
Saat mobil yang Megi dan suaminya kendarai memasuki basemen, Megi melihat sosok anaknya duduk di kursi penumpang di samping supir.
"Pah,pah!!bukanya itu Kriss kita pah?!"Megi menunjuk ke arah mobil yang baru saja berselisih dengan mereka.
Dari kaca spion,ayah Kriss mengenali mobil itu juga milik anaknya.
"Sepertinya iya ma.Kita ikuti saja!"dengan cepat ayah Kriss kembali memutar arah tujuannya untuk mengikuti mobil milik Kriss.
"Pah, bukanya anak kita mendonorkan jantung ke Anna?kenapa dia masih hidup? sebenarnya apa yang terjadi pah?"semua pertanyaan Megi membuat ayah Kriss jengah.
"Kalau papa tahu papa gak akan sampai sini ma.Mungkin papa sekarang sedang bermain golf."celetuk ayah Kriss.
"Apaan sih pah!!mama nanya serius juga."kesal Megi.
Ayah Kriss hanya mendengus pelan malas meladeni istrinya.
🍃🍃🍃
Di dalam apartemen mewah,sepasang insan sedang memadu kasih di atas ranjang yang menjadi saksi bisu.Deruan nafas, decakan dan suara desa**n memenuhi pendengaran di kamar itu.
Hingga kedua anak manusia itu sampai pada ******* dan terjadi pertumpahan bibit kental pada wajah si wanita.
Setelah membersihkan bibit-bibit itu mereka terbaring sambil berpelukan.
"Kau milik ku."ucap pria itu sambil mengecup kening wanitanya.
"Terimakasih, Albert.Kau masih menunggu ku."Arina membalas ciuman pria yang bernama Albert itu.
"Aku sanggup karena aku sangat mencintaimu."Albert kembali mengecup kening Arina.
"Tapi bagaimana dengan saham yang di serahkan oleh Kriss?Apa kakek memberikan itu padamu?"tanya Arina.
"Saham?hmm...kami bahkan belum membahas tentang itu.Mungkin saja ayah sedang berada di rumah sakit karena syok."jelas Albert anak bungsu kakek Kriss.
"Kenapa harus membahas ini? bagaimana jika kita berkeliling Eropa Minggu depan?"tawar Albert.
"Keliling Eropa?kau serius?"wajah Arina berbinar-binar.
Albert hanya mengangguk.
"Oh thank you baby..I love you so much!"Arina meraih bibir Albert dan mulai bermain brutal.
.
.
.
.
.
Di pemberitaan sedang heboh masalah Kriss yang mendonorkan jantung kepada mantan pengantinnya.Entah siapa yang begitu berani dan cepat menyebarkan isu ini.Apa lagi Kriss di nyatakan sudah tiada.
Di perusahaan besar Louman grup juga terjadi meeting darurat pengalihan saham yang di lakukan begitu cepat karena beredarnya kabar ini.
Dan Kriss sendiri belum berani menampakkan diri di publik untuk membuat suasana tenang sementara sambil menunggu siapa sumber yang menyebar informasi ini.
Kriss sudah kembali pulang ke rumah utama Louman untuk menjelaskan apa yang sudah terjadi.
Kriss mendapat hukuman dari sang kakek,ia dikirim untuk memegang rumah sakit yang berada di negara Y.Kriss tidak menolak, karena mungkin ini jalan satu-satunya bisa melupakan Anna dengan kesibukan dan di tempat yang jauh.
Sedangkan Anna sendiri masih di rawat oleh ibunya selama masa pemulihan.
Hingga tak terasa waktu berlalu 3 bulan.
Mereka berusaha melupakan satu sama lain.Hidup dalam kesibukan masing-masing.
Kini Anna sudah kembali ke negara Y.Karena ia ingin benar-benar jauh dari negara yang menyimpan banyak kenangan.Ia kembali ke toko kuenya yang sudah lama tidak ia urus dan hanya ia serahkan kepada Kylie.
.
.
.
.
.
Anna tiba di bandara internasional negara Y.Ia pun melangkahkan kakinya menghampiri Kylie yang melambaikan tangan.
"Wah....kenapa perut nona begitu besar?"tanya Kylie yang polos terkejut.
