
Chapter 22: Wisata Ini Hanya Milik Kita Berdua
[1]
"Oy, Cepatlah Kyouko!"
"Haik Haik"
Kyouko Masuk Ke Bus Besar Di Lapangan Sekolah Dengan Yui.
Beberapa Bus Panjang Mulai Melaju Melewati Jalan.
Diperjalanan*
"Eeemm Ayano, Perjalanannya Berapa Lama Kalau Boleh Tau?"
"Etto…… Kalau Tidak Salah Sekitar 2-4 Jam, Jadi Mungkin Kita Sampai Jam 12:30 An Atau Dua Siang Nanti"
"Heehh… Cukup Cepat Juga Ya"
"Memang Cepat~"
"Begitu Ya…… Apa Yang Kau Lakukan"
Kyouko Berada Di Dekat Jendela Kanan, Dan Yui Ada Di Sebelahnya, Disebrang Mereka, Ada Ayano Dan Chitose.
Setelah Selesai Menanyakan Lamanya Perjalanan, Yui Berbalik Dan Melihat Kyouko Yang Mengeluarkan Keripik Kentang
"Yaahh, Aku Dari Pagi Belum Makan, Keseruan Semalaman"
"Memangnya Anak SD Ya"
Disisi Lain.
"Ayano-chan, Nanti Kita Sekamar Sama Funami-san Dan Toshinou-san Lho"
"Heeehh Begitu Ya……"
"Uuum? Kamu Tidak Senang?"
"Tidak…… Tidak Apa Apa"
Ayano Menjawab Pertanyaan Sambil Menangkan Diri Dan Menutup Matanya.
(Aku………………)
Kembali Kesisi Awal……
"Bawa Makanan Sebanyak Apa sih?"
"Eehh…… Aku Tidak Hanya Membawa Makanan……"
Kyouko Mengeluarkan Tas Coklatnya Dan Memakai Helm Proyek Pembangunan, Palu Dan Tali Tambang.
"Itu Bukannya Nggak Bakal Kepake Ya?"
"EEHHHH!!!!"
"Uhh………"
"Kalau Ini Pasti Bisa Kepake!"
Kyouko Melepas Peralatan Membangunnya Dan Mengeluarkan Kantong Plastik Bermotif Singa Memakan Kelinci
[Ini Singa Kan?]
"………"
"Aku Nemuin Di Obral Tadi, Ini Pasti Berguna Kan? Bisa Buat Taruh Oleh Oleh, Baju Kotor Dan Banyak Hal Lain, Karna Berguna Aku Juga Bawa Buat Yui"
"Nggak Butuh Lah"
" Eehh Begitu Sekali! Padahal Aku Sudah
Ba-Bugh!"
Kyouko Yang Baru Mengeluarkan 2 Kantong Bermotif Sama Ini Langsung Terdiam Dengan Pipinya Yang Menggembung
"Uh? EH!! Ja-jangan Jangan, Karna Makan Di Mobil Begini, Kau Jadi Mual Dan Ingin Mu-"
"*Bluuurrrgh"
"………… Langsung Berguna Juga Ya, Kantong Itu"
Mereka Membiarkan Ayano Yang Sejak Tadi Menyuruh Mereka Tenang.
[2]
"Kau Baik Baik Saja Kah?"
"Eueueueueu………"
Kyouko Berjalan Turun Dari Bus Barisan Kelima Dengan Lambatnya Dan Sempoyongan Diikuti Oleh Yui.
"WAHH!! Ada Chizuru!!!"
"Sudahlah Jangan Diganggu"
"………… Baiklah"
(Aku Pikir Dia Akan Lari Ke Chizuru-san Dan Dihajar)
"Kita Sudah Sampai Di Kiyomizu!!!"
\[Sebuah Kuil Di Kyoto\]
"Rasanya Ke- Kyotoan Sekali Ya"
"Toshinou Kyouko, Jangan Terlalu Menarik Perhatian"
Ayano Mendatangi Yui Dan Kyouko Yang Berada Di Tangga Bawah Menuju Kiyomizu, Dan Chitose Yang Seperti Bingung.
