Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Mimpi Singkat?



Chapter 37: Apa Ini Mimpi Singkat (?)


[1]


(Seharusnya Sebentar Lagi Sampai…)


Selama 5 Jam Di Dalam Gerbong Kereta, Noru Belum Tidur Sama Sekali, Matanya Terus Menerus Melihat Jendela Dikirinya, 1 Jam Yang Lalu, Tepatnya Jam 13:30-an, Ia Sempat Mengobrol Dengan Orang Disamping, Yang Ntah Sejak Kapan Tertidur Kembali Saat Obrolan Mereka Buntu Beberapa Puluh Menit Lalu.


Noru Melihatnya, Melihat Yui Dengan Rambut Pendek Coklatnya, yang Bersandar Ke Kursi Bagian Kanan, Ke Tempat Kosong, Dengan Bibirnya Yang Merah Pink Alami, Alis Dan Bulu Matanya Yang Terbilang Panjang, Dan Kelopak Mata Yang Menutupi Matanya. Noru Memperhatikannya Dengan Pipi Pink Terang Dan Wajah Yang Agak Malu, Tidak Seperti Biasa…


Saat Memperhatikan Yui Yang Tertidur, Ia Sadar Kalau Ada 2 Pasang Mata Yang Sedang Memperhatikannya, Yaitu Mata Ayano Dan Kase.


"*Tatap………"


"*Tatap………"


"……~_~"


Noru Membalikkan Badannya Kedepan, Ke Depan Dan Melihat Sepasang Laki Laki Dan Perempuan Yang Saling Sandar Saat Tidur, Tawaka Dan Kyouko, Si Lelaki Yang Bersandar Dibawah, Disandarkan Lagi Oleh Si Gadis Dibagian Atasnya, Karna kebiasaannya, Setetes Liur Melewati Kepala Si Lelaki Dan Ia Langsung Sadar.


"GAAHH!!!!!!!!!"


"ADUH!!"


Dagu Kyouko Terhantam Oleh Kepala Tawaka Yang Kaget Dari Bawah, Dan Ia Langsung Terbangun.


"Ugh, KENAPA KAU TIBA TIBA MENGHANTAMKU!!!"


"KAU NGILER!!! MINIMAL TUTUP MULUTMU!!!"


Tatapan Kase Dan Ayano Pindah Ke KyouWaka, Tatapan Datar Tersebut Seperti Mengatakan "Jangan Berisik"


"Oy, Jangan Terlalu Berisik, Nanti Mereka Bangun…"


"Ah, Noru… Minta Tisu"


"Nih…"


Noru Mengeluarkan Tisu Sachet Dari Saku Jaketnya.


Dari Tatapan Kase Dan Ayano Yang Dari Awal Diam, Mereka Berpikir.


(Aika Ternyata Mirip Doraemon Ya…)


(Aika-san Ini Punya Segalanya Ya…… Aku Jadi Teringat Akaza-san Yang Malahan Membawa Sebungkus Besar Tisu Dulu……)


Ntah Apa Yang Mereka Lakukan Sedari Tadi…


Sesaat Ketika Melihat Tawaka Yang Membersihkan Liur di Rambut Dan Dahinya.


Ia Melihat Ke Yui Kembali Dan Kepalanya Mulai Bergeser Perlahan Hendak Terjatuh.


Semua Orang Kecuali Mizaki Dan Chitose Yang Tertidur, Memperhatikannya, Dan Sengaja Membiarkannya Agar Noru Bertindak.


(Kalian Sepertinya Sengaja………)


Menghindari Bahaya Dan Resiko, Noru Langsung Menempatkan Tangannya Di Pundak Yui, Tangan Kirinya Memegang Pundak Kanan Yui, Dan Tangan Kanannya Memegang Pundak Kiri Sekaligus Menahan Kepala Yui, Noru Memindahkannya Ke Kiri, Ke Sampingnya, Tapi Sengaja, Untuk Tidak Menyandarkannya Pada Pundaknya Sendiri.



Menyadarinya, Yui Perlahan Membuka Matanya, Dan Melihat Tepat Didepan Matanya, Wajah Datar Noru Yang Memegang Pundaknya.


