
Chapter 5: Satu Kamar
[1]
Yui Dan Kyouko Sedang Duduk Dilantai Dengan Meja Ditengah Tengah Ruang
"Padahal Aku Tadi Seharusnya Ajak Akari Dan Chinatsu-chan Biar Lebih Rame Disini."
"Benar Juga Ya"
Setelah Kyouko Mengatakan Keluh Kesahnya Tentang Keheningan Disini, Dia Berdiri Dan Membuka Tas Besar Yang Dibawanya Untuk Menginap
Dia Meraih Sebuah Baju Hitam Putih Dan Baju Merah
"JANG JANG!!!! Aku Bawa Piyamanya!!!"
Piyama Tersebut Bermodel Untuk Seluruh Badan Dengan Motif Panda Dan Satunya Lagu Berwarna Merah Secara Keseluruhan Dan Ada Bagian Berwarna Hijau Di Bagian Atasnya Seperti Tomat
[Piyama Yang Sering Diperlihatkan Di Animenya]
"Kenapa Kau Membawa Itu"
"Yahhh... Aku Akan Memberikannya Padamu, Jadi Pakailah!"
"Kenapa Harus Aku? Kau Kan Bisa Pakai"
"Aku Sudah Punya Milikku… Nih!"
"Mou, Apa Boleh Buat"
Nada Menaksa Kyouko Membuat Yui Jengkel Dan Dia Memutuskan Untuk Memakainya Saja Agar Kyouko Tidak Murung
[2]
Aika Noru DiJam 5 Sore Sedang Berada Toko Untuk Membeli Seporsi Karaage Kecil Diwadah Kertas.
Ia Memotongnya Dan Memakannya…
(Uh… Enak Juga…)
Dan Dalam Sekejap, Karaagenya Pun Habis.
Setelah Berjalan Sampai Ke Apartnya, Dia Bertemu Penghuni Apart Yang Lain Dan Dengan Akrab Menyapa, Diapun Naik Tangga Dan Membuka Kunci Pintunya Lalu Menaruh Tas Dan Melepas Blazer Biru Gelapnya Ke Kamar Mandi.
Aika Melihat Jam Dan Dia Merasa Harus Segera Mandi Dengan Air Hangat
Jam 18:30
(Tunggu Sebentar......Jam 18:30??. Aku Merasa Akan Terjadi Hal Menyebalkan Akan Datang)
Setelah Dia Berpikir Seperti Itu, Dia Mendengar Pintu Diketuk Padahal Apart Ini Mempunyai Bel
Dia Melihat Kamera Dari Dindingnya Dan Melihat Orang Yang Biasanya Banyak Omong.
Aika Membuka Pintu Dan Melihat Kashima Tawaka Dengan Baju Santainya Dan Membawa Tas.
"Yo, Aku Datang Untuk Menginap...."
Aika Memasang Muka Datar Dan Langsung Menutup Pintunya
"Tungg-!! OY NORU!!!! BUKA PINTUNYA!!!"
Dengan Muka Panik, Kashima Memohon Pada Temannya Itu
"Tidak Akan...."
"Lah, Kejam Sekali Kau Noru, Aku Akan Memberi Tahu Orang Tuamu Kalau Kau Melakukan Hal Kejam Pada Kerabatmu Ini"
"Aku Tidak Punya hubungan Darah Dengan Mu"
"NORU!!!!! Aku Mohon"
Aika Hanya Menunjukkan Muka Yang Berkata "Apa Boleh Buat" Lalu Menghembuskan Nafas Pertanda Menyerah
Pintu Terbuka Dan Kashima Terlihat Masih Semangat
"Dasar Pembohong Kurang Ajar"
[3]
"Tapi Bagaimanapun Juga, Menurutku Cukup Nyaman Untuk Dipakai."
