
Chapter 66: Untukmu Yang Bekerja Keras
[1]
Rabu, 1 Mei…
"Bulan Depan Sudah Mau Musim Panas Saja…"
"Iya Yaa~"
"Bakalan Panas Atau Tidak Yaa~"
"Bakalan Laah~"
"Benar Juga Ya~ Namanya Juga Musim Panas Ya~~"
Dua Orang Ini Berbicara Dengan Lemasnya… Mereka Duduk Di Kursi Dan Meja Panjang… Menempelkan Sisi Wajah Mereka Ke Meja, Dan Melihat… Banyak Laki Laki Dan Perempuan Yang Memakai Jas Biru Gelap Dengan Celana Hitam Abu, Para Gadis Mengenakan Rok Hitam Abu Pendek…
Mereka Adalah Mimoru Dan Ranka…
"Oh Ya…"
"Ngapa?"
"Tachiaki-san Gimana?"
"Gimana Apanya…"
"Sikapnya…"
"Dia… Baik… Baaaaiiiiiiikk Sekali… Rasanya Terlalu Baik Untukku…"
"Terlalu Baik Kaah… Mungkin Kau Lebih Baik Dapat Pacar Kriminal"
"Brengsek"
Ranka Berbicara Agak Cepat, Dengan Nada Bingung… Lalu.
"Oi Ranka"
"Huh? Aah, Ichii… Napa?"
Ishii Datang, Dengan Pantulan Cerah Dari Kacamatanya Yang Terpantulkan Tepat Ke Arah Mata Ranka, Ranka Kemudian Menutup Matanya Dan Membenarkan Duduknya Agak Biasa Kembali.
"Kau Disuruh Ke Ruang Guru… Guru Bahasa Inggris…"
"Ah, Baiklah…"
Ishii Kemudian Duduk Di Sebrang Mimoru, Dan Ranka Meninggalkan Daerah Kantin Ini…
"………"
"………"
"Mimoru… Akan Ku Beritahukan Satu Hal Rahasia Yang Diberitahukan Oleh Guru Padaku"
"eh?! Kenapa Aku!?"
"Sudahlah, Mau Dengar Tidak?"
"Mau… Apa?"
"…… Akan Ada…"
"HUEH!!!! Beneran Tuh!!??!!"
Mimoru Menggebrak Meja, Mengagetkan Beberapa Orang Yang Juga Duduk Dibarisan Meja Ini Dan Barisan Meja Lain…
"Ah^ Kata Guru Sih, Acara Ini Hanya Ada 3 Tahun Sekali Dan Yang Boleh Ikut Hanya Beberapa Teman Dari Murid… Orang Luar Yang Tidak Punya Hubungan Apa Apa Tidak Diperbolehkan Ikut"
"KEJAM!! Tapi Pantas Saja Aku Tidak Pernah Tau"
"Terutama Anak Kelas 6 SD, Mereka Saaangat Tak Diperbolehkan"
"Kenapa Kau Begitu Sekali… Memangnya Acaranya Sangat Dewasa Dan Sangat… Mesum Kah?"
"Tidak Juga Sih, Kayak Biasa Saja, Lebih Banyak Didalam Ruangan, Dan Itu Agar Tidak Terlalu Menarik Perhatian"
"Benar Juga, Benar Benar…… Omong Omong, Ini Awalnya Ide Siapa?"
"Kepala Sekolah Saat Rapat 5 Tahun Lalu… Maah Berarti Itu Kepala Sekolah Yang Dulu Dan Kepala Sekolah Yang Baru Sekarang Mungkin Ingin Mengikutinya"
"Mantap!!! Kepala Sekolah Teger Bener! Kayaknya Bakal Seru!"
"Mungkin Pertengahan Mei Nanti, Akan Diberitahukan Ke Semua Murid Dan Pelaksanaannya Seperti Yang Tadi Aku Katakan"
"Iinnii!! Ini Informasi Yang Sangat Penting, Tapi, Kenapa Kau Memberitahukannya Padaku? Tidak Pada Aika Saja"
"…… Nanti, Aku Tidak Menemukan Aika Dikelasnya, Dan Aku Sedang Malas"
"NGGAK GUNAA!! Ni Ketua Osis Kagak Guna!"
