
////***/////
akhirnya sampai lah dirumah setelah makan di restoran Thailand itu dan perjalanan 30 menit.
di ruang tamu~
"Tambah lebat aja tu hujan. bang Dhika kemana lagi?"
gumam Alma.
"yaudah! Arya sana mandi ganti baju sholat!" perintah Alma.
"iya kak" Arya menuruti perintah Alma dan pergi ke kamarnya.
"Lo juga! ayo sholat!!" Alma menarik lengan Arlan.
di kamar mandi~
"sana wudhu! gue pengen tau seberapa bisa sekarang!" tegas Alma membuat Arlan terintimidasi.
"Lo mengintimidasi gue?! biasa aja kali Al!" ucap Arlan.
"udah sana cepet! nanti belajar sholat!"
"iya-iya!"
"haduh! untung aja gue udah hafal semuanya abis gue baca buku catatan pas esde!" batin Arlan.
Arlan langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh Alma. Alma yang terus mengawasi apakah suaminya itu sudah bisa beribadah atau belum.
"dah bagus! sekarang kita sholat! udah bisa belom?"
tanya Alma.
"udah!" jawab Arlan
"yaudah, Lo imam gue Makmum!" ucap Alma tersenyum sinis.
"oh ayo silahkan! gue udah bisa kok. habis baca buku SD gue soalnya hehe" kekeh Arlan.
"udah gue gak peduli! sekarang ko ganti baju! gue mau wudhu dulu!"
"iyeee bund!" ujar Arlan.
"eh? apa lu bilang? bund? wah minta war ni anak! gue masih muda kak! Lo aja yang tua jangan ajak ajak gue!" kesal Alma.
"et dah! bukannya Lo bakalan tua bareng gue!"
"eh iya juga!"
"anak nya mulai biadab ya moms!" cibir Arlan.
"diem lu! gue gampar juga tu mulut!" ucap Alma sembari menunjukkan sikap kuda-kuda nya.
"iya-iya! udah sana wudhu! nanti Lo lihat harga gue!" usir Arlan.
"idihhh gak ngarep kali ya!" sinis Alma lalu masuk kamar mandi dan Segera wudhu.
Arlan mengganti pakaiannya dengan baju Koko pemberian Yufi dan sarung dari Andhika. lalu memakai peci dan menggelar sajadah nya.
"nah gitu dong ganteng!" ujar Alma yang mengambil mukenanya di lemari.
"baru kali ini Lo ngakuin gue ganteng Al?!"
"kak Arlan, semua laki-laki itu ganteng apalagi pake baju Koko. gue suka kalo Lo pake baju Koko kek begini!"
"hah? apa kata Alma? dia suka gue pake baju beginian?" batin Alma.
"udah sana! jangan ngelamun! Kesambet tau rasa lu! yaudah sana pimpin shalat!"
Arlan membaca niat sholat ashar lalu membaca surat al fatihah dengan tajwid yang baik. serangkaian bacaan shalat dan rakaat telah dilewati oleh Arlan dengan baik. akhirnya pun selesai, Alma sedang berdzikir dan berdoa.
"aminnn!"
saat nya bersalaman, Alma mencium tangan Arlan dan Arlan mengambil kesempatan di momen itu yaitu mencium kening Alma saat Alma menunduk.
Alma tersentak kaget!.
"Mon maap!!"
"hmm gapapa!"
FLASHBACK~
Saat Arlan dan Alma sholat, Nilam dan Yufi hampir saja masuk kamar mereka. tapi karena melihat Alma dan Arlan sholat bersama, Merkea berdua mengurungkan niatnya dan melihat dari luar pintu.
"yuf! berkat anak kamu anak aku jadi berubah!" ujar Nilam.
"gara-gara anak kamu juga Alma lebih dewasa dan bisa bermanfaat bagi suami nya" ucap Yufi.
"nonton lagi gak nih?" tanya Nilam.
"idih! orang shalat jangan diliatin! mendingan kita sholat! yuk!" ajak Yufi.
"iya ayo!" ucap Nilam mengikuti Yufi dari belakang.
FLASHBACK END~
18:00
jam makan malam tiba, Alma, Arlan, Arya, Andhika, Yufi, dan Nilam sudah berkumpul di meja makan.
makanan pun sudah tertata rapi di meja.
"mah! kok tadi mobil nya gak di pake?" tanya Alma.
"buat kamu aja! mama malah lebih suka mobil kalian!
"astaghfirullah, mama ini sultan banget!" ujar Andhika mendramatisir keadaan.
"sembarang! itu aja dapet diskon makanya beli!"
"diskon berapa emang?" tanya Arya.
"diskon 500 ribu"
"astaga!" semua orang di meja makan itu tepok jidat mendengar penjelasan Yufi.
"500 ribu aja Lo ma kok gitu aja dibeli!!" ucap Arya.
"gak tau! mungkin mobilnya pake pelet makanya mama tertarik padahal cuma diskon 500 Rebu!"
"iyain dah?"
***
di kamar.
"kak! PS an yuk!" ajak Alma.
"kuyy lah! PS an apa?"
𝐄𝖓𝖉
𝐁𝖊𝖗𝖘𝖆𝖒𝖇𝖚𝖓𝖌