Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Sekolah Pengisi



Chapter 7: Sekolah Pengisi


[1]


Dua Orang Lelaki Sedang Berjalan Sejajar Di Jalan, Salah Satunya Memakai Baju Seragam Yang Terdiri Dari Kemeja Putih Dan Blazer Biru Gelap Dan Celana Berwarna Hitam Ke Abu Abuan


Dan Satunya Lagi Hanya Memakai Kemeja Putih Pendek Dan Celana Berwarna sama


"Ne, Noru. Kenapa Kau Memakai Blazer?"


"Aku Hanya Memakainya Saat Pagi Dan Menjelang Sore, Kalau Siang Siang, Aku Melepasnya"


"Itu Benar Sih …"


Pria Yang Memakai Blazer Dipagi Hari Yang DiDingin Dan Kabut Tipis Yang Mengelilinginya Adalah Aika Noru


"Menurutmu, Apa Seharusnya Aku Memakainya Juga?"


"Itu Terserah Kau, Mungkin Tasmu Lebih Besar Nantinya, Tas Kotak Dari Sekolah Agak Kecil Dan Blazer Ini Lumayan Besar, Aku Juga Memakai Kresek Untuk Menyimpannya Di Tempat Lain"


Orang Yang Dari Tadi Bertanya Pada Aika Adalah Kashima Tawaka, Aika Seperti Selalu Kesal Pada Kashima. Tapi, Sebenarnya Aika Hanya Cepat Lelah Kalau Berbicara Dengan Kashima Karna Kashima Banyak Tanya.


"Omong Omong, Jam Berapa Ini??"


Kashima Melihat Jam Kecil Yang Dikeluarkan Dari Saku Celananya, Aika Hanya Melihatnya Dengan Tatapan "Melihat Barang Jadul"


"ummm.....Jam 8 Kurang Sedikit"


"Kelas Mulai Jam 9-an Kan??"


"Kau Mau Lari??"


"Tidak, Aku Tidak Mau Banyak Bergerak"


"Begitu Kah……"


"..........."


"..........."


Mereka Pergi Kesekolah… Hanya Pergi…


[2]


Yui Dan Kyouko Sudah Sampai Disekolah Dan Masih Punya Banyak Waktu Kosong.


"Yui!! Aku Ingin Liat PR Mu!!!"


"Eh, Bukannya PRnya Udah 1 Minggu Yang Lalu?"


"Kyouko-chan Ini Belum Menyelesaikannya Karna Menginap Dirumah Yui...Tehhe"


Kyouko Memasang Wajah Lucu Lalu Yui Memukulnya.


"Perlihatkanlah Padaku, aku Akan Membantu mu"


"Yeey(Yatta)"


"Kenapa Sih Kau Tidak Mengerjakan Pr, Lupanya Berlebihan!"


[3]


Aika Melepas Sepatunya Dan Memakai Sepatu Sekolah Dari Lokernya, Kashima Berlari Duluan Karna Ingin Ke Toilet Padahal Dia Baik Baik Saja Saat Masih Diperjalanan


(Pr Sudah Selesai Dari Kemarin, Dan Aku Juga Nganggur Pagi Pagi)


Aika Berjalan Dengan Lambat Ke Lantai 2 Untuk Masuk Ke Kelasnya


"Aika-senpai, Selamat Pagi"


"Oh, Pagi"


Ucap Aika Sambil Tersenyum Pada Perempuan Adik Kelasnya Yang Sedang Turun Kelantai 1, Mungkin Ada Urusan Di Lantai 2.


Aika Berjalan Dan Berhenti Di Pintu Geser Lalu Membukanya Secara Perlahan.


Aika Melihat Teman Temannya Yang Sedang Mengobrol Dan Melihat Aika Sekejap Lalu Lanjut Mengobrol


Aika Duduk Sibagian Depan Disamping Pintu Yang Baru Saja Dia Buka,Lebih Tepatnya Di Kanan Depan


Aika Menaruh Tasnya Dan Duduk Bertopang Dagu Sambil Membuka Tas Dengan 1 Tangan Dan Mengambil Buku Novel Yang Terakhir Kali Dia Baca Dan Baru 1/2 Yang Dia Baca


ADA Yang Bilang Aika Adalah Orang Malas


ADA Yang Bilang Aika Adalah Orang Rajin


Tapi, Memang Itulah Sikapnya, Dia Hanya Rajin Dalam Beberapa Hal Yang Sering Bersangkutan Dengannya Dan Tentu Saja Yang Menguntungkannya, Seperti Belajar, Bersosialisasi, Menabung, Dan Membantu Orang Jika Bisa Dan Jika Mau


Aika Memasang Wajah Santai Sambil Berpikir


Kalau Dia mulai Tertarik Dengan Tetangganya Itu Sejak Tadi Malam.


