YOUNG | Unpublish

YOUNG | Unpublish
visi misi yang aneh.



Roy baru saja pergi, Alma langsung mengambil air hangat dan handuk kecil tak lupa, Alma juga membuatkan teh jahe madu hangat di dapur.


"kak, duduk" pinta Alma dan tak ada jawaban dari Arlan. karena tidak menurut Alma mendudukkan kan Arlan dan menyandarkan tubuhnya ke sandaran kasur.


Dengan telaten Alma mengelap tubuh Arlan dengan handuknya. tangan dan kaki sudah ia basuh. sekarang saatnya bagian punggung dan perut tapi Alma gugup jadi ia memanggil Danish untuk membantu Arlan.


tok..tok...


suara ketukan pintu.


"eh Al? kenapa malem-malem kesini?" tanya Danish.


"eumm, aku boleh minta tolong gk kak?"


"apa?"


"tolong bantuin lap badannya kak Arlan terus gantiin bajunya"


"emang kenapa tu orang?"


"tau tadi kak Roy host karma anterin dia pulang sama kak fahantu, kak mikoplok"


"oh yaudah, ayo"


di kamar AlAr.


Danish membawa Arlan ke kamar mandi dan mulai membuka kaos Arlan. Alma sengaja menunggu kamar. karena ia belum terlalu mengantuk, Alma berjalan menuju kamar Danish yang berada di sebelah kiri kamar Alma. Alma mengambil air wudhu dan langsung shalat tahajud di kamarnya sendiri.


"Al? ehh sholat ternyata" panggil Danish tapi tak jadi karena melihat Alma yang sedang sholat.


"kak Lo beruntung banget bisa punya istri kaya alma. semoga dengan Dateng nya Alma bisa berubah mu jadi lebih baik" batin Danish


"udah kak?" tanya Alma yang melepaskan mukenah nya.


"ini udah, nanti kamu minumin teh nya"


"iya"


Danish merebahkan Arlan ke ranjang dan langsung keluar kamar.


"kak, ini minum"


"sia goblog gue mah!! dia pingsan malah diajak ngomong!"


Alma menyelimuti tubuh Arlan sampai lehernya dan Alma berbaring membelakangi Arlan dibatasi 2 buah guling.


____


05:00


pagi pun tiba, Alma yang baru saja selesai sholat langsung turun ke dapur untuk membuatkan bubur untuk Arlan. mungkin saja hari ini Arlan tidak masuk?.


"loh non? mau buat apa? biar bibi bantuin. sarapannya udah kok"


"ini bi aku mau buat bubur buat kak Arlan. kasian dia tadi malem pulang larut dalam keadaan mabuk berat sampe pingsan"


"oh yaudah, bibi ke belakang dulu ya mau nyiramin taneman"


"ih iya Bi"


Alma pun langsung berkutat dengan berbagai tepung dan bahan-bahan yang lain. Alma mengaduk semua bahannya dan jadilah bubur manis ala Alma yang pertama kali membuat bubur sendiri tanpa bimbingan sang mama. tak lupa juga Alma membawa susu dan obat penetralisir pusing dan vitamin c untuk menjaga daya tahan tubuh.


"ehh Alma, udah pake seragam udah masak aja. masak apa Al?" tanya Nilam.


"ini ma buat bubur" jawab Alma.


"tumben, kamu suka bubur?'


"enggak ma. ini buat kak Arlan soalnya tadi malem pulang jam 11 Malem terus mabuk sampe pingsan"


"emang tu anak gk pernah berubah ya. bukannya uangnya buat apa kek yang lebih berguna malah buat mabuk"


"udahlah ma mungkin dia lagi tertekan"


"iya, yaudah kamu urusin sana"


"iya ma"


Alma berjalan menaiki tangga menuju kamar nya dengan membawa sebuah nampan berisi 1 mangkok bubur, 1 gelas air putih, 1 gelas susu dan pil penetralisir pusing.


"kak, ayo bangun, sarapan dulu" ucap Alma lembut mengelus rambut Arlan.


"hmmm"


"kok malah tidur lagi sih!" kesal Alma.


"sini sini bangun" Alma mencoba mengangkat Arlan untuk duduk di punggung ranjang.


"apaan sih ini masih pagi!"


"udah, kakak makan dulu nanti malah sakit lagi gimana?"


"ehhh, kenapa kepalanya? mana yang sakit?" Panik Alma lalu langsung memijit kepala Arlan. karena Alma belum mengancingkan 2 kancing baju yang berada di atas, jadi Arlan bisa melihat belahan dada Alma karena Alma yang sedang memijit kepalanya.


"wahh anjirrr gede juga, tapi di luar kok keliatan datar tapi pas dilihat pas dalemnya gede juga.. hehhh!! Arlan kamu ngomong apaan sih! dia datar titik!" batin Arlan


"masih sakit?"


"agak mendingan"


"yaudah sini makan"


Alma menyuapi bubur itu ke mulut Arlan. Arlan pun tak menolak karena tiba-tiba tubuh dan hatinya menginginkan itu. apa mungkin Arlan mulai membuka hati untuk Alma?.


"Al"


"hm?"


"Lo udah ada pacar?"


"boro-boro punya pacar suami aja udah punya masa pacaran?"


"maksudnya rasa suka buat orang gitu?"


"eumm gk ada. temen sekelas gue pada gila semua ada juga yang buluk jadi aku gk pernah suka sama seseorang"


"kalo gue suka sama lu gimana?"


"suka aku kak? apaan yang disuka? bubur apa susunya?"


"ahh ribet lah ngomong sama Lo!"


"yaudah diem makan kak!"


selesai makan, Arlan meminum obat yang berada di nampan dan Alma pamit untuk bersekolah dulu.


______


"pagi Al tumben naik ojol?" tanya Raina.


"eumm motornya kepake semuanya!"


"yaudah ayo masuk. tadi kak Ghavin cariin Lo tapi Lo malah siangan datengnya" ajak Vanya.


"iya"


_____


"hei!! hari ini jamkos woeee!!" teriak ketua kelas IPA 1 yang baru saja pergi dari ruang guru.


"kenape?" tanya salah satu siswa laki-laki.


"kagak tau lah lupa gw yang penting kita jamkos uwwuuu" teriak ketua kelas bodoh itu. terkadang siswi wanita bingung kenapa dia bisa terpilih padahal visi dan misi yang dibuatnya pun sangat aneh.


VISI


1. semua siswa dan siswi kelas X IPA 1 lulus (amin)


MISI


*1. bismillahirrahmanirrahim



menetapkan pedoman losss pada kehidupan.


sarapan itu penting


tidur siang juga penting


menjaga tali silaturahmi dan per-baku hantaman


tetap santuy dalam kondisi apapun


7 menjaga keamanan pulpen dan saudaranya.


jangan lupa menabung.


guru telat gk boleh masuk. kelas X IPA 1 belajar disiplin.


Anjay mabar*



ya itulah visi misi yang dibuat oleh ketua kelas kita. sangat nyeleneh bukan? tapi anehnya dari 2 kandidat yang mencalonkan diri sebagai ketua kelas 99,9% memilih ketua kelas kita yabg sekarang dan 00,1% memilih lawan kandidat yang satunya.


END


BERSAMBUNG**~