
Chapter 13: Awal Musim Gugur
[1]
Pintu Geser Dibuka Dengan Cepat
"Yahooooo!!"
"Kyouko-chan! Yui-chan"
"Udah Mulai Adem Yaa… Sekarang"
Kyouko Dan Yui Masuk ke Ruangan Klub Kesenangan Dan Dengan Cepat Duduk.
Didalam Ruang Klub Yang Terbuka Ini, Akari Dan Chinatsu Sedang Melihat Brosur Soal Anjing Anjing Lucu Dan Imut.
"Uwwohh, Ntah Kenapa Aku Jadi Ingin Yang Dingin Dingin"
"Benar Juga Ya, Mungkin Kita Harus Beli AC Di Sini"
"Akan Aku Buatkan Teh Dingin"
"Terimakasih Chinatsu-chan"
Mengabaikan Kyouko Yang Selalu Mengeluh Tentang Hal Yang Sama Setiap Harinya, Yui Hanya Ingin Bersantai Hari Ini Dan Meminum Teh Walaupun Suasananya Cukup Ribut
"Wah, Aku Jadi Ingin Anjing"
"Ke-kenapa Tiba Tiba Mengatakan Hal Seperti Itu"
Kyouko Membayangkan Akari Mengatakan
"Sah, Jilatlah Kakiku, Dasar Anjing Rendahan"
Kepada Dirinya Sebagai Peliharaan.
"Bukan Yang Begitu Lah, Bego"
"Kalau Yui-chan Ingin Pelihara Apa?"
"Hhhm , Benar Juga Ya, Aku Mungkin Ikan, Memang Nggak Terlalu Ngerti Sih Tapi Hanya Ingin Saja……… Aku Beli Akuarium Besar, La-"
"Lalu Kyouko Masuk Ke Dalamnya"
"Kenapa Malah Kau Yang Masuk, Yaah, Walaupun Nggak Bisa Kebeli Sih, Ruangan Utama Juga Sudah Terlalu Banyak Barang"
"Haik, Silahkan"
Chinatsu Datang Dengan 4 Gelas Teh Di Nampannya.
"Ah, Terimakasih Chinatsu-chan"
"Iyeh (Tidak Apa)"
Mereka Menikmati Saat Saat Tenang Dihari Senin Yang Cukup Melelahkan
\[2\]
"Yaaahh, Aku Kalah"
"Yeeeeyyy"
Ayano Baru Saja Dikalahkan Oleh Kyouko Di Game Bomber Di Ruangan Yui, Setelah Beberapa Rencana Pada Hari Selasa, Pada Malam Rabu, Ayano, Chitose, Dan Kyouko Menginap Di Apartemen Yui.
"Tidak Apa Apa Ayano-chan"
"Strateginya Kyouko Jorok Sih"
"Tidak Apa Lah, Yang Penting Aku Menang"
"Haik Haik"
Kyouko Dengan Piyama Tomat Merahnya Berbaring Dilantai Setelah Memenangkan Suatu Pertandingan Di Game Bomb!
"Mau Mandi Sekarang??"
"Iya Yah, Mau Siapa Dulu?"
"Mau Berdua Sekaligus? Biar Lebih Cepat Saja"
Saran Chitose Untuk Mandi Berdua Membuat Ayano Dan Yui Kaget
"Aku Sudah Sering Mengajak Yui, Tapi Dia Tidak Mau Karna Malu Malu"
"Yaah, Gimana Ya… Rasanya Beda Dengan Pemandian Air Panas, Jadinya……"
"Jadi Kamu Pemalu Ya. Kalau Aku Sudah sering Dengan Chizuru Jadinya Aku Sudah Biasa"
"Uuuuhhhh"
Pembicaraan Mandi Berdua Membuat Yui Dengan Piyama Pandanya Malu Malu, Pembicarakannya saja Sudah Malu, Apalagi Dilakukan.
"Kalau Ayano-chan Tidak Masalah Kan?"
