YOUNG | Unpublish

YOUNG | Unpublish
Kecentilan



BUDAYAKAN LIKE KOMEN AND VOTE!


HARGAI HALUNYA AUTHOR:)


HAPPY READING šŸ¤—


***


di kantin.


hari ini, Alma makan di kantin lantai satu. tak terduga, ternyata semua kantin sekolah mulai berubah. di kantin ada beberapa depot makanan. seperti depot bakso, depot mie ayam, depot ayam geprek, depot cireng dan depot² lainnya. jadi kalau siswa ingin memesan, mereka tinggal datangi Depot makanan yang ingin mereka makan.


"Almaaa!!!" teriak Ghavin dari kejauhan.


"kenapa kak?" tanya Alma.


"Lo pacaran sama Arlan?" tanya Ghavin.


"iya emang kenapa?"


"putus harapan gue!! Alma! gue suka sama Lo! gimana nih?!" batin Ghavin.


"oh gak papa. yaudah gue duluan ya"


"iya kak"


"eh gak kerasa ya dalam waktu sehari kantin bisa berubah kek gini" Mya merasa kagum.


"namanya juga sekolah ternama apa sih yang enggak" jawab Vanya.


"oke kita balik ke topik lama!" sahut Raina.


"gini nih. tadi ada anak kelas 1 yang IPS 3 sampe kelas 1 IPS 5 banyak yang godain pacar Lo Al! tapi yang suka godain kak Arlan kak Roy kak Miko sama kak Farhan sih kelas IPS 4"


"masa? biarin aja!"


"biarin aja gimana?"


"udah, bahas itu di lain tempat aja"


ke empat siswi yang dimaksud Raina mulai memasuki kantin. Alma dkk pun mulai menghibahkan mereka.


"hai kenalkan daya Wati dari Depot cireng sama es Doger" sapa seorang pegawai Kantin baru.


"oh iya mbak. mbak darimana ya?" tanya Vanya


"saya sekampung sama Bu Inah. dia bibi saya"


"oh, mbak Wati keponakannya Bu Inah. kenalin saya Vanya. ini Raina, ini Alma yang ini Mya"


"salam kenal ya mbak"


Note. Nama: Wati Nuriningsih


asal: Tegal, 1999L


"eh coba Lo liat deh! yang di depot baso make up nya tebek banget kek aspal baru jadi!" sahut Raina.


"eh iya. tebel banget ya mbak" balas Mbak Wati.


"paling tu orang tuh yang biasanya godain kak Arlan, sama kak Ghavin!!" kesal Vanya.


"udah deh tenang aja"


mbak Wati pun berpamitan untuk pergi dulu karena ada pelanggan yang ingin membeli cireng.


"eh gue kok kasihan banget ya sama kak Arlan. harusnya pacarnya tuh mundur! lagian mereka juga gak cocok" ucap siswi centil 1.


"iya bener tuh!" sahut siswi centil 2.


"gue juga kasian sama kak Ghavin. masa dia dipepet Sama cewe yang bener bener gak sederajat Ama dia!" siswi centil 3.


"nah iya bener banget tu!"


BRAKKKHH


Vanya menggebrak meja.


"eh! maksud Lo apa-apan bilang kita harus mundur?!" sinis Vanya.


"eh harusnya bener dong apa kata gue! Lo sama kak Ghavin tu gak cocok!"


kelima siswa itu langsung memelototi Vanya karena dia juga emosi mendengar ucapan mereka tadi.


"eh! daripada dada sumpelan. lebih baik mont*k Alami jangan sumpelan kain dapur mbak! bwahhaaha!" cibir Raina.


"daripada datar cihh!" balas siswi centil 2.


"datar? eh Lo belum liat ya punya Kita! lagian kita juga gak nunjuk nunjukin!" ujar Vanya.


"eh siswi goblog! mentang-mentang Lu anak IPS aja sok cool padahal make up aja kaya kasur. ketebelan atuh mbakk yahahahah" sahut Raina dan tertawa terbahak-bahak diikuti Vanya, Alma dan Mya.


"makanya, make up tu pake aturan jangan fondation 1 buat 3 hari terus lipstiknya merah amat sih kaya mau godain om-om aja yhahaha" ucap Alma.


"eh! daripada lo, cihh bulukan!" sela siswa kecentilan 3.


"woee! ngaca! muka kek bidadari aja dibilang bulukan! ngaca atuh mbak!" sahut salah satu siswa laki-laki yang kebetulan melihat saat mereka adu mulut.


"hah! gue sih malu ya dikatain bulukan. disuruh ngaca lagi!" sinis Vanya.


karena tak tahan dengan cibiran Alma dkk. siswi kecentilan 1 dan 3 itu langsung beranjak dan hendak menjambak Alma dan Vanya karena mereka berdua lah yang dekat dengan Arlan dan Ghavin.


"keterlaluan!!" bentak siswi centil 3.


grepp.


"ahh! ah! sakit!" siswi centil 1 itu merintih kesakitan karena tangannya yang di pegang begitu keras kemudian disusul oleh siswi centil 3


"berani-beraninya Lo mau Jambak pacar gue? nyali Lo seberapa? Lo cari mati apa ngeprank malaikat?" sinis Arlan.


"eh! apa yang mau Lo lakuin sama sahabat gue ha?!" sinis Ghavin.


"ah! enggak kak aku minta maaf. aku gak niat jelek kok" ujar siswi centil 1.


"iya kak. aku juga minta maaf. dia duluan yang mancing mancing" bohong siswi centil 3.


"udah gak usah banyak bac*t! sekarang ikut gue ke BK!" bentak Arlan.


"enggak kak! aku gak salah dia yang salah!!" sela siswi centil 1 dan 3.


"Danish! Zain! bawa mereka berdua!!" pinta Ghavin.


Danish dan Zain pun membawa kedua siswi centil itu pergi dari Kanti. dengan diikuti oleh Alma dkk Arlan dan Ghavin. entah apa yang terjadi selanjutnya ikuti kami besok.


byee


END


BERSAMBUNG~