
Chapter 16: Kunjungan Kecil
[1]
Di Hari Senin Tanggal 15 Oktober, Pada Sore Hari. Suatu Pintu Sedang Dibuka.
"Mereka Belum Datang Ya?"
"Uh… Sepertinya Begitu"
Kyouko Dan Yui Masuk Ke Bangunan Bergaya Jepang Tradisional, Klub Ruang Teh Yang Saat Ini Dipakai Oleh Klub Kesenangan(?)
Yui Menyalakan Lampu Di Bagian Dapur, Dan Masuk Keruang Utama Klub, Dan Menyalakan Lampunya Juga.
Kyouko Yang Mengikuti Yui Dari Belakang Langsung Berlari Ke Tempat Duduknya Di Ujung Kiri Dari Pintu Utama Saat Lampu Dinyalakan.
Setelah Mereka Duduk, Yui Membuka Tas Dari Sampingnya Dan Mengambil Sebuah Buku Dengan Tema Misteri
"Heeh!! Lagi Baca Apa Sih!!? Dari Tadi DiKelas Baca Buku Mulu!!…"
"Sebentar Lagi Tamat, Nanggung"
"Buuuhh"
Kyouko Mulai Mencoba Menarik Perhatian Yui, Dengan Melambai Lambaikan Tangannya Didepan Mata Yui, Memanggil Manggilnya, Berteriak, Dan Hal Hal Lainnya.
(Hhhmm… Sengaja Mengabaikanku Ya……)
Kyouko Naik Ke Meja, Dia Berbaring Menghadap Ke Atas, Lalu Mencoba Bangun Dengan Kaki Dan Tangannya Tanpa Memutar Badannya
"………Ugh-"
"Kalau Sakit Ya Udah Jangan!!"
Kyouko Kemudian Jatuh Dan Berguling Ke Lantai Bawah Karna Tidak Sanggup Menahan Lama.
Kyouko Kemudian Merangkak Mendekati Yui.
"Nee… Yui~"
"……………"
Yui Hanya Membaca Bukunya Dengan Tenang, Tanpa Merasa Terganggu.
"……………"
"……………"
"…………… Yui…… Aika-san Suka Padamu Lho?"
"HHHHAAAAAAAAHHHHHH!!!! Ap-apa yang kau Bicarakan!!! Uggghhh…………"
"……… Hhhnnnggg, Begitu Ya………"
"……………"
Yui Yang Tadinya Tenang Membaca Buku, Tiba Tiba Berteriak, Dan Mengatakan Hal Tersebut Dengan Gugupnya, Sedangkan Kyouko Yang Mengatakannya, Hanya Tertawa Kecil Dengan Suara Jahat.
"Maaf Menunggu…… Akari Tadi Mendengar Suara Keras Disini Lho!"
"Uh-huh, Tadi Suaranya Cukup Keras Sampai Membuat Kaget"
Akari Dan Chinatsu Datang Ke Ruang Klub.
"Ahh, Itu Mah Yu-"
"Yaaahh… Ki-kira Kira Itu Apa Yaaa?… Apa Mungkin Binatang??"
Yui, Menghentikan Kyouko Dengan Menutup Mulutnya Dengan Tangannya.
(Hmph, Yui Jadi Cukup Ganas Saat Aku Mengatakannya…… Mungkin Aku Jangan Terlalu Sering Menggunakannya)
[2]
(Kenapa Kyouko Mengatakan Hal Seperti Itu!… *Huuuft, Aku Harus Segera Melupakan Hal Itu, Kalau Tidak……)
"……… Oh Iya… Kyouko, Kesini Sebentar"
"Eh- Ha-haik"
Kyouko Mendekati Yui Yang Tadinya Marah, Lalu Yui Mendekatkan Mulutnya Ke Telinga Kyouko Sambil Menutupinya Dari Akari Dan Chinatsu Yang Membaca Brosur.
"Kau… Pacaran Dengan Kashima-san Kan?……"
"Eh… Uuummm… Sou Da Yo (Yah, Itu Benar) Kan Sudah Kubilang…"
"Heeehhh… Ternyata Benar"
Yui Menjauhi Telinga Kyouko Dan Duduk Seperti Biasa.