Aika Memasang Wajah Seram Saat Memikirkan Hal Itu Dan Menggebrakkan Meja dengan Kepalan Tangannya Yang Lemah Itu Dan Membuat Temannya Yang Lewat Kebingungan, Bukan Takut.Karna Aika Jarang Terlihat Marah


Dia Teringat Sesuatu,dia Berbalik Ke Belakang Dan Melihat Seorang Gadis Gadis Yang Sedang Mengobrol


"Oy, Pelajaran Pertama Apa??"


"Eh, Kalau Tidak Salah, Olahraga.Memangnya Kenapa Aika-kun??"


"HAAAHH,Tidak Ada. Terima Kasih Infonya"


Aika Hanya Menghembuskan Nafas Pertanda Menyerah Akan Kelesuannya Dipagi Hari


Tiba Tiba, Pintu Geser Didepan Kanan Aika Terbuka Secara Cepat Dan Membangunkan Aika Dari Kemurungannya


"Fiuh, Met Pagi"


Kashima Datang Dengan Semangat Dan Berteriak Kecil


Orang Orang Dikelas Kaget Dan Melihat Ke Sumber Suara


"ku Kira Apaan, Ternyata Hanya Tawaka"


"Sialan Kau Tawaka, Kukira Ada Guru"


"Bikin Kaget Saja kamu ini Kashima-kun"


Teman Teman Dikelasnya Mengeluh Dan Menyalahkan Tawaka Karna Dia Membuat Kaget Hampir Satu Kelas


"eh, Ap-Apa Apaan Ini...*Hahhh, Iya iya, Maaf Maaf, Aku Terlalu Semangat"


Teman Temannya Berhenti Menyalahkan Kashima Dan Kashima Pergi Ke Barisan 2 Jajaran Ke 2, lebih Tepatnya Dibelakang Kiri Dari Posisi Aika


Setelah Kashima Masuk, Dan Menutup Pintu Geser, Pintu Geser Terbuka Lagi Dan Guru Olahraga Perempuan Dengan Rambut Pirang Gelap Muncul


"Baik, Sekarang Duduk Dulu, Aku Mau Menjelaskan Dulu Materi Lalu Nanti Baru Praktek"


"Baik....."


Murid Menjawabnya Dan Pelajaran Pertama Dimulai


[4]


Kyouko Terbaring Lemas Dimeja Setelah Mengerjakan PR Di Sekolah Dan Dibantu Yui Yang Duduk Di Bangku Sebelah Kyouko


"Ayolah Kyouko"


"Ehh, Masih Banyak Lho, Nanti Saja Lah"


"Katanya Kau Takut Nanti"


"Toshinou Kyouko!!!, Lembar Kerja Mu Dimana??"


"Tuh, Ayano Sudah Menagih Tugas"


Yui Hanya Membenarkan Apa Yang Sugiura Ayano Katakan, Sugiura ayano Adalah Anggota Osis Dan Ingin Mencalonkan Diri Menjadi Ketua Osis Nanti.


Ayano Juga Selalu Bersama Sahabatnya, Ikeda Chitose Yang Memakai Kacamata...., Dan Chitose Sendiri Suka Melihat Ayano Malu Malu Didepan Toshinou Kyouko, Dia Juga Bisa Membayangkan "HAL EKSTRIM" Jika Dia Membuka Kacamatanya (*****)


"Nanti Aku Kumpulkan Ayano, Sepulang Sekolah, Datang Saja ke Ruang Klub"


"A-apa Boleh Buat, Tapi Kau Harus mengumpulkannya"


"Iyaaaa"


Secara Reflek, Chitose Melepas Kacamatanya,Lalu.....Darah Keluar Dari Hidungnya


"Wahh, Chitose Kau Berdarah, Aku Akan Membawamu Ke Uks"


"Tolong Ya, Ayano-chan"


Begitulah Ayano Dan Chitose Pergi Ke Uks.


"Apakah Kamu Benar Benar Akan Mengumpulkannya?"


"Tentu Saja, Akukan Tidak Bilang Hari Ini, Ja-, Baik"


"Ayano Sudah Kerepotan Hari Ini, Jangan Membawanya Masalah Besok Besok"


____ _______ ____


Bel Istirahat Berbunyi Dengan Nyaring Dan Para Siswi Keluar Untuk Membeli Makanan Dan Minuman, Yui Dan Kyouko Hanya Pergi Kekantin Lalu Membeli Roti, Mungkin Karna tidak Terlalu Lapar Walaupun Pepatah Mengatakan


'Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang'


Yui Memakan Roti Isi Coklatnya Dengan Lambat


"ada Apa Ini Yui..?"


