Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Garis Waktu [1]



Chapter 48: Garis Waktu


[1]


Rabu, 9 Januari, Di Ruangan Klub Kesenangan


"Mmmmm, Rasanya Aku Punya Firasat Buruk Akhir Akhir Ini……"


"Uh?, Kenapa Lagi, Kyouko. Dari Kemarin Firasat Buruk Terus…"


"Hhnnnngghh, Ah! Yosh! Akari, Coba Sini"


"Uh? Apa?"


Kyouko Dan Akari Bangun, Lalu Kyouko Membuka Lebar Tangannya Ke Samping.


"Sah!! Pukul Aku!!!"


"Eehhh!!!!! Ta-ta-tapi aku Tidak Ingin Menyakiti Kyouko-chan!"


"Tidak Apa Tidak Apa, AYO!!"


"Uuhh, Kalau Kamu Memaksa… EEIITT!!!"


Akari Dengan Niat Memukul Kyouko, Mengeluarkan Tenaganya, Namun, Ia Merasa Tidak Memukul Apapun…


"Eh?"


Akari Berbalik, Ketika Ia Ditepuk Dari Belakang, Melihat Kyouko.


"EEHHH!!!!! Ba-bagaimana bisa!!"


"Hehe!!"


"Kyouko Hentikan, Guru Bilang Untuk Merahasiakannya Kan, Jangan Main Main"


"Weehh, Haii^"


Kyouko Kembali Ke Tempat Duduknya Dengan Cemberut, Ia Duduk Disamping Yui Yang Minum Teh Dengan Chinatsu Yang Masih Kaget Melihat Kyouko Barusan.


Akari Masih Berdiri, Lalu, Chinatsu Yang Diam, Bangun, Kemudian Ia Mencoba Memukul Akari.


"*Buh!"


Akari Terpukul Di Bahunya.


"Sakit! Chinatsu-chan!"


"Aah!! Maaf, Aku Pikir Akari-chan Juga Bisa Melakukannya"


"Uuhh, Tapi Apa Yang Kalian Berdua Maksud, Kyouko-chan, Yui-chan?"


"Rahasia~~"


"Maaf Tapi Ini Rahasia"


Mereka Berdua Kemudian Duduk Dengan Sedikit Cemberut.


[2]


Rabu, 9 Januari, Malam…


Dirumah Keluarga Toshinou


"Uuhh, Sepertinya Mau Demam……"


"Eh? Coba Di Ukur, Ibu Ambilkan Dulu"


Ibu Kyouko Mencari Pengukur Suhu Di Ruang Tengah, Lalu Memberikannya Ke Kyouko Yang Duduk Di Sofa…


~


"Ah, 37.5*, Kamu Harus Istirahat Dulu"


"Heai^"


Kyouko Kemudian Pergi Ke Kamarnya Di Lantai 2, Mengintirahatkan Tubuhnya.


(Ah, Aku Harus Memberitahu Yui, Besok Aku Sepertinya Tidak Bisa Sekolah)


~


'Kyouppi'


"Yui, Besok aku Tidak Bisa Sekolah, Aku Demam…"


'Yui'


"Begitu, Pasti Karna Main Salju, Istirahatkanlah Dirimu, Nanti Aku Jenguk"


'Kyouppi'


"Bawa Rum Raisin Ya!"


'Yui'


"Iye"


"\*Huff, Dasar"


"Uh? Kenapa? Panda-san?"


"Kyouko Demam, Kemarin Keasikan Main Salju Jadinya Besok Tidak Bisa Sekolah"


"Heeh, Begitu Ya, Semoga Dia Cepat Sembuh"


"Benar Ya, apa Kano-san Mau Ikut Menjenguknya Besok?"


"Tidak, Aku Titip Doa Saja, Aku Masih Ada Pekerjaan Kelompok"


"Sepertinya Sibuk Ya…"


"Yah… Lanjut"


Mereka Lanjut Memainkan Game, Di Kamar Noru, Noru Hanya Memakai Pakaian Santainya, Dan Yui Jadi Panda.