"Ah… Yui, Saat Ini Kamu Ada Di Rumah Sakit"


"Eehh?!"


"Tidak Tidak, Kenapa Kau Percaya Saja Pada Omongan Noru…"


Noru Perlahan Melepas Pegangan Pundak Yui Dan Melihat Yui Menggosok Matanya, Setelah Menggosoknya, Ia Melihat Sebuah Kaleng Coklat Bulat Dan Sebuah Tangan.


"Mau?""


(Kopi Susu… Kali Ini… Ukuran Dari Tulisan Kopi Dan Susunya Sama, Seharusnya Ini Biasa Saja. Apa Yang Terjadi Dengan Industrasi Minuman Ini…)


"Baru Kubuka, Hanya Seteguk…"


"Makasih, Aku Terima…"


Yui Menerima Kaleng Kopi Susu Normal Dari Noru.


Saat Mau Meminumnya.


"Uh? Kano-san… Dapat Ini Dari Mana?"


"Tadi Aku Membelinya Di Sana"


Noru Menunjuk Ke Arah Tengah Dari Kyouwaka, Dan Terdapat Ruangan Khusus Minuman Seperti Mesin Minuman.


"Ah… \*Glek \*Glek…"


Yui Meminumnya, Tanpa Ragu, Dipikiran 2 Orang Tatap.


(Bu-bukannya Itu Ciuman Tidak Langsung?!?)


Dipikiran Pasangan Kyouwaka,


(Yah… Kami Tidak Perku Khawatir Soal Itu Sih… Kami Malahan Tidak Perlu Kata 'Tidak Langsung')


Di Orang Yang Melakukannya Saat Ini.


(Ciuman Tidak Langsung Itu Terjadi Kapan Saja, Hal Ini Terlalu Normal, Jadi Kami Tidak Ragu)



"Teman Teman… Ini Adalah… Logika…"


Noru Berkata Seperti Itu, Saat Melihat Yui Yang Baru Selesai Meneguk Beberapa Kali Dan Menyimpannya Di Meja, Dengan Jaket Dan Syal Hitam Dimejanya Yang Ia Ambil.


"Sou Da Yo (Benar Lho)"


Semua Orang Yang Bangun Berpikiran Sama.


(Ba-bahkan Funami Yui Sendiri Berkata Seperti Itu!!)



"Terimakasih Kopinya, Aku Mau Beli Juga…"


"Haiik…"


Yui Yang Barusan Memakai Jaket Dan Memasang Syalnya, Langsung Bangun Dan Pergi Ke Bagian Depan Gerbong.



Saat Yui Kembali, Gerakannya Membuat Syalnya Terbawa Udara …… Lalu Kase Dan Ayano Melihatnya


(Di Syalnya Ada Nama "Noru"!!!)


"Kase, Sugiura-san, Bisa Bangunkan Mereka Berdua?"


"Sip!"


"Ha-haik"


Noru Meminta, Dan Kase Langsung Bangun Dan Berjalan Ke Kiri, Ke Tempat Ayano Dan Ayani Bergeser Ke Kanan, Kase Kemudian Melewati Meja Dan Menahan Hidung Mizaki Yang Bersandar ke Jendela.


"\*hng… \*Gah! \*Buhuk Buhuk! Uwah, Aku Tidak Bisa Bernafas, Kase Sialan"


"Hihi, Aika Memintaku"


"Tidak, Aku hanya Memintamu Untuk Membangunkan Tsurugi, Bukan Membunuhnya"


"Maaf…"


Kase Merapatkan Tangannya Dan Meminta Maaf Pada Mizaki.



~


Ayano Bangun Dan Mengguncang Badan Chitose Yang Tidur.


"Chitose……"


"…… Uh… Ah Ayano-chan, Met Pagi"


"Tidak, Ini Sudah Siang, Udah Mau Sore Malahan"


"Ah, Benar Juga Ya… Kita Lagi Liburan Ya… Jadi, Sebentar Lagi Sampai Ya?"


"Uh? Aika-san, Apa Sebentar Lagi Sampai?"


"Yah, Seharusnya Sebentar Lagi. Stasiun Berikutnya"


"Begitu Katanya"


"Gitu Ya… \*Hnggg, Uah…"


Chitose Menggeliat Dan Meregangkan Tangannya Ke Atas, Membuat Bajunya Terangkat Dan Lekuk Tubuhnya Dijauhi Baju.


