Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Sang Heroine



Chapter 9.5: Para Lelaki Yang Sok Mengerti


[1]


Dihari Rabu Ini, Aika Hanya Berjalan Dengan Tenangnya Di Lorong Gedung Utama Kelas, Aika Saat Ini Sedang Dalam Perjalanan Ke Kantin Setelah Mengganti Bajunya Dari Baju Olahraga Sekolah Ke Baju Seragam Dengan Kemeja Putih Dan Celana Hitam Abu


Aika Melirik Ke Jendela Disebelah Kirinya Dan Melihat Lapangan Luas Yang Kosong Dan DiKelilingi Kawat Besi Agar Bola Tidak Nyasar.


Sedikit Keringat Mengalir Melewati Leher Belakang Aika, Aika Dengan Ekspresi Bosannya Menghembuskan Nafasnya Dengan Berat


(ingin Sekali Rasanya Pulang Kerumah Lalu Menyalakan AC....)


[Ini Adalah Tataletak Sekolah Aika, Sekolah Aika Terdiri Dari Gedung Kelas Para Murid Dengan 3 Lantai, Dan Setiap Lantainya Adalah Kelas Murid, Kelas 1 Dilantai 1, Kelas 2 Dilantai 2, Dan Kelas 3 Dilantai 3, Dan Di Tiap Tingkatnya Ada 7 Ruangan, Dari 1-A Sampai 1-G. Gedung Kelas Ini Berada Sebelah Barat. Disebelah Gedung Utama, Ada Kantin Utama, Kantin Ini Bisa Menampung 1 Tingkat Kelas, Kantin Berada Di Barat Daya. Berikutnya Ada Gedung Guru Dan Klub, Gedung 2 Lantai, Lantai 1 Diisi Ruang Para Guru Berkumpul Dan Lantai 2 Berisi Ruang Klub Para Murid, Gedung Guru Berada Di Selatan. Gedung Olahraga Memakai Banyak Ruang Agar Lapangan Olahraga Cukup Dan Sekaligus Menjadi Aula Dadakan, Jadi, Peralatan Olahraga Bisa DiSimpan Di Suatu Ruangan Di Gedung Ini. Gedung Ini Berada Barat Laut. Di Utara, Ada Kebun Dan Hutan Kecil Tempat Bersantai Para Guru Dan Murid Saat Istirahat Atau Saat Pulanh Sekolah. Di Timur, Gerbang Dengan Pagar Tinggi Menjadi Jalan Agar Para Murid Bisa Masuk Ke SMP Ini, Dan Di Tengah Tengah Itu Semua, Lapangan Luas Menjadi Pusat Dari SMP Ini,


Aika Berusaha Tetap Tenang Padahal Dirinya Tetap Kepanasan, Dan Setelah Berlama Lama Berjalan, Aika Sampai Ke 2 Pintu Yang Terbuka Lebar Menuju Kantin Yang Lebih Panas Lagi


(Sialan, Rasanya Seperti Mau Masuk Gerbang Neraka)


" *Ngos Ngosan"


Aika Meyakinkan Dirinya Dan Bersiap Untuk Masuk Ke Kantin Itu, Namun, Sebuah Tangan Melayang Dan Menepuk Bahu Kanan Aika


"Yo, Aika..."


"Uh, Ah Kase Kah...."


"Masih Hidup Ternyata Kau!"


"......Jangan Bilang Hal Menyebalkan"


"Yaahhh, Maaf Maaf"


Aika Berbalik Pada Orang Yang Menepuk Bahunya tersebut Dan Hanya Menghembuskan Nafas Berat.


"Haaahhh....ah, ...Oy Kase, Apakah Kau Sudah Diberitahu Tawaka Soal Liburan?"


"Liburan? Belum Tuh"


Orang Yang Sedang Berbicara Dengan Aika Adalah Kase Ranka.


"Tu Orang… Fuh... Kita nanti Mau Jalan Jalan Hari Minggu, Aku Niatnya Mau Menguji Adrenalin Karna Akhir Akhir Ini Sering Bosan......walaupun aku tertarik dengan seseorang akhir akhir ini..."


"Eh, Kau Bergumam Apa Tadi?"