Hari Hari Kebersamaan Mereka Berdua Di Apartemen Ini Terus Berlanjut, Apapun Alasannya.



\[3\]


Kamis, 10 Januari.


"Funami-san, Pagi"


"Ah, Ayano, Pagi"


Ayano Dan Chitose Datang Ke Kelas, Menyapa Yui, Ia Masih Memakai Jaket Coat Pendeknya, Yui Hanya Bertopang Dagu.


"Toshinou-san Belum Datang?"


"Ah, Semalam Dia Chat Aku, Katanya Di Sakit Demam"


"Sakit!? Apa Dia Memungut Sesuatu Dijalan?"


"Dia Hanya Demam Kok, Kemarin Keasikan Main Salju, Pas pulang Nanti Mau Di Jenguk"


"Begitu Ya, Tapi Tetap Saja Bikin Was Was Cemas"


"Uh……^ benar…"


Chitose Melihat Percakapan Dari Belakang…


"?? (Ah, Lawakannya Gagal Ya……)"



"Maaf, Kami Tidak Bisa Ikut Menjenguk, Bilang Salamku Pada Toshinou-san, Semoga Cepat Sembuh"


"Tidak Apa, Nanti Aku Sampaikan"


"Makasih"


Yui Pergi Meninggalkan Ayano Dan Chitose Di Kelas, Dengan Beberapa Murid Lain.


"Ayano-chan, Rasanya Kamu Jadi Lebih Segar Sekarang… Apa Terjadi Sesuatu?"


"Eh^ Yaah, Itu Cukup Membuatku Tenang Sih, Jadinya Aku Lebih Rileks Sekarang"


*Setelah Pulang Sekolah.


"Ayano-san!!"


"uh? Ah, Rakkun, Selamat Sore"


"Aahh, Aku Mau Mengambil Film Horror Yang Ku Bawa Kemarin"


"Ah, Yang Itu Ya, Niatnya Mau Ku Buang"


"HEEH?!?!?! Su-sungguh!?!"


"Ah, Tidak Kok, Masih Ada Dikamarku, Nanti Aku Ambil"


(Aahh, Ayano-san Jadi Baik Begini! Rasanya Seperti Tujuanku Telah Tercapai Dan Inilah Hadiahnya……)


"Tunggu Disini"


"Haai^"


Ayano Masuk Ke Rumahnya, Setelah Bilang 'Aku Pulang'. Ia Kemudian Naik Ke lantai 2, Dan Membawa Disc Film Horror Yang Dibawa Kase Di Kamarnya


"Yosh… Wah!"


"Ah, Permisi"


Kase Terlihat Sudah Ada Didepan Kamar Ayano…


"Ugh, Kenapa Kamu Malah Kesini?"


"Mau Mampir…"


"Kamu Terlalu Sering Mampir, Nanti Aku Yang Akan Datang Kerumahmu Jadi Jangan Sering Kesini……"


"Eh? Benarkah? Padahal Ibumu Terlihat Senang Setiap Kali Aku Kesini……"


Kase cemberut…


"Eh?! Apa Itu Artinya, Ibuku Tau Kamu Kesini?!?"


"Ya"


"Ugh, Kalau Tau Begitu, Aku Tidak Perlu Menyembunyikanmu Lagi Setiap Kali Kamu Kesini…… Nih Kasetnya"


"Ah, Makasih, Aku Tunggu Dirumah Nanti"


"Jangan Bilang Dengan Nada 'Aku Tunggu Kamu Dirumah Malam Ini', itu Terdengar Mesum"


"Yaa, Nggak Salah Kan?"


"Hai^ Hai^, Cepat Pergi Sana"


"Aduh, Aku Diusir"


Ayano Mendorong Kase, Menuju Tangga Turun, Dan Menuju Pintu Depan.