"Eeh, Ka-kalau Aku Eng~"
"Ayano Nggak Masalah Dong, Kan Kamu Saingan Ku"
"TENTU SAJA LAH!! Eh!"
Ayano Masih Teralihkan Pikirannya Oleh Kejadian Yang Ia Lihat Pada Hari Sabtu Kemarin, Walau Sudah Satu Minggu-An Yang Lalu, Hal Itu Masih Tetap Mengganggunya.
"Itumah Nggak Ada Hubungannya"
"Uuuhhhhh. Kalau Ayano Mau, Ya Sudah Deh"
Yui Yang Sudah Memikirkannya Baik Baik Dan Mendengar Kata Ayano, Ikut Ikut Saja.
"Yaaattta!! Dengan Begini, Waktu Mainnya Bisa Lebih Bertambah"
"Kalau Begitu, Ayano Dan Chitose Saja Dulu!"
"Tidak Kalian Dulu?"
"Nggak, Kalian Kan Tamu"
"Akan Aku Siapkan Piyama Dan Handuknya"
Kyouko Membuka Lemari Yui Dan Mencari Cari Pakaian
"Memangnya Ini Rumahmu Ya"
"Yah, Enggak Lah…… Belom Sekarang Kok"
"Jadi Ada Niatan Ya!!"
~
"Nih"
Kyouko Memberikan Ayano Dan Chitose Piyama Dengan Model Domba Putih Dengan Tanduk Dan Satunya Lagi Rakun Dengan Warna Coklat
"oh, Ini Piyama Waktu Kemping Itu Ya?"
"Aku Kasih, Jadi Kalian Bisa Pakai Saja"
\[Piyama Yang Dipegang Ayano Dan Chitose Adalah Piyama Dari Yuru Yuri: Nachuyachumi\].
"Boleh Nih? Aku Juga Suka Jadi Aku Ingin Memakainya lagi"
"Toshinou Kyouko, Terima…… Kasih"
Jeda Dari Ayano Adalah Karna Ayano……
(Aku Masih Bingung Hubungan Mereka Itu Apa, Koi Bito??! (Pasangan) Apa Jangan Jangan Mereka Pacaran!!)
Ayano Berusaha Menutupi Pikirannya Itu Dengan Menutup Mukanya Dengan Paju Piyama Yang Ditutupi Plastik Itu
Omong Omong, Kyouko Dan Kashima Banyak Mengobrol Diperjalanan Pulang Mengantar Kyouko. Malahan Seperti Sudah Kenal 2 atau 3 Tahun.
"Ah, Itu Rumahku"
"Hhhuumm, Ternyata Ini Rumahmu Ya, Ugh, Aku Akan Coba Menghafal Rutenya"
"Eh~… an-ano… Mau… Mampir?"
"Eh?? Hhhmmm Nanti Saja Lah, Sudah Malam, Tapi Aku Pastikan Aku Akan Datang"
Kashima Berdecak Pinggang Dengan Santainya.
"Begitu Ya, Kalau Begitu, Sampai Jumpa!"
"Yeah, Sampai Jumpa"
Kyouko Melambaikan Tangannya Saat Berlari Kecil Ke Rumahnya Dan Kashima Membalasnya.
Setelah Kyouko Masuk Kerumahnya.
"Huft, Mampir… kah…… Tidak Kusangka Akan Ada Saatnya Aku Di Ajak Masuk Ke Rumah Perempuan… Tapi Aku Belum Terlalu Banyak Mengenalnya…… Satu… Frequensi… Kah…"
Kashima Berbalik Dan Pulang Kerumahnya yang Cukup Jauh.
\[3\]
"Funami-san Hebat Ya, Dia Tinggal Sendiri"
"Aku Bareng Dengan Chizuru, Jadinya nggak Kebayang Tinggal Sendiri"
"Tapi Kayaknya Toshinou Kyouko Mampir Kesini Mulu!"
"Cemburu Ya"
"A-apa Yang Kau Katakan!!! Mouuu!!"
Obrolan Ayano Dan Chitose Yang Berada Di Kamar Mandi Dengan Chitose Yang Sedang Keramas Dan Ayano Yang Berendam.