"Memangnya Kenapa?"
"Tidak, Aku Hanya Mengiranya Saja Karna Sikapmu Jadi Aneh Sejak Kau Pulang Dari Taman Hiburan Dan Saat Membuat Pancake Dirumahku"
"Eh? Benarkah? Ya Sudahlah!"
Kyouko Kemudian Berbaring Di Lantai Dan Menutup Matanya.
"Eh, Nani Nani? (Ada Apa Ini?) Apa Yang Kalian Bicarakan?!"
"Eh……"
Yui Menengok Ke Kyouko Yang Tertidur, Ia Lalu Mengguncang Guncang Kyouko Yang Membuatnya Terbangun.
Yui Mendekati Kyouko Dan Berbisik.
"Boleh Aku Beritahukan Saja?"
"Hah? Uh-huh, Tidak Apa Apa… Aku Juga Tidak menutupinya…"
"………"
Yui duduk Tenang Dan Berbalik Ke Arah Chinatsu Dan Akari.
"Sebenarnya… Kyouko Beneran… Punya Pacar……"
"He-Heeeehhhh!!!"
"Uhmmm…… Begitu Ya……"
Akari Kaget, Dan Ntah Kenapa Chinatsu Sepeti Biasa Saja.
"Karna Begitu! …Dulu Aku Bilang Kalau Aku Tidak Akan Menyerahkan Yui Kan?, Jadi… Sekarang Yui Bisa Menjadi Milikmu, Chinatsu-chan"
(Walaupun Aku Ragu……)
"KYAAAHHH!!! YUI-SENPAAAIII!!!!!"
"Waaahh!!"
Kyouko Bangun Dan Mengatakan Hal Tersebut.
Lalu Chinatsu Melompat Ke Arah Yui Dan Membuat Yui Terbaring Di Lantai.
"Karna Aku Juga Sudah Menjadi Milik Orang Lain"
"…………"
"…………"
"…………"
"… Eh?, Tenang Saja, Aku Akan Tetap Disini!"
"Maaf Kyouko-chan, Aku Kira Itu Bercanda!"
"Tidak Apa! Akari Juga! Aku Juga Berharap Kamu Punya Lhoo!"
"He-Heeeehhhh!!!! Ta-tapi Akari Masih Kecil, Akari Belum Mengerti So-soal Hal-"
Asap Keluar Dari Telinga Akari Dan Akari Tertidur Selama 1 Jam.
[3]
Yui Sedang Berjalan Di Lorong Apartemennya Dan Melewati Kamar Nomor 7.
(Uugh, Kenapa Malah Aku Yang Gugup, Kyouko Dasar!)
"Uuuaaahh…… Mungkin Aku Harus Tidur Setelah Mandi Nanti……"
(Eh?)
Yui Mendengar Suara Dari Belakang, Dia Mendengar Suara Lelaki Yang Seperti Kelelahan, Lalu Ia Pun Berbalik.
Ia Melihat Tetangganya, Aika, Yang Menjauhi Tangga Dengan Mata yang Kecapean Dan Terlihat Mengantuk.
(Aika-san…… Kenapa Ya?)
Yui Hanya Melihatnya, Dan Dia Pergi Ke Kamarnya Di Nomor 8 Saat Melihat Aika (Yang Tidak Melihat Yui) Masuk Ke Kamar Nomor 7.
Yui Masuk Ke Ruang Utama, Menaruh Tasnya Dan Mengambil Baju Piyama Pandanya.
(Uuumm…… Pakai Saja Lah)
Yui Kemudian Pergi Ke Kamar Mandi, Menaruh Baju Pandanya Di Samping Pintu, Membuka Bajunya Dan Masuk Ke Kamar Mandi.
[4]
"Terimakasih Makanannya"
(………… Eh, Sudah Jam 7 ternyata)
Yui Mengambil Mangkuk Makannya Dan Membawanya Ke Wastafel Di Dapur.
Saat Sedang Mencuci, Ia Melihat…
"Uh? Ini…… Punya Aika-san Kan?"
