YOUNG | Unpublish

YOUNG | Unpublish
pak botak



pagi disekolah, Alma dan kawan-kawan berkumpul di kantin dan sedang memakan bubur ayam.


"Alma! hari ini kan pulang cepet, jadi gue mau tanya. emang kita kapan ditraktir?" tanya Zain.


"hah?! pulang cepet?! kapan?! Dimana?!" kaget Alma.


"astaghfirullah Alma, kamu ini berdosa banget. Inget gak hari ini hari apa?" ujar Zain.


"hari Jumat!"


"yaudah jadi kita pulang jam 11!"


"oh iya juga ya. btw tumben Lo pinter hari ini? iya kan Na, ya?"


"hooh, tumben pinter lu?" ucap Raina dan Mya.


"iya, tadi dikasih makan sama Mak gua, Mak gua ke kosan gua tadi terus kasih makan terus suruh minum jus buku makanya otaknya agak bener lah!"


"Ha?!!"


"ya enggak lah! kalo urusan pulang mah gua cepet. kalo pelajaran gua senewen!"


"astaghfirullah Zain, kamu ini jangan solimih!" ucap Alma Raina dan Mya.


mereka melanjutkan memakan bubur ayamnya. saat Alma sedang menikmati buburnya, ia melihat Mya yang tersedak bubur saat melihat sesuatu.


"uhuk! uhuk!!"


"eh kenapa?" panik Alma.


"pak kifli!" ujar Mya dan membuat Alma refleks menoleh ke belakang.


"uhuk!! uhuk!!" Alma ikut tersedak setelah melihat tampang rupa pak kifli.


"hah? dia? astaga!!" Alma langsung menempelkan kepala nya di meja.


"hai pak botak!" sapa Zain Bersemangat.


"aduh! ni anak cari gara-gara! guru bk Lo itu Zain!!"


batin Raina.


"sembarang! siapa tadi yang bilang botak?!" tanya pak Kifli tegas.


"saya pak!" Zain mengangkat tangan bagaikan orang berpahala besar jika melakukannya.


"eh! kenapa panggil saya botak?" omel Nya menghampiri meja Zain.


"kan bapak emang botak. lagian bimbingan konseling itu juga mengajarkan untuk menjadi seseorang yang jujur. saya kan jujur pak, bapak itu botak kan?. jadi salah saya dimana? di Cengkareng?" ujar Zain penuh percaya diri.


"ada bener nya juga sih! yaudah sana lanjutin makan!"


perintah pak kifli.


sungguh aneh guru itu di pikiran Alma dan Mya.


entah bagaimana dia bisa lulus tes CPNS dulu.


selesai makan, Alma bergegas untuk masuk kelas bersama Mya lalu meninggalkan Raina dan Zain di meja.


"bye!"


"bye!"


saat di berjalan, Alma dan Mya tak sengaja berpapasan dengan Arlan ddk. Alma memegang lengan Arlan.


"kenapa?" tanya Arlan.


"pak Kifli kek gitu kak?!"


"ya iyalah emang mau gimana?"


"bikin keselek liat muka nya aja!"


"yaudah sana masuk! kena BK malah mutah kau di ruang BK!"


***


Sepulang sekolah, Alma dana Arlan akan pulang bersama. menaiki mobil Arlan. saat diperjalanan Arlan bertanya.


"Alma!"


"hm? kenapa?"


"Lo masih sering dapet chat gak jelas dari nomor gak dikenal?"


"iya, kira-kira 3 hari sekali terus nomornya selalu ganti-ganti!"


"yaudah kamu ganti nomor!"


"udah ganti tapi tetep aja!"


"loh? kok gua gak tau?!"


"kan elu gak pernah telfon gua kak!"


"oh iya, kenapa gak kepikiran ya?"


"Dahlah, ayo cepetan!"


23 menit kemudian, mobil mereka sudah memasuki kawasan rumah. Alma turun didepan gerbang dan Arlan langsung memasukkan mobilnya di garasi.


selesai memasukkan mobil, Arlan dan Alma langsung masuk ke rumah, saat membuka pintu, Alma terkejut dengan kehadiran Mama Vanya.


"loh Tante? ada apa nih?" tanya Alma


"hai Alma, jadi Vanya sudah sembuh jadi mama kamu bawa Tante sama Vanya kesini!" jawab nya.


"Oalah, sekarang Vanya dimana?"


"Vanya? dia di kamar lantai bawah, dia masih tahap pemulihan sih pasca operasi tapi katanya kesembuhan Vanya lumayan signifikan jadi mama bilang buat rawat jalan!" jelas Yufi.


"iya udah! kita duluan ya"


"iya!"


"ayok! diem aja lu!" Alma menarik tangan Arlan.


"ehh! mau diajak kemana?!!" sahut Mama Vanya terkejut.


"hah? mau ke kamar!"


"kenapa di kamar! yang bukan Muhrimnya gak boleh sekamar nanti khilaf!!" ujar nya.


"astaghfirullah Tante, Tante tenang aja! aku sama dia nih dia! udah Muhrim!" ujar Alma dan mengucapkan 'udah muhrim' dengan cepat.


"loh? kok bisa?


"lebih lanjutnya mohon ditanya kan yang menikahkan" ucap Alma menunjuk Yufi lalu langsung menarik Arlan ke kamarnya.


di kamar~


Alma baru saja selesai mengganti bajunya.


"sana ganti! terus berangkat sholat Jumat bareng bang Dhika!" perintah Alma.


"hmmmm!"


"ni anak! cepet Napa! udah mau jam 12 ini!" kesal Alma.


"iya-iya Al!!!"


GUBRAK!!!!!!


𝐄𝖓𝖉


𝐁𝖊𝖗𝖘𝖆𝖒𝖇𝖚𝖓𝖌


...jadi guys, aku memutuskan untuk Hiatus 1 Minggu karena ada masalah pribadi yang agak mengganggu mental saya dan beberapa urusan lomba sekolah:) jadi maaf ya guys, tetep stay sama Alma dan Arlan. tenang aja konflik bakal Dateng sebentar lagi:)...