Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Untung Saja Tidak Ada Keributan Bersama!



Chapter 53: Untung Saja Tidak Ada Keributan Bersama!


[1]


Pagi Hari Di Sebuah Kamar Mandi…


Seseorang Sedang Digosok…


"A-aku Harus Bagaimana? CHITOSE!!!"


"Uwah!!"


Ayano Memeluk Badan Bawah Bagian Belakang Chitose Dengan Cepat, Lalu Agak Gemetar, Menempelkan Badan Ayano Ke Chitose, Chitose Mengabaikan Sentuhan Langsungnya Dengan Ayano, Dan…


"Aah, Soal Semalam Ya… Mmm"


"Bagaimana…"


"Mmm, Itu…… Bagaimana Ya?"


Chitose Bernada Suara Menggoda Tanya.


"Moou, Aku Serius, Aku…… Benar Benar… Galau Memikirkan Hal Ini Sejak Bangun Tadi…"


Ayano Memeluknya Lagi


"…… Begitu Ya……"


"Uh-huh…… Bagaimana…"


"… Apa Ayano-chan Menyukai Kase-san??"


"………"


"……… Akan Kutunggu……"


(Bisaku Simpulkan…… Aku… Menyukai Rakkun Sejak…… Kejadian Film Horror… Itu Cukup Lama, Tapi……)


"………"


Ayano Dan Chitose Memakai Baju Di Kamar Mandi, Chitose Memasukkan Kepalanya Ke Baju One Piece Putih Merah Berlapis Dibagian Rok Di Bawah Lutut.


Dan Ayano Berwajah Merah, Mengancingkan Kemeja Putih Dan Celana Biru Gelap Yang Agak Ketat Menutupi Lututnya, Lalu Rok Lapisan Biru Gelap Dengan Garis Kotak Kotak Hitam…


"Ayano-chan…"


"……Uh?"


"Mau Coba Ku Ikat Rambutnya?"


Chitose Memakai Kacamata Bulatnya…


\*Ketika Mengatur Rambut…


"Aku… Masih Ragu Mengatakannya"


"Ayano-chan, Kamu Bisa Memikirkannya Selaaaamaaa Mungkin, Tapi, Pada Akhirnya, Kamu Tetap Harus Membuat Keputusan… Kamu Boleh Membuat Dia Menunggu, Tapi Jangan Selamanya Menunggu, Walaupun Jika Dia Bilang 'Akan Kutunggu Selama Mungkin Jawabanmu' Pada Akhirnya Semua Orang Juga Punya Batas Kesabaran… Kamu… Bebas… Memutuskannya, Aku Tidak Akan Bilang 'Semakin Cepat Semakin Baik' Tapi…… Ini Tergantung Pada Perasaanmu……"


"……Uh…"


"Jadi, Pikirkanlah Baik Baik… Sudah"


Chitose Mengikat Rambut Bagian Depan Kiri Kanan Ayano Dan Mengikatnya Ke Belakang Horizontal, Membiarkan Sisa Rambutnya Terjatuh Dan Terbuka… \[Seperti Ichinose Chizuru\]


"Hhmm, Kamu Juga Imut Begini!"


"Huh^… Makasih, Chitose \>\_< ^\_^"


"Kami Sudah Selesai"


"Hooh, Ok"


Mizaki Mendekati Chitose Yang Ada Didepan Ayano, Dan Menepuk Bahunya.


'Bagaimana?'


'Mungkin Dia Akan Pikir Pikir Dulu, Tenang Saja'


'Baguslah, Daritadi Ranka Hanya Membicarakan Sugiura-san Selagi Kalian Mandi'


'Haha'


Mizaki Kemudian Pergi…


"Uh? Rakkun Mana?"


"Ah, Dia Ngambil Baju Dulu Dikamarnya"


"Sou… (Begitu…)"


Ayano Kemudian Pergi Meninggalkan Chitose Sendirian Di Kamar Luas…


"Aramah……"


"Nggak Papa Tuh? Dibiarin?"


"Tidak Apa, Aku Pikir, Ayano-chan Akan Memikirkannya Lebih Lama, Ternyata Secepat Ini, Bukannya Itu Bagus?"


