
Setelah berpikir lama Atan kembali berucap pada Ceka dan Sekertaris Han,
" Lalu sekarang kita harus berbuat apa Pa?" tanya Atan dengan menatap ke Ceka dan sekeretaris Han.
" Begitu dong anak papa. Kamu sudah semakin bijak dalam mendengar," seru Ceka dan kembali merangkul Atan ke dalam pelukanya.
Sebenarnya Ceka sudah tahu kalo Atan adalah anak kandungnya. Karena sebelum mendapat informasi soal Kanta dan Viky Ia diberikan kertas oleh pak Baji saat membereskan ruang kerjanya yang ditemukan oleh salah satu asisten rumahnya. Kertas itu berisi pesan Kanta pada Ceka di mana Kanta yang mencurahkan semua masa lalunya sebelum menikah dengan Ceka. Dan rasa bersalahnya pada Mila mama Atan dan juga Ceka serta Atan.
Selesainya berpelukan Ceka melepaskan pelukanya dari Atan dan kemudian memerintah sekertaris Han untuk menjelaskan rencana mereka yang sudah disusun sebelum mereka memberitahu Atan tentang informasi Kanta dan Viky.
"Sebenarnya pangeran, saya dan bos besar akan pergi ke Amerika Serikat untuk sementar waktu. "
" Ini adalah salah satu rencana kami untuk menghancurkan Ninja Hitam atau Drigen Black nama organisasi Cankandani dan Saka, " jelas Sekertaris Han pada Atan dengan berdiri di hadapan Atan, dan Ceka yang lagi duduk di sofa ruang keluarga tersebut.
"Apa maksud kamu? dan Ayah pergi ke Amerika? Papa apa ini rencana Papa?" tanya Atan bingung sambil melirik ke Han dan Ceka.
" Maksud Han adalah Ayah dan Dia harus berpura-pura menghilang dari indonesia. "
" Karena sebenarnya mereka sudah, merencanakan sesuatu hal buruk pada Ayah dan perusahaan Ayah serta cara menghancurkan kamu, mata-mata Ayah yang memberitahu Ayah soal rencana mereka, " jelas Ceka.
"Lalu kenapa Ayah harus pergi ke Amerika? apa hubunganya dengan Amerika dan rencana kita? "
" Bukanya sama saja Ayah berusaha melarikan diri dari mereka dan meninggalkan aku di sini sendiri? " tutur Atan yang sudah sedikit kecewa.
" Ayah tidak akan meninggalkan kamu dan juga, tidak melarikan diri dari mereka. "
" Kamu tahu Oranisasi Cankandanii pusatnya berada di Amerika. Mereka merupakan kelompok yang mengincar permata merah atau rahasia Atabuan keluarga kamu Tan."
" Mereka akan berusaha mengincar permata merah itu dengan cara mencari kelemahan kamu yaitu orang terdekat kamu Tan. Dan salah satu orang terdekat kamu adalah Ayah dan wanita yang kamu cintai."
"Mereka akan memaksa kamu memberikan permata itu pada mereka. Karena permata yang ada pada dirimu adalah permata pusat terbukanya semua pintu kerajaan Atabuan atau pusat emas, berlian dan permata. Jika itu terjadi maka dunia manusia akan musnah semua yang ada hanyalah dunia iblis yang serakah, " jelas Ceka sambil menatap Atan.
Selama ini Atan selalu mengalami perubahan dirinya dari monster menjadi manusia normal dan kembali menjadi monster. Kelima sahabat Atan pun sudah mengetahui jati diri Atan sebenarnya. Di mana itu Atan yang memberitahu mereka sebelum mereka mengetahui dari orang lain. Kelima temanya awalnya syok dan takut saat melihat perubahan wujud pada Atan, namun karena mereka berusaha meyakinkan diri mereka kalo yang ada bersama mereka adalah Atan Rayanin. Oleh karena itu mereka pun sudah terbiasa dengan diri Atan.
Atan yang mendegar penjelasan Ceka Ia pun kembali berfikir sebentar dan berkata,
" baiklah kalo itu rencana Ayah, demi keselamatan Ibu dan Ayah aku akan berusaha menjalani rencana ini sebisaku. "
" Ini baru anak papa dan mama. Ingat kamu tidak boleh sedih karena kehilangan Viky, berpura-puralah seakan kamu tidak mengetahuinya. Walau itu sangat melukaimu tapi inilah cara kita satu-satunya."
"Ayah sudah memberitahu pihak sekolah untuk meliburkan sekolah selama tiga bulan. Jadi kamu boleh ikut Ayah dan Han ke Amerika. Untuk membahas rencana kita selanjutnya, " ucap Ceka dan menatap Atan.
Atan yang bingung ingin bertanya lagi namun karena tidak ingin terjadi perdebatan antara dirinya dan Ceka maka Atan mengurungkan niatnya dan akan bertanya saat Ia dan Ceka sendirian di kamar. Saat Atan yang masih melamun dengan jalan pikiranya, Ceka kembali mengatakan pada Atan.
" Malam ini kita akan pergi ke Amerika. Rumah ini akan dijaga oleh para bawahan Ayah dan Pak Baji serta semua pekerja rumah kita. Satu hal yang harus kamu ingat Tan, jika kamu sudah pulang kembali ke Indonesia ubah sikapmu pada orang yang kamu cintai."
"Maksud Papa?" tanya Atan.
"Papa tahu siapa gadis yang kamu cintai. Semua mata-mata Ayah sudah tahu Dia, Dia yang sekarang kamu tempatkan di kontrakan seberang jalan, " jelas Ceka.
Yah Ceka memang mengetahui semua informasi Atan dari para kaki tanganya yang ditugaskan untuk mengawasi setiap gerak-gerik tentang Atan. Awalnya Ceka tidak menyetujuinya karena tahu kalo Atan jatuh cinta pada seorang anak nelayan ikan. Namun semenjak Atan mengenal Kara sikap Atan sangat berubah, walau Ceka sering mendengar keluahan tentang kenakalan dan masalah Atan yang selalu berantam di sekolah, namun tetap saja sikap dan tingkah laku Atan sangat berubah sejak mengenal Kara.
" Papa aku..., " suara Atan terbata-bata saat mencoba menjelaskan Kara pada Ceka namun secepatnya suara Atan dipotong oleh Ceka.
" Ayah menyetujui jika itu membuat kamu bahagia. Namun demi rencana kita dan keselamatan kita, berubahlah sikapmu sedikit padanya. Setidaknya selama menjalankan misi ini. "
" Karena kelemahan seorang pria sejati ada pada gadis yang dicintainya, camkan kata-kata Ayah," ucap Ceka.
Setelah berbincang beberapa lama dengan Atan di ruang keluarga, saat membahas rencanaya. Lalu Ceka kembali melangkah kakinya mengikuti Han ke ruang kerjanya. Untuk membereskan semua berkas-berkas pentingnya untuk di bawa saat bekerja di Amerika dalam kurung waktu yang lama.
Bersambung.