(Aku Tadi Seperti Melihat Seragam Sekolah Seiri Dari Kejauhan…… Apa Cuman Perasaanku Saja Ya? Dan Juga Ayano-chan Tidak Se 'Heboh' Yang Ku Kira)
"Ayano-chan Juga, Jangan Terlalu Liar Seperti Itu"
Selagi Chitose Memikirkan Hal Yang Ia Lihat, Ia Memperhatikan Ayano Yang Melihat Kiri Kanan Dengan Liar Seperti Kucing Kelaparan.
"Tapi Karna Sudah Lama Tidak Kesini, Aku Juga Jadi Lebih Bersemangat"
(Yah, Itu Pasti Hanya Khayalanku Saja)
"Begitu ya, Chitose Kan Dari Kansai Ya?"
"Begitu La-"
Saat Sedang Berbicara Pada Yui, Ia Melihat Lagi, Seseorang Dengan Seragam Sekolah Seiri Dan Wajah Yang Ia Kenal Di Bagian Atas Tangga.
(Mizaki……… Kun??!!?!)
Chitose Melamun Sekejap.
"Chitose?"
"Ah, Tidak Apa"
"Ha-haa…… Eh, Kyouko Kemana Kaauu!!!"
Yui Langsung Melihat Sekitar Dan Tidak Melihat Ayano Dan Kyouko.
"Maaf Chitose, Aku Mau Mencari Kyouko Dulu"
"Uum, A-aku Juga"
\[Um Digunakan Sebagai Kata Peng Iya An, dan Sebagainya, Bisanya Dipakai Sambil Mengangguk, masa Nggak Tau Sih -\_-\]
Yui Meninggalkan Chitose Sendirian Di Bawah Tangga Kiyomizu Dengan Banyaknya Orang Disekeliling
(Apa Itu Benar…… Mizaki-kun? Tapi Kenapa Dia Ada Disini?!?)
Pertanyaan Dikepalanya Membuat Ia Melupakan Ayano Dan Berlari Menaiki Tangga Lalu Berbelok Ke Kiri.
Ia Mencari Keberadaan Yang Mirip Dengan Teman Laki Lakinya Disekolah Lain, Mencari Kiri Kanan Dan Akhirnya Menemukannya Yang Sedang Mengobrol Dengan seorang Lelaki Yang Lain.
"Mizaki-kun!!"
Ketika Chitose Mendekati Sambil Memanggil Nama Temannya, Seseorang Yang Ia Tuju Berbalik Dan Melihat Wajah Chitose Yang Sedang Berlari.
Saat Laki Laki Yang ia Panggil Berbalik, Chitose Yang Tengah Berlari Tidak Sengaja Menendang Sebuah Batu Dan Terpleset Dan Membuatnya Jatuh Ke Badan Orang Tersebut.
"WAH!!"
"Eehh!!!"
Chitose Ditahan Oleh Badan Dari Orang Yang Ia terpa, Perlahan, Chitose Mengangkat Kepalanya Dan Melihat Wajah.
"Maaf, Aku Terja-"
"Kau Baik Baik Sa-"
(Mizaki……… kun, Ini Benar Benar Dia……)
Mizaki Dan Chitose Bertatapan Dari Dekat Sambil Menahan Diri Agar Tidak Jatuh, dan Lelaki Yang Tadinya Mengobrol Dengannya, Tiba tiba Berbicara.
"Uihh, Romantis Sekali Yaa……"
"Aah!!"
"Waah!! Ma-Maaf"
Mizaki Dan Chitose Melepas Pegangan Mereka Dan Menenangkan Diri Lalu Melihat Ke Orang Yang Berkomentar Barusan.
