
Chapter 15: Teriakan Sikap Kedua
[1]
"Kenapa Besok Ingin Berangkat Pagi Pagi?"
"Tidak Kenapa Napa, Hanya Ingin Saja"
"Begitu Ya~"
Dua Orang Kembar Sedang Berjalan Lorong Sekolah
~
"Ah, Kamu Bisa Pulang Duluan Saja, Nanti Aku Ada Urusan Osis Dulu"
"Haik"
Sesaat Kemudian, Suara Bel Masuk Berbunyi Nyaring.
"Istirahat Sudah Selesai Ya…… Sampai Jumpa Chizuru~"
"Uh-huh"
Chitose Berjalan Menjauhi Chizuru Dan Masuk Ke Kelas
"Ah, Chitose… Darimana Saja Kamu!?"
Baru Masuk Ke Kelas, Chitose Bertemu Dengan Ayano Di Dekat Mejanya.
"Aku Mengobrol Dengan Chizuru Sebentar, Memangnya Kenapa?, Ayano-chan"
"Aku… Mau Beli Baju Sabtu Nanti, Bisakah Kamu Menemaniku?"
"Uh, Baiklah, Nanti Kita Bicarakan Lagi… Selain Itu, Apa Ini Ada Hubungannya Dengan Toshinou-san?"
"Uuggh, Sepertinya Memang Benar Chitose"
"Uuuhh??"
Ayano Mendekatkan Mulutnya Ke Telinga Chitose Yang Ditutupi Rambut Putih.
"Toshinou Kyouko Dan Kashima-san Berpacaran"
"……"
"………"
Mereka Tidak Berbicara Selama 10 Detik.
Tiba Tiba, Chitose Memegang Kedua Tangan Ayano Dan Berbicara Dengan Semangat
"……… Aku Akan Tetap Mendukungmu!"
"……… Uh^ Makasih, Chitose"
[2]
"Jaga Rumah Ya, Aku Akan Pergi Belanja Bersama Ayano-chan, Tidak Akan Sampai Malam Kok"
"Um… Nee-san, Bisa Sekalian Beli Tisu Yang Agak Besar? Ini Untuk Nee-san Juga"
"Uh, Haik Haik, Kalau Begitu Aku Berangkat Yaaa~"
"Uhm"
Chitose Pergi Dengan Baju Putih, Jaket Biru Dengan Sedikit Belang Belang Biru Langit Dan Celana Pendek Krem, Sekaligus Membawa Tas Gendong Kecil Warna putih
[3]
"Waduh, Kemarin Benar Benar Heboh Ya?"
"Aku Juga Kaget Sekali, Tidak Sangka Bisa Seperti Itu"
Ayano Dan Chitose Sedang Membicarakan Soal Kyouko, Yang Terpleset Di Ruang Klub Dan Menimpa Akari Dibagian Kepala Sampai Akari………
Ayano Dan Chitose Masuk Ke Mall Dan Pergi Ke Toko Baju
"Kalau Chitose Lebih Suka Yang Mana?"
Ayano Dengan Baju Kuning Terang Dan Baju Dalam Oren Dan Rok Hijau Pendek Membawa 2 Baju, Satunya Berwarna Biru Langit Musim Panas Dengan Pinggiran Berwarna Putih Dan Pita Pink Di Bagian Leher.
Dan Satunya Lagi Dengan Motif Murip Kemeja Garis Garis Warna Ungu Gelap Dan Ungu Terang Yang Di Buat Acak Tapi Terlihat Unik.
Chitose Menunjuk Baju Biru
"Uuumm, Yang Ini Saja Mungkin!"
"Uh? Kenapa?"
"Karna Mungkin Saja Toshinou-san akan Bilang Begitu"
"Haaaahh, Kenapa malah Membicarakan Toshinou Kyouko!!"
"Kan Bagus Kalau Nanti Bisa Jalan Jalan Sama Toshinou-san………"
Chitose Melepas Kacamatanya, Lalu Darah Keluar Dari Hidungnya
"Waah, Chitose!!"
\[4\]
"Memangnya kau Mau Beli Baju Apa?"
"Ummmm, Sebenarnya Aku Hanya Perlu Baju Buat Dirumah, Jadinya Baju Polos Juga Tidak Masalah, Tapi Aku Juga Ingin Baju Untuk Keluar……"
"Mungkin Kemeja Panjang Bagus…"
"Uumm. Benar Juga Ya"
Kashima Tawaka Dan Satu Teman Sekelasnya Yang Pendek… Sedang Berjalan Jalan Di Toko Baju Pada Hari Sabtu.