"Permisi…… Aku Taruh Handuknya Disini Yaa"
"Terimakasih Ya"
Chitose Mendengar Suara Kyouko Dari Luar Dan Menjawabnya
"Yah, Pokoknya berjuang Ya, Ayano-chan"
"Chitose… Ugh... Sebenarnya Ada Hal Yang Ingin Aku Beritahukan Padamu"
"Uhh??"
\[4\]
Kyouko Membuka Pintu Utama Dengan baju Tomatnya, Dan Ia melihat Yui Yang Sedang Asik melihat Layar Ponselnya
"Sedang Liat Apa"
"Ah, Mail Dari Chinatsu-chan"
"Dia Menginap Dimana Ya!?"
Kyouko Duduk Disamping Yui.
"Dirumah Akari, Ada Fotonya Nih"
Yui Menunjukkan Layarnya Dan Kyouki Melihat Sebuah Foto Dengan Akari, Chinatsu, Himawari Dan Sakurako Memainkan Kartu.
"Sepertinya Seru, Jadi… Ayo Kacaukan Pesta Mereka!"
"Liat Jumlah Orangnya, Nanti Malah Merepotkan Keluarganya"
"Kalau Begitu Kirimkan Mereka Gambar Seksi Diriku Ini!!"
"Mananya yang Seksi"
Kyouko Kemudian Berdiri Dan Bergaya Dengan Menghayati Agar Terlihat Seksi. Nyatanya Tidak.
"Kalau Begini… Begini… Atau Nggak Begini……"
Yui Hanya Melihat Kyouko Dengan Diam.
"Kami Sudah Selesai… eh…"
Kyouko Melihat Ke Pintu Dan Melihat Ayano Dan Chitose Memakai Baju Piyama Yang Ia Berikan
"Aduh. Aku Diliatin"
"Apa Yang Kamu Lakukan Sih?"
Suara Kyouko Yang Malu Karna Dilihat, Dan Ayano Dengan Mukanya Yang Seperti Sudah Pusing Dengan Kelakuan Kyouko.
"Kami Mau Mengirim Foto"
"Foto Seksi"
"Eeehh? Seksi??"
Reaksi Ayano Yang Kaget Dengan Kata 'Seksi' Dalam Hal Konyol Dan 'Seperti Itu, Dan Chitose Yang Menutup Pintu Dibelakang.
"Kalau Kamu Melakukannya, Orang Tidak Akan Kaget… Karna kamu Pasti Melakukannya"
"Eh? ,Masa!…… Hhhmm, Apa Yang Akan Membuat Mereka Kaget Ya?!"
Kyouko Membuat Muka Serius Dan Berpikir, Walaupun Dia Tomat.
"Ettooo, Bagaimana Jika Foto Funami-san Saat Tersenyum"
"Ehehe, Iya Sih, Kayaknya Itu Bikin Kaget"
"Aaahhh, aku Pernah Mengambil Fotonya, Nanti Aku Tunju-"
Tiba Tiba, Kyouko Diterpa dari Belakang Dan Mulutnya Ditutup Oleh Tangan
"HEN-TI-KAN!!"
Yui Dengan Suara Sedikit Marah.
"Ha-Haik"
Dan Kyouko Dengan Suara takutnya.
\[5\]
"Mendingan Pake Foto Seksi Deh"
"Masih Belum Menyerah Ya? Lagian Seksi Yang Kamu pikirkan Itu Agak Aneh"
Kyouko Duduk Di Tangga Menuju Bagian Atas, Dan Melamun.
"Haah?! Kalau Begitu, kasih Contoh"
"Eng…… Contohnya Seperti…"
Yui Bergaya Duduk, Menahan Badannya Dengan Tangan Kanannya, Dan Menaruh Jari Telunjuk Di Mulutnya Dengan Tangan Kiri Sekaligus Sedikit Memiringkan Badannya Dan Sedikit Tersenyum.