"Yo, Ikeda-san!"
"Are! Kenapa Pacarnya Toshinou-san ada Disini Juga?"
"Yaah, Lupakan Dulu, Omong Omong Ikeda-san, Apa Kamu Anggota Osis Di Nanamori?"
"Eh, Ha-Haah"
Chitose Mengangguk Dan Pacarnya Toshinou-san Yang Bernama Kashima Ini, Lalu Mendekat, Dan Berbisik.
"Sebenarnya, Dibalik Wisata Ini, Para Guru Merahasiaan Kerja Sama Antar Sekolah Ini Dan Hanya Diberitahukan Pada Osis Di Seiri"
"Eh? Kenapa Kami Tidak Mengetahuinya?"
"Ntahlah, kami Juga Diberi Tahu Oleh Guru Yang Bisa Di Suap Oleh Makanan Ringan, Jadinya Rahasiakan Ini Dan Jangan Beritahu Murid lain, Yah Itu Terserah Sih"
"Ba-baiklah"
"Yosh!! WAKTUNYA AKU KABUR!!!"
Kashima Mengesampingkan Mizaki Yang Hampir Mengamuk Dibelakang Mereka Dan Langsung Berlari Memutari Kiyomizu Meninggalkan Mereka Berdua.
"Fiuh…… O-omong omong, Kenapa Ikeda-san Ada Disini?"
"ah! Mungkin Karna Kebetulan? Aku Juga Tidak Tahu Jadi…… Bagaimana Kalau Kita Keliling… Berdua Saja?"
"E-Eh?!? Ba-baiklah, Ayo"
Mizaki Yang Gugup Dan Chitose Yang Tenang Berjalan Jalan Di Daerah Kiyomizu Di Jam 2 Siang.
Chitose Dan Mizaki Berjalan Melewati Jembatan Dan Percakapan Dimulai
(Kenapa Ikeda-san Ada Disini?!?!… Aku Sering Mengobrol Dengannya lewat Mail, Tapi Tidak Menyangka Akan Bertemu Dengannya Secepat Ini)
"O-omong Omong, Kenapa Kamu Ada Disini?"
"\*Huft, Aku Sedang (Darma)(?) Wisata Sekolah, Walaupun Menurutku Agak Telat"
"Begitu Ya…… Oh Ya, Apa Kamu Tau Kenapa Sekolah Kita Wisata Di Waktu Yang Sama?"
"E-Eh? Etto… Kalau Soal Itu Aku Kurang Tahu, Mungkin Hanya Kebetulan Saja"
"Heeehh"
"Waaahhh!!!"
Chitose Yang Sedari Tadi Berjalan Di Samping Mizaki, Berhenti Dan Menunjuk Ke Sebrang Danau Dan Melihat Bangunan Dengan Kilauan Seperti Emas.
"Wooohh!! Keren Sekali!"
Mizaki Mendekati Ujung Jembatan Dan Berusaha Melihatnya Dari Dekat Walaupun Mustahil.
Kemudian Chitose Mendekat Dan Berdiri disampingnya.
"Indah Ya…"
"Yeah…… Haaahhhh… Rasanya Seperti Mimpi Bisa Berjalan Jalan Dengan Ikeda-san Seperti ini……"
"Uh? Kamu Bilang Apa?"
"Eeh!!?! Keluar Ya!?! Maaf Aku Bergumam Tadi!?!?!"
"Begitu Ya… Ehe^"
Mereka menikmati Waktu Berdua mereka Beberapa Saat Didepan Kinkaku-ji Sambil Mencari Tempat Duduk.
\[4\]
"Uh… Itu Apa Ya?, Aku Lupa Namanya"
"Lupa Atau Beneran Tidak Tahu?"
