YOUNG | Unpublish

YOUNG | Unpublish
gradution day !



...****************...


......beberapa bulan kemudian ......


mentari sudah muncul, sungguh hari yang cerah dan hati yang istimewa di benak Alma.


hari ini adalah hari kelulusan. Ya, Alma akan melepas statusnya sebagai seorang pelajar SMA.


"sungguh cepat sekali aku melewati masa-masa ini" batin Alma. tangan berjari lentik itu mulai merapikan pakaian dan rambutnya untuk berusaha tampil maksimal hari ini.


"cantik banget anak mama" sapa yufi lalu memeluk dan mencium pipi Alma.


"Mamanya cantik, makanya anak nya juga cantik" goda Alma.


"aduh anak muda memang pintar merayu"


tak berselang lama, keluarga Alma mulai muncul. Riko, Andhika, Yufi dan Arya.


mengucapkan ucapan selamat dan berkumpul di aula hotel untuk acara hari ini.


sekeluarga sudah berkumpul, tinggal menunggu Arlan dan keluarganya untuk bergabung dan mendengar susunan acara serta lulusan terbaik tahun ini.


"Permisi, acara nya belum mulai kan?" Nilam datang bersama suaminya.


"Belum kok, tenang aja. Arlan nya mana nih?" tanya yufi. ia tak melihat batang hidung Arlan.


"ga tau, tadi katanya suruh duluan. coba cari al" pinta Nilam dan Alma mengiyakan itu.


Alma memutar pandangannya ke aula dan Arlan tak ada, ia mencoba berjalan keluar dari aula dan ternyata Arlan memang menunggu di luar aula.


"dicari sama mama malah berdiri kaya orang-orang sawah disini, ayo masuk!" Alma menarik tangan Arlan namun Arlan menarik tangannya dan membuat Alma jatuh dalam dekapannya.


"apaan sih" tutur alma tersipu.


Arlan yang melihat itu pun mengelus surai rambut Alma dan menatapnya dalam


"cantik"


deg


petir di siang bolong serasa menyambar hati Alma sekarang. "perasaan macam apa ini?!"


"g-ga usah aneh aneh, ditungguin mama itu,kak!" Alma berusaha tidak tergugup. jujur saja, ingin sekali ia menggigit bajunya tetapi itu tak lucu jika dilakukan sekarang, memalukan.


"ga usah sok ga mau al, bilang aja kalo suka. Apa sih yang ga buat sayangku" goda Arlan sembari mengangkat satu alisnya.


"dih sinting" sinis alma lalu menarik tangan Arlan untuk memasuki aula.


tangan kekar itu mulai menggenggam tangan Arlan.


"Kak?"


"Udah gini aja, ga dosa kali buat mertua bahagia"


— di meja


"emang anak nakal ya, sukanya ngerjain orang tua mulu" Nilam menjewer telinga Arlan saat melihat dia datang.


"aduh aduh ma, ampun ga sengaja sumpah. ga ada niat" rintih arlan.


"Eh udah ma, jangan di jewer" lerai alma.


"terus di apain ini enaknya Al?" Nilam bertanya.


"di patahin aja kakinya" jawab alma.


"aduh ma, kejam banget sama suami sendiri. ga takut kualat" ucap Arlan dramatis.


"engga si"


"ampun dah. bang, cewe serem bener buset" keluh Arlan ke Dhika.


"Udah dikasih tau jangan cari gara-gara malah di terusin, azab tanggung sendiri" ujar Dhika santai.


"ga ada yang mau bela gue, ga berguna banget kaya nya idup gue" Arlan mulai melekasi drama nya dan direspon malas oleh lainnya.


"miris banget idup gue disini"


"udahlah, nyokap gue aja lebih suka sama alma"


"Tante Nilam? bisa-bisanya Alma buat keluarga Arlan akrab sama keluarga dia" batin Lidya kesal.


"kebahagiaan Lo ga bakal bertahan lama, Arlan hanya punya gue dan ga ada orang yang berhak punya tempat di hati Arlan selain gue" Lidya bersiasat.


acara kelulusan ini sudah akan dimulai.