"Um? Kenapa Kau Banyak Nanya Hari Ini…"


"Benarkah?…"


"Aha, Kyouko-chan, Yui-chan, Lagi Makan Ya?"


"Ohhh, Akari Ya,Chinatsu-chan Dimana, Tidak Bersamamu?"


"Chinatsu-chan Tadi Ketoilet, Nanti Menyusul"


"Jadi, Tadi Kamu Kenapa Yui?"


Yui Mendekati Telinga kyouko Dan Berbisik.


"Tadi MalaM……"


"Tadi Malam?? Bukannya Kamu Semalaman Ada Dikamar??"


"Hora, Yang Pas Aku Keluar Ke Balkon Dengan Baju Panda, Sebenarnya Aika-san Melihatnya dengan Muka Datar, jadinya Aku Tidak Mau Dia menganggap Aku Sebagai Orang Aneh"


"........"


Akari Hanya Memandangi Mereka Berdua Dengan Bingung


".........."


".........."


".........."


Mereka Bertiga Hanya terdiam Dan Menunggu Ada Orang Yang Memulai Percakapan Dan Menghancurkan Keheningan Diantara Mereka Bertiga


Lalu, ada Seorang Gadis Yang Berlari Menuju Mereka Bertiga Dengan Twintail Berwarna Pink


"Maaf Menunggu, Akari-chan.Waaahh, Yui-senpai....."


"Chinatsu-chan, kenapa Aku Tidak Disapa??"


"Ehhh, Cihhh, Selamat Siang, Kyouko-senpai"


Kyouko Hanya Memberi Jempol Pada Adik Kelas Yang Akrab Dengannya Tersebut Dengan Muka Puas Dan Melupakan Semua Obrolan Yang Mereka Lakukan


"Kalian Berdua Mau Kemana, Sampe Ke Lantai Dua?"


"Kyaah, Tentu Saja bertemu Yui-senpai...."


"Akari Dan Chinatsu-chan Mau Mencari Guru, kata Guru Lain, Dia Ada di Lantai Dua"


"Begitu Ya, Mau Kami Bantu"


"eh, Beneran, Yui-senpai?.Kyaahh, Yui-Senpai Dewasa Sekali"


"Ayo Kita cari!"


"Haik(Baik)"


Mereka berempat Mulai Mencari Guru Yang Dimaksud Akari Dan Chinatsu Dan Ingin Memberi Tahu Sesuatu Pada Guru Tersebut


[5]


Aika Belajar Seperti Para Murid Normal Lainnya, Begitu Juga dengan Kashima Yang Sering Di Anggap Malas itu


Aika Dan Murid Lainnya berlari Memutari Lapangan Dengan Terik Matahari Di Jam 11 Siang Yang Membuatnya Mensipitkan Sedikit Matanya


Mereka berlari Dengan Teratur, itu Dilakukan Agar Mereka Tidak Cepat Kelelahan, Kehabisan Stamina, Dan Agar Mereka Sanggup Memutari Lapangan Berpuluh puluh Meter Persegi Itu, Mereka Memakai Baju lengan Pendek Dan Celana Pendek Yang Pas Di Lutut.Namun Ada juga yang Memakai Jaket Olahraga Dari Sekolah Yang Biasanya Dipakai Untuk Musim Dingin


"Kenapa Nih ,Aika.Kau Sepertinya Sedang Lemas Saat Ini, Tidak Bersemangat?"


Aika Berbalik Menuju Suara Yang Akrab Ditelinganya, Dan Dia Melihat Sosok Yang Bisa Dikatakan Kecil Untuk Aika.


***


"Kenapa nih, Aika. Kau sepertinya sedang Lemas Saat Ini, Tidak Bersemangat?"


(Perkenalkan, aku Mizaki Tsurugi, Teman Sekelas Aika Yang Tempat Duduknya Dekat Jendela Luar, beda Dengan Aika. Bisa Dikatakan Kalau Aku Ini Orang Baik… Baik… Itu Saja Sih Kelebihanku, Kekuranganku Mungkin Hanya Tinggi Badanku Yang Lebih Pendek 10 Cm Dari Aika, Btw, Aika Tingginya 166 CM, Tinggi Kan? Yah, Aku 10 CM Lebih Pendek darinya Sih, Jadinya Aku sering Dikira anak Kelas 1 Waktu Jalan Jalan Ke kelas 3)


"Tidak… Untung Saja Aku Baik Baik Saja, jadi Tidak Perlu Khawatir Padaku…"


"Begitukah… Yah Kalau Ada apa Apa, Mungkin Aku bisa Membantu"


Mereka Mengobrol. Walaupun Saran Saran Dari Mizaki Kurang Spesifik Dan Sederhana, Ntah Kenapa Aika Lebih Nyaman Bersama Dengannya Daripada Dengan Kashima


Mereka Terus mengobrol Sambil Berlari Santai Memutari Lapangan Dan Akhirnya....