"Ugh… Nggak Tau"
"Ahahahaha, Mizaki-kun Lucu Sekali, Itu Namanya Otowa No Taki, Katanya Akan Ada Sesuatu Yang Terjadi Kalau Kita minum Air Disana"
Mizaki Dan Chitose Dekat Dengan Sebuah Tempat Yang Mirip Air terjun Kecil, Dengan Beberapa Orang Yang Meminum Air Dari Air Terjun kecil Tersebut Dengan Gayung Panjang Kecil
"Mau Coba? Mizaki-kun?"
"Uumm… Baiklah, Akan Ku Habiskan Airnya"
"Ya Nggak Boleh Lah, Ahahaha~"
(Mizaki-kun Lucu Seperti Dimailnya, Aku Jadi Ingin Menjahiinya sesekali)
Mereka berdua Ikut Mengantri Dan Menunggu Beberapa Menit.
Saat Sudah Kebagian, Chitose Yang Berada Didepan Mengambil Air Dari Tempat Yang Menampung Air Dari Air Terjunnya Dengan Gayung Panjang Kecil, lalu Meminumnya Perlahan Sambil Menjaga Rambut Pendeknya Tidak Batas Karna cipratan Air Dari Atas,
"Uwah! Segar Sekali"
"Benarkah?"
"Um^ Haik Mizaki-kun"
"Ba-baiklah"
(Bu-bukannya Ini Artinya Ciuman Tidak Langsung?………… Yosh!! AKU DAPAT CIUMAN TIDAK LANGSUNG DARI GADIS!!!)
Mizaki Menerima gayung Panjang Dari Chitose Dan Mengambil Setengah Gayung Dari Penampungannya Dan Meminumnya Perlahan.
Dengan Beberapa Tetes Yang Mengalir Melalui Bibirnya Lalu Melewati Tengorokan Dan Sampai Dibajunya Yang Mmebuatnya Basah, Mizaki Terdiam Lalu Menaruh Gayungnya ditempat Semula, Lalu Menutup Wajahnya
(WWOOOOOO!!!!!!!!!!!! Aku Sudah Mencium (Tidak langsung) Ikeda-san!!!!! Kalau Sudah Begini, Aku Aka-)
Mizaki Yang Menutup Wajahnya Berjalan Mendekati Chitose Lalu Mendengar Bisikan Sat Melambatkan Lajunya.
"Itu Tidak Dihitung Ciuman Tidak Langsung Lho…"
"Eeh!!"
Mizaki Yang Kaget Langsung Melepas Tangan Dari Mukanya Lalu Melihat Chitose yang Dekat Dengan Telinga Kanannya.
Mizaki Dengan Muka Merahnya langsung Menutupi Mukanya Lagi
"Ahahahaha~ Berhasil Yaa"
"Sialan……"
"Maaf Maaf, Ayo Kita Pergi Keliling Lagi"
"U-Uhm"
Mizaki Melepas tangan Dari Mukanya Dan Merasakan Elusan Di Punggungnya, Mizaki Menyadari Chitose Berada disampingnya Dan Membawanya Ke Tempat Istirahat.
\[5\]
"Cape?"
"Yah, Cukup Pegel Juga Sih"
"Kasihan Sekali…… Ini Minumannya"
Chitose Mendatangi Mizaki Yang Duduk Ditempat Istirahat Dan Memberinya Sebotol Minuman Warna Oren.
"Ah, Ini Uangnya"
"Tidak Apa Mizaki-kun, Aku Sudah Senang Berjalan Jalan Bersamamu"
"Hugh! Ka-kalau Begitu Syukurlah, Kalau Ada apa Apa Juga, Kau Bisa Memanggilku"
"Makasih……… Tsurugi……kun"
"Eh?………… Tidak Apa… Chitose…"
"…………"
Mereka Terdiam Setelah Saling Mengatakan Nama Asli Mereka, Lalu Tiba tiba Mizaki Berlutut
"………… Sudah Kuduga Nanti Saja!!! Ikeda-san!!!"