Beberapa Mili Detik Kemudian,
\*Cekrek
Kyouko Mengeluarkan Ponselnya Dan Memotret Gaya Yui Yang Seksi Ini
"EH!! KYOUKOOO!!!!"
"Yosh, Kirim"
Kyouko Mengabaikan Yui Yang Memegang Tudung Tomatnya Dan Mengangkatnya Ke Atas.
"WEEII!!!!"
Begitulah Foto Yui Yang Menjadi Masalah Untuk Akari Karna Di Interogasi Oleh Chinatsu Beberapa Saat Kemudian Disuatu Tempat.
\[6\]
"Oy Tawaka, Akhir Akhir Ini Kau Terlihat Senang, Apa Ada yang Terjadi?"
"Uh? Ah, Aku Hanya mendapat Sesuatu, Yang Orang Orang Sulit Dapatkan, Tentunya"
"……, kau Menang Gacha Di Game Ponsel Mu"
"Itumah Udah Sering, Bahkan Kau Pun Tidak Punya Hal Yang Aku Punyai Saat Ini"
"Benarkah, Ya Sudahlah, Aku Malas Menjawabnya. Sebenarnya, Waktu Ku Pikir Pikir, Ntah Kenapa Terlalu Banyak Kebetulan Ini"
"Apa maksudmu"
"Tidak, Ntah Kenapa aku Seperti Selalu Kebetulan Bertemu Funami-san, Seperti Waktu Ditaman Hiburan Kemarin"
"Huuum, Namanya Juga Takdir, Sudahlah Noru, Udah Beruntung Juga, Kenapa Tidak Bersyukur?"
"…… Mungkin Aku Harus Membalas Dia dengan Sesuatu, Makanan Lagi Mungkin?"
Aika, Saat Ini Sedang Duduk Dikasurnya, dan Kashima Yang Duduk Makan Eskrim Di Meja Sambil Menonton TV Anime Malam.
"Oy! Apa Kau Tidak Kedinginan Memakai Baju Seperti Itu Dan Memakan Eskrim?"
"Um? Tidak Juga, Santai Saja, palingan Aku Sakit!"
"Ah Sudahlah, Aku Mau Memberikan Sesuatu Dulu Ke Ruangan Sebelah"
"Ruangan Funami-san?, Aku Dengar Dengar Cukup Rame Lho Disana…"
"Tidak Apa Lah. Tunggu Dan Jaga Lah Disini"
"Dimengerti Komandan!"
Aika Meninggalkan Kashima yang Sedang Berpose Hormat. Lalu Dengan Lambannya berjalan Ke Dapur Dan Membawa Rantang Lalu Memasukkan Kari Yang Dia Buat Beberapa Saat Lalu Ke Rantang Tersebut, Kari Yang Ia Buat Beberapa Saat Yang Lalu Dimasukkan ke Rantang 2 Tingkat,
Ia menekan Belnya, Dan Menunggu.
Muncul Cahaya Dari Tombol Yang Ia Tekan Lalu Ia berbicara
"…Funami-san"
"Eh, Si-siapa Ya?"
"Ada Tamu Ya, Aku Hanya Mau Memberi Ini"
"Ha-haik, Mohon Tunggu Sebentar"
Aika Mendengar Suara Lain, Bukan Suara tetangganya, Ia Pun Menunggu Dan Pintu Dibuka.
Ia Melihat Orang Dengan Baju Rakun Coklat Dan Kacamata Bundar
"Haaaik Ada Apa Ya?"
"Ah, Malam… Temannya Funami-san Ya?"
"Benar"
"Aku Mau Memberi Ini, Ja-"
"Fuah, Enak Juga… Maaf Menung……gu"
Aika Melihat Pintu Didalam Dapur terbuka Dan Ia melihat Tetangganya Yang Tinggal Disini. Ya, Aika Melihat Yui Memakai Baju Panda Untuk Kedua Kalinya Dan Itu Tepat Setelah Mandi. Yui Yang Terbeku Melihat Aika, Langsung Berusaha tenang Dan Mendatangi Pintu Depan
"Maaf Ya Chitose, Biar Aku Saja"
"Ah ,Tidak apa Apa, Aku Masuk Dulu Ya"
"Uh-huh, Terimakasih"
Perempuan Dengan Baju Rakun Dan Kacamatanya Hilang Dipandangan Aika Dan Masuk Ke Ruang Utama.
