Yuru Yuri: Different

Yuru Yuri: Different
Natal Terlebih Dahulu



Chapter 33: Pem- Natal Terlebih Dahulu


[1]


Grup Bernama "Sementara" Ini Diisi Oleh 8 Orang


'FiRu Memasukkan Miyu, Waka, Kyouppi, Tsurui [Curang], Chitose, Raa, Ayano, Ke Grup "Sementara"'


'FiRu'


"Aku Sebenarnya Membuat Ini Karna Iseng Saja, Tapi Aku Juga Sekaligus Mengenalkan Kalau Aplikasi Ini Memudahkan Kita…"


'Miyu'


"Kau Malah Seperti Orang Yang Jualan, FiRu-san"


'Ayano'


"Mm… Maaf Mengganggu Tapi… FiRu Dan Miyu Itu Siapa ya?"


'FiRu'


"Maaf…"


'Miyu'


"Kami Yang Salah, Ini Aku Funami Yui, FiRu-san Itu Aika Noru-san"


'FiRu ---> Noru'


'Noru'


"Maaf Maaf, Aku Hanya Coba Coba…"


'Miyu ---> Yui'


'Yui'


"Aku Hanya Ikut Ikutan, Aika-san Yang Memintaku…"


'Noru'


"Rasanya Aku Seperti Orang Usil Disini, Karna Seperti Orang Orang Sudah Tidur Saat Tahu Kalau Mereka Dimasukkan Ke Grup Ini, Aku Juga Mau Tidur Sekarang"


'Yui'


"Haik, Selamat Tidur"


'Ayano'


"Selamat Tidur……"


[Di Grup Chat, Ayano Nggak Mungkin Gugup, Mana Mungkin Elu Curahin Kegugupan Lu Pake (-) Di Chat]


Chat Mereka Hari Ini Berakhir Di Jam 11 Malam


[2]


Kamis, 20 Desember.


Di Tiga Tempat Yang Berbeda Dipagi Hari, Seseorang Bangun…


(Aku Langsung Tidur Setelah Diminta Noru Membuat Akun Lime Tadi Malam)


(Aku Langsung Tidur Saat Aika Memintaku Menginstal Lime Tadi Malam, Padahal Aku Sudah Tidur…)


(Waktu Main Game Tadi Malam, Aku Diminta Aika Untuk Membuat ID Lime, Lalu Aku Ketiduran, Alhasil Consoleku Dimatikan Oleh Ibuku Dan Gamenya Belum Ter-Save… Sialan…)


Dan Di Tiga Tempat Lainnya, Tiga Orangpun Berpikir Saat Baru Bangun.


(Yui Tiba Tiba Memintaku Menginstal Lime Ini… Diminta Watar-san Kan?)


(Tadi Malam, Aku Sepertinya Mengganggu Percakapan Funami-san Dan Aika-san… Aku Juga…… Menghubungi ID Kase-kun Yang Ku Ambil Dari Grup Di Aplikasi Lime Itu, Tapi Tidak Dapat Balasan… Mungkin…… Dia Sudah Tidur…)


(Aku Hanya Tau Kalau Funami-san Meminta ID Lime Yang Baru Ku Buat Untuk Dimasukkan Ke Grup Oleh Aika-san… Aku Langsung Diminta Tidur Sama Chizuru Sih)



\[3\]


"Ah, Kyouko…… Aku Sebenarnya Tidak Mau Melakukan Ini, Tapi Rahasiakanlah Tentang Pemandian Air Panas Nanti, Dari akari Dan Yang Lain…"


"……… HAIK!"