"Sepertinya Aku Tidur Terlalu Lama"


"Kami Semua Juga Tidur Cukup Lama, Mungkin Hibernasi Musim Dingin, Yah, Kecuali Aika-san Yang Berjaga Seharian"


"Benarkah… Terimakasih, Aika-san"


"Ah, Tidak Apa, Mungkin Waktu Sampai Di Sana Dan Setelah Menaruh Barang, Aku Langsung Tepar"


Mereka Semua Melihat Ke Noru Yang Menempelkan Kepalanya ke Meja Dan Memaksakan Untuk Terlihat Tegar.



\[2\]


Mereka Semua Turun, Dari Kereta Yang Dari Pagi Mereka Naiki,


Sambil Membawa Tas Masing Masing, Berjalan Beberapa Puluh Meter Dan Sampai Dipenginapan Dan Pemandian Air Panas Yang Cukup Besar.


Dengan Gaya Jepangnya Yang Terasa. Dan Atap Yang Tidak Seputih Atap Dari Bangunan Di Kota Takaoka, Salju Baru Muncul Sedikit.



Mereka Semua Masuk, Di Sambut Dengan Benerapa Pelayan.


Sesaat Setelah Itu


Noru Mengurus Pembayaran Dan Sedikit Berbincang Dengan Seorang Wanita Dengan Kimono Oren Sebagai Pemilik Tempatnya.


"Tempat Istirahatnya Ada Di Lantai 2, laki Laki Dikiri Dan Perempuan Dikanan, Dan Katanya Ada Satu Ruangan Khusus Untuk Semua Orang Berkumpul"


Semuanya Menjawab "DiMengerti"


Mereka Menaiki Tangga Di Ujung Ruangan Dan Masuk Ke Tempat Khusus Mereka Masing Masing.



Setelah Semua Orang Menyimpan Barangnya.


Noru Dan 3 Orang Lainnya Berada Di Kamar Laki Laki.


3 Orang Ini Memperhatikan Noru, Yang Bergerak Lambat Sambil Meletakkan Futon Dilantai, Lalu Memasukinya.


"……………"


"……………"


"……………"


"……………"


Sunyi…


"Oy Noru… Mau Makan Tidak?"


"…… Tunggu… Aku Memang Lapar Tapi Aku Kelelahan, Nanti Aku Menyusul"


"Baiklah, Kami Duluan"


Mereka Bertiga, Tawaka, Mizaki Dan Kase Turun Ke Lantai Bawah.


Saat Ditangga, Para Gadis Juga Ingin Turun Untuk Makan.



"Uh?"


Yui Melihat Sekeliling Ruang Makan. Hanya Ada 3 Laki Laki Disebrang Meja.


"Kano-san Nya?"


"Ah, Noru Mau Tiduran Dulu, Katanya Nanti Dia Menyusul"


Tawaka Menjawab Tepat Saat Dia Mau Memasukkan Nasi Ke Mulutnya Dengan Sendok.


"Heehh… Uh, Aku Ke Atas Dulu Sebentar"


Semua Menjawab "Baik".


Yui Yang Memakai Baju Hijau Panjang Pergi Ke Lantai Atas Dan Menggeser Pintu Dari Kamar Laki Laki.


"Kano-san…"


"*Zzzzzz"


"……?"


"*Zzzzzz"


Yui Mendekati Futon Dengan Noru Yang Tertidur Didalamnya.


Lalu Melihat Wajah Tidurnya…


"(Ini Pertama Kali, Aku Melihat Wajah Tidurnya…… Eh? Benarkah? Apa Ini Yang Kedua Kali Ya?) Kano-san…"


Yui Mengguncangkan Badan Noru, Berusaha Membuatnya bangun.


"*zzz- Uh?"


"Ah, Akhirnya Buka Mata…"


Noru Membuka Matanya Perlahan… Namun, Kelopak Matanya Begitu Berat Untuk Dibuka.


"………"


"*zzzzz"


Yui Mengguncangkannya Lagi.