"Sepertinya Lagi Ada Yang Menginap Ya?"
"Uh? Ah Iya, Maaf Ya Kalo Mengganggu Ke sebelah"
"Tidak Kok, Temanku Juga Saat Ini Sedang Menginap …… Oh Iya, Aku Mau Memberi Ini, Memang Tidak Seberapa, Tapi Terimalah"
Yui Berusaha Tetap Seperti Biasa Walaupun Tidak Mau Dianggap Aneh Karna Memakai Baju Panda
"Apa Ini? …… Uuumm, Baunya Enak, Terimakasih, Aika-san"
"Uh-huh,…… Penampilan Itu?"
"Eh!! Ah, Kyouko Memberiku Baju Piyama Ini, Jadinya aku Terkadang Memakainya, Ti-tidak Aneh Kan?"
"Huuuhh… Selera Toshinou-san Bagus Juga, Tidak Aneh Kok"
"… Heh?"
"Kalau Begitu. Aku Kembali, Selamat Malam"
"-haik, Terimakasih, Selamat Malam"
Aika berjalan Menjauhi Yui Dan Masuk Ke kamarnya.
\[7\]
Yui Kembali Dengan Rantang 2 Tingkat
(Ahh, aku Harus Melupakannya, Kenapa Aika-san Mengatakan Hal Seperti Itu)
Yui Kemudian Membuka Rantangnya dan Melihat Isinya
"Uwaaah, Sepertinya Enak"
Ia Kemudian Memindahkan Karinya Ke Mangkuk Besar Dan Meninggalkannya Di Dapur.
"Maaf Menunggu"
Yui Masuk Ke Ruangan Utama Dimana Ayano Dan Chitose Sedang Mengobrol.
"Um? Ada Apa?"
"Ano, Funami-san, Siapa Laki Laki Tadi??"
"Maksudnya Aika-san, Dia tetangga Di Sebelah, Dia Memberi Kita kari Untuk Makan Malam, Mau Sekarang Saja?"
Pertanyaan Ayano Membuat Yui Berpikir sejenak, Tapi Dia Tetap Berusaha menahan Hal Yang Mengganjalnya dan Menjawab Dengan Normal.
"Eehh, Kari?? LANGSUNG SAJA MAKAN!!"
Kyouko Yang Baru Selesai Mandi Langsung Menerobos Pintu Dan Berteriak.
" Haik Haik (Iya iya), akan Kusiapkan Dulu, Kyouko Duduk Saja disini, Tidak Perlu Terlalu Ribut"
"Maaf Ya…"
Begitulah Mereka Menikmati Kari Dari Tetangga
\[8\]
\*Gbruk
Kashima Mendengar Suara di Bagian Dapur.
kemudian Membuka Pintu Utama.
"Noru, Sudah?"
"Dah"
Ya… Sudah
\[9\]
"Ada apa Itu Ya, Ribut Ribut?"
"Ntah lah Ayano-chan, Sudah, Kita Tidur Saja, Besok Masih Sekolah Juga"
"Eh ,Uh-huh, Selamat Malam"
"Malam"
"Malam"
"Malam"
Mengabaikan Suatu Keributan Di Kamar Sebelah, Orang Orang Di Ruangan No 8 Ini, Tidur
Setelah Beberapa Jam Tertidur, Lagi Lagi, Kyouko Bangun Dari Tidurnya Tanpa Sebab.