"Hmmm, Terimakasih, Tsurugi"


"Tidak Papa"


Lari Yang Dikatakan Santai Sudah Beres Dan Aika Berbaring Di Tempat Teduh Yang Dialasi Tanah Kering Dan Beberapa Botol Minum Milik Teman Temannya, termasuk miliknya Juga. Aika Berbaring Telentang Dan mencari Botol Minumnya lalu Membuka Tutupnya , Dia Bangun Untuk Duduk Dan Meminum Airnya sampai Setengah Habis


"Lelah Juga Ternyata, Segar Juga......"


"Kau Lemah, Nor-"


Kashima Datang Dengan Mengatakan Itu Dan Aika langsung Memukulnya Dikepala Dengan Botol Minum Plastiknya


[6]


Yui Pulang Sekolah setelah Berkumpul Dengan Kyouko, Akari, Dan Chinatsu Di Ruang Klub.


[*seperti Lanjutan Setelah yui pulang sekolah Di Anime]


"Seperti biasa, Ntah Kenapa rasanya Melelahkan Kalau Bermain Terus...."


Yui Hanya Bisa Mengeluh Dan Bergumam Tentang Apa yang Terjadi Pada dirinya Sehari Hari. Tapi, Tanpa Hal Itu, seorang Funami Yui Yang Dewasa Dan Sering Jadi *Tsukkomi Sekarang Tidak Akan Ada....


Yui Sampai Ke Apartnya Jam 5 Sore Dan Ingin Segera Mandi Untuk Menyegarkan Diri.


Yui Membuka Pintu Yang Kokoh Dan Menutupnya, lalu Menguncinya


"Aku Pulang"


Tentu Saja Yui Akan Merasa Kesepian 1 Bulan Penuh Tidak Ada yang Mengunjungi nya. Tapi.


(Aku Sudah Memutuskan Untuk Tinggal Sendiri Sampai Lulus Sekolah Formal, itu Adalah Rencanaku Di Masa depan, Semoga Saja)


Yui Menaruh Tas Dan Masuk Ke Kamar Mandi Untuk Mandi Dengan Air dingin Dan Membersihkan Seluruh Badannya.


[7]


Aika Berjalan Santai Dengan Tas di Pundak Dan Tangan Dimasukan Kesaku Celana seperti Orang Keren, Nyatanya dia tidak Keren Sama sekali


Aika Memakai Blazernya Di Sore hari Seperti Ini Karna 'jika Siang Panas, maka Malam Pasti Dingin' Contoh Biasanya adalah Gurun Pasir


Padahal Disini Hanyalah Perkotaan Yang Di Isis bangunan Dengan Interval Pendek


Aika Terbiasa Melupakan Hal Yang Menurutnya Tidak Penting, Itu Hal Wajar.


Tapi, dia Agak Sulit Melupakan Pemandangan Seorang Gadis seumurannya Yang Memakai Baju Panda tadi Malam. Atau Mungkin, Aika Kemungkinan menyukai Cosplay Gadis Dengan Baju Tertutup, tapi Itu Hal Yang Salah, Sebenarnya, Aika menyukai Gadis Yang Memakai Baju Dari Dunia Fantasi Dengan Pedang Atau Panah Dan berdada *Datar


Fokus Ke topik, Aika Menjalani Kehidupan Sekolahnya Seperti Biasa Tidak Ada Yang Mengganjal Pikirannya. Sebenarnya, Setiap Kali Aika Berbicara Dengan Gadis diSekolahnya, dia Langsung Teringat Dengan Kostum Panda......


Aika Masuk ke Home Dari Apartnya dan Langsung Naik Ke lantai Dua, Dia Berjalan Dengan Lesu Dan Ingin Segera pergi Ke Kasur


"Aku Pulang"


Aika Tidak Dapat Tanggapan, Tentu Saja, Karna dia Tinggal Sendiri. Seperti Yang Pernah Dikatakan, Aika Punya Mimpi Ada Adegan


"Aku Pulang..."


"Selamat Datang Kembali...."


Tapi Tentu Saja yang menjawab Harus Seorang Wanita Dewasa, bukan Ibunya dan Tentu Saja BUKAN KASHIMA.


Melainkan Seorang Gadis Yang Menjadi bagian Dari Hidupnya Nanti


Aika Melempar Tasnya Dan Berbaring Dikasurnya Sebentar,


"Bosan Sekali Aku Hari Ini...."


Aika Hanya berbaring


..............


[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama.Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]