Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Dimulai



Chapter 3: Mulainya Satu Hal


[1]


(Aku Sepertinya Beli Kebanyakan… Uh… Sepertinya Aku Harus Menanyakan Pada Ibu Soal Belanja Bahan Bahan Nanti……)


Yui Berjalan Dimalam Hari, Dengan Celana Biru Panjang Yang Melapisi Kakinya, Dan Jaket Putih Dengan Tudungnya Yang Dipasangkan Dikepalanya.


Dari Kantong Berisi Bahan Makanan, Ia Mengeluarkan Sebuah Botol Dengan Warna Teh, Memegangnya Dengan Tangan Kiri Yang Juga Memegang Kantongnya, Lalu Membuka Tutup Botolnya.


Ia Meneguk Air Dingin Dari Botolnya Lalu Menutupnya Kembali Lalu Memasukkannya Ke Kantongnya Lagi.


(Geh, Rasanya Ada Yang Kurang)


Setelah Berlama Lama Jalan, Yui Sampai Di Rumah Barunya, Ia Masuk Ke Bagian Utama Bangunan Dilantai Satu Dan Naik Ke Tangga Lantai Dua.


Melewati Lorong Yang Cukup Panjang, Ia Sampai Di Pintu Nomor 8 Dan Membuka Kuncinya Dari Jaketnya.


Melepas Sandalnya, Ia Menaruh Dan Menyimpan Semua Barang Belanjaannya Ke Kulkas, Dan Sisanya Ke Laci Diatas Dapur.


Dengan Beberapa Bahan Yang Sengaja Tidak Di Simpan.


Yui Kemudian Mengambil Sebuah Apron Dari Laci Di Sebrang Dapur Dan Memakainya, Apron Putih Dengan Gambar Beruang Coklat Gelap Ditengahnya.


Iapun Memcuci Bahan Bahannya Dan Membuat Makan Malam Untuk Dirinya Sendiri. (T_T)


Tepat Sebelum Membawa Piring Omurice Yang Ia Buat, Ia Pergi Ke Kamar Mandi Dan Menyiapkan Air Hangat, Setelah Menyiapkannya, Yui Membawa Piring Omuricenya Ke Ruang Tengah, Dan Memakannya Sambil Menonton TV Dengan Console Game Dibawahnya.


"Selamat Makan"


Ia Menghancurkan Lapisannya.



\[2\]


(Terimakasih Makanannya)


Yui Menaruh Sendok Di Piring Dengan Kotor Kotor Saus Dan Langsung Membawanya Ke Dapur, Lalu Menaruhnya Diwastafel Dan Mencucinya.


Setelah Sadar Saat Air Kamar Mandi Sudah Hangat, Ia Kemudian Masuk Kembali Ke Kamar Mandi Dan Membersihkan Dirinya.



\[3\]


Yui Menggosokkan Handuk Di Rambut Dan Di Bahunya.


(Ah… Aku Belum Ambil Baju Ternyata)


Yui Dengan Handuk Dibadannya, Pergi Keruang Tengah Dan Mengambil Baju Piyama Putih.


Lalu Ia Duduk Lagi Di Meja Dan Lanjut Menonton TV.


Saat Itu, Ponsel Putih Yui Bergetar Dan Suara Panggilan Suara Terdengar Nyaring.


Ia Melihat Tulisan "Toshinou Kyouko"


Dan Ia Mengangkatnya.



"YUI!!!!!!APAKAH BENAR KALAU KAMU SEKARANG TINGGAL SENDIRI DI APARTEMEN?!!"



"WAHH!!! Tenang Dulu Kyouko"



"TIDAK!!! JELASKAN DULU!!!!"



Yui Kemudian Menutup Panggilannya, Beberapa Saat Kemudian, Kyouko Menelponnya Kembali Dan Ia Mengangkatnya Lagi.



"Haaaaahhh, Nah, Biar Lah, Aku Memaafkanmu, Kalau Begitu Aku minta alamatnya Jika Nanti Aku Mau Maen"



"Baiklah, Nanti Aku Email, Sekaligus Kasih Tau akari Dan Chinatsu-chan Juga"



"Kalau Begitu Aku Tutup Sekarang....Selamat Malam...."



"Selamat Malam"


(Kalau Hanya Sebentar, Kenapa Harus Nelfon Sih…)



Yui Memasang Wajah Bingung Setelah Mengobrol Dengan Sahabatnya itu



Yui pun Segera Masuk ke Kasurnya Dengan Baju Piyama Dan Beristirahat



\[4\]


Di Jam Yang Berbeda, Aika Sedang Dalam Perjalanan Pulang Setelah Berbelanja Bahan.


Ia Memakai Tudung Dari Jaket Ungunya, Dan berjalan Lambat.



Aika Mendekati Mesin Minuman, Dan Memasukan 2 Koin, Lalu Menekan Sebuah Tombol. Suara Kaleng Jatuh Terdengar. Ia Mengambilnya Dan Melihat Gambarnya.


(Kopi Susu… Kenapa Tulisan Susunya Lebih Besar Dari Tulisan Kopinya… Lebih Manis Kah?)



"Yah Biarlah"


Aika Membuka Tutup Kalengnya Dan Meneguknya 2 Kali.


(Rasanya Malah Lebih Pahit… Tak Apa Juga Sih… Aku Tetap Suka Saja)


Aika Lanjut Berjalan Ke Jalan Pulangnya.



"Sudah Jam 8 Ya… Apa aku Pergi Selama Itu?"


Aika Bingung Sendiri, Setelah Dia Menyimpan


Bahan Bahannya, Dia Pergi Ke Kamar Mandi, Menggosok Gigi, Lalu Pergi ke Kasur, Melemparkan Dirinya Dan Tidur.


[5]


Di Suatu Tempat, Ada Orang Yang Sedang Memasukan Barang Barang Ke Suatu Tas.


[6]


Tanggal 2 September, Sekolah Dimulai Kembali


[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama.Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]