"Tidak, Kau Pasti Berkhayal, Jadi... Mau Ikut?"


"Uhhhmmmm, Baiklah, Aku Ikut, Sebenarnya Aku Juga Bosan"


"Baiklah, Nanti Aku Kabari Lagi Soal Kapan Dan Dimana Tempat Kumpulnya"


"Ok"


Aika Dan Kase Masuk Ke Kantin Yang Pengap Itu Dan Membeli Jus Dingin Dari Mesin Minuman Otomatis.


"Oh, Aika, Kita Duduk Disana Saja, Kashima Lagi Makan Tuh"


"Hah.....Benar Juga… Ayo Menceramahinya"


"..........."


Chapter 10: Sang Heroine Yang Jadi Ceroboh


[1]


Kyouko Dan Yui Berada Di Ruang Klub Pada Sore Hari Pulang Sekolah Dihari Kamis, Yui Sedang Membaca Buku Novel Horror Yang Disukainya Dan Kyouko Hanya Berbaring Di Lantai Sambil Merasa Bosan, Pintu Geser Dibelakang Kyouko Yang Tertutup Membuat Panas Namun Ntah Kenapa, Ruangan Itu Cukup Dingin.


"Bosan........Akari dan Chinatsu-chan Kemana ,Yui?


"Etto....Kalau Tidak Salah, Mereka Ada Piket Dikelas Minggu Ini, Jadinya Mereka Terlambat, Atau Saja Mereka Pulang"


"Ciiihh.... Ah, AYOOO KITA PERGI LIBURAN!!!!!!"


"Hah? Liburan, Apa Kau Tidak Puas Dengan Liburan Musim Panas Kemarin Kemarin?"


"Laahhhh, Tidak Apa Apa Lah, Aku Masih Ingin Bermain"


"Kau Anak SD Ya?!"


Kyouko Yang Tadinya Berbaring, Dengan Cepat Berdiri Tegak Dan Berteriak


"YOSHHHH!!!!!!!!! Minggu kita Pergi ke Taman Bermain Zawarashi, Kita Akan Mengajak SEMUA ADIK KELAS KITA!!!"


"Tidak Perlu Segitunya, Kita Ajak Saja Orang Orang Yang Kita Kenal"


"Ehhhmmmmm..... Kalau Ayan-"


"TOSHINOU KYOUKOOO!!!!!!!!!"


"Maaf Mengganggu..."


Pintu Masuk Utama Terbuka Secara Cepat Membuat Yui Yang Tengah Santai Kaget Dan Kyouko Hanya Melihat Ke Arah Pintu.


Muncul 2 Orang Dari Pintu, 1 Orang Didepan Dengan Rambut Pony Tailnya Dan Satu Lagi Dengan Rambut Pendek Berkacamata.


"Ohhh, Ayano.... Kebetulan Sekali.."


"Tugas Minggu Lalu Yang Kuminta Belum Juga Kau Kumpulkan!!"


"Yaahh, Maaf Maaf"


Yui Hanya Menghembuskan Nafas Berat Menyikapi Kelakuan Sahabat Kecilnya Itu Yang Ntah Kenapa Sering Dapat Nilai Ujian Cukup Bagus


"Bukannya Kau Sudah Mengerjakannya, Kyouko?"


"Aku Lupa Menaruhnya Dimana, Tehe~"


"*Haaahhh..."


"Benar Juga, Ayano! Apa Kau Mau Ikut Liburan Hari Minggu Nanti? Chitose Juga"


"Heeeh?! Liburan? Tidak Apa Apa Yah Kalau Aku Ikut??"


"Tentu Saja tidak apa Apa, Semakin Banyak Semakin Rame, Kami Juga Mau Mengajak Anak Kelas 1"


"Uhhhmmm......."


Chitose Hanya Diam Selama Beberapa Saat Dan Akhirnya Berbicara Pada Ayano Dengan Lembut Dan Suaranya Yang *Ehm Sekali


"Tidak Apa Apa lah Ayano-chan, Lagian Pekerjaan Osis Juga Sudah Banyak Yang Selesai, Jadi Kita Bisa Menenangkan Diri Dulu~"


"Chitose...... A-apa Boleh Buat Jika Kau Memaksa, Aku Dan Chitose Akan Ikut Kalau Begitu, Kau Puas?!"