"Tapi Kenapa Kau Tiba Tiba Ingin Beli Baju?"
"Ah, Ada Lah~ Aku Juga Ada Alasan Tersendiri"
"Hhhmm…… Soal Perempuan?"
"Sou (Benar)"
Kashima Yang Sedari Tadi Menunduk Memilih Milih Baju, Tiba Tiba Berbalik Dengan Semangat Ketika Mendengar Apa Yang Dikatakan Temannya Itu.
"Oy Kashima, Tolong Jangan Berkhayal"
"Tidak Sopan! Aku Bisa Langsung Menghubunginya Bila Kau Mau Bukti!"
"Haik Haik"
Teman Kashima Mengatakannya Dengan Nada Malas, Walaupun Mukanya Lucu, Tapi Sikapnya Terlalu Jujur Pada Teman Dekatnya.
Tentu Saja, Dia Punya Sikap Yang Tidak Di Manipulasi Atau Sikap Aslinya Yang Begitu Ramah Pada Semua Orang, Mungkin Sikap Dinginnya Ini Hanya Ia Tunjukkan Pada Kashima Karna Kashima Menyebalkan.
"Are…"
"Uh? Ada apa Kashima?"
"Lihat!"
Kashima Menunjuk ke Sisi Ruangan, Dan Temannya Melihat 2 Orang Gadis Yang Sedang Memilih Baju, Satu Pony Tail Dan Satunya Lagi Dengan Rambut Putih Pendek…
"Ka-kawaii"
Temannya Mengatakannya Dengan Suara Pelan.
Namun Kashima Mendekatkan Telinganya Ke Mulut Temannya.
"Huh? Jarang Sekali Kau Mengatakan Hal Seperti itu, Mizaki!"
"Be-Berisik Kau!"
"Mau Ku Kenalkan?"
"Haahh! Ka-kau Berbicara Seperti Sudah Mengenalnya Saja!"
"Tentu Saja Aku Mengenalnya… Hhmm, bagaimana ya? Mereka Itu Teman Dari Tetangganya Noru, Dan Juga Teman Dari Pacarku"
"HeH?!"
"Ayolah Ayo…Lah??"
"Huh? Kenapa Kau Malah Diam?"
"Itu Pacarku"
Kashima Menunjuk Ke Arah Lain Dengan 2 Perempuan Berambut Pendek Dan Panjang.
"Yang Pendek??"
"Tidak Tidak, Yang Panjang"
"Heh, Kenapa Tidak Yang Pendek?"
"Mungkin Saja ya…"
Kashima Memeluk Mizaki Dari Samping Dan Berbisik
"Itu Sasaran Noru"
"Kau Mengatakannya Seperti Mengincar Burung"
"Sudah Lah Sudahlah!! Jadi, Mau Kenalan Tidak?"
"Uhm, Tidak Perlu Lah, Omong Omong… Nih"
Mizaki Memegang Baju Kaos Warna Hitam Dengan Tulisan Putih
...I Am Pretty...
...SMART...
"Wwoooaaah !! Bagus Juga"
"Humph, Tentu Saja!!"
"Permisi!!! Aku Beli Ini!"
Kashima Mendekati Kasir Dan Membeli Baju Tersebut.
\[5\]
"Mou! Chitose Tara! (Duh, Dasar Chitose!)"
"Maaf Maaf"
Chitose Memakai Sapu Tangan Putih Dan Menempel Nempelkannya Ke Hidungnya, Warnanya Pun Berubah Di satu Titik.
"Tapi, Memang Benar Yang Ini Kawaii Juga"
"Ano! Yang Ini Saja"
Ayano Membawa Baju Birunya Ke Kasir Dan Membelinya
Setelah Membayar, Ayano Kembali Dan Melihat Chitose Memilih Milih Baju Di Suatu Rak.
"Kenapa?"