"Jaa, Sampai Jumpa~~"


"Uh^ Sampai Jumpa"


Ayano Melambaikan Tangan Pada Kase Yang Mulai Menjauh…


(Jadi…… Begitu Ya…… Aku……)


Ayano Kemudian Kembali Ke Rumahnya.



\[4\]


"\*Hufff… (Uh, Sebenarnya Naru-kun Katanya Ingin Melihat Gambaranku Saat Pulang Nanti, Tapi Kyouko-senpai Harus Dijenguk Dulu, Maaf Naru-kun, Aku Akan Telat Pulang!)"


"Yui-chan, Chinatsu-chan.Kita Mau Bawa Apa?"


"Uuhhh, Kalau Kyouko Mungkin, Bawa Eskrim Saja"


"Benar Juga, Pas Sakit, Malahan Pengen Eskrim, Kita Beli Dulu!"


Chinatsu Mengesampingkan Tentang Hagino.



Kyouko Memakan Eskrim Wadah Bulat Dengan Sendoknya.


"Waahhh, Enaakk~~"


"Ayano Sampai Khawatir Lho…"


"Demamnya Masih Ada Dikit, Tapi Besok Bakalan Masuk Sekolah Kok"


"Begitu ya, Ayano Juga Bilang Kalau Dia Takut Kalau Kau Menmungut Sesuatu Dijalan"


"AKU TIDAK PERNAH MEMUNGUT BISKUIT DIJALAN KOK!!!"


"Geh, Pernah Toh"


"Tidak Tidak, Aku Hanya Bercanda Saja…"


"(Aduh, Aku Jadi Ingin Cepat Pulang…)


***


Didepan Rumah Kyouko Saat Akari, Chinatsu Dan Yui Pulang.


"Ah, Funami-san"


"Eh? Kashima-san, Kenapa Kesini?"


"Aahh, Noru Memberitahuku, Jadi Aku Mau Menjenguk"


"Heehh, Begitu Ya, Tapi Kenapa Masih Diluar?"


"Malu…"


"Eehh…"


"Siapa? Yui-senpai?"


"Aah, Ini…"


"Kashima Tawaka! Pacar Kyouko!!"


"Penampilannya Terlihat… Payah"


"Gahk!"


Hati Tawaka Tertusuk, Lalu Dengan Muka Murung, Ia Berjalan Melewati Akari, Chinatsu Dan Yui. Lalu Langsung Membuka Pintu…


"Eh? Nggak Pencet… Bel?"


"Itu Beneran Pacarnya Kyouko-senpai?"


"Beneran, Kalau Sudah Capai Batas, Mereka Mesra Sekali, Agak…… Gitu Lah"


"Jijik?"


"Iya- Eh, tidak Tidak, Aku Tidak Mau Membicarakannya"


"AAH!! A-aku Mau Pulang Duluan, Akari-chan, Yui-Senpai!! Sampai jumpa besok!!"


Chinatsu Langsung Berlari Melesat


"Uh? Kira Kira Ada Apa Ya?"


"Ntahlah…… Rasanya Waktu Jadi Cepat Ya, Akari……"


"Uh^ Tapi Kalaupun Waktunya Cepat, Aku Tidak Akan Melupakan Momen Momen Seperti Ini!!"


"Uhuh, Jaa, Ayo Pulang"


"Um^!"


**


"Ah, Teman Kyouko?"


"Ah, Hai^ aku Mau Menjenguknya"


"Begitu Ya, Kamarnya Ada Dilantai Atas, Ada Nama Dipintunya"


"Terimakasih Banyak (Aku Tidak Di Curigai?)"


Tawaka Menaiki Tangga…


***


*Hasil Dari Kecepatan Chinatsu…


Hagino Melihat Sebuah Gambar, Di Buku Sketsa Miliknya, Warna Hitam Dengan Coretan Coretan Yang Tidak Ia Mengerti, Beberapa Titik Berwarna Hijau Yang Menggambarkan Rambutnya, Dan Warna Kulit Cerah Untuk Wajah Hagino Digambarnya…


Hagino Menatapnya Dengan Diam, Lalu, Chinatsu Yang Duduk Di Kasur, Datang Dan Mendatanginya.