"Bagus, Aku Jadi Ingin Melihat Reaksi Ranka Nanti"


"Ahaha~"


[2]


"Aku Mau Jalan Jalan Ke Kota Hari Ini!!"


"Iya Iya, Aku Temani"


"YAATAA!!! Himawari Bodoh Tapi Pintar, Langsung Menerima Sebelum Ku Tanya"


"Bisa Tidak Sih, Hentikan Ejekanmu Padaku Sehari Saja?"


"Mustahil! Sudahlah, Kau Harus Menurut Padaku"


"Menyebalkan"


"AAPAA!!!!"


11:13……


"Huum Huum Humm…"


"Kau Mau Beli Apa Memangnya?"


"Mau Beli Baju! Baju Baju Keren!"


"Begitu Ya, Ada Toko Disebelah Sana Yang Mungkin Cocok Untukmu"


"……, kenapa Kau Bertingkah Seperti Pelayan"


"Sudahlah, Ikut Saja"


Sakurako Diseret Oleh Himawari Di Mall.


~~


"Aah!! Toko Kacamata!!"


"Huh?"


Sakurako Lepas Dari Pegangan Himawari, Lalu Pergi Ke Toko Kacamata Yang Ada Di Sebelah Toko Baju Yang Ditunjuk Himawari Barusan.


"Huff, Yasudahlah (Aku Sudah Malas Memarahinya)"


Sakurako Masuk Ke Toko Yang Memperlihatkan Berjajar Jajar Kacamata, Untuk Gaya Sahaja.


"Bagaimana? Aku Terlihat Keren Kan?"


"Huuh Huuh^, Kau Terlihat Sedikit, Sediiiiikit Lebih Pintar"


"Segitunya Kau, HMPH!!"


Sakurako Masuk Lebih Dalam, Lalu Himawari Mengikutinya, Melewati Beberapa Orang Yang Memilih Kacamata… Lalu.


"Uh?"


"………"


Himawari Melihat Seorang Lelaki Berkacamata Tajam, Memilih Kacamata Dibagian Lensa Min.


"………"


"………"


Himawari Berhadapan Dengan Lelaki Tersebut, Lalu, Dengan Sopan Membungkukkan Badannya, Si Lelaki Melakukan Hal Yang Sama.


(Yah, Sudah Jelas Sih Kalau Dia Ada Disini, Tapi Dia Mins Ya……)


"Permisi"


Himawari Berkata… Sangat Pelan……


Lalu Himawari Lanjut Mengikuti Sakurako Lagi Yang Tadi Sedang Memperhatikan Himawari Dengan Fokus.


"Kenapa?"


"Siapa Itu?"


"Hanya Kenalanku"


"Heh? Himawari Kenal Laki Laki, Itu Saaaaaaangaaat Mustahil!!"


"Kenapa Kau Segitunya Menolak"


"Karna Itu Sangat Mustahil"


"Huufff… Dia Itu Pelayan Di Restoran Yang Sering Kita Datangi"


"Restoran DESDEScO?"


"Iyaa, (Walaupun Namanya Sangatlah Melenceng dari Aslinya) Kau Sudah Bilang 'Mustahil Kau Punya Teman Laki Laki' Itu lebih Dari 8 Kali, Pelupa Sekali Kau ini"


"Aapaa! Kalau Begitu! Itu Pasti Pacarmu!!"


"Bukan"


~


(Aku Tidak Terlalu Mengerti Soal Kacamata, Tapi Apa Penglihatannya Memang Se Buruk Itu? Aku Jadi Kepikiran……)



\[3\]


Di Saat Himawari Memilih Milih Baju…


Disuatu Sudut Mall H-Heaven Ini, Seseorang Tengah Berjalan Dengan Cepat, Meninggalkan 3 Orang Lain Di Belakang.


"Huh Huh!! SAA!! Cepatlah! Dasar Semut!!"


"Jangan Berisik, Kyouko, Kau Menarik Perhatian"


"Hmph!"


"So Gaya Sekali… Ah, Aku Belum Beli… Tiketnya……"


"Tidak Apa, Yui-san, Bersenang senang Terkadang Tidak… GRATIS!"


"Yah, Tidak Apa…"


"Mmm, Terimakasih Karna Sudah Mengerti"



\*2 Jam Yang Lalu…


"Sebentar Lagi, Sabarlah Sedikit"


"Siaap!"


