangkit ingin meninggalkan Kriss.Ia tidak habis pikir Kriss tidak berusaha mencari kebenaran nya.Ia sangat tidak bertemu dengan nya lagi.


"Tunggu!" Ucap Kriss yang membuat Anna mengurungkan langkah nya.


Anna menoleh ke arah pria itu yang mendongak kan kepala nya menatap Anna.


"Aku akan menceraikan mu.Tunggu saja surat dari pengadilan." Ucap Kriss.


"Baik.Lakukan lah! Kurasa itu juga membuat ibu mu bahagia." Ucap Anna dingin yang tidak seperti Anna yang biasa nya.


"Apa ini wajah asli mu?! Apa yang kau rencanakan bersama Hansen baj*ng*n itu?!!" Bentak Kriss bangkit dari duduk nya menatap nyalang Anna.


"Terserah mu berpikir apa.Aku malas menanggapi lagi.Lagi pula hubungan kita sudah berakhir.Pulang lah dan beritahu ibu mu agar dia merayakan kemenangan ini dua kali." Ucap Anna dengar ekspresi datar.


"Apa kau pikir ibu ku wanita gila yang tega menghabisi keluarga nya seperti mu?!!" Kriss sudah lepas kendali.


Petugas mencoba menenangkan nya.


"Apa kau masih ingin membuang waktu mu berbicara dengan wanita gila ini?" Anna menyeringai.


Anna pun pergi berlalu meninggalkan Kriss yang emosi nya memuncak.


"Karna sudah seperti ini.Aku akan memerankan peran penjahat ini." Lirih Anna.


Setelah pergi dari Rukan itu,Kriss pergi ke bar meminum banyak alkohol demi melampiaskan amarah nya.


***


Anna di kejutkan dengan kehadiran seorang wanita yang memakai baju tahanan yang seperti diri nya.Wanita itu terlihat tidak memiliki ekpresi apapun dan badan nya yang terlihat berotot.


"Dia ini wanita atau pria." Batin Anna sekilas melirik wanita yang batu masuk dan duduk di hadapan nya.


"Kau barusan melirik ku?" Ucap wanita itu datar.


Anna merasa sedikit takut.Tanpa ia sadari tangan nya bergetar.Tapi ia berusaha mengatur ekspresi nya.


"Kau takut?" Ucap wanita itu berdiri berjalan mendekati Anna.


"Bukankah kau wanita yang membunuh kepala keluarga Louman? Sudah membunuh kenapa kau terlihat takut pada ku?" Wanita itu semakin mendekat dengan jalan nya yang perlahan.


"Kau mau apa? Lagi pula aku tidak melakukan itu walaupun tidak ada yang percaya pada ku!!" Anna berteriak kesal.


Wanita itu berjongkok mendekati wajah Anna yang terlihat takut.


"Kalau bukan kau,mengapa kau berada di sini menanggung kesalahan orang?" Wanita itu menyeringai dan terlihat seperti ingin membunuh.


"Kau tahu,aku berada di sini karena menanggung kesalahan yang ku perbuat sendiri.Aku suka d*r*h segar yang mengalir.Aku baru saja menghabisi wanita hamil yang mengandung bayi berd*r*h segar." Wanita itu semakin tersenyum gila.


"Bukan seperti kau!!" Ucap wanita itu tegas menarik wajah nya agar berjarak dari wajah Anna yang ketakutan hebat.


"Kalau aku bisa keluar dari sini juga,aku pasti akan mencari pelaku nya dan membalas nya!!!! Aku tidak bisa apa apa!!" Teriak Anna.


Wanita itu tiba tiba mendekatkan wajah nya ke telinga Anna lalu berbisik.


"Mari ku tunjukkan NERAKA!" bisik wanita itu.