"…… Jaa, Ikou…"


Yui Dan Kyouko Memasuki Kelasnya Dan Sekolah…



*Disaat Guru Dari Pelajaran Ke 2, Menerangkan Pelajaran…


(Akhir Akhir Ini… Sebenarnya Aku Membuat Sesuatu, Lebih Tepatnya… 2 Minggu Yang Lalu, Aku Mulai Memikirkan… Hadiah Apa Yang Akan Aku Berikan Pada Aika-san Nanti Saat Natal…… Aku Ingin Berterimakasih Karna Ia Sering Membantuku Dalam Banyak Hal…… Atau Mungkin……… Perasaan Lain?……)


Yui Melamun Sambil Menutup Mata, Dan Secara Tiba Tiba, Ada Ketukan Yang Terasa Dikepala Yui Dan Itu Membangunkannya.


"Ah!"


"…Funami… Jangan Tidur…"


"Ha-haik… Maaf…"


Yui Malu Malu Ketika Ditegur Guru Dan Ia Melihat Kyouko, Yang Menahan Tawa Ketika Melihat Yui Ditegur, Karna Tidak Seperti Biasanya


\*Sekitar 3 Minggu Yang Lalu…


Yui Kembali Ke Rumah Keluarganya, Dengan Tanah Yang Luas Dan Dipagari… Gaya Jepangnya Yang Sangat Disukai Ayah Dan Ibunya, Ia Kembali Karna ingin Meminta Sesuatu…


Ia Memasuki Ruang Tengah, Dan Melihat Ibunya Yang Sedang Memperbaiki Lubang Disatu Baju


"Okaeri, Yui… (Selamat Datang Kembali)"


"Ah… Aku Pulang, Ibu…"


"Kenapa Pulang Sekarang? Bukannya Tahun Baru Masih Lama…"


"Aku Mau Meminta Sesuatu…"


"Apa Itu…"


Yui Mendekati Ibunya Yang (Terlihat Muda) Duduk Dilantai Disuatu Meja Dengan TV Menyala Dan Alat Rajut Dimejanya.


Yui Memakai Jaket Merah Yang Tak Dikancingkan, Baju Hijau… Dengan Celana Hitam Panjang.



"Apa Ibu Punya Benang Rajut…"


"Tentu saja Punya…"


"Hah… Syukurlah, Bolehkah Aku Memintanya?"


"Mana Mungkin Aku Bilang Tidak Pada Anakku Sendiri…"


"Terimakasih, Ibu… Ah, Aku Juga Perlu Benang Rajut Merah Yang Agak Gel-"


"Tidak Boleh…"


"Eh…"


Yui Terdiam Saat Ia Meminta Hal Lain, Padahal Ibunya Barusan Bilang "Mana Mungkin Aku Bilang Tidak Pada Anakku Sendiri" Tapi Sekarang, Ia Bilang Tidak.


"Ke-kenapa Tidak?…"


"Tidak… Ibu Tadi Bercanda… Berapa Banyak Yang Kamu Butuhkan?"


"(Ibuku Ternyata Masih Suka Bercanda…)……… Beberapa……"


Yui Pun Membawa Benang Rajut Hitam Dan Merah Gelap Dari Ibunya dan Membawanya Pulang.



*Istirahat Pertama.


"*Huff……"


"Kamu Tadi Kenapa, Yui, Jarang Jarang Aku Melihatmu Begitu, *Buhuk"


Kyouko Bertanya Sambil Menutup Mulutnya, Dipikirannya Yang Mengingat Kejadian Barusan.


"Aku Juga Kaget Pada Diriku Sendiri Yang Melamun Seperti Itu…"


"Be-begitu Ya… Omong Omong Aku Lapar, Jadi Ayo KeKantin!"


"*Huff… Baiklah…"


Yui Melupakan Kejadian Barusan Dan Pergi Mengikuti Kyouko Ke Kantin.


[4]


"Nee Kalian Tahu?! Tadi Waktu Pelajaran, Yui Digetok Pake Buku Oleh Guru Karna Melamun!!"


Akari dan Chinatsu Diam Dengan Wajah Datar, Lalu Mereka Menyadari Sesuatu(!)


"Ah!"