"Uwahhh...Yui, Seperti Biasa! Kau Imut Sekali"
Kyouko Mengacungkan Jempolnya Dengan Semangat Dengan Muka BersinarSinar Sementara Yui Berdiri Dengan Mengenakan Baju Piyama Bermotif Panda
"Yah, Tidak Terlalu Memalukan Kalau Sudah Sering mah…"
"Tidak Perlu Seperti Itu Yui"
Yui Membuka Tangannya Dan Menoleh ke Kyouko Yang Berdiri Tegak Dengan Menggunakan Piyama BerMotif Tomat
"Jadinya Kau Tidak Perlu Terlalu Malu, Kan Hanya Kita Berdua Yang Ada Disini"
Dia merasa Lega melihat Kelakuan Konyol Temannya Itu Dan berusaha Menenang Kan Diri
"Kalau Begitu Kita Tidur Saja, Udah Malam Juga"
"Ehhh,Masih Jam 8 Lhoo, Main Game Dulu Lah"
"Iya Iya"
Yui Pasrah Mengikuti Keinginan Kyouko Walaupun Besok Masih Hari Selasa
[4]
"Es Krim Es Krim Es krim Es Krim"
Kashima Bersenandung Setelah Menyimpan Tasnya Di Ruang Utama Dan Hendak ke Dapur
Dia Mendekati Kulkas Dan Membuka Freezer Lalu Mengambil Es Krim Dengan Wadah Bulat.
Kenapa Dia Mengambil Es Krim Dari Kulkas Milik Aika?
Sebenarnya, Es Krim Di Kulkas Aika Adalah Milik Kashima Yang Sengaja Ditaruh Beberapa Untuk Stock Jika Nanti Menginap Atau Untuk Kebutuhan Lainnya
Terkadang Juga, Aika Memakan 1 atau 2 Eskrim Milik Kashima Di Kulkasnya Karna Kashima Juga Berkata "Kau Tentu Saja Boleh Mengambil Beberapa"
Jadinya Itu Hal Yang Wajar Bagi Kashima Mengambil Eskrim Dari Kulkas Aika karna Itu Adalah Miliknya
"Oi, Noru, Kau Mau Rasa Apa??"
"Hah, Ohhh, Rasa Blueberry ada?"
"Baiklah"
(Kenapa Dia menjadi Penurut Seperti Ini, Ntah Apa Yang Terjadi Tapi Rasanya Menjijikan Sekali Melihat Dia Seperti Itu)
Aika Sepertinya Benci Dengan Sifat Lembut Dan Penurut Milik Kashima Yang Sering Muncul Tiba tiba
Kashima Melempar Eskrim Wadah ke Aika Yang Sedang Duduk, Aika Pun Menangkapnya
"Terimakasih.Tapi, Kenapa Kita Makan Eskrim Malam Malam, Bukannya Dingin?"
"Tapi Ada Yang Mengatakan Kalau Makan Makanan Dingin Di Hari Yang Dingin Itu Bagus Untuk Tubuh"
"Kau Hanya Meniru Perkataan Narator Di Spongebob…"
~
Kashima Dengan Lambat Memakan Eskrimnya dengan Sendok Kecil
Sedangkan Aika Berdiri Kemudian Berjalan Ke Balkonnya Lalu Membuka Pintu Kaca Dan Menatap Langit Sambil Memegang Eskrim Dan Sendok Yang Ditaruh Dipermukaan Eskrim
Muka Dramatisnya Itu Pasti Membuat Jijik Kashima yang Sedang Duduk Didekat Meja
"Kau Jadi Menjijikan Noru"
"Lantang Sekali Kau Berbicara!!"
Meskipun Perkataan Aika Kasar, Tapi Dia Menjawabnya Dengan Suara Pelan Namun Terdengar Jelas.
Aika Menyandarkan Tangannya Ke Pagar Balkon Dan Melihat Ke Depan Atas Langit
(Rasanya… Kosong Sekali Liburan Musim Panas Kali Ini…… Aku Jadi Bosan…)
Hal Itu Memenuhi Pikirannya Beberapa Hari Terakhir, Dia Hanya Menjalankan Kehidupan Normalnya Tanpa hal Menyenangkan Seperti Bermain Ke Disney Sea, Dia Berkecukupan Soal Ekonomi Dan Bisa Hidup Sendiri Dengan Bekerja Paruh Waktu Walaupun Uangnya Saat Ini Adalah Kiriman Dari Orang Tuanya
Ketika Sedang Melamun Sambil Menyandarkan badan Kedepan Sambil Merendahkan Badannya, Satu Tangan Untuk Memegang Wadah Eskrim Dan Tangan Lainnya Untuk Menopang Dagunya, Lalu Dia Melipat Tangannya Di Pagar Balkon Yang Dibuat Dari Bata Halus
Dia mendengar Suara Pintu Kaca Digeser DiSebelah Kirinya
"...Dinginnya, Padahal Tadi Siang Panas Sekali"
Aika Mendengar Suara perempuan Dengan Nada Mengeluh
"Tapi Baju Ini Hebat Juga ya...Masih Hangat Seperti Ini.."