"Dasar Ayano-chan"(Ayano-chan Tara)


"Baguslah Kalau Kalian Mau Ikut, Tidak Apa Apa Kan, Yui?"


"Uhhuum, Nanti Aku Akan Beritahu Jam Berapa Dan Dimana Kumpulnya, Akari Akan Aku Mail Nanti"


Yui Berbicara Sambil Menutup Novelnya Dan Memasukkannya Ke Tas


[2]


"*nnngggg...... Mandi Sesudah Sekolah Memang Terbaik....."


Yui Keluar Dari Kamar Mandi Dengan Menggunakan Handuk Diseluruh Badan *Nya Dan Di Bagian Rambutnya, Dia Baru Saja Mandi Setelah Pulang Dari Sekolah Setelah Menunggu Akari Dan Chinatsu Yang Tak Kunjung Datang Ke Ruang Klub.


Yui Memakai Baju Piyama Yang Sudah Disiapkan Sebelumnya Dan Masuk Ke Ruang Utama, Dia Mencari Ponsel Putihnya Di Meja Dan Berniat Mengabari Akari Dan Chinatsu Soal Rencana Yang Dibicarakan Kyouko Sore Tadi


"Etto..... Yosh" (Sudah...)


Yui Kemudian Menaruh Kembali Ponselnya Dan Pergi Beristirahat Menunggu Hari Esok


[3]


Dipagi Hari Jumat, Yui Sedang Memakai Sepatunya Sambil Mengenakan Seragam Sekolahnya dan Tas Untuk Berangkat Ke Sekolah


"Aku Berangkat..."


Setelah Menutup Pintu Dan Menguncinya Dari Luar, Di Sudut Pandangan Matanya Yang Sedang Melihat Kunci Pintu, Yui Melihat Pintu Dengan Tulisan 'No 7' Terbuka Dari Dalam Dan Kemudian Seorang Pria Keluar Dari Dalam Kamar Tersebut, Itu Adalah Tetangganya


Yui Melihat Pria Tersebut Dengan Diam Dan Mata Terbuka Lebar, Yui Memegang Tas Kotaknya Dengan Mengautnya Di Pundak Kanannya.


(Sapa Atau Tidak, Ya?)


Setelah Menyadari Si Pria Mulai Menjauh Untuk Menuju Ke Tangga Di Ujung Lorong, Yui Membulatkan Tekadnya Dan Mulai Berlari Lari Kecil Menuju Si Pria


[4]


Aika Keluar Dengan Membawa Tas Dan Mengenakan Baju Seragam Suatu Sekolah Tertentu, Yui Berlari Kecil Mendekati Aika Dan…


"...Aika-san, Selamat Pagi.."


Aika Memutar Kepalanya Ke Belakang Dan Melihat Yui Yang Mendekatinya


"Ah… Pagi, Funami-san"


(Agak Senang Rasanya Diberi Selamat Pagi Selain Dari Ibuku Dipagi Hari)


"Kenapa? Aika-san"


"Tidak Apa Apa, aku Hanya Melamun"


"begitu Ya."


"........."


"........."


"Funami-san, Apa Kau Nyaman Tinggal Disini?"


"Eh, Ehm, Aku Cukup Nyaman Tinggal Disini Setelah 2 Mingguan, Tempatnya Juga Luas, Dan....... Orang Orangnya Juga Ramah"


"Syukurlah Kalau Begitu"


"Um^"


Yui Berjalan Disamping Aika Dengan Tenang Setelah Suatu Percakapan Selesai, Aika Dan Yui Sampai Di Tangga Dan Aika Jalan Duluan Ke Tangga Turun Ke Lantai 1, Yui Mengikutinya dibelakang Dan Berbeda 1 Anak Tangga


(Aika-san Ternyata Orangnya Cukup Tenang... Dia Juga Gampang Menemukan Topik Pembicaraan Kalau Mau, Dan Aura yang Dikeluarkannya.... Ntah Kenapa membuatku Merasa Akan Sesuatu…...)