Anna baru menyadari bahwa semua karyawan tidak tahu bahwa dia sedang hamil.
"Ahh...aku lupa bercerita kalau aku sudah menikah.Sekarang aku sedang hamil."ucap Anna berusaha tenang.
"Benarkah?terus,kemana suaminya nona?"tanya Kylie lagi.
"Dia sedang banyak kesibukan di luar negeri.Jadi aku hanya bisa pulang sendiri."sahut Anna.
"Tapi kan..."di potong oleh Anna.
"Lebih baik kau diam dan kita langsung saja pulang.Aku lelah jika harus menunggu kau menanyakan semua sambil berdiri."ketus Anna.
"Maaf nona.Mari!"Kylie membantu Anna membawa kopernya.
"Apa aku sudah makan siang?"tanya Anna pada Kylie yang berjalan di sisinya membawa salah satu koper Anna.
"Kebetulan belum nona.Bagaimana jika kita mencari resto dulu."ajak Kylie.
"Huh.. terjebak lagi deh."keluh Kylie.
Anna tertawa kecil.
'Nona Anna terlihat sedikit bahagia.Apa suami nona Anna sangat baik?Nona tidak seperti pertama kali datang ke sini.Dulu ia terlihat seperti banyak menutupi luka.Tapi aku juga bahagia nona baik ini seperti ini.'batin Kylie.
"Oh ya, bulan depan ibuku akan datang menyusul."ucap Anna.
"Benarkah?apa dia sendiri?"tanya Kylie.
"Bersama adik ku.Kebetulan kami di beri sedikit warisan dari mendiang ayah."Anna memegang bagian luka bekas operasi dengan tatapan sendu.
"Ada apa nona?"tanya Kylie.
"Aku akan menceritakan itu nanti."Anna tersenyum manis.
"Hmm, baiklah."sahut Kylie.
Setelah memasuki taksi dan mencari sebuah resto terdekat.Tapi saat di tengah jalan Anna melihat ada penjual di pinggir jalan berjualan burger.
"Pak berhenti!"seru Anna.
Si supir pun berhenti.
"Ada apa nona?"tanya Kylie.
"Aku ingin beli itu."Anna mengisyaratkan pada kang burger yang sedikit sibuk.
"Baiklah nona.Aku turun dulu."ucap Kylie.
"Tidak.Biar aku saja.Kau bukan pembantu ku Kylie.Lain kali panggil saja aku Anna.Bukankah kita seumuran."ucap Anna.
Kylie yang mendengar itu sedikit terharu.
"Baik nona."sahut Kylie.
"Ini yang terakhir kali aku mendengar kata nona."ucap Anna sembari keluar menuju kang burger.
Anna mendekati si kang burger.
"Tuan, burgernya 4 ya, spesial.Tapi jangan pakai selada."pesan Anna.
"Siap nona.Silahkan duduk dulu."ucap si kang burger.
Anna hanya membalas tersenyum.
Saat masih menunggu Anna mendengar suara seorang pria yang tidak asing baginya.
"Tuan, burgernya seperti biasa satu ya."pesan pria itu.
"Tanpa selada?"tanya si kang burger memastikan.
"Iya."sahut pria itu.
Deg!
'Suara itu?!!'Anna tidak berani menoleh ke belakang.
'Apa dia di sini juga?'
'kenapa dunia ini begitu sempit?'batin Anna.
Beberapa menit setelah itu si kang burger menghampiri Anna memberikan bungkusan burger itu pada Anna.
"Terimakasih.Kembaliannya ambil saja."ucap Anna tergesa-gesa.
"Terimakasih,nona."sahut kang burger itu.
Kriss mendengar suara yang sangat familiar yang tadi berdialog dengan si kang burger.
Ia langsung meneliti si wanita yang berjalan menuju taksi.
Tapi ketika belum sempat memperhatikan wajah wanita itu ada panggilan masuk mengganggu dari Megi ibu Kriss.
Dengan terpaksa Kriss fokus pada panggilan tersebut.
Anna kembali masuk ke dalam mobilnya dengan wajah sedih tidak seperti tadi.
"Ada apa nona?"tanya Kylie.
Bersambung
.
.
.
.
.
Jangan lupa tinggalkan jejak!
Vote
Like
Komen yah🤗