"Hai……^ Guuaah, Aku Masih Ngantuk"


"Cuci Muka Sana, Waka-kun"


"Hei^"


Tawaka bangun Dari Futonnya, Dan Pergi Ke Dapur Tempat Yui Dan Noru Masak Omurice…


"(Guuhh, Ini Pertama Kalinya Kami Tidur Sekamar Kaahh…… Rasanya Ini Akan Jadi Penting…)



"Selamat Makan"


"Selamat Makan"


"Selamat Makan"


"Selamat…"


"Minimal, Selesaikanlah Kalimatmu, Kano-san…"


"Ah^… Makan"


(Lagi Lagi……)


Mereka Mulai Memakan Omurice Buatan Noru Dan Yui…


"Uuh?? apa Ini!! Rasanya Lebih Enak Dari Yang Terakhir Kali Aku Makan!!"


"Benar Juga"


"Guuh, Aku Baru Makan 2 Kali Masakan Buatan Yui-san, Buatan Kyouko Tidak Pernah"


"Yah, nanti Aku Buatkan"


"Beneran!?!"


"Mie Cup"


"Sama Saja Bohong……"


*Disaat Yang Sama…


"Aku Membuatnya Seperti Biasa… Apa Kamu Memasukkan Sesuatu, Kano-san?"


"Yah, Tapi… Aku Tidak Bisa Mengatakannya"


"Huh? Kenapa Seperti Itu?"


"Ini Rahasiaku Sendiri… Mungkin Saja Aku Nanti Akan Memberitahumu"


"Uuhh… Begitu Ya"


(Kano-san Membuatku Penasaran…… Lagi)


Yui Tersenyum Ragu…


* (Padahal Aku Hanya Menaruh Bumbu Yang Diberikan Oleh Ibuku)


Noru Pura Pura Tenang Dengan Memasang Wajah Datar……


"Yosh! Ayo Mandi!! Kyouko!!"


"Ayyoo!!!!!"


"Tawaka, Masih Terlalu Cepat Untuk Itu…"


"Kyouko Juga, Jangan Ayo ayo Saja"


"Buuh,… Yasudahlah, Noru! Mandi!"


"Pake Air Dingin"


"APAA!!! Huehuehuehue… Aku Akan Mati Kedinginan"


"Tidak Akan……"



\*\*\*\*\*


\*Saat Ini Dimall


"Jam 12:15 Yaaa"


"Kita Tunggu Saja Di Sana"


Noru Menunjuk Ke Kumpulan Meja Kursi Dimana Orang Orang Bersantai, Ntah Makan Atau Hanya Diam…



\*Dimeja Putih Bulat…


Mereka Duduk.


Yui Memakai Kaos Hitam Dan Kemeja Tanpa Kancing warna Putih, Lalu Celana Krem Panjang…


Kyouko Memakai Jaket Pink Di Baju Kuningnya, Lalu Rok Hitan Pendek Dengan Kaos Kaki Hitan Dibawah Lutut… Lalu… Pita Merah Gelapnya Memakai Yang Baru, Tapi Terlihat Sama Saja…


Tawaka Hanya Memakai Kaos Abu Abu Dengan Bulatan Putih Besar Kecil, Dan Celana Hitam Panjang, Sama Seperti Noru, Yang Memakai Kemeja Kotak Hutan Dengan Warna Oren Sebagai Warna Utama dan Dalaman Baju Biru Gelap…



Yui Menaruh Tas Merah Jinjingnya Di Meja…


"Fuuh… Apa Kalian Tidak Keberatan?"


"Tidak Juga Sih, Aku Ok Ok Saja…"


Noru Bertopang Dagu Di Meja…


"Tidak Apa Yui-san"


Tawaka Memijit Pundak Kyouko…


Kyouko Malah Ke Enakan… Matanya Sangat Menjelaskan Kenyamanan Yang Saat Ini ia Rasakan…


"Huaah… Mungkin Aku Juga Setuju… Gah, Agak Kekanan…"


"Tapi Kenapa Yui Tiba Tiba Menggantinya Ke Film Horror?"