"bagaimana? Baguskan"


"Yah, Bagus, Menurutku Kau Harus- MANA MUNGKIN AKU BILANG BEGITU!!!!!!!"


Hagino Merobek Bagian Ujung Kertas Sketsa gambar Chinatsu, Dan Membawa Selembar Yang Masih Cukup Utuh.


"HAAHH!!!! KENAPA KAMU MENYOBEKNYA!!?"


Hagino Kemudian Menaruhnya, Di Atas Laci Dan Rak Di Belakang Kasur.


"Yosh, Dengan Begini aku Akan Langsung Kaget Dan Langsung Segar Ketika Bangun Pagi"


Chinatsu Langsung Mencubit Lengan Hagino Dengan Keras.


[5]


*Loncatan Tinggi!!


*Senin, 22 Januari! Malam Hari.


'IsYu'


"Mungkin Nanti, Kita Bisa Membuat Pertemuan Yang Direncanakan"


'Himawari'


"Maksudnya??"


'IsYu'


"Akhir Akhir Ini, Kita Terkadang Bertemu Di Berbagai Tempat Tanpa Disengaja"


'Himawari'


"Itu Mungkin Saja Karna Kau Mengikutiku"


'IsYu'


"Jangan Ge-Er, Aku Ini Sibuk Setiap Harinya Jadi Aku Tidak Punya Waktu Untuk Itu, Sekalinya Libur, Aku Hanya Terkadang Keluar Saja……"


"Ugh!! Ishii-san Bodoh… Aku Malah Malu Sendiri!!"


'Himawari'


"Kita Kesampingkan Dulu Soal Jadi Stalker"


'IsYu'


"Baiklah, Jadi, Mungkin Kita Bisa Berencana Makan Makan, Tentunya, Bukan Sekarang……"


"Dia Hanya Mau Bilang Begitu?"


"APASIH HIMAWARI!! Kau Ini Daritadi Ngomong Sendiri Mulu!!"


"Berisik, Aku Sedang Chat-An"


"Chat-an? Sama Siapa?"


"Kau Tidak Perlu Tau"


"AAPAA!!!!"


"Berisik! Kerjakan Saja Tugasmu Itu"


"Guh!!"


Sakurako Pergi Keluar Kamar.


'Himawari'


"Haaahhh, Begitu Ya, Mungkin Kita Bisa Melakukan Perjalanan Jauh Jadi Pengembara"


'IsYu'


"Kau Ini Membicarakan Apa?"


'Himawari'


'IsYu'


"Karna Obrolan Kita makin Tidak Jelas, Mari Kita Akhiri Ini Dulu"


'Himawari'


"Benar Benar, Lagian……"


Setelah Itu, Ishii Tidak Menjawab Chat Himawari Karna Ia Mematikan Data Selulernya, Agar Hemat.


***


(Uugh, Himawari Sedang Asik Chattingan! Kalau Begini!! Aku Juga Harus Punya Teman Chattingan!!)


Malam Hari Yang Dingin Ini, Ia Pergi Keuar Dengan Piyama Ayamnya Dan Melihat Seseorang Memakai Jaket Olahraga Set Hitam Oren, Berada Di Sebrang Jalan.


"Aah!! Sarou-kun Mungkin Bisa!!"


Sakurako Langsung Memakai Sendalnya Dan Berlari Ke Rumah Keluarga Sawamatsu.


Sakurako Yang Sudah Dekat Jaraknya, Disadari Oleh Tarou Yang Sedang Pendinginan, Lalu, Ia Dengan Cepat Masuk Ke Halaman, Saat Membuka Pintu.


"Ketangkap!!!"


Tangan Kiri Tarou Dipegang, Dan Ia Sulit Untuk Maju, Iapun Pasrah Dan Berbalik Ke Sakurako.