"Ah, Tidak, Aku Hanya Bingung Memilih Baju…"
"Aku Juga~ Bingung Milih Sampai Malah Beli Baju Yang Mirip"
"Heeeehh, Ayano-chan Juga Begitu Ya~"
"Aaahh Benar Juga! Aku Akan Pilihkan Baju Untukmu"
Ayano Kemudian Dengan Semangatnya… Memilih Banyak Baju Dan Menempatkannya Di Depan Chitose Yang Menghadap Ke Cermin
Mulai Dari Baju Rumah, Baju Dengan Banyak Kilauan, Baju Berjumbai, Baju Kebesaran, Baju Metal Dan Baju Terlarang.
Namun.
"Ah, Ini Sepertinya Cocok"
Ayano Mengambil Dan Memperlihatkan, Baju Terusan (One Piece) Dengan Putih Di Bagian Atas Dan Merah Muda Fade Untuk Bagian Bawah.
"Waah, Kawaii Na (Imut Sekali)"
"Kalau Begitu, Kita Coba Saja, Horrah (Ayo) Masuk Ke Ruang Ganti"
"Uh-huh"
\[6\]
Mizaki Masih Menunggu Kashima Yang Lama Membayar, Dia Hanya Melihat 2 Gadis Dengan Asyiknya Memilih milih Baju Untuk Si Gadis Berambut Putih Berkacamata.
Saat Mizaki Melihat Si Gadis Pony Tail Membawa Baju One Piece, Matanya Melebar.
"Ouuuh, One Piece Ya?"
Dia Dengan Fokusnya Memperhatikan Kedua Gadis Itu Sampai Sampai Tidak Sadar Kalau Ada Beberapa Ibu Ibu Yang Lewat Dengan Mata Curiga Kepadanya.
Setelah Mizaki Menunggu Si Kacamata Masuk Ke Ruang Ganti, Kainnya Terbuka Dan Mizaki…
(Ka-ka-ka-kakakaka--- KAWAAAIIIIIIIII!!)
Mukutnya Terbuka Lebar, Matanya Melotot Ke Arah Gadis Berkacamata Yang Baru Membuka Kain Pemisah Dengan Baju One Piece.
Saat Sadar, Mizaki Langsung Menutup Mukanya Dan Saat Melepas Tangannya Dari Muka, Dia Melihat Darah DiBagian Tangan Yang Menutupi Hidungnya.
(Hidungku…… Berdarah?!?!)
Dia Segera Mengambil Tisu Dari Saku Celana Belakangnya Dan Menutupi Hidungnya.
"Aku Kembali Looo- WAAAAHH!!! Kenapa Kau Mizaki!! Kau Dihajar? KAU DIHAJAR!! SIAPA YANG MENGHAJAR MU!!??? AKAN AKU KA- Ugh!"
Hantaman Tepat Di Lutut Kashima Membuat Kashima Menunduk, Terdiam Dan Menahan Sakitnya, Mizaki Melakukannya Karna Orang Orang Memperhatikan Sekitarnya.
"Tidak Lupakanlah, Aku Tidak Kenapa Napa… Sudah Selesai Beli Baju?"
"Su-sudah"
"Kalau Begitu Sekarang…… Beritahu Aku, Nama Dari Gadis Berkacamata Tersebut!!"
"Yaaah, Nanti Aku Tanya Dulu, Tapi Itu Sudah Pasti"
Kashima Yang Daritadi Memgelus Elus Lututnya, Langsung Berdiri Tegak Dengan Sehat Sempurna
"Aku Mail Dulu…………… Yosh, Tunggu Saja"
"Umu"
\[7\]
"Gimana??"
"Uwwwaaaahh…… Sugoku Kawaii!! (Sungguh Kawaii Sekali!"
"Ehehe, Aku Jadi Malu…"
"Owh, Ada Chitose dan Ayano!"
"Eeh!! To-Toshinou Kyouko!!! …… Kenapa Kau Ada Disini!!"
Mengesampingkan Ayano Yang Kaget, Kyouko Dan Yui Menemui Mereka Berdua Yang Sedang Memilih Baju.
Kyouko Menyapa Mereka Berdua Dengan Semangat, Sedangkan Yui Ada Dibagian Belakang Kyouko, Sedang Memilih Milih Baju.
"Woooh, Chitose Terlihat Berbeda sekali!"
"Uh, ada Apa, Wuah! Chitose Berbeda Sekali!"