(Aku Belum Mengembalikannya, Mungkin Akan Aku Kembalikan Sekarang)
Yui Mencuci Sebuah Rantang 2 Susun Kotak Warna Hitam Di Wastafelnya, Dia Memakai Sabun Untuk Membersihkan Noda Noda Didalamnya.
"Yosh!"
Yui Masih Memakai Baju Pandanya, Ia Kemudian Pergi Keluar, Berjalan Sampai Ke Kamar Nomor 7 Dan Menekan Belnya.
(Uumm…… Aku Jadi Cukup Malu Memperlihatkannya Ke Aika-san… Hhmm… Sudahlah, Dia Pasti Sudah Terbiasa)
"Haaaaaiiik"
Pintu Terbuka, Dan Seorang Laki Laki Dengan Baju Hijau Dan Celana Pendek Merah Selutut Terlihat Dimata Yui.
"Um… Malam Aika-san"
"Oh, Malam, Funami-san, Ada Apa?"
"Aku Mau Mengembalikan Ini"
"Uhhuh, Baiklah, Terimakasih…… Etto…Mau Masuk Dulu?"
"Eh, Tidak Apa Apa?"
(Eh, Dia Mengajakku Sekarang!!?)
"Tentu… Silahkan"
"Jaa… Permisi"
Yui… Masuk ke Bagian Dapur Kamar Aika, Dapur Yang Rapi Dan Cukup Bersih.
(Wwwooooohhh)
Yui Dengan Baju Pandanya Kemudian Mengikuti Aika Yang Berada Didepan Dan Membuka Pintu Utama.
"Silahkan"
Yui Mengangguk, Dan Masuk Ke Ruang Utama.
Setelah Masuk, Yui Melihat Ruangan Dengan Luas Yang Sama Dengan Kamar Miliknya,
Ia Melihat Rak TV Dengan Beberapa Buku, Dan Konsol Game Dibawahnya Di Bagian Kiri Ujung Ruangan, Dan Kasur Yang Terletak Di Ujung Ruangan Kanan.
"Rapi Sekali Yah"
"Ummm Menurutku Kurang, Yaah, Barang Disini Memang Sedikit, Jadinya Terlihat Seperti Ini"
"Uum?"
Yui Melihat Layar TV, TV Dengan Tulisan 'Nanamori Quest 4' Membuat Yui Sedikit Terkejut.
"Funami-san. Kamu Suka Main Game?"
"Uh? Aahhh, Aku Cukup Sering Memainkannya Saat Sendirian"
"Benarkah? Kalau Begitu, Ayo Main Ini!"
"Uuumm… Uh-huh"
[5]
"Kenapa Funami-san"
"Eh, Aaaahhh Tidak Apa Apa, Aku Hanya Melamun……"
"Begitu Ya"
"…… Oh Ya, Aika-san Itu Sekolah Di SMP Mana?"
"Aku? Aahh, Namaku Aika Noru, Dari SMP Seiri (Seiri Chuugaku) Kelas 2 - D Duduk Di Bagian Paling Depan Didekat Pintu Masuk"
"Uh, Kok Malah Seperti Perkenalan, Rinci Sekali!"
"Yah, Aku Juga Terkadang Mau Bercanda…"
Aika Mengatakan Penjelasannya Dengan Suara Santai Dan Senyum Kecil.
[6]
"Aika-san Hebat Ya Main Game Ini"
"Uumm, Masih Ada beberapa Hal Yang Belum Kupelajari Di Seri Ini. Funami-san Juga Hebat"
"Hhmm…"
(Yah Karna Aku Memainkan Seri Sebelumnya Sampai Tamat)
Aika Dan Yui Memegang Controller Dan Memainkan Game RPG.
Yui Melupakan Dirinya Yang Memakai Baju Panda, Dan Fokus Bermain.
"Mau Leveling Dulu, Atau langsung Lawan Boss?"
"Uum… Aku Berniat Naikin Level Dulu, Yah, biar Bossnya Jadi Gampang Saja"
"Hhuummm, Jadi Begitu Cara mainnya Funami-san"
Aika Menggeleng Geleng Kepalanya Tanpa Alasan, Berharap Pikirannya Tenang Dan Membiasakan Diri Dengan Penampilan Tetangganya yang Mampir Ini.