"Ah!"


"Apa Kamu Juga Kepikiran Hal Yang Sama denganku, Akari-chan?"


"Sepertinya… Iya"


"Benar Ya……"


"Apa yang Kalian Berdua Bicarakan??…"


"Kyouko-chan……"


"Kyouko-senpai… Itu Ceritanya Kyouko-senpai Yang Diganti Perannya Kan?!"


Baliknya… Kyouko Menatap Datar Chinatsu Dan Akari.


"TIDAM TIDAK TIDAK! Itu Bukan aku, Itu Benar Benar Yui!!"


"TAPI!! Yui-senpai Mana Mungkin Seperti Itu!!!"


Akari Khawatir Ditengah Perdebatan Ini, Setelah Beberapa Saat Ketika Debat Masih Berlangsung, Akari Menyadari Kekhawatirannya Sia Sia, Ia Diam Dan Lanjut Meminum Tehnya Dan Mendiamkan Mereka Berdua.


"Maaf Aku Lama, Kelasku Tadi Cukup Kotor"


"Ah, Yui!!!"


"Woh!"


Yui Datang Dan Membuka Pintu Lalu Kyouko Berlari Dan Memeluk Yui Dibagian Paha Sambil Merengek.


"Chinatsu-chan Tidak Percaya Kalau Kamu DiGetok Pake Buku Waktu Jam Pelajaran!!"


"Ap-!!"


"ADUH!!!"


Pukulan Mendarat di kepala Kyouko


"eh!?! Ja-jaa, Itu, Beneran…?"


"U-um^, Aku Melamunkan Sesuatu Waktu Itu………"


Chinatsu Terbeku Ntah Karna Alasan apa…


Akari Diam Dan Agak Terkejut Melihat Yui Yang Terlihat Malu Malu Mengakui Kejadian Itu…


"Ugh… Maa, Lupakanlah Hal Itu… Sekarang Ayo Kita……"


Yui Mengalihkan Pembicaraannya Dengan Memulai Hal Yang Disebut Aktivitas Klub.



\[5\]


"Buh… Kenapa Mereka Tidak Percaya Padaku…"


Kyouko Teringat Kembali saat Akari Dan Chinatsu Tidak Percaya Padanya. Padahal, Yui Sudah Mengakuinya Pada Mereka Berdua Saat Kyouko Tidak Sadarkan Diri, atau Pura pura Tidak Sadarkan Diri.


(Ah, Benar Juga, Coba Aku Tanya Digrup Yang Kemarin Diminta Yui!)


Ia Mengambil Ponsel Putih Dengan Case Krem Dan Gantungan Lebahnya.


Ia masuk Ke Lime Dan Mengirim Chat Ke Grup "Sementara"



'Kyouppi'


"Hey Kalian, Apa Kalian Percaya Kalau Yui Melamun Dan Digetok Sama Guru Pake Buku?" (17:12)



'Waka'


"Ah, Aku Tidak Percaya, Palingan Itu Hanya Ceritamu Yang Perannya Diganti Ke Funami-san" (17:23)



'Aika'


"Aku Juga Berpikiran Begitu, Mana Mungkin Funami-san Seperti Itu…" (17:24)



'Tsurui'


"Aku Juga…" (17:24)



'Ayano'


"Memangnya benar Ya? Aku Tidak Melihatnya…" (17:25)



(APA!!! Kenapa Kepercayaan Seseorang Padaku Sangat Tidak Ada Sama Sekali!!!! Bahkan Pacarku Juga!!!!)


Kyouko Pun Lanjut Mengetik Dengan Agak Geram, Tapi Ia Langsung Melupakan Kegeramannya Tersebut Saat Mengirim Pesannya.