"Hah, Mau Ku Diskors Sebulan?"
"Maaf, Aku Kelepasan"
"Maah, Pokoknya Jangan Beritahu Siapa Siapa Dulu, Bentar Lagi Juga Bakalan Diberitahu Sih…"
"Siap Boss!"
Ishii Kemudian Bangun Dari Tempat Duduknya Dan Pergi Keluar Dari Kantin, Meninggalkan Mimoru Dengan Beberapa Anak Lain Yang Duduk Agak Jauh Dari Mimoru Sendiri…
Dia Berjalan Dengan Santainya Ke Lorong Kelas Melewati Anak Anak Lain.
"Ah, Kaichou"
"Uh? Napa?"
"Datar Banget, Aku Mau Minta Anterin Ini Ke Ruang Osis, Sekalian"
"Oosaka-san…… (Seenaknya Sekali… Padahal Aku Pernah Berpikir Kalau Aku Akan Sedikit Dihormati Disini… Ternyata Kekuatan Teman Seangkatan Itu Benar Benar Tinggi) Haahh, Baiklah"
"Uyeeyy, Kaichou Makasii~h"
"Iye"
Oosaka Dengan Jahilnya Memberi Jari Telunjuk Ke Bibir Ishii, Lalu Melap Telunjuknya Ke baju Ishii Sendiri.
"Hai^! Kaichou Sudah Pernah Mencium Bajunya Sendiri"
"Tidak Ada Kerjaan Sekali Kau Ini"
"Diam!"
Oosaka Kemudian Pergi Meninggalkan Ishii, Di Perhatikan Oleh Beberapa Murid Lain…
~
"Oi, Aika Ada Ti-"
"Napa?"
Ishii Mengintip Ke Kelas 3 - A, Dan Langsung Mendengar Jawaban Dari Pertanyaannya Yang Belum DiSelesaikan… Dari Aika Yang Tepat 50 Centi Di Depan Kirinya…
"Ah, Sini Bentar"
"Tidak Mau"
"Sini Bentar"
"………"
Noru Kemudian Bangun Dan Pergi Ke Lorong Depan…
Di Jendela Yang Dilihat Tawaka Yang Barusan Sedang Mengobrol Dengan Noru, Mereka Terlihat Berbincang, Lalu, Ishii Pergi Kemudiannya.
***
"………"
"Nanti Di Awal Juni, Akan Ada Festival Rahasia Disekolah"
"Rahasia…… Maksudmu Seperti Genre Hidden Se-"
"Diam Kau, Festival Ini Hanya Ada 3 Tahun Sekali, Kebanyakan Acara Ada Sidalam Gedung, Yang Bisa Ikut Hanya Beberapa Orang Teman Atau Keluarga Para Murid Sekolah, Orang yang Tidak Ada Hubungannya Tidak Boleh Ikut Dan Anak Kelas 6 Tidak Boleh Ikut Sama Sekali"
"Ternyata Memang Seperti Doujin H****i Dengan Genre Hidden Se-"
"Tutup Mulutmu, Aku Hanya Mau Memberitahukan Itu, Ajaklah 1 Atau 2 Temanmu, Funami-san Terutama"
"Kau Sendiri, Diam Dulu, Jadi Ini Festival Sekolah Sembunyi Sembunyi?"
"*Angguk"
"…… Baiklah, Akan Ku Ajak Dia, Lagian Kenapa Kau Harus Memilih Kata 'Terutama' Untuk Yui?"
"………"
"(Bodo Amat Lah…) Yaudahlah"
"Kalau Begitu Aku kembali"
Ishii Kemudian Berbalik, Membawa Selembar Kertas Dan meninggalkan Noru.
Noru Hanya Menatapnya Dengan Datar Dan Pergi Kembali Ke kelasnya…
[2]
Jam 15:02.