"Film Yang Tadi Malam Kita Tonton-"


Tawaka Dan Kyouko Terdiam Dan Berhenti Memijat…


"Itu seri Pertamanya, Dan Aku Melihatnya Di Internet Pagi Tadi Kalau Seri Keduanya Udah Ada, Makanya, Aku Cukup Menikmati Ceritanya ^\_^"


"\*Gemetar"


"\*Gemetar… Yu-yui-san, Aku Rasa Kamu Salah Mengekspresikan Ketertarikanmu Pada Film Horror Seperti Tadi Malam"


"Ah, maaf, Aku Salah Pilih Kata, Maksudnya, Aku Penasaran Dengan Apa Yang Terjadi Setelah Main Karakternya Kabur dari Kejaran Han-"


"Gaah!!! Hentikan Yui!! Aku Tidak Sanggup!!!"


Noru Hanya Diam…


"Yah, Tidak Apa Kan, Kita Juga Sudah Menonton Sampai Akhir, Kalian Berdua Hanya Tidak Melihat Credit Screennya"


"I-iyasih, Tapi…"


"Ceritanya Menakutka- Aduh Duh!!"


Kyouko Mencapai Pundaknya Yang Dipijit Dengan Keras Oleh Tawaka Yang Ketakutan…


"Gah! Maaf"


\*Ternyata, Gambar Yang Terlihat Di TV Saat Yui Ketiduran Adalah Bagian Akhir Dari Credit Screen Selama 10 Menit…



"Ah, Sudah Jam 12:10"


"Heeh, Masih Lama Laahh~ Aku Malas Gerak~"


"Jangan Ngeluh, Tawaka-san, Bisa Bawa Kyouko?"


"Siap!^"


Kyouko Diangkat Oleh Tawaka, Bukan Dengab Gaya Tuan Putri, Melainkan Gaya Penculik Menaruh Kepalanya Dibelakang Dan Kakinya Didepan Di Pundak…


Kyouko Hanya Makin Melemas.


"…………"


"Uh? Kenapa?"


"uum, Tidak… Yui, Apa Kamu Mau Coba Seperti I-"


"Tidak"


"Ah, maaf, Aku Asal Ngomong"


"Guh, Yaah, Aku Tidak Menyalahkanmu…"


"……Mungkin Bisa Saja Kamu Diculik, Jadi Bisa latihan Dulu Agar Kamu Bisa kabur"


"Mmm, Mungkin Bis- Geh! Mana Mungkin"


"Takutnya, Mungkin Saja Ada Om Om Yang Tertar- Ite"


Pukulan Pelan Mendarat Di Perut Noru…


"Mou! Sudahlah, Jangan Dibicarakan"


"Ahh~ Baiklah…… Mmm… (atau Aku Saja, Yang Latihan?)"


"(Kano-san, Jadi Banyak Becanda, Seperti Naik Level Saja……)"


Mereka Masuk Ke Bioskopnya…


\*12:21.


'Ka-kakek… Pi-pintu…nya……\*TERGOROK"


"HIIHHH!!!!!"


"KE-KEJAM! Apa apaan Film Ini!"


Kyouwaka Berpelukan Sambil Memaksakan Diri Untuk Menonton.


Yui Fokus Menonton Dengan Noru Yang Terkadang Seperti Menggetarkan Tangannya Ketika Ada Jumpscare, Walaupun, Yui Juga agak Ketakutan.


Di Tangan Yui Yang Ditaruh Di Pinggir Kursi……


(Apa Ini… Semacam Event Memegang Tangan Saat Heroine Ketakutan? Aku Lakukan Atau Tidak Ya……)


Noru Berpikir Sambil Perlahan, Mendekatkan Tangannya Ke Kiri, Ke Tangan Yui Yang Agak Gemetar.


Noru Menangkapnya… Dan…


"!"


"……"


Noru Agak Memerah, Dan… Yui Tersenyum Kecil Ketika Tangannya di Genggam Pada Noru…


'GAAHHH!!!!!!!"


"GAAHH!!!!"


"WAAHH!!!!!"


Keduanya Malah Kaget Dengan Teriakan Wanita Di Layar!!…


Namun, Saat Di Bagian Teriak, pikiran Noru Mempertimbang Kan.


"(Tahan Dulu, Atau Lepas?…… Lepas)


Noru Melepas Pegangannya Dan Agak Menenangkan Diri…


Selain Itu…


(A-aku… Kaget Dengan Kedua Hal Sekaligus, Kano-san Memegang Tanganku… Lalu Filmnya Juga… Aahhh!)