'Kyouppi'


"Kepercayaanmu Padaku Sepertinya Masih Belum Banyak Ya @Waka…" (17:26)



'Waka'


"Itumah Tentu Saja" (17:27)



'Kyouppi'


"Kalau Begitu, Apa Kalian Percaya Kalau Sebenarnya Waktu Kecil, Yui Mirip Dengan Diriku Yang Sekarang… Aku Juga Punya Buktinya Untuk Ini" (17:29)



Tiba Tiba, Kyouko Mendapatkan Getaran Dan Suara Ringtone, Dan Itu Panggilan Suara Dari Yui, Iapun Mengangkatnya Dan Menempelkannya Pada Telinga.


"Ada apa? Yui?"


'HENTIKANLAH HAL ITUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!'


"WAAAAHHH!!!!!!"


Kyouko Terkaget Dan Melempar Ponselnya Ke Kasur.


Layarnya Melihat Ke Atas, Dan Kyouko Yang Kaget Di Ujung Kasur, Iapun Melihat Layarnya Kembali Ke Aplikasi Lime Dan Mengambilnya Kembali.


Dengan Inisiatifnya Sendiri, Kyouko Pun Menghapus Chat Terakhirnya


Dan Orang Orangpun Tidak Menanggapi Hal Itu.



'Aika'


"Aku Bilang Saja, kalau Kalian Mungkin Harus Berkenalan Satu Sama Lain, Seperti Kase Yang Belum Banyak Yang Kenal" (17:31)



'Semua Orang'


"Baik" (17:32-17:34)



'Raa'


"Apa Aku Memang Tidak Seterkenal Itu?!?"



'Ayano'


"Sadarilah Posisimu, Kase-kun…"



Kase Kaget Dikamarnya Dan Langsung Ditegur Oleh Ibunya karna Sangat Berisik.



Selain Itu.


Mereka Mulai Mengobrol Di Chat Untuk Mengenal Satu Sama Lain.



\[6\]


Jum at 21 Desember.


"Yu-yui-senpai!"


"Um? Ada apa, Chinatsu-chan?"


"A-apa Yui-senpai Punya Urusan Tanggal 24 Nanti?!"


"(Ah, Natal Ya… Aku Sebenarnya Ingin Memberikan "Itu" Ke Aika-san, Tapi Itu Juga bisa Diberikan Saat Malam, Benar Juga) Hanya sedikit"


"Benarkah!?! Apa Yui-senpai Akan Ada Dirumah Nanti?!"


"Ada, Mungkin Aku Seharian Ada Dirumah"


"Be-begitu Ya!!!!!!!!"


(Dengan Begini, Aku Akan!!!!………… Ah, Aku Baru Ingat, Naru-kun Kemarin Kemarin Mengajak Jalan Jalan Nanti, A-Apa Jangan Jangan Di-dia Mengajakku Ke-kencan?!?!!)


Chinatsu Berasap asap Ketika Berdua Dengan Yui-senpainya Diruang Klub.


"A-aku Ketoilet Dulu…"


"Um^"



(Uh… Aku Sebenarnya Tidak Bisa Melewatkan Kesempatan Ini Untuk PDKT Ke Yui-senpai… Tapi A-aku Juga Tidak Bisa Menolak Ajakan Naru-kun)


*Beberapa Hari Yang Lalu


"Ah, Chinatsu, Selamat Datang Kembali"


"Haik, Aku Pulang…"


"Uoh… Tadi Aku Sudah Menyiapkan Air Untuk Mandi, Kalau Kau Mau, Kau Boleh Menggunakannya… (Yah, Itu Memang Untuk Chinatsu Sih…"


"Eh, Benarkah…… Jaa, aku Terima, Makasih"


"Eh^"


Chinatsu Yang Baru Pulang Disambut Hagino Yang Baru Turun Tangga dengan Baju Santai Anget Nya.


Chinatsu Menaiki Tangganya Dan Mengambil Bajunya, Ia Menuruni Tangganya Dan Masuk ke Kamar Mandi.