"Minta Emailmu"


"……… Apa?"


"Aku Minta Emailmu"


"Alah, Ternyata Hanya Itu (Aku Mulai Takut berada Didekatnya……)


Tarou Kemudian Mengeluarkan Buku Kecil Dan Pulpen, Lalu Menulis, Dan Memberikannya Pada Sakurako Lalu Masuk Ke Rumah…


"Wwooo!!!! YAATTAA!!!!"


*Didalam


(Kenapa Dia Senang Sekali, Guh, Aku Punya Firasat Buruk……)


*Disaat Itulah, Tarou Menyadari, Bahaya Muncul Setiap Hari Di Ponselnya, Lalu Ia Memute Dan Auto Hide Semua Mail Yang Di Kirim Sakurako, Dan Tidak Memblocknya, Untung Saja, Sakurako Hanya Mengirim Mail Tidak Penting Satu Kali Sehari…


***


"GAAHH!!!!!! DIA TIDAK MEMBALASNYA LAGI!!!"


"Sakurako Berisik!! Dari Kemarin Kau Bilang Begitu Mulu!"


"Himawari Bodoh!!"


"Apa Hubungannya coba……"


Mereka Bertengkar, Hampir Setiap Hari, Abaikanlah Ini…


[6]


"Aku Jadi Tidak Sabar"


"ehehe, Awalnya Aku Diberitahu Kano-san Soal Toko Ini, Tapi Waktu Kami Datang, Tokonya Tutup Dan Temannya Kano-san Kecelakaan"


"Eehh!!! Me-menakutkan!"


"Tenang Saja Akari, Temannya Kano-san Sudah Sembuh Kok…… *Buhuk!"


Yui Menahan Tawa…


(A-aku Malah Mengingat Soal Mizaki-san Yang Menirukan Suara Perempuan, KYAAA, KASE-KUN HEBAHAHAHA)


"Uh? Kenapa, Yui-chan?"


"Ti-tidak, Aku Hanya Mengingat Sesuatu, Ah!, itu Mereka"


*Malam Hari, Tanggal 25 Januari…


Di Lime Yang Sudah Di Install Semua Orang.


Di Grup Yang Dibuat Oleh Kyouko, Bernama 'Klub Kesenangan' Atau 'Klub Hiburan' Berisikan Chinatsu, Akari, Yui, Dan Kyouppi.


'Yui'


"Teman Teman, Aku Mau Coba Beli Karaage Di Sekitar Apartku, Katanya Sih Enak"


'Kyouppi'


"GAS! Besok Jam 10 Pagi!"


'Chinatsu'


"Aku Juga Mau Datang!"


'Akari'


"Akari Juga!"


Namun, Saat Ini Masih Jam 09:58 Pagi, Dan Hanya ada Akari Dan Yui…


Di Luar Apartemen Yui…


"Ooi!!"


"Maaf Kami Lama (Aku Sebenarnya Tidak Lama, Tapi Aku Diminta Nunggu Oleh Kyouko Senpai)"


Chinatsu Dan Kyouko Mendekati Yui Dan Akari… Lalu…


"Jaa, Ikou Kah?"


"OOOHHH!!!!!"


Kyouko Malah Memimpin Jalan padahal Dia tidak Tau tempatnya…


"Uh? (No…Ru?… Di Syalnya Yui-chan Ada Tulisan Noru?? Tunggu…)"


Akari Berhenti, memegang Dagunya Berpikir, dan Ditinggalkan.


(Kalau Tidak Salah, Nama Lengkap Tetangganya Yui-chan Itu…… Aika… Noru Kan?!? A-a-apa Yui-chan?!?!!!)


"AH!! Tunggu Aku!!!!!!!"