*12:49.


'Ka-KABUURR!!!'


'SIALAAAANNN!!!!!!'


"Mmm… (Aku Tahan Saja Dulu, Kalau Aku Terlalu Agresif, Yui Pasti Akan Merasa Terganggu… Dan… Sepertinya Dia Benar Benar Fokus Menonton)


Noru Tersenyum Kecil, tanpa Diketahui Oleh Siapapun.


*


Yui Menggenggam Tangan Kiri Noru Ketika Noru Fokus…


"……!"


"…… *^_^"


"~_~ Eh^"


Ntah Apa Yang Mereka Rasakan Kali Ini……


*Disaat Yang Sama, Kyouwaka Hanya Kaget Seperti Orang Orang Lain Di Ruangan Luas ini…


[4]


*13:28.


"Ahaha, Aku Tidak Menyangka, Kano-san Sampai Kaget"


"Iyah, aku Juga Tidak Menyangka, Padahal Kukira aku Ini Orangnya Tahan Terhadap Kejutan"


"Mungkin Itu Benar, Kamu Terlalu Tenang"


"…Benarkah?"


"uh^ Yah, Tidak Seperti Dua Orang Itu Sih…"


Yui Dan Noru Melihat Ke Dua Orang Yang Masih Menceritakan Kejadian Intip Intip Mereka Saat Menonton.


"Pura Pura Tidak Kenal"


"Uh^ Pura Pura Tidak Kenal"


Ide Noru Diterima…


"Bagaimana Menurutmu? Kano-san?"


"mmm, Cerita Yang Kedua Ini… Menurutku Sangat… Dark…, Lalu Berat Untuk Di Gunakan Untuk Menakuti Anak Kecil, Ceritanya Bagus Lalu…… Setting Audionya Menakjubkan (Menggelegar Menurutku)"


"Hoohh, Review Dari Seorang Ahli, Aku Tidak Bisa Menilai Sejauh Itu……"


"Kalau Kamu?"


"mmm, Ceritanya Beneran Dark… Lalu Aku Cukup Suka Sudut Dan Penempatan Kamera Saat Ada Hantu Yang Ada Di Backgroud Yang Agak Blur, Itu Agak Membuatku Takut. Lalu Jumpscarenya Sangat Mengagetkan, Aku Kaget Beberapa kali"


"Soal Kagetmu Itu, Aku Tadi Ber Niat Untuk Merekamnya Agar Kamu Bisa Mengevaluasikan Dirimu"


"Sudahlah, itu Tidak Perlu"


(Bagus… Aku Bisa Memilih Kata Yang Tepat Seperti 'Perlu' Daripada Memilih Kata 'Penting', Kano-san Biasanya Fokus Pada Hal Ini Jadi Aku Tidak Boleh Menyinggungnya)


"Mukamu Berkeringat, Apa Kamu Setakut Itu?"


"Eh? Tidak Kok"


"Huuuhh…"


"Omong Omong……"


"………"


"Apa Kita Benar Benar Harus Meninggalkan Mereka"


"Berjalanlah Sejauh mungkin Agar Mereka Tidak Menemukan Kita"


"Kita Tidak Main Petak Umpet"


"Tidak Perlu Dipikirkan, Nanti Juga Mereka Akan Kesini Setelah Selesai"


Noru Menyelesaikan Masalah…



\*\*\*


"Gah!! Kita Kehilangan Yui Dan Watar!! Bagaimana Ini!!"


"Apa!! Ki…… Santai Saja Kyouko, Kita jalan Jalan Saja, Lalu Jam 3 Nanti, Kita Pergi Ke Apart Mereka Dan Mengambil Barang Barang"


"Hooh, Rencana Bagus"


Tingkah Mereka Tidak Terlalu Jelas… Atau Mungkin, Memang Tidak jelas


Mereka……



\*\*\*


\*14:12.


"………"


"………"


"Mereka Benar Benar Tidak Kembali, Apa kita Harus Mencarinya?"


"Kenapa susah Susah, Chat Saja Mereka Kalau Kita Ada Di Resto Di Mall"


"Ah, Benar Juga"


Yui Mengeluarkan Hpnya Dan Men chat Pribadi Kyouko Di Lime.