"Eeh!?! Kenapa!?!"
"Aku Masih Belum Sanggup Menerima Panggilan Itu, Dan Juga…… Aku Terlalu Malu Mengatakan Hal Itu"
"Me-memangnya Separah Itu Ya?"
"Ye-yeah…… Begitulah"
Mizaki Menenangkan Dirinya Lalu Duduk Seperti Biasa Sambil Membuka tutup Botol Minuman Rasa jeruk Ini.
"Jadi…… Menyenangkan Ya"
"……… Uhm, Terimakasih… Mizaki-kun"
"……………"
"……………"
"Wah, Sudah Jam 4, Eemm… Waktu Bebasku Sudah Habis, Jadi……"
"Uhm, tidak Apa, Kamu Boleh Pergi"
"Terimakasih, Aku Ambil Minuman Ini Ya!"
"Uh-hum! Da-dah!"
Mizaki Bangun Dan Berjalan Menjauhi Chitose Dengan Cepat Sambil Melambaikan Tangannya kebelakang.
Saat Sudah Tidak Dilihat Oleh Gadis Yang Ia Suka, Mizaki Melihat Tangan kanannya Sendiri Yang Memegang Botol.
(Apa… Aku Sudah Berhasil Ya……)
Dirinya Melamun Lalu Berlari Menuju Hotel Yang Disiapkan Sekolahnya Dan Menemui Kelompoknya
\[6\]
"Mizaki…… Tsurugi…"
Saat Chitose Duduk Dengan Santainya Di Tempat Istirahat, Dan Melihat Ke Depan, Ia melihat Ayano… Yang Sedang Seperti Marah Marah.
(Ayano-chan…… Marah Marah?!?!, Sudah Lama Sejak Aku Melihatnya Marah Pada Toshinou-sa- EEHHH!!!!!! Bukan Toshinou-san!?!?!?)
Saat Chitose Melihat Dari Suatu Sudut lain, ia Mengetahui Kalau Ayano Bukan Memarahi Tsun Kyouko, tapi Dia Memarahi Seorang Laki Laki Yang tingginya Sama Dengan Ayano Dan Dengan Rambut Coklat Gelap.
Ayano Memarashinya Disuatu Sudut Bangunan Kayu.
(Sepertinya aku Harus Menanyakannya, Kalau Tidak…)
Chitose Melepas Kacamatanya, Lalu Bayangannya Bertindak Dengan Si Lelaki Yang Saat Ini Sedang Dimarahi Ini Menggoda Ayano Dengan Gerakan Dan Gaya Shoujo Manga Alay.
Tiba tiba, Darah Mengalir Dari Hidungnya Dan Membuat Chitose harus Menahannya, Iapun Membawa Saputangan Dari Saku Roknya Dan Menutup Hidungnya.
(Saputangan Ini…… Akan Aku Simpan Baik Baik… Berkat Mizaki-kun Lah Aku Bisa Mengingat Ayano-chan Hanya dengan Saputangan………)
Chitose Terus Memperhatikan Ayano Yang Masih Memarahi Si Lelaki Lalu Melihatnya Menarik Si Lelaki Ke Tempat Lain.
(Aku Diam Saja Atau Tanyakan Ya?)
Chitose Terus Memikirkan Hal Itu Sambil Menempelkan Sapu Tangan Ke Hidungnya.
\[7\]
"Kenapa Kau Malah Pulang Duluan Mizaki, Kan Waktu Bebas Nyampe ke Jam 5!"
"SIALAAAANNN!!!!!"
Salah Satu Teman Mizaki Yang Berada Di Hotel Mengatakannya Dan Membuat Mizaki Menyesal.
(Padahal Aku Bisa Lebih Lama Dengannya Kalau Aku Tau Hal Itu……… SIALAAAAAAAAANNNNNNN!!!!!)
Satu Penyesalan Mizaki, bertambah
\*Klusion
\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]