Akari Langsung Berlari, Membuat Syal Merahnya Terbawa Angin, Ia Mengenakan Rok Biru Pendek Dengan Stocking, Lalu Coat Coklat Pendek, Kali Ini, odangonya Tetap Terpasang (Kuncir Rambut)



"Ah, Itu, Seharusnya Di Belokan Sini"


Yui Menunjuk Ke Depan


(Semoga Buka Semoga Buka Semoga Buka Semoga Buka)


Sambil Berdoa Didalam Hatinya…


Mereka Menyampai Belokan Dan Melihat,


Sebuah Toko Dengan Kaca Besar Bagai Restoran dalam Ukuran Kecil.


Di Pintunya, Terlihat Papan Bertuliskan 'Buka'


"*Fiuh"


"Woohh, Terlihat Elegan!"


"Aku Kaget Kyouko-senpai Punya kosakata Seperti Itu"


"Tempatnya Terlihat Untuk Orang Dewasa!"


"Jaa, Mari Kita Masuk"


Mereka Berempat Memasuki Toko Karaage Yang Didalamnya seperti Restoran Cepat Saji, WcD Mungkin………


Mereka Sudah Duduk Di Sisi Ruangan Dengan Meja 4 Orang, Suasananya Benar Benar Mirip Restoran Cepat Saji…


"Menunya Bermacam Macam Sekali, Aku Jadi Bingung Mau Beli Yang Mana…"


"Akari Juga… Nnnngggg"


"Apa pesanannya sudah Ditentukan?"


Pelayan Datang


"Aku Beli Yang Keju Saja 3"


"Ah, Aku Sama Saja Dengan Akari-chan"


"Yang Pedas 3"


"Etto, Yang Manis pedas 4! Sama Rum Raisin!"


Dengan Semangatnya Kyouko…


"Nggak Ada Lah!"


"Hai^ Dimengerti, Mohon Ditunggu"


"Heh? Ada?!"


"Heheh, Di Menunya Ada"


Kyouko Yang Duduk Disamping Yui, Memperlihatkan Yui Menu Di Buku Menu, Bertuliskan 'Rum Raisin'


"Ugh, Kenapa Ada Eskrim Cup Di Toko Ini……"


Yui Melihat Sekitar Resto Ini, Beberapa Orang Memakan Karaage, Bagai Camilan……


"Ah…Aku Mau Ke Toilet Dulu"


"Silahkan"


Kyouko Keluar Dari Mejanya Yang Ada di Ujung Kanan Dan Melewati Yui, lalu


"uh? Itu…… Mizaki-san??"


Yui Melihat Mizaki Yang Duduk Di Meja 4 Orang Dan Bicara dengan Seorang Lelaki DiSebrangnya.


"uh? Ada apa Yui-senpai?"


"Aah, Tidak Kok"


(Coba aku Chat…)


Yui Mengeluarkan Ponselnya, Dan Masuk Ke chat Pribadi Lime



'Yui'


"Selamat Pagi Mizaki-san, Maaf Mengganggu, Tapi Dimana Kau Berada Sekarang?"



Yui Yang Sudah Mengirim Pesan, Melihat Ke Mizaki Yang Jauh Didepan, Mizaki Terlihat Mengeluarkan Ponselnya Dan Sepertinya Melihat Chat Dari Yui.


Mizaki Melihatnya Dengan Tatapan Kosong, Dan Kebingungan



\*Sebelum Yui Mengirim Pesan


"Dengar, Ada 2 Tipe Orang Dalam Berkomunikasi. Yang Pertama Adalah Yang Aktif, Dan Bisa Mengikuti Alur Pembicaraan Dan Suasana, Seperti Tawaka."


"U-uh^ Seperti Kashima-Senpai!"


"Lalu Yang Ke 2, Adalah Tipe Yang Terlihat Tidak Terlalu Peduli, Tapi Tetap Mengikuti Alur Dan Suasana, Hanya Bicara Sedikit Tapi Keberadaanmu Akan Tetap Dianggap, Contohnya Adalah Noru"


"Ah!! Aika-senpai!"