Saat Dikamar Mandi, Ia membuka Pintu Kamar Mandi, Tanpa Penutup, Saat Melihat Kiri Kanan, Ia Sadar Bahwa Dikeranjang Baju, Ia Tidak Punya Handuk.


"Aduh… Um…Naru-kun!!"


"Um?!?!"


Chinatsu Bersuara Agak Keras Dan Mendengar Balasan Hagibi Yang Berada Diruang Tengah.


Haginopun Mendekati Pintu Kamar Mandi Luar.


"Apa?"


"Bolehkah Aku Meminta Handuk?"


"Ah^ Baiklah!"


Beberapa Saat Kemudian, Chinatsu Masuk Kembali Ke Kamar Mandi Dalam Dan Mendengar Pintu Kamar Mandi Luar Terbuka. Chinatsu Melihat Bayangan Hagino Dari Dalam Kamar Mandi Dan Melihatnya Menaruh Handuk Dikeranjang Baju.


"aku Taruh Disini"


"Haik, Makasih"


Hagino Pun Keluar Ke Ruang Tengah, dan Chinatsu Masuk Ke Kamar Mandi Luar



![](contribute/fiction/1742521/markdown/16426289/1616848162525.jpg)



Chinatsu Keluar Dengan Baju Putih Yang Dimasukan Ke Rok Panjang Pink Kebiruan, Se lutut Kaki.


Dengan Handuknya Yang Digosok Gosok Ke Rambutnya, Ia Ke Ruang Tengah Dan Menemui Hagino Yang Duduk Di Sofa Panjang Sambil Menonton Televisi.


"Aku Sudah…"


"Ah^…"


*TV: BLABLABLABLABLABLA


Chinatsu Ikut Duduk di Sofa Sebrang Hagino.


Ia Memasang Ikatan Bulat Pink di Rambutnya Yang Membuat Rambutnya Cukup Mengembang


Mereka pun Menonton.


"Ah, Chinatsu… Apa kamu Mau Jalan Jalan Saat Natal Nanti?"


"Um^ Baiklah"


"Tidak Dipikirkan Ya… Yasudahlah… Nanti aku Beritahu Lagi"


"Um^…… Eh! Mau Apa Tadi?!"


"Uh? Jalan Jalan… Nanti Tanggal 24"


"Ah, Baiklah"



\*~~~


"WAAAHH!!!! Aku malah Langsung Menerimanya Begitu Saja!!!"


"YOO!!! Idol Kesukaan Kita Semua! Kyouko-chan Sudah Datang Lho!!! Are? Kenapa, Chinatsu-chan?"


"TIDAK APA APA!!!!!"



"Omong Omong, Nanti Kalian Saat Natal Mau Ngapain, Libur Juga Sih…"


"Kyouko-senpai Sendiri, Mau Ngapain?"


"Huh Huh! Aku Tentu Saja Mau Kencan Dengan Waka-kun!!"


"Ah, Begitu Ya… Sudahlah…"


Chinatsu Memasang Wajah Tidak Tertarik, membalas Omongan Kyouko Yang Semangat.


"Kalau Yui Bagaimana?"


"Uh? Aku Mungkin Hanya Diam Dirumah, Aku Tidak Terlalu Tertarik Sih…"


"Heehh……"


Kyouko Mendekati Yui Dan Berbisik Di Telinga Yui.


"Mungkin Saja Wajah Datar-san Nanti Mengajakmu"


"Huufff, Haik Haik"


"Kenapa… Sekarang Jadi Tidak Mempan Ya…"


Kyouko Kembali ke Bantal Duduknya Dengan Muka kecewa Sambil Melihat Chinatsu Yang Bingung.


Akari Datang, Dan Duduk Disamping Chinatsu…


"Ah, Akari, Nanti Natal Mau Ngapain?"


"Uh? Akari Nanti Mau Ke Rumah Saudara Sampai Tahun Baru…"


"Heehhh, Akhirnya Ada Orang Yang Punya Rencana!!"