"Kita Makan Dulu……"


"Ah"


Noru Sudah Duduk Dengan Baju Putih Yang Dikenakannya, Dan Menguap Sambil Menggeliatkan Tangannya Keatas.


"Horra…"


"……\*zz- Baik"


Noru Sempat Menutup Matanya Kembali Lalu Terbuka Kembali Karna Tangannya Yang Di Tarik Bangun Oleh Yui.


Yui Menarik Noru Ke Luar Kamar Laki Laki Yang Diisi Tas Tas. Dan Menuruni Tangga.


"Hati Hati…"


"\*Uah… Ok, Aku Sudah Sadar Sepenuhnya"


Yui Melepas Pegangan Tarikan Tangannya Dan Berbelok Ke Ruang Makan.


Ia Menggeser Pintunya Dan Melihat Kelompok Mereka Yang Tengah Makan.


"aku Sudah MemBawanya"


"Kenapa Aku Diperlakukan Seperti Barang…… Yah, Aku Juga Lapar Sih… Permisi!! Aku……"


Noru Memesan Ke Penjaga Ruang Makan, untuk Mengisi Perutnya.



\[3\]


"Nah, Kyouko, Bukannya Hal Seperti Pemandian Air panas ini Begitu Klise Kelihatannya"


"Benar Juga, Kejadian Ini Pasti Ada Hubungannya Dengan Hal Mesum, Seperti Waka-kun Yang Berniat Dihajar Karna Mengintip"


"Hum Hum… Memang Ada Kemungkinan Aku Mengint-"


Tawaka, Merasakan Sebuah Aura Iblis dari Samping Kyouko, 3 Pasang Mata Merah Melihatnya.


"Ti-tidak… It-itu Kase… Ka-kase Mengajakku Me-mengintip"


"Apa!!!! Aku Dari Awal Berangkat, SUDAH BERNIAT MENGINT-"


Pukulan Mendarat Dengan Alasan Mengintip Dari Ayano.



"Tapi Waktu Kupikirkan Lagi, Bukannya Hubungan Kita Itu Terlalu Lancar?"


"Nah, Waka-kun, Ada Kalanya aku Kesal Dengan Sikap Mesummu, Tapi Aku Langsung Melupakannya Karna Hal Lain"


"Benarkah? Huumm…… Ah, Hubungan Kita Itu Lancar Karna Kita Tidak Banyak Mempermasalahkan Sesuatu, BENARKAN!!!??"


Di Meja Makan Panjang Kini, Piring Piring Bergetar Karna Salaman KyouWaka Yang Seperti Panco.


Saat Mengetahui Kalau Ini Gerakan Panco, Mereka Malah Beneran Main Panco, Dan Kyouko Kalah.


"Lah… Aku Pikir Kyouko Cukup Kuat, Ternyata Seperti Itu…"


"apa!?!?, Geehh…"


Kyouko Menunjuk Ke Mizaki.


"Mizaki-kun!! LAWAN AKU!!!"


"Kenapa Bawa Bawa Aku…"


"Ayolah, Pakai Tangan Kirimu, Aku Yakin Bisa Mengalahkanmu"


"Uah, Apa Boleh Buat, Aku Makan Jadi Tidak Tenang"


Mizaki Menempatkan Tangan Kirinya Di Depan Kyouko, Dan Memegangnya.


Tawaka Menahan Dengan Kedua Tangannya, Menahan Tangan Kyouko Dan Mizaki Dengan Pelan.


"3… 2… MULAI!!"


"Satunya Pergi Kemana!!!"


Mizaki Mengomentari Pertandingan Kekuatan Antara Kyouko Dan Dirinya


Kyouko Memasang Muka Serius, Begitu Juga Mizaki Yang Biasanya Kalem.


Suara Hng Hng Dari Kyouko, Terdengar, Dan Pada akhirnya.


Pertandingan Tangan Kiri Ini Dimenangkan Oleh Kyouko, Karna Mizaki Kesakitan Jika Memakai Ototnya.


"Kamu Tidak Apa?"


"Ah, Tidak Apa, Terimakasih"


Chitose Mengkhawatirkan Mizaki.


Tawaka Memegang Sebuah Sendok Dan Menempatkannya Didepan Mulut. Kase, Mizaki, Chitose Dan Ayano Lanjut Makan, Dan Noru Yui Hanya Saling Mengobrol.


"Akhirnya Berhasil! Peserta, Toshinou Kyouko Masuk Ke Babak Finalnya! Yaah, Akhirnya Sudah Mencapai Penghujung Acara Ya, Ramuko-san"


"Haik, Saya Akan Terus Mendukung Idol Kita Semua, Kyouko-chan Agar Bisa Memenang Kan Pertandingan Golf Ini"


(Bukannya Ini Pertandingan Panco Ya? Kenapa Bawa Bawa Idol Dan Golf?!?!)


Pikiran Semua Orang Selain Pasangan KyouWaka.


"Mari Kita Lanjutkan! Lawan Dari Idol Kita Kali Ini Adalah, Wajah Datar-san! Silahkan Memasuki Lapangan!"


"Haik…"


Noru Berpindah Tempat Ke Depan Kyouko, Dan Duduk Berhadapan.



\*\*\*


Dipikiran Yui, (Kenapa Obrolan Ini Jadi Makin Rumit…)


Yui Lanjut Makan


\*\*\*



Kyouko Dan Noru Sudah Siap Ditempat, Pertandingan Ditahan Oleh Satu Tangan Tawaka, Yang Sedang Memperhatikan Noru Teman Baiknya Dengan Tatapan Marah Karna Memegang Pacarnya.


"Apa KALIAN SUDAH SIAP?!?!?"


"Siap…, Tapi Jangan Menatapku Begitu"


"SIAP!!"


"YOSHH!!! 3… 1 MULAI!!!!!!!"


Yui Tiba tiba Menahan Mulutnya Yang Tertawa.


"Hnnggg!!!!!"


"…Ott-"


Noru Terlihat Kewalahan Menghadapi Kyouko, mukanya Agak Berkeringat, Dan Kyouko Berusaha Keras!


Posisinya Berpindah Kiri Kanan Dan Saat Ini Berat ke Kanan, Yaitu Kekalahan Noru, Saat Noru Kehabisan Tenaga, Kyouko Mengeluarkan Semua Tenaganya Dan Mengalahkan Noru.


"Aduh Aku Kalah… ~\_~"


(Kano-san Terdengar Jelas Sengaja Kalah…)


Itu Pikiran Semua Orang, Kecuali KyouWaka.


"YATTAA!!!! Aku Menang!!!"


"Ah, Sialan, Kenapa Aku Begitu Lemah!"


Noru Bertekuk Lutut Dengan Kedua tangannya dan Berbicara Dengan Nada Datar.



"Waduh!! Peserta Watar-san Dikalahkan Oleh Kyouko-chan Dalam Permainan Adu Panco Ini!!!"


"Wooo!!!!!!"


Kase, Ayano, Chitose Dan Mizaki Mulai Menyoraki.


(Kenapa Kalian Juga Ikutan sih…)


Yui Bangun Dan Membawa Mangkuk Dan Piring Kotornya Ke Tempat Penjaga Ruang Makan. Diikuti Oleh Noru Yang Juga Selesai Makan.


"Seru?"


"bisa Kukatakan Seru… Dan Kasihan Juga Bila Aku Menang Dan Mereka Sedih Karna Permainan Mereka Kalah…"


"Ahaha, Memang Kano-san Sekali Ya…"


Mereka Kembali Ke Tempat Makan.


"Oy, Habiskan Dulu Makanan Kalian, Kita Mainnya Di Tempat Kumpul Diatas Saja"


Semuanya menjawab "Baik!"



\[4\]


"YOSHH!!!! Musuh Terakhir Yang Akan Menjadi Lawan Terakhir Idol Kita Semua, Kyouko-chan Adalah FUNAMI YUI!!!!!!"


"Eehh! (Kenapa Aku Juga……) maah… Apa Boleh Buat"


Dilantai Dua, Orang Orang Berkumpul Di Kamar Campuran.


Kyouko Dan Yui Berhadapan Di Meja Dan Memegang Tangannya.


Tangannya ditahan Oleh 2 Tangan Tawaka sebagai Pembawa Acara.


"Apa Kalian Sudah Siap!!?"


"Siap!!"