Ishii Keluar Dari Ruangan Dengan Tanda Nama 'Osis' Di Atasnya…
~
Ishii Berjalan Ke Bagian Belakang Dari Sebuah Bangunan Satu Tingkat, Tepatnya Sebuah Restoran Bernama COCOdeS
Ia Masuk Ke Lorong Pendek Dengan 1 Jalan Di Setiap Sisinya…
Lalu Seorang Pria Berambut Hitam Panjang Dengan Ikatan Dibelakang, Melihat Ishii Ketika Lewat…
Ia Memakai Baju Full Putih Seperti Koki, Atau Mungkin, Dia Memang Koki.
"Uoh, Kau Sudah Datang Ya"
"Hai^, Aku Ganti Baju Dulu"
"Yah, Aku Tunggu Kerja Kerasmu Yang Lain"
"Terima Kasih Banyak"
Pria Koki Barusan Pergi, Dan Ishii Berjalan Lalu Memasuki Ruangan Ganti Di Sisi Kiri.
|~~|
Ishii Memakai Baju Putih Dengan Celana Hitam, Ia Tidak Memakai Rompi Hitamnya Karna Hal Tersebut Dibebaskan Untuk Para Pekerja, Tidak ada Paksaan Dari Manajer Untuk Memakai Rompi.
"… Yosh…"
Ishii Menutup Matanya, Lalu Memakai Kacamatanya Yang Barusan Di Taruh Di Loker Kotak.
\*Ting.
Ishii Berada Dibagian Dapur, Melihat Para koki Memasak, Lalu Ketika Terdengar Suara ting, Suatu Layar Panjang Dengan Lebar Kecil Hitam Di Bagian Atas Pinggir Dari Dapur, Menampilkan Tulisan.
'Meja Nomor 5'
Ishii Langsung Pergi Ke Meja Nomor 5 Yang Ada Ditengah Ruang Utama Restoran, Setelah Menyadari Kalau Pelayan Lain Tengah Berada di Bagian Dapur Juga.
~
"Tolong Hamburg Sticknya, Tambah Keju Lapis Dibawahnya, Lalu Kentang Gorengnya Yang Sedang"
"Siap"
Ishii Membacakan Tulisan Dari Catatannya Pada Koki, Lalu Melihat Ke Kanan, Ke Seorang Gadis Yang Mau Masuk ke Ruang Ganti Di Bagian Kirinya. \[Tempat Yang Berbeda Dari Ruang Ganti Laki Laki Tentunya\]
Gadis Tersebut Memakai Seragam Putih Dan Rok Biru Cerah Pendek, Seragam Sma, Tapi Ishii Tidak Mengetahuinya.
"Shiftku Sudah Selesai Jadi Aku Permisi"
"Ah, Otsukaresama"
"Otsukare"
Gadis Tersebut Pergi Ke Pintu Belakang Dan Keluar Dari Bangunan Ini.
"Oi, Kau Tidak Pulang Sekarang?"
"Shiftku Masih Ada 4 Menit Lagi"
"Guh, Kau Terlalu Serius Laahh"
"Tidak Apa, Aku Cukup Suka Dibilang Begitu"
"Baiklah"
\*Ting.
"Tuh"
"Hai^"
Ishii Pergi Kembali Setelah Melihat Layar Kecil Di Atas…
"Otsukaresama"
"Otsukare"
Ishii Pergi Dari Bagian Dapur Memakai Seragam Seiri Lagi, Ia Keluar Dari Pintu Belakang Lalu Pergi Memutari Restoran Dan Pergi Dari Daerah Restoran Yang Ada di Daerah Kota.
Ia Memeriksa Ponsel Biru Gelapnya Yang Hanya terpasang Satu Kamera di Ujung Kirinya…
"………"
"Ah!"
Ishii Mendengar Desahan Kecil Dibelakangnya, Ia Lalu Berbalik Dengan Gerakan Minim, Berusaha Melihatnya Dengan Ujung Matanya Yang Tertutupi Kacamata.
