ATABUAN

ATABUAN
Penyesalan~Atabuan.



Di malam dimana Atan masih memeluk Kara dengan sangat erat. Malam ini seperti mimpi yang indah bagi Kara.


 


Kara bertanya dalam hati apakah ini kenyataan atau mimpi. Sedangkan Atan ikut terhanyut dalam suasana tersebut. Entah mengapa Atan merasakan kenyaman yang sangat berbeda saat ada di dekat Kara.


Kara tidak memegang tangan Atan melainkan Kara menangis walau hatinya kini bercampur aduk bahagia dan sedih menjadi satu. Yang jelas saat ini Kara seakan berada dalam mimpi indah itu.


Bersamaan dengan Itu Rani melakukan pertemuan dengan Reno secara rahasia di beskem Reno dan keempat temanya.


Dalam pertemuan itu Rani ingin berbicara empat mata dengan Reno. Jadi Reno memerintah keempat temanya meninggalkan Reno dan Rani di dalam ruangan sendiri.


" Apa yang mau kamu bicarakan dengan aku?" Tanya Reno pada Rani saat keduanya duduk berhadapan di salah satu meja persegi empat.


Yang ada di tengah-tengah keduanya. Dengan pandangan dari kedua tatapan yang sangat serius.


"Aku sudah memulai misi kita seperti rencana kita, Ucap Rani dengan tatapan serius pada Reno".


"Maksud kamu?" nada suara bingung dari Reno.


"Maksud aku, misi memulai hubungan pacaran dengan Atan. Aku tahu Atan sangat menyukaiku, jika menunggu Atan mengatakannya sangat lama bagi misi kita ini. Jadi aku yang lebih dulu mengajaknya pacaran. Walau ini sedikit aneh bagi diriku".


" Lalu apakah Atan setuju pacaran sama kamu?" tanya Reno lagi.


"Awalnya Atan menolak tapi karena aku memaksa, jadi dia menerimanya. Hari ini Dia mengumumkan hubungan kami secara resmi di sekolah. Dia memberikan satu bulan untuk berkencan dengan dirinya. Dalam satu bulan jika Atan tidak nyaman maka aku sendiri yang akan mengundurkan diri", Jelas Rani pada Reno.


"Jadi maksudmu Atan masih menahan egonya kalo Dia menyukaimu?" Dasar pamor.


" Kamu tenang saja. Jika dalam satu bulan aku tidak membuatnya bersimpuh di hadapanku maka, jangan panggil aku Rani. Karena selama ini tidak ada penolakan pria pada cinta seorang Rani".


"Baiklah jika kamu sudah memulai misi kita ini. Sekarang tinggal aku yang menambah bumbu sedikit dalam permainan ini", Balas Reno dengan senyuman tipis yang diukir miring di kedua bibirnya.


"Besok aku sudah resmi menjadi murid baru di sekolahmu. Apa kamu sudah siap memulai misi ini?" tandas Reno pada Rani lagi.


Keduanya terhanyut dalam perbincangan rahasia mereka.


"Aku sudah siap. Dan aku tidak sabar melihat keremukan Kara, ucapan penuh tekanan pada setiap kalimat yang diucapakan dari mulut Rani", saat keduanya selesai pembahasan dalam misi rahasia mereka.


Mendengar nama Kara sedikit terlintas di ingatan Reno. Tentang pertemuan Dia, Kara dan sahabat kecilnya Atan terlintas kembali di Ingatanya. Reno kembali merasakan perasaan aneh dari dirinya tentang Kara. Saat pertama kali Reno melihat wajah Kara.


"Ren kamu tahu aku begitu bersemangat pada misi kita ini. Kita sudah lama saling kenal di Amerika sampe sekarang. Yang mau aku tanyakan pada kamu adalah Kamu belum memberi tahu aku apa alasan kamu membalaskan dendam pada Atan?" tanya Rani kembali pada Reno namun wajah Rani berubah saat kedua bola mata Rani melihat wajah diam dari Reno.


"Lagi mikirin apa sihh Dia? ko melamun saat aku bertanya?"batin Rani kesal melihat ekspresi Reno.