"Uh????"



"Hebat Juga Kau Tidak Keceplosan Soal Onsen Nanti…


"Onsen? APA APA!!! Apa Nanti Kita mau Ke Onsen?!!?"


"Udah Lupa ya…"


[7]


Senin 24 Desember, Sore Hari.


"Chinatsu… Ikou Ze… (Ayo)"


"Um^ Tunggu"


Chinatsu Memasang Ikatan Bulatnya di Rambut, Mengenakan Baju Putih Yang Tebal Seperti Rajutan Tangan, Dengan Garis Hitam Dan Tulisan R Di Bagian Lehernya, Rok Coklat Pendek Dan Stocking, Dan Jaket Coklat Cerah Dengan beberapa Garis Coklat Gelap Horizontal, Dengan Kancing Besar.


Ia Membuka Pintu Kamarnya Dan Melihat Hagino Yang Menunggu Didepan Pintu.


Ia melihat Hagino Yang Memakai Jaket Hijau Gelap Dengan Garis putih Horizontal Di Bagian Lengan, Tidak Diresleting Dan Baju Putih Didalamnya Terlihat, Celana Coklat Panjang Dan Syal Panjang Hitam Melilit Lehernya.


Rambut Hitam Pendek (Lurus). Matanya Yang Cukup Besar Dengan Pupil Hitam dan Semu Hijau Gelap.


Kulit Yang Cukup Putih Namun Lebih Gelap Dari Chinatsu…


[Yap, Dia Standar, Malahan, Semua karakter Cowo Di Cerita Ini Memang Mukanya pada Standar, Cara paling Gampang Untuk Menggambarkan Muka Para karakternya Adalah Melihat Wajah Dari Karakter Dari Anime Atau Manga Yang Sudah Ada]


"Uh… Maaf Lama"


"Um^ Lama~"


"Oy!!"


[8]


"Sebenarnya Apa Tujuan Kita Disini?"


"Um? Ah…… Benar Ya…… Apa Tujuan Kita Disini Ya?"


"Kok Malah Nanya Sih…… Hhmm, Coba aku Pikirkan……… *Hmph!"


"Kenapa?"


Chinatsu Terkejut Sendiri Saat Berjalan Bersama Hagino Di Tengah Kota Takaoka, Melewati Beberapa Pasang Kekasih Di Trotoar…


"Kenapa?"


"A-aku Pikir Ini… Ke-kenc-"


"STOP! Maaf, Aku Yang Salah, aku Sudah Tau Apa yang Kau Pikirkan… Tapi… Kau Juga Nganggur Sore Ini… Jadi Tidak Apa Kan?"


"Uhh… *Huufff, Apa Boleh Buat, Aku Akan Menemanimu…"


"Uwa- Tsundere, Ngeselin"


"Apa Kau Bilang!"


"Tidak Tidak……"


Chinatsu Yang Katanya Terpaksa Ini, Jalan Jalan Semalaman Bersama Hagino Di Malam Natal.


Dan Suatu Saat.


(Ah, Aku Baru Sadar… Natal Itu Artinya Ada Hadiah Ya… Aku Kasih Apa Pada Chinatsu Ya… Ouh!)


Hagino Membuka Dan Melepas Syal Hitamnya Dan Memegangnya Dengan Satu Tangan.


"Chinatsu…"


"Uh?"


Chinatsu Yang Tadinya Berjalan Disamping Lalu Melewati Hagino Karna Ia Diam Melepas Syalnya, Iapun Berbalik Ke Hagino.


"Ini Sudah Agak Gelap"


"Uh!?"


Hagino Memakaikan Syal Hitamnya dileher Chinatsu Dan Chinatsu Memerah


"Ke-kenapa?"


"Huh? Tidak… Mmm… Ah, Hadiah Natal… Mungkin"


"Heh!? Ta-tapi Kenapa padaku?"