"Sudah Ku Chat……"


"Ah^…… \*Tatap"


"Uh? Daritadi Kamu Melihat Apa sih?"


Yui Berbalik Ke Kanan, ke Arah Yang Dilihat Noru Yang Daritadi Lihat Sambil Makan Pancake…


"Uh? Mereka"


"Nah kah, Daritadi Aku Memperhatikan Mereka, Aku Tidak Akan Minta Maaf Karna Tidak memberitahumu"


"Yah, Tidak Perlu Minta maaf Juga sih, Tapi… Sepertinya Hubungan Teman Teman Kita Juga Semakin Erat Ya"


"Begitu, Tapi Bukannya Sugiura-san Dan Ranka Terlihat……"


"Ahh… (Muka Ragu) Sepertinya Ayano Dan Kase-san… Terlihat……"


"Guh"


"Kita malah Bingung Mengartikan Apa yang Kita Lihat Ya…"


"Ah^ Padahal Biasanya Aku Berpikir Cepat"


"(Perasaan, Kano-san Itu Biasanya diam Setengah Detik Sebelum Bicara… Ah, Sudahlah……)



"Yuuii!!!!"


"Noorruu!!!!"


Mereka berdua Datang Dengan Lebaynya…


"Guh… Bikin Malu Saja"


"Hentikanlah"


Noru Bangun Dari Kursi Hitam Dan Menahan Kepala kyouko Dan Tawaka, Ia diperhatikan Orang Orang Yang Duduk…



Mereka Sudah Duduk


Yui Bersama Kyouko, Menghadap Ke Noru Dan Tawaka.


"Kalian Mau Pesan Apa?"


"Hooh, Ini Pancake ya, Aku Juga Mau!"


Kyouko Yang Menjawab Pertanyaan Yui, Dengan Semangat Memencet Tombol Pesan di Pinggir Tengah Meja.


"Huuhh… Tawaka?"


"Mmm, aku Mau Kentang Goreng Saja"


"Gah, Karna Kita Tidak Ada Kerjaan, Mungkin Kita Bisa jalan Jalan Kesekitar Sini… Tapi, Jangan Hanya Makan Saja"


"Haaai^"


"Hooi^"


"Baiklah…"


[5]


*Anggap Aja Jam 9-10 Pagi…


Di Kamar Dari Seseorang…


Pintu Dibuka, Dan Orang Yang Membukanya Melihat Seorang Laki Laki Mencari Baju Di Lemari.


"uh? Ah, Ayano-san, Kenapa?"


"A-aku…"


"……… Masuk Saja Dulu"


Ayano Masuk Ke Kamar Ranka Dan Duduk Di Kasur Ranka, Ranka Mengikutinya Dan Ikut Duduk, Disamping…


"………"


"………"


"A-… A-… Aku… Ma-…"


Ranka Menutup Mukanya Dengan Kedua Tangannya…


(Ini! Adalah Perlindungan diriku Dari Rasa Sedih Atau SenangKu NANTI!!!!)


(a-… Aku Harus Ngomong Apa!!! Guh, A-aku Harus Menenangkan Diriku Dulu! Ambil Nafas Perlahan Lalu Membuangnya…)


"*fuhhh… 'Yosh' Anone… Rakkun"


"U-uh…?"


"A-aku… (Lagi Lagi!!!) *Uhum… Aku… Mu-mulai Menyadari Ini… Waktu Film Terkutuk Itu Menakutiku… Aku Membutuhkan… Suatu… Perlindungan Diri… Dan Penenang Dari Kepanikanku… (Aku Ini Bicara Apa!!)"


"Hu^"


Ranka Masih Menutup Wajahnya…


Ayano Berkata Kata Dengan Gugup, Pipinya Memerah…


"Jadi…… Aku Ingin… Rakkun Menjadi… Pelindungku… Dan Menjadi… Orang Yang Menenangkanku Dari Kepanikan… Karna… Tidak Selamanya Aku Akan Jadi Orang Yang… Berani Dan Tegas…"


"…………"


"Dan, *Hehe, Disamping Semua Itu… Aku, Menyukaimu Juga…"


"………"


Senyum Kecil Terukir…


[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Menggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini]