ATABUAN

ATABUAN
Pertama kali makan semur jengkol ~ Atabuan.



Atan dan Kara yang masih berpelukan masih beridiri sama dengan posisisi yang sama. Kara yang mencoba melepaskan pelukanya pada Atan sambil berkata,


"Tan. Maafkan aku tapi, aku rasa kamu urusin hubungan kamu sama?"


"Jangan banyak mengoceh aku dan Rani tidak ada hubungan apa-apa, " ucap Atan yang memotong perkataan Kara.


"Tapi, aku sama Rani adalah sahabat aku tidak mau di bilang sebagai perpacor dalam hubungan kamu Tan," ucap Kara dengan tatapan dalamnya pada Atan.


"Siapa juga yang bilang kita jadian? Memang kamu sudah jawab perkataanku?" tanya Atan dengan senyum yang lebar saat Ia melepaskan pelukanya dari Kara.


"Apa? Oh itu...maksud aku,"


"Kara, Kara kenapa kamu sepolos ini? Lihat, 'kan kamu tidak bisa berkata?" batin Kara.


"Sudahlah kamu tidak usah sembunyikan perasaan kamu sama aku lagi," sahut Atan sambil tersenyum lebar dan mengacak-acak rambut Kara dengan tanganya dan terus tersenyum bahagia.


Sedangkan Kara terus memukul-mukul bibirnya sesekalii dengan wajah yang sangat malu, sambil memutar tubuhnya ke samping, saat Kara ingin menjelaskan ucapanya lagi suara Ana memanggil dirinya dan Atan untuk masuk dan makan bersama di dalam rumah.


Kara dan Atan pun saling memandang lalu kembali melangkah ke depan dengan sesekali Kara terus memukul bibirnya pelan karena terlanjur keceplosan soal perasaanya. Sedangkan Atan begitu bahagia mendengar ucapan Kara beberapa menit yang lalu. Walau Ia tahu kalo Kara masih malu- malu mengungkapkan perasaanya pada Atan dan melirik sebentar ke Kara.


Sesampainya di dalam rumah Atan melihat semua menu makanan yang sudah di masak oleh Bibi Kara, Atan menelah silvanya karena Ia tidak menyangkan kalo semua makanan yang ada di meja itu, adalah makanan kesukanya kecuali jengkol dan semur ceker ayam.


"Ini semua Bibi yang masak?" tanya Atan pada Ana sambil menunjuk semua makanan yang ada di meja.


"Ya Nak. Itu aku yang masak spesial untuk nak Atan," jawab Bibi Kara sambil tersenyum pada Atan.


Atan mulai mengambil posisi duduknya di kursi dan juga diikuti Kara yang menarik kursi di hadapanya dan duduk dengan posisi, keduanya saling berhadapan. Sedangkan Ana berdiri di samping Kara sambil menyiapkan nasi di depan Kara dan Atan. Lalu wanita paruh baya itu menawarkan beberapa macam sayuran yang tadi ia masak pada Atan.


" Ayo nak Atan makan ini, ini adalah semur jenggkol salah satu makanan favorit Kara, " jelas Ana sambil menyentong semur jengkol yang ada di piring dan di taroh di atas nasi Atan.


"Makasih Bi sudah masak makanan favoritku," seru Kara sambil menyentong semur jenggkol ke piringnya untuk segera di makan.


Atan yang masih ragu memakan semur jenggkol namun saat Ia melihat Kara yang memakanya dengan sangat lahap Atan pun memberanikan diri untuk makan. Walau ia sedikit ragu karena seumur hidup Atan Ia tidak pernah makan jenggkol dan pete, ini adalah pertama kali bagi Atan untuk makan.


Ana dan Kara menatap Atan dengan sangat serius saat Atan memasukkan setengah sendok makan beriisi semur jengkol ke dalam mulutnya. Atan memakan dengan mengunyah sangat pelan sambil merasakanya makanan yang ada di mulutnya itu. Lalu Kara bertanya,


"Bagaimana rasanya?"


"Ini enak sekali Bi, wahh ini pertama kali aku makan jengkol dan rasanya sangat enak," jawab Atan dengan terus mengunyah makannya sambil tersenyum pada Kara dan Bibinya.


" Syukurlah Nak Atan menyukainya. Kalo enak, ayo kita lanjut makan bersama lagi, " tambah Bibi Kara. Sambil menarik kursinya dan duduk di samping Kara yang berhadapan dengan Atan dan mulai makan bersama Atan dan Kara.


"Ini pertama kali aku makan dan duduk di kursi bersama seperti keluarga, Biasanya aku makan di meja yang besar dan dikelilingi oleh para pelayan. Kadang dengan papa, mama, dan Viky tapi itu dulu sekarang tidak lagi. Papa selalu sibuk dengan bisinis dan usaha, " batin Atan saat Ia melihat Kara dan Bibinya yang lagi makan dengan tawa padanya sambil Bibi Kara terus mengambil sahur ke piring Atan dan Kara. Dan mereka pun makan siang itu penuh kebahagian.


 


***Bersambung***.