"Tidak Apa Lah, Aku Juga Punya Alasanku Sendiri"


"Be-begitu Kah… Te-terimakasih…"


"Dou Itasimashite (Sama Sama)"


"Hmph……"


Chinatsu Mengangkat Syalnya Agar Menutupi Mulutnya.


Hagino Hanya Tersenyum Hangat Dengan Suasana dingin Dari Salju Yang Mulai Berjatuhan.



\[9\]


Lagi Lagi, Himawari Datang Ke Restoran Bernama COCOdeS Di Kota, Namun Saat Ini Ia Tidak Sendiri, Ia Bersama Sakurako, Teman Bai-…


"Ugh, Ini Mungkin Saja Akan Menjadi Natal Terburukku…"


"Apa Apaan Itu!! Apa Hanya karna kau Menemaniku, Kau Jadi Separah Ini……… Apa Jangan Jangan, Kau Marah Karna Oppai Mu Dan Melampiaskannya padaku Ya!!?!"


"Hahh!! Kenapa Malah Nyambung Kesana!"



*Beberapa Saat Setelah Himawari Dan Sakurako Tenang.


"*Huufff"


"Nnnngggg……"


Setelah Menghembuskan Nafasnya, Himawari Membuka Buku Menu Dan Melihat Lihat…


"Omong Omong, Karna Sekarang Natal, Kebanyakan Menu Kuenya Jadi Merah Dan Putih…"


"Kue!! A-Aku Mau pesan!!"


Mendengarkan Himawari, Sakurako Langsung Menekan Bel Di Tengah Kanan Meja Oren Kayu, lalu Pelayan Wanita Dengan


Baju Hitam Putihnya Datang.


"haik, Apa Pesanannya"


"Kue Khusus Natal! Dan Minumnya Cola!"


"Aku Salad Buah Dan Soda…"


"Haik, Mohon Ditunggu"


Sesuai Permintaan Pelayan Wanita Barusan, mereka Menunggu Sambil Mengobr- Maksudnya Berdebat Tanpa Arah



Setelah Menunggu, Lelaki Dengan Kacamata Tajam Membawa Nampan Besar Dengan 2 Piring Dan 2 Gelas, Membawanya ke meja Sakurako Dan Himawari.


"Ini Pesanannya…"


"Yeeyy!!!"


"Uh…"


Saat Hinawari Yang Memakai Baju Turtleneck Hitam dengan Garis Vertikal, Melihat Si Pelayan, Ia agak Tersenyum Dan Membungkukkan Sedikit badannya.


(Benar Benar… Pekerja Keras Ya……)


Lelaki Pelayan, Ikut Membungkukkan badannya Sedikit Pada Himawari Setelah Menaruh Naruh Piring Salad Buah, Kue Natal, Dan Minuman Soda, Cola. Lalu Pergi.


"Huh? Kau Kenapa Himawari, Membungkuk Seperti Itu?"


"Uh?Mmm, Itu Karna Aku Kenal Orang Yang Mengantar Pesanan Tadi…"


"HAH!!! Kau Kenal Dengan Laki Laki?! Tidak tidak Tidak, Kau Pasti Cuman Mengkhayal, Himawari"


"Haik Haik, Tuh, Makan Kuemu, ^\_^"


"-\_- ???"


Sakurako Bingung, Namun Ntah Kenapa, Himawari Tersenyum Dengan Hati Yang Hangat Didalam Pikirannya.



\[Ada Kemungkinan Penambahan Atau Pengurangan Cerita. Ini Hanyalah Cerita Dari Seorang Amatir Yang Sering Munggunakan Kalimat Yang Sama. Banyak Karakter Di Cerita Ini Di Buat Oleh Pembuat Yuru Yuri Aslinya, Penulis Hanya Banyak Mengkhayal, Jadi DiMohon Untuk Tidak Mengambil Serius Cerita Ini\]