Aika Menoleh dan Menatapi Perempuan Yang Memakai Kostum Panda Yang Ada di Balkon Kamar Disebelah Kirinya
SiGadis Belum Menyadari Kalau Ada Yang Menatapinya Karna Dia Sedang Berbicara Ke Dalam Kamar
Si Gadis Berbalik Ke Depan Balkon Dan Melihat Langit Yang Tertutup Awan Yang Tidak Sesuai Dengan Keadaan
Si Gadis Secara Tidak Sengaja Melihat Orang Berdiri Di Balkon Kamar Sebelah Kanannya Ketika Dia Berputar Untuk Melihat Ke dalam Kamar. dan...
"A……"
"………"
Keduanya Sama Sama Diam… Ketika Saling Bertatap, Sebenarnya.
"Aku Pikir Apa, Ternyata Aika-san"
"Funami-san Ya, Ada Angin Dingin Disini, Kenapa Kau Keluar.Lalu, Kenapa Kau Memakai Baju Seperti Itu??"
Aika Memasang Muka Datar Agar Tidak Menunjukkan Perasannya Yang Memuji Kostumnya Itu
(Kalau Dilihat Tadi.....Kawaii.... Tidak Ada Salahnya Memikirkan Hal Lucu Dan Imut Kan??)
"Ahhh, Temanku Memberikannya, memang Agak Memalukan Sih Bila Diperlihatkan"
"Benarkah (Aku Jadi ingin Satu, Yah Kalau Laki Laki Yang Memakainya, mungkin Malah Langsung Kerasukan)"
"Ah, aku Masuk Dulu… Selamat Malam"
"Malam……"
Yui Masuk Ke Kamarnya Dan Menutup Kacanya
"Uh? Kau Ngobrol Sama Siapa? Noru?"
Kashima Bertanya Tanpa berbalik Ke Aika Yang Berbalik Ke Dalam Kamar.
"Tidak, Aku Hanya Bengong"
"Jangan Gitu Lah… Nanti Kerasukan"
"Mau Kuhajar?"
Kashima Hanya Sedang Memencet Mencet Stick Kontroller Dan Memainkan Game. Secara Keseluruhan, Kashima Memang Terlalu Seenaknya DiRumah Temannya Ini, Tapi Aika sendiri Tidak Keberatan Daripada Terlalu Hening Disini
[5]
"………… (Waaa!!!!! Memalukan Sekali!!!)"
Yui Menutup Mukanya Perlahan Sesaat Sesudah Menutup Kaca Geser.
"Ada apa Yui?"
"Tetangga melihatku Memakai Baju Ini"
"Aku Pikir Ada Apa, Ternyata Cuman Itu. Biarkanlah Yui, inikan Piyama"
"Um…… Benar Juga… (Gah, Ini Salahku Sendiri Karna Aku Malah Keluar)
"............."
_ _
Setelah Mengomeli Kyouko, Yui Kecapean Dan Ingin Segera Tidur
"Aku Sudah Ngantuk"
Yui Menguap Pertanda Ngantuk, Itu Hal Wajar Ketika melihat Orang Pada Jam 9 Ke Atas Sudah Mulai Menguap Dan Ingin Tidur
"Yosh, Tidur Dah"
Kyouko Setuju Padahal Dia Lebih Sering Begadang karna Naskah Untuk Comiket Setiap Musim Panas Dan Musim Dingin(?)
"Kenapa Kau Jadi Penurut Seperti Itu??"
"Kau Kelelahan Kan, Yasudah Tidur Saja"
"Baiklah, Aku Siapkan Dulu Futonnya"
Yui Mengeluarkan Futon Dari Lemari(?) Dibawahnya Dan Membukanya dilantai Dengan kostum Pandanya Yang Sepertinya Yui Sudah Mulai Terbiasa dan Nyaman Mengenakannya
"Aku Akan Matikan Lampu Dan Menutup Tirainya Ya?"
"Uh"
Yui Menutup Tirainya Dan Mematikan Lampu Dan Masuk Ke Futon.
..............
[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama.Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]