
Chapter 31: Istirahat Di Tengah Keributan Atau Keributan Ditengah Istirahat
[1]
*Jum at 7 Desember.
Ah, Sebenarnya Ini Sudah Agak Lama, Tapi Temanku Kecelakaan'
'Eh! Bukannya Itu Gawat?'
'Aku Seharusnya Tidak Bilang Begini, Tapi Syukurlah Hanya Tangan Non-dominannya Yang Patah (Patah Atau Apa Ya?)'
'Uh…… Kalau Begitu Bagaimana Bila Kita Jenguk?'
'Benarkah? Kukira Kau Bukan Tipe Seperti Itu'
'Yah, Sebenarnya aku Sudah dari Dari Yui Dan Ayano'
Kemudian, Kyouko Tidak Mendapat Balasan Dari Kashima Selama Satu Jam.
Dalam Satu Jam Tersebut, Kyouko…
'Kalau Mau Menjenguk, Samperin Aku Kerumah, Akan Ku Tunggu Kapanpun Itu, Tentu Saja Persiapaannya Sudah Siap Kapan Saja!'
[2]
*Sabtu 8 Desember
"Permisi…"
"Silahkan…"
Pintu Disuatu Kamar Rumah Sakit Terbuka Dan Gadis Dengan Kacamata Bulat, Masuk, Lalu Mendekati Lelaki Yang Duduk Di Kasur Dengan Pakaian Pasien Biru Cerah, Dengan Penyangga Di Tangan Kirinya.
"Yah, Maaf Kemarin Kemarin Aku Tidak Datang"
"Uh, Padahal Kau Tidak Perlu Datang sesering Itu…"
"Uh… Yah, Aku Juga Tidak Banyak Kerjaan Dirumah, Tidak Apa Apa Kan?"
"Um…^_^ Aku Malahan Senang"
"^_^"
Sikap tenang Mereka… Saling Mengisi.
Sampai Beberapa Puluh Menit Kemudian Di Antara Obrolan Sejuk Mereka, Badai Muncul Dari Pintu Kamar Dan Seorang Lelaki Yang Terlihat Bodoh Serta Seorang Gadis Pirang Muncul Di Kamar Mizaki.
"OSSSUUU!!!!!!"
"………"
Si Lelaki Bodoh Ditatap Kesal Oleh Gadis Pirang, Lalu Gadis Itu Memukul Kepala Belakangnya, Lalu Mendekati Kasur Pasien Dengan Mizaki Dan Chitose.
"Maaf Mengganggu, Chitose, Selamat Siang!"
"Selamat Siang, Toshinou-san, Dan Kashima-san"
"Yo, Ikeda-san"
"^\_^"
"…………"
"…………"
Mizaki Dan Kyouko Terdiam, Diam Merupakan Kebiasaan Mizaki, Tapi Hal Ini Termasuk Langka Untuk Kyouko Yang Biasanya Banyak Tingkah
"Yah, Aku Bawa Sedikit Makanan, TIDAK BOLEH DI TOLAK!!!"
"Ugh, Baiklah, Makasih. (Mungkin Sudah Biasanya Kalau Orang Sakit Dikasih Makanan, Sekali Kali Aku Ingin Dikasih Yang Lain.)
"Haik Silahkan"
Kyouko Memberikan Kantong Putih Kecil Ke Chitose Dan Chitose Menaruhnya Di Dekat Kasur.
"Ah, Kami Tidak Akan Lama Disini, Jadi Kami Mau Pamit"
"Cepat Sekali Ya, Apa Karna Mau Kencan?"
"Hum Hum^!!, Tentu! Ayo Kyouko!!"
"Siap E- AKU KOMANDANNYA!!"
"MAAFKAN SAYA KOMANDAN!!"
Badai Tersebut Menghilang, Dengan Tingkah Aneh Mereka Berdua, Kamar Mizaki Mulai Tenang Kembali Dan Hanya Ada Mereka Berdua.