MC sudah menaiki panggung dan membacakan susunan acara. Alma menyambut hari ini dengan kebahagiaan, bukankah ini hari yang patut di banggakan.


hingga satu persatu acara sudah dapat laksanakan dan sekarang tinggal pengumuman lulusan terbaik tahun ajaran di tahun ini.


"selamat pagi menjelang siang para wisudawan dan wisudawati serta para hadirin yang berkesempatan untuk menghadiri acara kelulusan ini. jadi apa ini acara yang paling di tunggu?" mc memberi aba-aba dan di sambut dengan seruan "iya" oleh siswa siswi yang lulus hari ini.


"oke akan saya bacakan daftar lulusan terbaik dari urutan ketiga. are u ready?!" seru mc.


"Ready!" balas lainnya.


"Lulusan terbaik dengan urutan ketiga adalah"


oke, mari berharap untuk kali ini.


"Keenan geanandra dari kelas XII IPS 2 dengan nilai 8,9"


"untuk urutan kedua, adalah"


"rainaya dian Puspita dari XII IPA 3 dengan nilai 9,0"


tepuk tangan mulai bergemuruh untuk memberikan selamat kepada yang bersangkutan. sekarang giliran urutan pertama.


"dan lulusan terbaik tahun ini adalah"


"Almahyra mairana dari kelas XII IPA 1 dengan nilai 9,3"


"what the fu–?!" batin Alma tak mengerti. ia samasekali tak berharap namanya akan disebut Karena saat ujian dia tak terlalu banyak belajar.


"eh ya Allah anak gua juara satu" seru Yufi kegirangan mendengar nama anaknya disebut.


"mah sadar mah, mamah udah tua inget bahasa" tutur Arya membuat yufi kesal dan menjitak kepalanya.


"Congrats sweetie" bisik Arlan.


Setelah semua Anggota keluarga Mengucapkan selamat, alma pun mulai beranjak dari meja nya dan menaiki panggung.


hadiah sudah diberikan dan tinggal memberikan sebuah kesan.


dua orang sudah menyatakan pidatonya masing-masing dan sekarang tinggal giliran Alma.


"selamat pagi, hari ini saya sungguh tidak menyangka akan menjadi lulusan terbaik tahun ini. saya udah ga ngerti mau ngomong apa ya karena ga berharap aja, intinya saya mau berterimakasih kepada orang tua saya. Mamah, papah, Alma bisa. makasih udah anterin & support Alma sampe bisa sampe sini. Perjalanan aku masih panjang, semoga atas restu tuhan aku bisa membanggakan kalian. dan aku juga mau berterimakasih pada orang spesial yang hadir pada hari ini, aku cuma mau bilang makasih sebanyak-banyaknya and i love u. udah ga tau lagi mau ngomong apa intinya buat spesial people and my family. I love u"


selanjutnya, mereka dipersilakan untuk kembali ke meja mereka.


Alma datang ke meja nya dengan sebuah kertas terbungkus rapi dan buket bunga tanda selamat dari pihak sekolah.


"im so proud of you, Al" ucap Nilam bangga.


"ditiru dong ini, jangan jadi langganan ranking bawah mulu"


"iyain aja, kemarin bandingin nya sama Danish sekarang sama bini sendiri" eluh Arlan.


"ga usa drama, cowo itu ngeri kalo banyak drama" sinis Nilam.


...----------------...


susunan acara satu-persatu sudah selesai, kini ada sesi bebas di outdoor untuk memberikan family time bagi siswa-siswi dan keluarganya.


"arlan, nilai mu naik lumayan banyak juga. bagus-bagus, gini dong tiap tahun" ujar Nilam.


"syukur deh, jadi kalo ada Alma manjur juga" ucap Arlan.


"dih, nyontek kan pasti? ngaku aja" ejek Alma.


"ga, setelah itu gue ga pernah nyontek. percaya deh sama gue, penjelasan lo lumayan masuk ke otak"


"ah udahlah, mama makasih ya sama Alma udah buat ni anak nakal nilai nya bagus"


"iya ma, sama-sama"