"Uum?? Kamu Kenapa? Aika-san?"
"Ah, Tidak, Aku Hanya Sedikit Mela-"
Sebelum Aika Menyelesaikan Perkataannya, Bel Rumah Aika Berbunyi
"Um? Siapa Ya? Tunggu Sebentar, Kamu Bisa Melanjutkannya!"
"uh-huh"
Aika Bangun, Dan Membuka Pintu Menuju Dapur Tanpa menutupnya, Dan Dia Lupa Tidak Melihat Kamera Di Samping Pintu Utama
*Bel Berbunyi lagi
"Ah Haik!"
Aika Kemudian Membuka Pintu, Dan Melihat Seorang Perempuan Pendek Berambut Coklat Gelap Panjang Dengan Baju Terusan (One piece) Warna Putih Selutut Dan Tas Selendang Hitam Yang Cukup Besar.
"Ah, Malam, Onii-chan, Aku Datang Lho"
"…………"
"……"
"kenapa Kau Datang Kesini?"
Aika Yang Masih Memegang Gagang Pintu, Mengatakan Hal Tersebut Dengan Cukup Keras.
"Eh, Bukannya Aku Sudah Bilang Ya?"
"Bilang Apanya?"
"Aku Mail, Aku Akan Tinggal Disini Sampai Musim Dingin"
"Uh… Masuklah, Taruh Barang barangmu Di Lemari Paling Kiri"
"Haaaiiik"
Perempuan Yang Memanggil Aika Dengan Kata Onii-chan (Kakak) Ini, Berbicara Dengan Tenang, Seperti Aika, si Gadis Kecil Inipun Melepas Sepatunya
[7]
(Huh? Suara apa Itu? Hhhmm, mungkin Aku Cek Dulu Sebentar)
"Uuh?? Aika-san, Kok Lama Sekali?"
"Yoisho…………"
"……………"
Yui Muncul Dari Pintu Utama Yang Terbuka. Saat Mengintip, Yui Melihat Seorang Gadis Kecil Dengan Tinggi Kira kira 140 cm-an, Memakai Baju Terusan Putih, Sedang Melepas Sepatu Dan Membawa Tas Selendang Yang Cukup Besar.
"Eh?"
Saat Melepas Sepatu, Mereka Bertukar Pandangan,
(Ke-kenapa Aika-san Membawa Anak Kecil…)
"Ah, Ada Panda…"
"Eh!?!"
Si Gadis Kecil Mengeluarkan Suara , Lalu Berlari Menuju Yui, Yui Terkejut, Tapi Ia Hanya Diam Karna Dia Hanya Melihat Seorang Gadis Kecil Yang Berlari Ke Padanya.
Si Gadis Kecil Melompat, Menerpa Badan Yui Yang Masih Duduk Dan Memeluknya, Yui Menangkap Gadis Kecil Tersebut.
"Nee Panda-san, Apa Kamu Sedang Menemani Kakakku?"
"Eh!"
"Maaf Karna Kakakku Merepotkanmu"
"Oi, Jangan Asal Begitu"
Aika Datang Dari Dapur Dan Si Gadis Kecil Dengan Suara tenang.
Si Gadis Kecil Melepas Pelukannya Dari Yui Dan Duduk Didekat Meja.
"Uuummm… Aika-san, Siapa Gadis Kecil Ini?"
"… Ini Adikku, Oy, Perkenalkan Dirimu"
"Umm… Perkenalkan, Namaku Aika Miki… Terimakasih Karna Sudah Mau Berteman Dengan Kakakku Yang Jarang Senyum Ini"
"Ugh………"
"Ah~ hahaha"
Aika Menggaruk Kepalanya Saat Adiknya, yang Memperkenalkan Diri Dengan Cara Duduk Dengan Sopan Dan Sedikit Bersujud Ke arah Yui.
Tawa Gugup Yui Membuat Hening……
"Ah, Aku Funami Yui, Salam Kenal, Miki-chan"
"Uh-huh… Omong Omong…… Apa Yang Kalian Berdua Lakukan Malam Malam?"