"Reno....kamu ko bengong? seru Rani".


"Ah....maaf-maaf. Aku tadi lagi pikirin soal Atan",timpal Reno dengan suara terbata-bata akibat kaget dari lamunannya. dan kembali menatap kedua bola mata Rani.


"Kamu tadi bertanya apa?" tanya balik Reno pada Rani yang sudah memasang wajah kesal.


"Ya ampun Ren. Aku ngomong panjang lebar dari tadi kamu sama sekali tidak tangkap satu kata dari aku? ketus Rani yang kesal.


"Kan' tadi aku sudah jelasin bahwa aku lagi pikirin Atan. karena sebenarnya tadi aku sempat bercekcok dengan kekasihmu itu", pinta Reno dengan penjelasan detail pada Rani yang sudah kecewa pada sikapnya.


"Apa....? Kamu bertemu Atan? 'Ko bisa?"


Reno pun menceritakan kejadian awal Ia bertemu dengan Atan di Klub. Walau Reno sedikit mengubah alasan mengapa Ia dan Atan bercekcok. Reno tahu seandainya Rani tahu Dirinya dan Atan bercekcok karena Kara. Maka Rani akan semakin menghancurkan Kara tanpa sepengetahuan Reno. Entah mengapa perasaan dari Reno ingin sekali melindungi Kara.


" Lalu siapa yang menang dalam pertarungan itu?" semangat ucap dari Rani yang kepo dengan cerita Reno.


Reno dan Rani adalah sahabat sejak Reno pindah ke Amerika. Mereka bahkan sangat dekat. Dari kedekatan mereka itulah Reno menceritakan alasan Ia harus pulang membalaskan dendam pada Atan. Walau Reno tidak memberitahu Rani alasan sebenarnya Reno membalaskan dendam pada Atan yang masih rahasia dalam persahabatan mereka.


Rani memang sekolah di Amerika dari kecil sejak Ibunya hidup dalam deperesi akibat ulah perpisahan dengan ayahnya. Karen takut Rani tidak tumbuh dalam remaja yang baik maka paman Rani atau ayah angkat Rani mengirim Rani dengan istrinya ke Amerika. Setelah Rani dewasa nanti baru Ia di pindahkan kembali ke Indonesia. Untuk memulai misi balas dendam pada Kara. Sejak umur enam belas tahun Rani mendapat cerita bahwa Ibunya menjadi sesat akal karena ulah Ayah kandungnya sendiri. Paman Rani mengatakan cerita tersebut pada Rani agar Rani bisa membalaskan dendamnya pada Kara. Dari situlah Rani dan Reno memutuskan untuk bekerjasama membalaskan dendam mereka masing-masing.


Di sisi lain Komplotan ninja hitam merencanakan pembantaian(massal) pada Ibu dan adik Atan Viky. Istri dan putra kedua dari Ceka Rayanin. Yang memutuskan untuk tinggal sebagai warga negara di negara asing.


Tujuan Kanta dan Viky pindah adalah untuk memberi ruang kesadaran bagi Ceka serta Atan agar tidak lagi berselisih di rumah sendiri. Kanta memutuskan pergi ke Amerika di karenakan Dia tahu bahwa Viky butuh pengalaman hidup yang baru. Walau keputusan ini dirahasiakan dari Atan atas permintaan Kanta pada Ceka.


Mereka membohongi Atan kalo mereka akan pergi berlibur lima minggu tapi sayang mereka pergi untuk tinggal di Amerika.


Massal pembantaian kompolatan ninja hitam akan dilakukan pada Kanta dan Viky saat keduanya sudah sampai di Amerika. Organisasi sang ninja hitam dari cakandani memang sudah sangat terkenal. Tapi hanya orang tertentu yang menyadari kekejaman mereka. Bukan Cakandani jika pembantaiaan itu tidak akan tercium oleh Ceka dikarenakan teknologi canggih yang dimilikinya. Kelihatan bahwa Cakandani maju lebih satu langkah dari dugaan Atan. Walau Atan sendiri belum menyadari arti sesungguhnya dari permata merah yang ada di tubuhnya itu.


 


***Bersambung***.