"Siap…"


"Jaa… 3… 2… 1 MULAII!!!!!!!"


(ah, Akhirnya Dia Benar)


Pikiran Semua Orang Teralihkan Sekilas.



Pertarungan Antara Sahabat Ini Dimulai Dan Langsung Selesai Dengan Kemenangan Telak Yui, Dan Membuat Noru Menghembuskan Nafas Berat.


"Noh"


"TIDAAAKK!!!!!!!! Ah, Kemenangan Beruntunku Dipatahkan Oleh Yui!!!"


"Ah, Maaf Maaf"


"BERAKHIR SUDAH!!! Idol Kita Semua Dikalahkan Oleh Seorang Gadis Bren- Ah, Maksudnya Funami Yui"


Tawaka Merasakan Tatapan Dari Sahabatnya Yang Pendiam.


"Dengan Ini, Pertandingan Dimenangkan Oleh, Funami Yui!!!!"


"………"


"WOOOHHH!!!!!!!!"


Semua orang Bersorak, Tidak Terkecuali Noru Yang Ikut Ikutan Semangat.


(Kano-san Juga Ikutan?!?!? Uh, Apa boleh Buat, Aku Sepertinya harus Iku-)


"Yosh, Sebagai Hadiah, Tolong Pak Kase Yang Berharap Populer Tapi Tidak Populer, Antarkan Sang Pemenang Ke Hadiahnya Berada"


"Haik!! Dimengerti"


Kase Kemudian Mendorong Punggung Yui Dan Mengeluarkannya Ke lorong Depan, Kase Mengantarnya masuk Ke Kamar Khusus Perempuan.


"Haik, Silahkan"


"eh? (Ada Apa Ini Sebenarnya!!?!?!)"


Kase Memasukkan Yui Ke Kamar Perempuan, Lalu Langsung Menutupnya Dan Menguncinya.


"E-eehh?!!!!!! Kenapa Ini!!! Oyy!!!! Buka Pintunya!!!!!!"


Yui Berteriak, Dan Tanpa Alasan, Secara Tiba tiba, ia Terjatuh Kebelakang.


[5]


Yui Tiba Tiba membuka Matanya Sambil Terkejut, Dengan Lantai Yang Terasa Seperti Futon, Ia perlahan Duduk Sambil Memeriksa Sekitar.


Ia Mengenakan Baju Hijau Panjangnya, dan Rok Hitam Stocking Hitam.


(Are? Aku… Mimpi? Apa Benar Itu Mimpi??)


"… Huh?"


Yui Kemudian Pergi Ke Sisi Ruangan Dan Membuka Jendela, Ia Melihat Langit Yang Berwarna Gelap Dibagian Atas, Dan Matahari Yang Masih Terlihat Jelas Dibagian Barat Dengan Cahaya Oren.


(Berarti Ini Masih Sekitar Jam 5, Dan Waktu Kami Sampai Itu Jam 3, Berarti Aku Ketiduran Pas Sampai)


Saat Memikirkannya, Dia mendengar Pintu Digeser Dan Kyouko Bersama Dengan Chitose dan Ayano.


"Woh, Sudah Bangun Ya Yui?"


"A… Kyouko…"


"Dasar, Sudah Makan Langsung Tidur, kamu Bisa Kurus Lho Yui"


Kyouko Sok Tahu.


"Tidak Tidak, Yang Benar Itu, Tidur Sesudah Makan bisa Membuat Gendut"


"Benarkah, apa Ayano Juga Pernah Seperti Itu?"


"Tentu Saja tidak! Aku Tidur Satu Jam setelah Selesai Makan…"


Chitose Dan Yui Memperhatikan Obrolan Kyouko Dan Ayano.


"nah, kalian, Bisa Ceritakan, Saat Sebelum Aku Tidur Itu?"


"uh? Kau Tidak Ingat Ya… Setelah Kau Memberitahu Kami Untuk Selesai Makan Dan Main di Lantai Atas……


*Cerita yang Diragukan


"Oy, Habiskan Dulu Makanan Kalian, Kita Mainnya Di Tempat Kumpul Diatas Saja"


Semuanya menjawab "Baik!"


Yui Berbalik Ke Noru.