Ishii Agak Melemaskan Pundaknya dengan Tenang…
"………"
"…… Baru Pulang?"
"…… Begitulah"
"Souh…"
"Kau Sendiri Sedang Apa Disini?"
"Aku Ada Sedikit Urusan Disini"
"………"
"………"
"Mau Kemana Kau Sekarang?"
"Mmm, Mau Ke Supermarket Didepan"
"Souh, Sini"
Ishii Memberi Gerakan 'Sini' Dengan Tangannya…
"!!"
Ishii Berbalik Lalu Berjalan, Memasukkan Ibu Jarinya ke Saku Celananya… Himawari Kemudian Mendekati Ishii Dan Berjalan Disamping Kanannya, Melihat Ponsel Ishii Yang Dimasukkan Ke Saku Celananya.
"Kau Bawa Handphonemu?"
"Aku Sembunyi Sembunyi Membawanya, Aku Memang Tidak Disiplin Tapi Aku Tetap Membutuhkannya"
"Begitu ya… (Padahal Dia Itu Ketua Osis… Tapi Yaah, itu Bukan Urusanku Sih)"
Mereka Hanya Bersama… Hanya Begitu,
Lalu…
~
"… Oh Ya, Perumahan Kita Bisa kubilang Dekat Kan?"
"… Eh^, Tapi Kenapa Kau Membicarakan Itu?"
"Mmm, Aku Hanya Ingin Bilang Begitu Sih"
"…… Kalau Membicarakan Rumah Sih…"
"??"
"Keluargaku Mau Pindah Ke Apartemen Didaerah G, Mungkin Ayahku Sudah Punya Cukup Uang Untuk Pindah Dan Membayar Sewanya"
(Daerah G… Itu Cukup Dekat Dengan Daerah Perumahanku… Mungkin Sekitar 100 Meter, Dekat Sekali…) Begitu Ya ^_^, Baguslah, Semoga, Kau Menikmati Rumah Barumu"
"…… Ah^"
"(Sikapnya Terlalu Dingin Menurutku, Tapi Dia Juga Serius, Sepertinya Dia Juga Tidak Terlalu Mau Di Ajak Bercanda, Maah, Aku Juga Malas Mengeluarkan Lelucon Seperti Sakurako Versi Dulu Atau Toshinou-senpai……) Mungkin, Aku Bisa Mampir Untuk Memberi Selamat… (Aduh, Aku Keceplosan!)"
"!!, …… Ah^ Terimakasih"
"(Fuuh, Syukurlah…) Tidak Apa, Supermarketnya Sudah Dekat, Jadi Kita Pisah Disini"
"*Angguk"
"Jaa Sampai Jumpa"
"Sampai Jumpa"
Himawari Berjalan Melewati Ishii Dengan Lambaian Di Bagian Bawah Badan Himawari, Ishii Membalasnya Dengan Gerakan Serupa, lalu Himawari Pergi Meninggalkannya Sambil Agak Berlari Menuju Toko Besar Berwarna Hijau.
"……… Sampai… Jumpa, Kah…"
Ishii Melihat Telapak Tangannya Yang agak Merah, Dengan Garis garisnya Yang Sering Dijadikan Ramalan…
"…………"
Ishii Melamun Selama 10 Detik, Di Jalanan Yang Ntah Kenapa Kosong Dan Lampu Jalanan Yang Mulai Menyala Menerangi Bawahnya Karna Bagian Atas Dunia Yang Dilihat Ishii Mulai Menggelap…
Ishii Kemudian Lanjut Berjalan…
"Aku Pulang"
"Met Dateng"
Ishii Masuk Ke sebuah Bangunan Dengan Banyak Pintu, Bangunan Yang Cukup Tua…
Ia Kemudian Masuk Ke Bagian Tengah Rumahnya Dan Melihat, Seorang Gadis Memakai Tanktop Putih Dengan Dada Yang Agak Besar, Lalu Celana Olahraga Hitam Panjang, Gadis Tersebut Memakai Kacamata Persegi Panjang Dan Rambutnya Pendek Warna merah Gelap, Duduk Di Sofa panjang Menonton TV Yang Cukup Dekat.