"………"
"………"
"…… Apa Kamu Yakin, Tidak Akan Memberi Tahu Siapapun?"
"Ah, Itu Ya… Yah… Tergantung, Untuk Saat Ini……"
Mizaki Menarik Selimutnya Dan Melihat Kakinya Yang Juga Diperban Dari Bagian Tengah Lutut.
"…Sudah Agak Nyaman, Nanti Juga Bisa Berjalan Sendiri"
"Um… Baiklah, Itu Juga Tergantung Kamunya Saja"
(Mizaki-kun Merahasiakan Soal Kakinya Yang Juga Bermasalah, Dia Tidak Memberi Tahu Pada Teman Temannya Dan Juga Meminta Agar Perawat Merahasiakan Hal Ini,)
"Aku Pulang Dulu, Sampai Jumpa"
Chitose Berbisik Dari Arah Pintu Ke Mizaki Yang Tertidur Sambil Duduk.
Chitose Perlahan Menutup Pintu Dan Meninggalkan Kamar 132.
[3]
*Di Kota.
"Yosh!! Mohon Kerja Samanya, Komandan!"
"Umu^ Untuk Pertama! Kita Ke Game Center!!"
"Gaasss!!!!!"
Kyouko Dan Kashima Langsung Masuk Ke Mal Dengan Game Center Di Lantai. Tentunya Mereka Di Cegat Untuk Membeli Tiket.
"Woh, Hhmm… Nee Waka-kun, Mau Itu?"
Kashima Tidak Memperhatikan Wajah Kyouko, Tapi Pita Di Rambut Kyouko Yang Terlihat Seperti Tidak Pernah Dilepas.
"Nah, Kyouko, Bisakah Kau Melepas Pita Itu?"
"Uh? Tentu, Lalu?"
"Uh……"
Jaket Hijau Tipis, Dan Celana Panjang Biru Putih, Dikenakan Oleh Kyouko.
Dengan Penampilannya Yang Agak Berbeda Tanpa Pita, Yang Baru Saja Ia Lepaskan.
"Woh, Rasanya Beda Sekali…"
"Ah, Karna Aku Punya Tali Yang Lain…… Aku Beginikan……… Jang jang!!"

\[Mirip Gini Lah\]
Kyouko Memakai Tali Merah Gelapnya Di Kiri Dan Kanannya.
"Ugh… Me-menembak Ke Diriku!"
"Dulu Waktu Aku Kecil, Aku Memakainya Seperti Ini. Gimana?"
"Ka-kawaii!"
Kashima Tadi Menunduk, Sambil Menahan Bagian Hidung Dan Mulutnya Dengan Tangan. Lalu Melihat Ke Kyouko Dengan Gaya Rambutnya Yang Berbeda, Dengan Air Yang Agak Kental Merah Mengalir Keluar.
"………"
"Tenang Saja, Aku Bawa Sapu Tangan…"
"Mau Main Apa?"
"Hum Hum^! Game Center Tidak Akan Seru Tanpa Pertandingan!!"
"Yosh! Aku Terima Tantangan Mu, Waka-kun!!"
Kemeja Kotak Kotak Merah Gelap Hitam Dan Celana Jeans Biru Dikenakan Kashima, Dan Tas Selempang Hitam Menempel Di Punggung Kashima.
Mereka Memulai Pertandingannya Dengan Permainan Taiko Dan Membandingkan Skor.
"Aku Menang 3 Kali!!"
"Ugh, Sialan!"
Berkebalikan Dengan Pertandingan Mereka Di Rumah Kyouko Beberapa Hari Yang Lalu.
Kyouko Menang Dengan Bangganya Dan Kashima Meratapi Kekalahannya dengan Bertekuk Lutut.
"Karna Aku Menang, Aku Ingin… STOCK RUM RAISIN SELAMA 1 BUL-"
"DITOLAK!! Lagian Sejak Kapan Kita Menaruh Hukuman Kalau Kalah"
"Buh, Kukira kamu Lupa, Kalau Begitu, Aku Ingin Gantungan Ponsel"
"Kok Jauh Sih?"
"Yang Itu Saja?"
"Um^ Makasih Waka-kun!"
"Haik Haik"
(Sepertinya Sekarang Aku Hisa dikatakan Sebagai Lelaki Baik! HMPH!)
Kashima Membanggakan Dirinya Sendiri Setelah Membeli Sepasang Gantungan Ponsel Dengan Tali Hitam Putih Dan Gantungan Dengan Bentuk Dan Warna Lebah, Kuning Dan Hitam.
[4]
"Ah, Apa Kau Sudah Membeli Tiket Film Yang Ku Bilang?"
"Tentu Saja Sudah! Mau Nonton Sekarang?"
"Um… Yosh! Langsung Saja!!"
"Hep! Tunggu Dulu, Kita Belum Ke Photo Booth"
~~
Kashima Di Dorong Masuk Ke Sebuah Kotak Photo Booth Kotak Warna Warni, Oleh Kyouko.
Kashima Dan Kyouko Melihat Dalam Ruangan Yang Di Penuhi Warna, Di Satu Sisi, Terdapat Layar Sentuh Dengan Kamera Di Atasnya.
Dan Suatu Dudukan Dibagian Sebrangnya.
"Woh… Hm Hm, Menarik…"
Kyouko Memegang Dagunya Dan Bermata Licik.
"Ke…Kenapa Kau Memasang Wajah Menakutkan Seperti Itu, Yah, Terserah Lah"
Kashima Hanya Pasrah Menanggapi Sikap Pacarnya.
Kashima Maju Duluan Dan Membiarkan Kyouko Duduk Duduk Duluan Ditempatnya. Sementara Kashima Mengatur Alatnya.
...Pilih Mode...
...'2 Orang'...
...'3 Orang'...
...'4 Orang'...
...'5 Orang++'...
Kashima Memilih di 2 Orang.
Sambil Sedikit Memikirkan.
(kenapa Tidak Ada Mode Seorang Diri… Apa Karna… Ah, Jomblo Buat Apa Foto Di Sini…… Ugh, *Maafkan Aku, Para Jomblo Di Seluruh Dunia!)
...Pilih Mode...
...'Teman'...
...'Kekasih'...
...'Saudara'...
...'Keluarga Rombongan [Mustahil Lah!]'...
"Ah, Kyouko, Mau Yang Mana Modenya?"
"Um? Apa Saja Boleh…"
"Sip……"
Setelah Beberapa Menit Mengatur Alar Photo.
~
"Etto…… Begini Sudah Selesai!"
"………"
"Oy, Kyou-………"
Kashima Berbalik Dan Melihat Kyouko Yang Berbaring Di Tempat Duduk Dan Tertidur.
Memperhatikannya Dengan Wajah Datar.
(Sayang Sekali Kalau Uang Yang Ku Pakai Untuk Ini Nggak Dipake Buat Foto, Yah…)
Kashima Mendekatinya, Lalu Memencet Hidung Kyouko Agar Kyouko Tidak Dapat Bernafas.
Setelah 2 Detik, Kashima Melepas Pencetannya, Dan Membangun Kan Badan Kyouko Agar Dalam Posisi Duduk, Namun Ia Masih Tidur.
"Gini Sudah Pas, Dan……… Yosh"
'3……2……1!'
"..Youko, Kyouko…"
"Ah… Waka-kun, Pagi…"
"Pagi Palamu, Ini Di Mall, Sudah Sore…"
"WAH!! Aku Ketiduran!! Ba-bagaimana Photo Boothnya?!?"
"Omong Omong, Ayo Nonton Film Mirakurun, Aku Sudah Beli Tiketnya Yang Kau Suruh."
"Benarkah! YUK NONTON!!"
Mereka Berdua Keluar Dari Photo Booth. Dengan Beberapa Menit Kyouko Tertidur, Disaat Itu, Kashima Menaruh Beberapa Lembar Foto Di Saku Jaket Hijau Kyouko.
Foto Tersebut Menampilkan Kyouko Yang Menyandar Ke Bahu Kashima Dengan Muka Yang Tenang Yang Tertidur, dan Kashima Yang Memasang Wajah Ingin Tertawa Sambil Menahan Mulutnya.
Dan Foto Lainnya Dengan Kyouko Yang Masih Menyandar Tapi Ekspresi Kashima Yang Berbeda Beda.
\[5\]
"Mirakurun! Mirakurun!"
"Ugh (Sebenarnya Aku Belipun Karna Terpaksa, Karna Aku Ini Laki Laki, Mana Mau Aku Nonton Film Anime Cewe \[Shoujo Itu Anime Buat Cewe, Mirakurun Contohnya, Kalo Shounen Itu Buat Cowo, Sword Art Onlinr Misalnya.\])
Pikiran Negatif Kashima, Dipatahkan Oleh Film Yang Baru Mulai Sekitar 10 Menit Diawal.
'Kenapa Aku Harus Melawanmu, Rivalun!?"
'…………'
"LAWAN!! MIRAKURUN!!!!"
"LAWAN!! MIRAKURUN!!!!"
Keduanya Mengeluarkan Suara Keras Seperti Anak Anak Kecil Yang Ada dibawah Mereka
'Mari…… Kita Berdamai… Untuk Selamanya'
'……Um^'
Rivalun Menerima Uluran Tangan Dari Mirakurun Dan Pergi Bersama Ke Cahaya Yang Terang.
Sementara Itu……
"*Hiks, *Hiks… Mirakurun…"
"Ugh……"
Kyouko Dan Kashima Membawa tongkat Pink Bercahaya, Kyouko Masih Semangat, Namun Kashima Terdiam.
"Ugh (Aku Malah Terbawa Arus Kyouko, Ah, Aku Jadi Ingin Nonton Lagi……)"
"Yahh, Seru Sekali Ya…"
"Ugh… Jadi…… Sekarang Kemana?"
"Hum… Makan!!"
"……Okeh!!"
"Batu-Gunting Ker~Tas!!!"
"Batu-Gunting Ker~Tas!!!"
Mereka Berbicara Serentak, Lalu…
Kyouko Mengeluarkan Batu, Dan Kashima Mengeluarkan Gunting.
"Yatta!!! Aku Menang, jadi Waka-kun Harus mentraktirku!"
"Ugh… \*Huff, Apa Boleh Buat, Ayo"
Kashima Pasrah Dengan Senyum Di Bibirnya Lalu Berjalan Ke Suatu Tempat Makan.
\[~\]
\*Ekstra Dipertengahan\*
\*Di Bioskop Lain.
"WAAAHHH!!!!!!!"
"LEPASKAN TANGANKU!! SUGIURA-SAN!!!"
"Ugh, Aku Sepertinya Akan Mimpi Buruk Malam Ini"
Ayano Keluar Bersama Kase Dengan Lesunya, berbeda dengan Kase Yang Masih Berjalan tegak.
"Iyaaahhh, Baru Begitu Sudah Takut? *Kuh Kuh"
"Kau Tidak Sadar diri Ya? Kaki Dan Tanganmu Gemetar Lho"
Kase Berbicara Dengan Nada Tegar Pada Ayano Walaupun Tangan Dan Kakinya Gemetar.
(Asal Kamu Tau Saj, sugiura-san, Aku Tidak Takut Pada Filmnya, Tapi Aku Takut Padamu!! Cengkramannya kuat Sekali!!)
[~]
[6]
Ntah Sejak Kapan, Pita Kyouko Kembali Ke Posisi Biasanya Dibagian Atas.
Kyouko Menekan Bel Ditengah Meja, Mengesampingkan Kashima Yang Masih Membaca Menu Disebrangnya.
"Haik, Anda memanggil Saya?"
"Pancake 5 Lapis!"
"Dimengerti, Onii-sannya?"
"Ah…… Hamburger Ukuran Sedang"
"Hamburger Ukuran sedangnya Dua! Aku Juga Ingin!"
"Haik, Mohon Ditunggu"
Pria Pelayan Dengan Baju Putih Dan Celana Hitam Pergi Ke Tempat Memesan.
"Ugh…"
"Kenapa Kyouko?"
"Aku Ketoilet Dulu, Sekalian Ambil Minuman, Kamu Mau Apa?"
"Tolong Colanya"
"Siap!!"
Kyouko Bangun Dari Tempat Duduknya Dan Pergi Ke Suatu Jalan…
Beberapa Saat Kemudian, Kashima Melihat Kyouko Keluar Dari Suatu Lorong Dan Berbelok. Menyadarinya, Kashima Memainkan Ponselnya Setelah Tau Kyouko Akan Membawa minuman.
Kashima Memasukkan Ponselnya Ke saku Celana, dan Melihat Kyouko Yang Membawa 2 Gelas Tinggi Dengan Dua Duanya Warna Oren.
"SIAP APANYA COBA!!"
"eh? Bukannya Tadi Kamu Minta Rasa jeruk Ya?"
"Cola Oy! Cola, Jeruk Dan Cola Beda Jauh"
"Yah, sudah Sudah, Syukuri Apa yang Ada, Hidup Adalah Anugrah"
"Tidak, itu Tidak Ada Hubungannya, Itu Kesalahanmu Sendiri…… Huff, Baiklah"
"Tehe~"
"………"
Kashima Tersenyum Pasrah Karna Sikap Pacarnya Ini.
"Ah, aku Baru Ingat, apa Hamburger bisa Dipakai Untuk Suap Suapan?"
"Jelas Enggak Lah, Hamburger langsung Dilahap Pake Tangan Ke Mulut……"
"Heeh… Jaa, Eh?……"
"Um? Kenapa?"
"Tidak, tidak, aku Tadi Hanya Kepikiran, 'Jadi Kalau Dari Mulut Ke Mulut, Bisa ya' Gitu!"
"Tidak Tidak, Aku Tidak Mau Menerima Air Liur Orang Lain Dimakanan Yang Akan Ku Makan"
"Ugh, Waktu Ku Pikir Pikir, Menjijikan Juga ya, Dasar Otakku!!"
"Memangnya Kau Punya Otak Ya?"
(Tadinya Aku Ingin Bicara Begitu, Tapi Aku Sedang Santai Dan Tidak Ingin Bercanda pada Kyouko Yang Pikirannya Aneh Aneh )
"…… Mungkin Kalau Pancake, masih Bisa"
"Nah, Benar Juga! Kamu Pintar Waka-kun!"
"Hmph Hmph! Aku Memang Jenius!"
\*Dipikiran Orang Orang Ditempat Duduk Lain Dekat pasangan Ini.
(Bukannya Itu Normal Sekali Ya?)
"Jaa… Am?"
"Uh? A-aaaaammm"
Kashima Menerima Suapan Pancake Kecil Dari Kyouko Yang Menggunakan Garpu.
"*Nyam *Nyam, Manis Kan?…"
"Ya Iyalah, Namanya Juga Pancake Pake Susu (Kenapa Dia Langsung Memakannya Setelah Melihat Aku Merasakannya?)
"Ah, aku Tadi Jaga Jaga dulu, Takutnya Ada Racun Didalamnya Jadinya Aku Memberikan Padamu Dulu"
"…*Uhum… ^_^ ……"
Kashima dengan Wajah Senyumnya, Memotong Pancake, 2 Lapis Dan Menusuknya Dengan Garpu, Lalu Menyodorkannya pada Mulut Kyouko.
"Nih, A-aaaaa"
"…*Aaaamm"
Kyouko Memakan Pancake Dari Suapan Kashima, Lalu Melanjutkannya.
"Kalau Suap Suapan Gini, Disangka Romantis Atau Tidak?"
"Ntahlah, Mungkin Kalau Sekarang, Dianggap Lebay"
"E-eh! Benarkah?"
"Ntahlah Aku Bilang… Yo, Kita Bayar Terus Pulang, Aku Antar"
"Uh, Haik! Makasih Makanannya"
"Uh-huh"
Kyouko Dan Kashima Pergi Meninggalkan Meja Makan Lalu Mendekati Kasir.
\[7\]
\*Diperjalanan pulang
"Nah Kyouko, Coba Kau Pakai Gaya Rambut Yang Lain"
"Um…… Misalnya?"
"Pony Tail! Atau Twin Tail! Atau Yang Sepenuhnya diikat Di Bagian Atas Dan Terlihat Pendek!"
"(Ugh, Aku Malah Teringat Akari) Um, Kalau Pony Tail Mungkin……"
Kyouko Melepas Tali Pita merah Gelapnya Dan Memakaikannya Lagi Dengan Gaya Rambut Pony Tail.
"Wo-wwooohh! Kawai!!"
"Hum^ Hum^"
Terlihatlah Kyouko Yang Memamerkan Gaya rambutnya Pada Kashima Sambil DMenampar Namparkan Rambutnya Ke wajah Kashima.
"tidak, Bukan Ini Maksudku"
"Tapi Aku Tidak Terlalu Nyaman Memakainya"
"Benarkah? Padahal Menurutku Cukup Bagus, Bagian Belakang Lehernya Cukup Menggoda Menurutku"
"E- Be-benarkah?"
Kyouko Terkejut Malu Dan Agak Memalingkan Wajahnya, Pipi Merahnya Ia Sembunyikan Dengan tangannya, Ia menghembuskan Nafasnya Dan Berbalik Kembali Ke Kashima.
"Yosh, Ini Adalah Pelayanan Khusus Untukmu Seorang, Jadi, Mintalah Apa Saja!!"
"Woohh! Ja-jaa…"
Dengan Berbagai Pose Foto, Kashima Memotret Banyak Foto Kyouko Yang Imut Menurut Dirinya.
Walaupun Mereka Sempat Disangka Aneh Oleh Anak Kecil Yang Berjalan bersama ibunya.
\[8\]
"Jaa, Sampai Jumpa"
"Um^ Sampai Jumpa, mau Kenalan Sama Ibuku?"
"yah, Nanti Saja, Dah"
Kashima berbalik Meninggalkan Kyouko Yang Ada di Pintu Depan.
"Aku Tunggu Lagi Lho!"
"Uh^!!"
Kyouko Melambaikan Tangannya, lalu Menutup Pintu Depan Terus Berjalan Ke Dapur.
(Mungkin Ada Orang Yang bilang Kalau Perempuan itu Harus Diutamakan, Sejujurnya Aku Tidak Terlalu Mengikuti Hal Seperti Itu, Kyouko Juga Bukan Prioritas Utamaku, Aku Mengutamakan Diriku, Keluarga, lalu Orang Yang Kusayangi Versi Lainnya…… Yah, Aku Tidak Keberatan Kalau Direpotkan Oleh Ketiga urutan Itu)
"Aku Sepertinya Harus Lebih Agresif Lago, Ntah kenapa Rasanya Aku Terlalu Tenang Saat Aku Bersama kyouko…"
Gumaman Kashima mengeluarkan Sedikit Hembusan Udara Hangat, Di Awal Awal Musim Dingin, Desember.
[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]