Ia Melihat Ayano, Chitose dan Yui Untuk Memastikan Apa Mereka Sudah Tidur atau Belum
(Yui Imut Juga kalau Lagi Tidur, ayano Dan Chitose Juga)
kyouko Kemudian Masuk Lagi Ke Futonnya.
\[10\]
"………… Ugh… Hhhhmmmph…… Haaahhhh"
Yui Bangun Dipagi Hari Dengan Menggeliat, Ia Berada Di Kasur Atas Di Pojok Ruangan Dan Melihat Ayano, Chitose Dan Kyouko Yang Tidur Di Futon Dibawahnya.
Ia Bangun Dan Pergi ke Kamar Mandi, gosok Gigi Dan Cuci Muka, Lalu Masuk Kedapur untuk Menyiapkan Sarapan.
Jam Menunjukkan pukul 6 Pagi, Dan Sekarang Masih Hari Rabu, Jadi Ia bangun Lebih Cepat Supaya Tidak Terlambat Nantinya
\*Pintu Terbuka
"Uh?"
"Ah, Funami-san!?"
"Ayano, Baru Bangun Ya? Cuci Muka dulu Tuh"
"Yeah"
Ayano Dengan baju Piyama Dombanya Masuk Ke Kamar Mandi.
Setelah Beberapa Saat, ia kembali.
"Fuah!. Akan Ku Bantu, Funami-san"
"Eh, Terimakasih"
Begitulah Mereka membuat Masakan bersama Sambil Menunggu Chitose dan Kyouko Bangun
\[11\]
"Ayo Kyouko, Ayano Dan Chitose Sudah Menunggu"
"Tunggu sebentar Lagi"
Yui Berdecak Pinggang Sambil Melihat Kyouko Yang Sedang Memakai Sepatu.
"Tidak Perlu Buru Buru Funami-san, Kalo Terlambat Pun Kita Semua pasti Kena"
"Hhhm ,benar Juga Ya"
"Yosh, Ayo"
Kyouko Berdiri Dengan Tegak Dan Mendekati Yui Yang Berada Di Lorong Bersama Ayano Dan Chitose Sedang Melihat Kyouko.
Setelah Kyouko Keluar, Yui Mengunci Pintunya Dan Berjalan Ke tangga Diujung Lorong Bersama kyouko, Dan Ayano, Chitose Berada Dibelakangnya.
Baru Berjalan Sebentar, Mereka Melihat Pintu No 7 Terbuka Dan Dua Orang Lelaki Keluar
"Kan Benar Kalau Kau Jarang Tertawa"
"Iya iya, hahahahaha"
Lelaki Yang Pertama Keluar Menjawabnya Dengan Tawa Tanpa Ekspresi Dan Datar, Dan Lelaki Yang Kedua Keluar Hanya Terlihat Kesal.
Saat Menutup Pintu, Mata Dari Lelaki Dengan Tawa datar Tadi Bertukar Pandangan Dengan Yui, Lalu…
"Pagi, Semuanya"
"Uh?"
Lelaki Yang Kesal Tadi, Bingung Dengan apa Yang Dikatakan Temannya Dan Secara Reflek Memutar Badannya, Lalu Bertukar Pandangan Dengan Kyouko Dan…
"………"
"Pagiiii!!!"
"Selamat Pagi, Aika-san, Kashima-san"
"Se-selamat Pagi!"
"Selamat Pagi! ^\_^" <--- Ini Chitose
Kyouko Yang Tetap Semangat, Melihat Kashima Dan Berpura pura Masih Menjadi Teman Dari Tetangganya Temannya.
Yui Yang Masih Tenang Dan Berusaha bersikap Normal,
Ayano Yang Panik Karna Jarang Berbicara Dengan Laki Laki.
Dan Chitose Yang Biasa Biasa saja.
"Heeeh, Sepertinya Cukup Rame Ya?"
"Uh-huh, Maaf Ya kalau Tadi Malam Kami Agak Berisik"
"Iyeh(Tidak), Kami Juga Cukup Ribut, Walaupun Hanya Orang Ini Yang Ribut"
Aika Sedikit Mendorong Kashima Dari Belakang Dengan Tangan Kirinya.
"Hebat sekali Kalian Berdua bisa melawan Kebisingan Kami…… oh Iya, Oy Wajah Datar"
"Uh, Aku?"