Yui Tersenyum Sembari Menuruni Tangga, Satu Tangannya memegang Dagu Dan Satunya Lagi Memegang Tas Dibagian Depan. NAMUN,


Tiba tiba, Kaki Yui Terpleset Karna Salah Langkah Dan Perkiraan, Membuat Dia terjatuh Dengan Badan Dan Kepala Didepan Sekaligus Melepas Tas Kotaknya.


"WAAH!!"


Badan Bagian Depan Yui Menerpa Punggung Aika Yang Membuat Aika Kaget Dan Hampir Kehilangan Keseimbangannya Dan Melempar Tasnya, Yui Secara Reflek Memeluk Leher Aika Dan Berusaha Memindahkan Kepalanya Ke Bagian Bahu Aika Agar Kepala Yui Tidak Menabrak Kepala Aika


Kaki Yui Dibuka Lebar Dan Mendarat Di Pinggang Aika, Yui Kemudian Merasa pahanya Disentuh


"......"


"......"


Yui Berada Di Punggung Aika Dan Aika Memegang Paha Yui Disampingnya, Posisi Menggendong Yang Tidak Di Sengaja Ini Membuat Keduanya Senyap Dan Canggung Beberapa Detik


"HAH!!!!! A-a-a-ano!!!!"


"ano... Funami-san? Tidak.. Turun Dulu?"


"Ah! Maaf"


Yui Dengan Cepat, Turun Dari Gendongan Aika Dan Aika Mengambilkan Tas Yui Dan Miliknya


"Nih Tasmu,.........Aku Terkejut, Kau Tidak apa Apa?"


"Ah, Te-terimakasih Banyak, A-aika-san, Aku Tidak Apa Apa"


"……"


"……"


"........... Kau Tidak Perlu Memikirkan Kecelakaan Kecil Seperti Itu, Itu Hanya Akan Membuat Kita Canggung Kedepannya"


"!! (Benar Juga… I-itu Agak Memalukan Tapi Aku Tidak Boleh Memikirkannya!!) Baiklah"


"Kalau Begitu, Kita Harus Berangkat Sekarang, takutnya telat"


"Ahh! Benar Juga. ano, Aku Duluan Aika-san, Permisi"


Yui Berusaha Berbicara dengan Suara Tenang Namun Tidak Diperbolehkan Oleh Hatinya Yang masih Ragu, Yui Kemudian 'Berjalan Dengan Cepat' Menuju Pintu Keluar Sambil Membawa Tasnya


"……"


[5]


(UWAHHH!!!! Aku Malah Melarikan Diri, Ah.... Lupakan Lupakan!! Minggu Nanti Aku Harus Merilekskan Diri)


Yui Berjalan Sambil Berusaha menenangkan Diri, Dia Memegang Tasnya DiTangan Kanan Dan Di Kirinya Ada Jalan Yang di lewati Beberapa Mobil Dipagi Hari


[6]


(pikiranku Agak Tersentak Saat Funami-san Melompat Begitu)


Aika Sampai Di Gerbang Sekolahnya Dan Langsung Pergi Menuju Ruang Kelasnya.


Ia Menggeser Pintu Kelas 2 - D.


"........"


".......?"


Aika Sekedar Membuka Pintu Dan Beberapa Temannya Melihat Ke Arahnya.


Aika Menatap Mereka Secara Bergantian Dan Tatapan Mereka Seperti Berkata


"*Yo Aika, Kau Tidak Apa Apa Kan?"


"*Ya, Aku Ada Masalah Tadi, Tapi Sekarang Baik Baik Saja"


Para Perempuan Hanya Melihat Mereka dengan Heran Dan Mengabaikan Aika dan Teman Temannya Yang Menggunakan Telepati


Aika Masuk, Menutup Pintu Dan Segera duduk Bertopang Dagu Menunggu Pelajaran Mulai


[8]


"Sampai Jumpa"


"Hati-hati Di Jalan, Kyouko"


"Haaaiiiiikk(Baik)"


Matahari Mulai Turun Dan Cahayanya mulai


memudar.