"Benar. Noru Masuk Ke Tipe Ke Dua, Aku Sendiri Masuk Ke Tipe 1, Bisa Dibilang Aku Hanya Ikutan Bicara, Tapi Kau Juga harus menyadari, Apakah Orang Orang Menyadari keberadaanmu Atau Tidak"


"Be-begitu Ya, Ja-jadi, Kita Harus Mengetahui Kalau Kita Itu Dianggap Ada atau Tidak, Lalu Terus Mengikuti Alur Dan Suasana, Y-ya kan?"


"Benar. Yaah, Kurang Lebih Seperti Itu"


"Terimakasih Banyak Mizaki-senpai!"


"Huumm Humm, Sepertinya Kalau kau Sudah Memahami Alurnya, Kau Bisa Mengikutinya. Kalau kata Noru, Mungkin Tetaplah Santai"


"Hai^"


\*Suara Notifikasi Terdengar Dari Saku Celana Mizaki.



~~


'Tsurui'


"Aku Ada di Sebuah Resto Kecil Di Sekitar Apartmu Dan Noru. Ada Apa?"



Yui Mengetik, Berniat Membalas, Sampai Ketika…


"Woh! Mizaki-kun!"


"uh? Eeh!?! Toshinou-san?"


Kyouko Mendekati Mizaki, Lalu Menepuk Nepuk Pundak Kiri Mizaki Dengan Keras.


"\*Buhuk!"


"GAH! Gawat!! Mizaki-kun Sekarat!"


"A-a-ano!! Bisa hentikan Dulu Tepukannya?? Mizaki-senpai Kesakitan"


"Ah, benar Juga"


"(Pa-pacarnya Tawaka… Menakutkan, Dia Sadis Tanpa ia sadari…) Ah, A-aku Tidak apa apa, Selain Itu kenapa Kau Ada Disini"


"Mau makan Makan! Tuh! Ada Yui!"


"Uh? Eh!? Uuggghh… Ya-yasudahlah"


Yui Melambaikan Tangannya Dari Jauh, Membiarkan Akari Dan Chinatsu Mengobrol.


Lalu Saat Akari Sadar yui Sedang Melambaikan tangannya Dengan Gugup, akari melihat Ke Arah Yang Dilihat Yui.


"Are? Haruka-kun?"


"Uh? Haruka? Siapa, Akari-chan"


"ah, Tidak Kok"


"Heehh, Ayolaaahh, Kita kan Teman"


"uuhh, I-itu, Ada Temanku Disana"


"Uh?"


Chinatsu Ikut Melihat Ke arah Mizaki Dan kyouko Yang Mengobrol.


"Siapa Yang Berbicara Dengan Kyouko-senpai?"


"Aahh, Itu Mizaki-kun, Mengejutkannya, Dia Mau Nembak Chitos-"


Yui Melempar Sebuah Tisu Bulat Yang Masuk, pas Ke Mulut Kyouko Dan Membuatnya Diam.


"geh, Itu Temannya Ka- Aika-san, Kami Hanya Teman"


Kyouko Duduk Kembali Di sudut Kanan, Melewati Yui terlebih Dahulu.


"Haahh, Begitu Ya. Jadi Akari-chan Juga kenal dengan Mizaki-san Itu?"


"Ti-tidak"


"Eh? Apa kau Bercanda"


"aku Tidak bercanda, aku Mengenal Yang Ada di sampingnya"


"Oh Ya tadi, Orang Yang Bersama mizaki-kun, memanggilnya Senpai, mungkin Adik Kelasnya di Sekolah"


"Jarang Jarang Kyouko Menjelaskan, Mungkin Benar, Apa Kamu Mengenalnya, Akari?"


"\+\_\+ U-uh^ Aku Mengenalnya Saat Ke Rumah Nenek kemarin"


"Heeehhh, Bukannya Itu Bagus, Kau bisa Bertemu Lagi Dengannya disini?"


Yui Ntah kenapa Malah Tersenyum Tulus, Senyum yang membuat Chinatsu Dan Kyouko Silau!