Yui Yang Baru Bergabung Dengan Baju Putih Di Tangan Kanannya, Dikagetkan Dengan Pakaian Yang Dipakai Chitose
"Tehe… Ayano-chan Memilihkannya Untukku…"
"Ihh, Enak Sekali… Yui~ Pilihkan Baju Untukku Dong~"
"…………"
Yui Dengan Tenangnya Mengangkat Baju Yang Ia Pegang Dan Memperlihatkan Bagian Depan Bajunya
...I Am...
...AHO...
Kyouko Melihatnya Dengan Mata Kering… Lalu Kyouko Mengangkat Tangannya Dan Memberi Yui Dua Ibu Jari.
Sesaat Ketika Ayano Kaget Tentang Kyouko Yang Menyukai Baju Tersebut.
"Kamu Punya selera Yang Bagus Yui!"
"Ya iyalah!"
\[8\]
"Namanya…Toshinou Kyouko, Itu Nama Pacarmu?"
"Kenapa Kau Terlihat Ragu, Sudahlah, Lihat Yang Kau Butuhkan!"
"Ugh… Namanya… Ikeda Chitose-san, kah…"
Kashima Memperlihatkan Ponselnya Ke Mizaki.
"Kenapa? Kau Seperti Kurang Tertarik"
"Tidak…… Aku Hanya Serasa Pernah Mendengar Namanya…… Ikeda… Ikeda…… Ah Tidak Bisa… Aku Tidak Bisa Mengingatnya!"
"Jadi…… Kau Mau Bagaimana Sekarang?"
"uuumm… Pacarmu Sekolahnya Sama Dengannya kan?"
"Uh-huh"
"Kalau Begitu………… Aku Tidak Punya Rencana…"
"Eh? Ah, Begitu Ya… Aku Tidak Peduli Lah Soal Hal Itu, Itu Terserahmu Saja… Saat Ini! AKU MAU CARI BAJU LAI-"
Suara Nyaring Kashima Terhentikan Karna Mizaki Yang Menutup Mulut Kashima Yang Super Berisik.
\[9\]
(Haaahh, Aku Jadi Mulai Berharap Bisa Berbicara Berdua Dengannya…)
Mizaki Menghembuskan Nafasnya Dengan Berat, Sambil Sedikit Menunduk Dan Membawa Kantong Belanjaan Berisi Baju.
Dia Berjalan Di Trotoar Di Luar Mall, Berniatan Untuk Pulang, Saat Masih Menunduk, Dibagian Bahu Kanannya, tiba tiba Ia Menabrak Seseorang Yang Sedang Berjalan Berlawanan Arah Dengan Mizaki.
Kantong Yang Dibawa Orang Tersebut Terjatuh, Tapi Tidak Ada barang Yang Berhamburan Karna Kantongnya Dijepit Oleh Sesuatu.
"Ah, Maaf"
"…………"
Mizaki Berjongkok Dan Mengambil Kantong Belanjaan Orang Tersebut.
"Maaf ,Aku Melamun…… Haik"
"…Ah Aku juga Minta maaf"
(Huh? Perempuan?)
Mizaki Memberikan Kantongnya Ke Pemiliknya, Dan Melihat Wajah.
(Ini……… INI GADIS TADI!!!!!!!!!!!)
"Terimakasih…"
Gadis Tersebut Menundukkan Badannya dan Berjalan Menjauhi Mizaki
(I-i-i-itu Ikeda Chi-chi-chitose kan!??!!!)
Muka Kaget Mizaki Segera muncul Dan Membuatnya Panik.
Sesaat Kemudian, Dia Menenangkan Diri Dan Berusaha Memperhatikan Nafasnya
(\*Huft… Padahal Sedang Beruntung Bisa Bertemu Dengannya Langsung……Haaahh, Semoga Saja Nanti Ada Saat Dimana Aku Bisa bertemu Dengannya Lagi………)
Saat Mizaki Menunduk Lagi, Ia Melihat Sesuatu Ditanah
"Uhh??"
(Sapu tangan??)
Mizaki Mengambil Sapu tangan Kotak Itu, Saat Mengambilnya.
"Eeehh!! DARAH!!!!!"
Mizaki Langsung Lari Terbirit Birit Dengan Kantong Belanjaannya… Tapi Malah Tetap Membawanya Karna Takut Dicurigai Polisi Karna Membawa Saputangan Berdarah Bertuliskan 'Ayano' Di Pojoknya.
\[9\]
(Are… Sapu Tangan Yang Diberi Ayano-chan…… Hilang…)
\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Meng khayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]