Setelah Seharian Menghabiskan


Waktunya di Sekolah, Yui Dalam Perjalanan Pulang Ke Rumahnya, Dengan Beberapa Adik Kelas yang Tidak Dikenalnya. Dengan Postur Sedikit Menahan Lelah Sambil Memegang Tas Di Tangan Kanannya, Yui Berjalan Dengan Tenang Namun Cepat.


"Akhirnya sampai Juga"


Yui Masuk Ke Apartemennya Dan Segera Menaiki Tangga ke Lantai 2.


Di Tengah Jalannya menuju Lantai Dua,


Dia Seketika mengingat Kejadian Di Pagi Hari Yang Sudah Mulai Terlupakan


Yui Hanya Melihat Anak Tangga Dengan Muka Merahnya.


Dengan Niat Melupakan Kejadiannya, Yui Dengan cepat Pergi Ke Kamarnya Di Ujung Lantai 2 Dan Segera Masuk


[9]


Aika Hanya Berbaring Dikasurnya Sambil Melihat Langit Langit Ruangannya yang Tinggi, Melamun Penuh Pikiran Akan Membuat Orang Disekitarnya Mengira Aika Di Masuki Oleh Hantu, tapi Saat Ini Dia Sedang Sendiri


(Saat Ini... Aku Menyadarinya,Ternyata........ Disini Sepi Sekali, Yah Mungkin Itu Karna Aku Terlalu Memikirkannya)


"Huft!"


Aika loncat Dari Kasurnya Dan Berjalan Keluar Ke Dapur, Dia Membuka Kulkasnya Dan Mengambil Es Krim Dengan Wadah Bulat Lalu Membuka Penutupnya


Eskrim Itu Adalah Milik Temannya, Kashima. Kashima Terkadang Menginap Dan Menyimpan Eskrim Untuk Dirinya Saat Menginap Lagi, tapi Aika terkadang Mengambilnya, Mungkin Sebagai Bayaran Meminjam Pendingin


Aika kemudian Menyalakan TV Dan Bersantai Santai di Kasurnya Agar Tidak merasa Kesepian Sambil Memakan Eskrim Dengan Sendok Kecil


"............"


(Ternyata Benar Aku Harus Punya Hobi Baru, Aku Kebanyakan Waktu Luang Dan Bingung Untuk Menghabiskannya. Hobi Itu Harus Yang Aku Sukai Kan.. Tapi Aku Tidak Terlalu Berfokus Pada 1 Satu Hal...)


Aika berguling Guling Sembari Mempertahankan posisi Mangkuk Eskrim Di Tangannya


Lamunan Aika Terus Berlanjut Sambil Aika memakan Eskrim, Aika Hanya Mengingat Kalau Dirinya menyukai Light Novel Fiksi Dalam Batasan Wajar Dan Tidak Mengumbar Hobinya


Hobi Aika Ini Membuat Dia Menjadi Seperti Kutu Buku, Dengan Kebiasaan Anehnya Yang Menaruh Uang Maksimal 1000 Yen Di Pertengahan Buku, Aika juga Menabung Dan Bisa Mengunakan Uangnya lagi Nanti


[10]


Sabtu, Pagi Hari Di Pertengahan bulan September Yang Ntah Kenapa mulai Terasa Berbeda


Yui Bangun Dari Ranjangnya Setelah Mematikan Alarm Di Atas Laci Disamping Kasurnya, ia Berdiri Dan Berjalan Secara perlahan Ke Pintu Dapur Lalu Masuk Ke Kamar Mandi Untuk Mencuci Muka


Setelah Beberapa saat, Yui Masuk Ke Ruang Utama Dan mengambil Baju Kaos Hitam Dan Celana Pendek , Kemudian Dia Masuk Lagi Ke Kamar Mandi


[~]


(Besok...... Kumpul Dulu Di Mall X Jam 11 Siang Dan Berangkat Naik Kereta, Aku malah Khawatir Kyouko Akan Telat, Apa Aku Beritahu Saja kalau Kita kumpul Jam 10:45?)


Yui Hanya berendam Di Bak Air Hangat Yang Sudah Disiapkan Dan Memikirkan Banyak Hal


Untuk Kedepannya, Seperti Memilih Wahana, Tuh Di Naiki


[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Menggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]