"……!!!"
"……!!!"
Aika dan Yui Agak Sedikit Terkejut Dengan Pertanyaan Yang Diberikan Oleh Seorang Gadis Kecil
Walaupun Ekspresi Mereka Berdua Biasa saja, Tapi Perasaan Mereka Jadi Cukup Terganggu Dengan Pertanyaan Gadis Bernama Miki Ini.
"Ti-tidak Apa Apa kok, Miki-chan, Kakak (Onee-chan) Hanya Berkunjung Saja Kesini"
"Benarkah?"
"eh-heh, Tentu… Aku Akan Segera Pulang Kok"
"Uh… Main Dulu Lah Sama Aku, Yui Nee-chan"
"Mmmmemmmm"
Yui Yang Bingung, Harus Bermain Atau Pulang Ke Kamarnya. Setelah Mendengar Miki Yang Mengatakan Hal Seru Tapi Dengan Suara Datar.
"Uumm… Baiklah, Ayo Main…"
"Yay! Kalau Gitu Kita Main Game Ini!"
"Uhh… Maaf Merepotkan… Aku Juga Akan Ikut!"
"Uh, Tidak Apa Apa, Miki-chan Kan Masih Kecil"
"Ehe"
[8]
"…Seru…"
"Sou (Begitu Ya), Ah, Ini Sudah Terlaru Larut, Jadi Kakak (Onee-chan) akan Pulang Ya…!?"
"Mau Pulang??"
"Uh-hum, Ehe, Kakak Akan Datang Lagi Kok! Kalau Mau, Miki-chan Bisa mampir Ke Kamar Kakak Di Sebelah"
"Beneran? Yay"
"(Da-datar Sekali Suara Senangnya) Dah, Jangan Merepotkan Kakakmu Ya?"
"Dadah!"
Yui Pergi Ke pintu Dapur Dan Melambaikan Tangannya Ke Miki.
"Dah, Aika-san"
"… Uhhuh"
Aika Dan Yui Bertukar Pandangan, Lalu Yui Keluar Dan Menutup Pintunya
[9]
"Ternyata Aika-san Punya Adik Yaa"
Yui Berjalan Masuk Ke Ruang Utama Dengan Baju Pandanya…
(Uumm Mungkin Aku Bisa Sekali Kali Datang…… Lagi Ke Kamar Aika-san…)
Yui Memeriksa Jam, Jam 9 Malam Dan Dia Bersiap Untuk Tidur.
(Aku Rasa, Miki-chan Orangnya Cukup Mirip Dengan Kakaknya, Tenang Sekali)
"Ehehe"
Tawa Kecil Yui Yang Sedang Menggosok Gigi Membuat Busanya keluar, Setelah Menggosok Gigi, Dia memeriksa Tas Sekolahnya Untuk Cek Apakah ada PR Atau Tidak.
Setelah Beberapa saat Melihat Lihat Buku, Ia Pergi Ke Kasur, lalu Menyelimuti Dirinya, Dan Tidur Dengan Mukanya yang Agak Merah Di Bagian pipi
[10]
"Miki, Ganti ke piyama Dulu Sana"
"Haik~"
Miki Mengambil Bajunya di Lemari Bagian Kiri Dari lemari Aika, Dia menarik Pintu Lemari Dan melihat Banyak baju Perempuan Di Tiap Tingkatnya.
(Aku Cukup Lupa soal Miki Yang Bakalan Datang Tiap Pertengahan Musim Gugur, Uumm… Mungkin Dia tidur Di Kasur Saja, aku Di Futon…)
Miki Pergi Ke kamar Mandi, beberapa saat Kemudian, ia kembali Dengan baju Piyama Putih Dengan Pinggiran Merah Gelap.
"Hora, Kamu Tidur di Atas Saja, Aku Tidur Di Futon"
"Haik… Makasih Onii-chan"
"Uh-huh"
Miki Naik Ke Kasur Dan Menyelimuti Dirinya.
Sedangkan Kakaknya Noru Meletakkan Futon Dilantai Dan Langsung Tidur Dengan Pakaian Santainya.
[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Menggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]