"\*Uhum Um^! Mungkin Nanti Aku Akan Menyapanya"


Akari Menjawab Dengan Semangat…



Di Tengah Makan Yang Ditraktir Oleh Senpainya Yang Baik, Haruka Melihat Sekitar, Mencari Orang Yang Dipanggil Toshinou-san Oleh Senpainya.


(Toshinou-san Itu Temannya Mizaki-senpai kan? Aku Tidak Melihat Dia pergi, Dia seperti Tiba tiba Menghilang…)


"Ah!"


(Itu Di- Akari-san?!?!?)


Haruka Bangun Dengan Perlahan…


Mizaki Yang Sedang Menggigit Ayam, Diam melihatnya, lalu…


"Mhau Kemanha?"


"Eh? Aahh, Ti-tidak Kok"


Haruka Kemudian Langsung Duduk, Mizaki Lanjut Makan. Lalu, Haruka Bangun Lagi, melihat ke arah Kanan Ke akari Yang Juga Memakan karaage.


Haruka bergerak gerak agar melihat akari Dari Berbagai Sudut Dan Gaya aneh.


Disisi lain


Akari makan, Tapi Dia Juga Menyadari Kalau haruka Memperhatikannya Dengan Ragu Gugup.


(a-Aku Benar Benar Diliatin, Makanku Jadi Tidak Nyaman……, Mou Haruka-kun, Nanti Aku Sapa kok, Jangan Bertindak Seperti Orang Mencurigakan dong)


Akari Memakannya Perlahan, dengan Malu Karna Diperhatikan dari Jauh.



"(Ahhh!!!! Aku Tidak tahan Lagi!!"


Akari Menaruh Ayamnya di Meja Dan Berjalan Pergi Mendekati Haruka Yang Makan Yang Sekali kali Menatap Akari.


"Eh? Akari-chan, Mau Kema…"


"Hanya sebentar!"


Akari Mendekatinya.


Sedangkan Yui Hanya Membiarkannya, Dan menggetok Kyouko Yang bermain Main Dengan Ayam Gorenya.



Haruka Panik Karna Didatangi Oleh Akari, Melihat Sekitar, Mizaki Hanya bertopang Dagu, Tersenyum Jahat Sambil Meminum Colanya



Akari Tepat Didepan Haruka.


"……"


"…Mou! Jangan Menatapku Begitu!! Aku jadi Malu!!"


Setelah mengatakannya, Akari Kembali Ke Tempat Teman Temannya, Dan Duduk Di Samping Chinatsu, lalu Lanjut.


Teman teman akari melihatnya dengan Bingung Dan Ragu Menanyakannya.



\*\*\*


"Akari-san Menakutkan!"


"Hahaha, Menakutkan apanya, Menurutku Dia Imut Lho, Suara Teriaknya Tadi benar Benar Bagus, Yah, aku Tetep Milih Chitose-chan sih……"


"Uh? Imut? Akari-san?"


"Uh^ (inilah saatnya aku Menjadi senpai Yang terlihat Baik Dan hebat didepan Kouhai (Adikkelas) Ku!)"


Haruka, Mulai Mengingat Kejadian Ketika Ia pertama Kali bertemu dengan Akari, Di Trotoar Jalan, Haruka mengambil Uang Yang Terbang, Lalu memberikannya Pada akari Yang Jadi pemilik Uangnya, Haruka Malu Mengingatnya, Lalu Ketika Pertemuan kedua dengan akari Di Suatu Desa, Akari tertimpa Musibah Sandalnya terbawa Air Sungai, Haruka malu Mengingatnya, Dan Barusan, Suara Peringatan Imut Dari Akari, Membuat Haruka Malu Mengingatnya.


"Huaah……"


"(Susah Sekali Ya, jadi senpai Yang hebat, Heheh)"


Kegiatan Hari Ini Diakhiri Dengan Tawa puas Mizaki Yang Padahal Belum Menjadi Kakak Kelas Yang Hebat Bagi Shigasawa Haruka.



\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Menggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]