"Oh Ya Ichii, Besok Kita bakalan Mulai Pindahan, Jadi Siapkan Barang Barangmu Ya"
"Ah^, Berarti Waktu Berangkat Sekolah, Aku Tinggal Disini, Lalu Saat Pulang Sekolah, Aku Tinggal Di Apartemen Lain Ya…"
"Enggak Juga Sih, Kita Mungkin Bakalan Bener bener Pindah Rumah Lusa Nanti"
"begitu Ya"
\*\*Lusa…
Jum' at, 3 Mei.
"Akhirnya Selesai…"
"Uwaaahh~! Rumah Baru Ternyata Gini Yaa~"
Kakak Ichi Langsung Duduk Duduk Disofa Lagi, Memakai Seragam SMA Seiri, Jas Hitam Dengan Rok Kotak Kotak Hitam Putih…
"Nee-san, Walau Kita pindah Rumah, Nee-san Jangan Sampai Jadi Orang Tidak Berguna Dimasyarakat Nanti"
"Nah, Diam Kau, aku Juga Kerja"
"Kerja Bagus"
"Niat Ngehibur Nggak Sih…"
\*Ting Tong.
"uh? Ada Tamu? Perasaan Kita Belum Lama Pindah…"
"Penagih Hutang Tuuh"
"Keluarga Kita Kan Sudah Tidak Punya Hutang…"
"Benar Juga, (Aku Agak Lupa, Padahal Biasanya Penagih Hutang Yang Datang, Masih Sma Tapi Mulai Pelupa, Bagaimana Masa Depanku Nanti……)"
"Akan Ku Buka…"
Ishii Memakai Kemeja Merah Dengan Dalaman Hijau, Ia Bangun dari Sofa Dan Berjalan Ke Pintu Masuk, Lalu, Membuka Kan Pintu…
" Ada Apa Ya…"
"ah, Selamat Sore, Maaf Mengganggu"
"…………!"
"Minimal Jawablah Salam Ku… Yasudahlah, Aku Hanya Mau Memberikan Ini, Selamat Karna Sudah Pindah Ke Rumahmu Yang Baru ^\_^"
Ishii Membuka Pintu Sepenuhnya Dan Berdiri di Dalam, Berbicara pada Himawari Dengan Latar Belakang Jendela Panjang Dengan Cahaya Dibelakangnya… Himawari Membawa Sebuah Rantang 3 Tingkat Dengan Wangi Harum Dari Dalam.
"Kau Tidak Perlu Repot Repot, Tapi Terimakasih, Akan Kuterima"
"Syukurlah"
"Lagian, Bukannya Kemarin Kau Sudah Mengatakan Selamat Padaku?"
"Memang Benar, Tapi Itu Hanya Formalitas Biasa, Kalau Yang Ini Untuk Keinginanku Sendiri"
"…… Huuhhhh, Baiklah, Mau Masuk Dulu?"
"Ah, Tidak Perlu, Aku Harus Membantu Temanku Dulu Jadi Aku Mau Pamit"
"Begitu Ya… Maa, Terimakasih Untuk Ini Dan Maaf Merepotkan"
"Tidak Apa, Kalau Begitu Sampai Jumpa"
Himawari Kemudian Menundukkan Badannya Pada Ishii Yang Memegang Rantang Putih, Lalu Pergi Ke Kiri, Menuruni Berpuluh Puluh Tangga, Karna Lantai Tempat Ishii Tinggal Ada Di lantai 4.
Ishii Kemudian Kembali ke Ruang Tengah Dan Pergi Ke bagian Dapur, Lalu Menaruh Rantangnya di Atas
"Ichii… Siapa Ituu~ Pacarmu Kaaahh~ Wadduuuhhh, Ternyata Adikku Sudah Jadi Pria yaaa~"
"Tidak, Dia Hanya Temanku, Teman Ngobrolku Lebih Tepatnya"
"Hhhhmmmmm, Benar Kaaahhh~"
"………"
"Baiklah, Aku Tidak Akan Mengungkitnya, Tapi Dia akan Ku Anggap Sebagai Pacarmu!"