"Aku Sepertinya Mau Tidur Dulu, Ntah Kenapa kepalaku Agak Sakit"


"Aku Juga… Hoy Semuanya, Aku Mau Lanjut Tidur, Bangunkan aku Jam 5 Nanti…"


"Aku Juga Mau Tidur Dulu"


Semuanya Menjawab "JANGAN MESUM BERDUAAN"


Mereka Berdua Naik Kelantai Atas Tanpa mendengarkan Kelompoknya


"Oh Ya, Kano-san, Apa Waktu Di Kereta Tadi, Kamu Makan?"


"Uh, Ya… Tadi Aku Jalan Jalan sambil Mencari Air Panas, Akhirnya Aku Meminta air Panas Ke Penjaga Gerbong"


"Air Panas… Ah, Mie Cup Ya?"


"Umu^"


"Sou Kah… Jaa Aku Kesini… Selamat Tidur…"


"haik… Tidur"


"Jangan Di Singkat Lah…"


Yui Dan Noru Berpisah.


***


"…Dan Mereka pun Tidur Selamanya… Tamat…"


"Aahh… Jadi Setelah Makan aku Langsung Tidur ya…… Uhh… Aku Tidak terlalu Ingat"


"Buuhh… Omong Omong, Ayo Masuk Ke pemandiannya!!!!"


*saat Ketika Yui Dan Noru Tidur.


"Permisi… Aku Mau Bertanya…"


"Uh, Kenapa Ojou-chan…"


"Apa Disini Ada Pemandian Campurannya??"


Ketika Dilorong, kembali Dari Toilet, Kyouko Bertanya Pada Seorang Wanita kimono Oren Yang Memiliki Tempat Ini.


"Um… Tentu Saja…"


"BENARKAH!!!????"


"Benar… Pemandian Campurannya Ada Di Pintu Selanjutnya dari Pemandian Terpisah"


"Uh?? Maksudnya?"


"Jadi, Akan Ada Pintu Khusus Untuk Masuk Ke Pemandian Campuran, Jika Kamu Masuk Ke Pemandian Perempuan, Akan Ada Pintu Di Dekat pemandian Air Panasnya"


"……Aah!!! Begitu Yaa!! Terimakasih Banyak!!!!"


Kyouko Langsung Naik Ke lantai Atas, Memberi tahu Teman Temannya Yang Lagi Memainkan Kartu.


*Main Kartu…


Chitose Terus Tersenyum Ketika Mizaki Dengan Seriusnya Untuk Memilih Kartu Kanan Atau Kartu Kiri…


(Ugh! Kenapa Kau Terus menyerang!! Jangan Tersenyum Seperti Itu!! Aku Jadi Bingung Dan Deg Deg An)


Setelah Memikirkan Solusi Untuk Mengatasi Senyuman manis Chitose Yang Memakai Kacamata Dan Baju Putihnya… Mizaki Menutup Matanya.


"Arama……"


"…………"


Mizaki Kemudian langsung Memegang Kartu Kanan dari Mata tertutupnya dengan Tangan kanannya dan Membukanya


*Gelap… *Gelap… *Gerang… *Terang.


'JOKER'


"GAAHH!!!!!!"


Chitose Pun Mengambil Kartu Lain Selain Joket Yang Baru Diambil Mizaki, dan Menang.


"Sialan…… Aku Kalah lagi…"


"Maah Maah, Mizaki-kun, Mungkin Di Permainan selanjutnya, kamu Bisa Menang"


"Uh… Terimakasih… Wahai gadis Yang Sudah Memgalahkanku"


Ayano Yang Sudah menang Diawal, Tertawa Gugup, Dan Kase Hanya Bertopang Dagu Melihat Pertandingan Barusan.


"HAAIK!!! Kali Ini Kami akan Menayangkan Babak Selanjutnya… TAPI!!!! Kami Baru Saja Mendengar Permintaan Dari Staff Kami Untuk… PERGI KE PEMANDIAN TERBUKA DIPENGINAPAN INI!!!!!!!!"


Tawaka Pergi Keluar, Diikuti Oleh 4 Orang Lainnya, Dan Bersiap Untuk Masuk Ke pemandian Di jam 6 Malam ini……


[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama.Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]