Kyouko Menunjuk Ke Aika, Aika Yang Jarang Terlihat Marah Dan Senang Ini. Disebut Si Wajah Datar
Kyouko Mendekati Aika Dan Mengeluarkan Note Kecil Dan Pulpen.
"Minta email Dong!"
"Email? Hhmm, boleh Boleh Saja"
Aika mengambil Kertas Dan Pulpennya dan Menulis.
Saat Aika menulis, Kyouko Mengalihkan Pandangannya Ke Kashima
"Uh?"
"Boleh Kan?"
"\*Huft"
Kyouko Berbicara dengan Suara Kecil, Dan Kashima Hanya menjawabnya Dengan Tersenyum, mata tertutup Yang Seperti Berkata
"Yare yare, Apa Boleh Buat"
Kyouko Balik Tersenyum Ke kashima.
"Terimakasih"
"… ('Kamu Bilang Sesuatu?' Itu Adalah Perkataan Dari Seseorang Yang Tuli, Kalau Aku Bilang Begitu, Maka Aku Adalah Bagian Dari Orang tersebut, Aku Jelas Jelas Mendengar Kata 'Terimakasih' Dari Toshinou-san Barusan)
Setelah Mendengar Suara Dari Kyouko, Aika Memberikan Note dengan Emailnya Ke Kyouko.
"Nih"
"Makasih …… "
"Hiiiiiihhh"
Suara Ketakutan Kashima Membuat Aika kaget
"Oy, kenapa Kau?"
"Ti-tidak, Aku Hanya Sedikit Mengkhayal Yang Menakutkan"
Aika Kemudian Memukul Bagian Atas Punggung Kashima Dengan Tamparan Lambat
"Oh Gitu Ya, Kalau Begitu Kami Duluan Ya"
"Uh, Haik, ……?"
Aika Dan Kashima, Kemudian Berbalik Dengan Membawa tasnya.
Yui Hanya melihat Kyouko Dengan Bingung.
Kyouko Kembali Mendekati Yui Dan Yang lain.
"Kenapa Harus Ke Aika-san Langsung? Padahal aku Juga Punya emailnya aika-san"
"Eeh!! Kenapa Tidak Bilang!!"
"Kamu Juga Tidak Menanyakannya!"
Aika Dan Kashima Berjalan Dengan Memakai Baju Kemeja putih Dan Blazer Biru Gelap Dan Celana hitam Ke abu Abuan Yang Digunakan Di Musim Gugur ini.
"Ayano-chan? Ada Apa, Daritadi Kamu Melamun Terus"
"Iyeh (Tidak), Tapi……… Itu dia orangnya"
"Huh? Maksudnya?"
"Orang Yang KuCeritakan Semalam"
"Hhhmmm, Ah, yang Itu, Benarkah?"
"Benar, Tidak Salah Lagi!"
"Kalau Begitu Apa Boleh Buat"
"Kenapa Kamu Berkata Seperti Itu!"
"Karna Menurutku Cukup Tenang Kalau Orang Yang Ayano-chan Katakan sebagai Pacarnya Toshinou-san Ini Ternyata Teman Dari Tetangganya Funami-san"
"HAAAAAHHH!!"
Obrolan ayano Dan Chitose Semakin Meribut.
"Uh, ada apa, Pacar Aku??"
"Eh, ti-Tidak ada apa apa, Kami Hanya mengobrol, Omong Omong Takutnya kita Terlambat, jadi Harus cepat!!"
Ayano Berjalan Duluan Melewati Yui Dan Kyouko Dan Mereka bertiga Mengikutinya.
(Tadi Aku Dengar Pacarnya Toshinou-san Itu Ternyata Temannya Tetangga Aku Ya, Berarti Itu Kashima-san Kan?…… Hhhmmm, apa Jangan jangan Mereka Beneran pacaran?!
Mungkin Aku harus Menanyakannya langsung Nanti)
Mereka berangkat sekolah Seperti Biasa Dan Tetap Berusaha bersikap Normal
\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]