"Iya Iya"
Ishii Memulai Hidupnya kembali Di Rumah Barunya… Apartemen Yang Cukup Bagus Dengan Ruangan Luas Tidak Seperti Rumah Sebelumnya…
\[3\]
"Himawari onee-chan… Mau Kemana?"
"Aku Mau Pergi Memberi Ini Sebentar, Aku Akan Cepat Pulang Kok, Sakurako!! Jaga Rumah Dulu!!"
"BAAAAIIIIKK!"
"Jaa Aku Berangkat"
"Um!^, Selamat Jalan!"
Himawari Pergi Dari Rumahnya, Meninggalkan Kaede Dengan Lambaian Tangannya Di Atas…
(Kemarin Dia Bilang Di Perumahan G Ya… Mungkin Disekitarnya… Tapi… Kenapa Aku Merasa Gelisah Begini……)
Himawari Mulai Merasakan Perasaan Lain Yang Muncul pada Dirinya… Ketika Berjalan, Langkah Demi Langkah Ditempuh…
Dia Mulai Menyadarinya, Rasa Khawatir Dan Gembira Dari Seseorang Yang Hanya bisa Ia Temui Disaat Sore Dalam Satu Minggu……
\[4\]
"Kyouko Katanya Ingin Buat HotCake"
"Pancake? Mmm, Boleh, Dimana?"
"Disini Saja Katanya, Tapi Bahan Bahannya belum Ada…"
"Baiklah…… Ah, Aku Kepikiran Ini"
"Uh?"
"Grup Yon Yon Belum Pernah Berkumpul Lagi Sejak saat Itu, jadi Mungkin Kita Bisa Makan Diluar"
"Hooh, Benar Juga…… Baiklah, Akan Kuberitahu Kyouko Dan Yang Lainnya Untuk Berkumpul Di Tempat Yakiniku Nanti"
"Yakiniku? Yakin Tuh?"
"Aku Dapat Tiket Gratis Pesan Untuk 90 Menit, Jadi Kenapa Tidak?"
"…… Baiklah"
Mereka Mempunyai Terlalu Banyak Waktu Luang, Ntah apa yang Mereka Lakukan Di Kamar No 7, Namun Kedua Suara Ini Sangat Sangat Akrab Membicarakan Banyak Hal, Ntah Itu Penting Atau Tidak.
\[Extra…\]
Kamis, 2 Mei.
Noru Mengusap Usap Ponselnya, Mencari Ke Lime Dan Menekan Suatu Kontak.
Ia Kemudian Menekan Tombol Panggilan Suara, Dan menempelkan Ponselnya Ke Telinganya, membuat Gantungan kelelawarnya Terbawa gerakan.
~
'Hai^ Ada Apa Menelponku, Onii-san'
"Yah, Aku Hanya Mau Bilang, Selamat Untuk Ulang Tahunmu Yang Ke 13"
'……, Senang Mendengarnya Dari Kakak, Terimakasih, Onii-chan'
"Ah^, Ahaha, Kau Membuatku Tersipu"
'…Ehehe, (Aku Kaget Onii-chan Sampai Agak Tertawa Begitu, Sekali Kali Tidak apa lah)'
"Apa Kau Menginginkan Sesuatu Dariku?"
'Tidak Perlu, Tawa Onii-chan Barusan Juga Sudah Cukup, Makasih"
"Eh^, Jaa Aku Tutup Sekarang"
'Um^'
~
Noru Menutup Ponselnya…
Kemudian Melemparnya Ke Kasur Dan Berjalan ke Kamar Mandi Untuk Menyegarkan dirinya di Malam Hari.
'Protagonis Cerita Ini, Tergeletak Di Lantai Kotor Di Suatu Rumah Kosong. Itu Adalah Suatu Kalimat Dari Novel Misteri Yang Di Buat Oleh Seseorang Bernama Pena 'Seyana Iyaka'
\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Menggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]